Anda di halaman 1dari 5

PENGERTIAN DASAR PERKEBUNAN - Perkebunan adalah upaya dan usaha manusia didalam membudidayakan tanaman perkebunan guna memenuhi

kebutuhannya. Tanaman perkebunan adalah seluruh tanaman yang dibudidayakan selain tanaman palawija, tanaman hortikultura dan tanaman pangan.

A. BEBERAPA BENTUK USAHA PERKEBUNAN Merujuk kepada sifat sifat tanaman perkebunan dapat dibedakan atas : 1. Tanaman tahunan Tanaman tahunan dimana perkebunan yang dikelola dan diusahakan berumur lebih dari 1 ( satu ) tahun dan dapat dipanen berulang. Ex : tan kelapa sawit, karet, cengkeh, kopi, the. 2. Tanaman semusim Tanaman semusim dimana tanaman perkebunan yang dikelola dan diusahakan bedasarkan musim. Ex : tan tebu, tembakau, rosella. Dalam pengusahakan perkebunan dapat dibedakan pengelompokan sbb : a. Perkebunan rakyat. Dikelola langsung oleh petani / rakyat dan dapat dikenal dengan ciri ciri sbb: - Pengusahaannya diatas milik sendiri - Luas usaha tani sempit dan terpencar - Modal lemah - Menggunakan teknologi sederhana - Tenaga kerja keluarga b. Perkebunan besar Pengusahaanya dilaksanakan oleh suatu badan usaha milik pemerintah atau swasta dan dapat dokenal dengan ciri ciri sbb : - Luas lahan usaha lebih 25 Ha - Pengusahaanya menggunakan prinsip manajemen perusahaan - Mempunyai badan hokum - Menggunakan atau menerapkan system teknologi maju - Modal kuat - Tenaga kerja tetap - Bisnis oriented Perkebunan Besar Dapat Dikenal Dengan 3 Golongan 1. PTPN ( Perkebunan Negara ) Seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara. Ex : PTPN I PTPN I4 2. PBSN ( Perkebunan Besar Swasta Nasional ) Sahamnya dimiliki oleh warga Negara Indonesia. Ex : bakrie brothers, sinar mas, fajar bahari, PPP 3. PBSA ( Perkebunan Besar Swasta Asing ) Sahamnya dimiliki oleh orang atau badan usaha asing baik seluruhnya maupun sebahagian dan harus tunduk dan patuh kepada perundang undangan yang berlaku di Indonesia. Ex : socfindo, Lumsum, Malaysia B. MENGENAL CIRI CIRI USAHA PERKEBUNAN 1. Cara Berproduksi - Membutuhkan lahan yang luas dalam suatu hamparan dan tidak dapat dikelompokan sebagai yang kita ketahui pada industry - Prasarana dan sarana tersebar luas - Beban manajemen lebih berat akibat penggunaan tenaga kerja yang lebih intensif - Berproduksi melalui alat biologi sehingga banyak factor yang tidak dapat dikuasai

2. Sifat produksi - Hasil produksi tidak tahan lama atau cepat busuk - Bulk produk, dapat menimbulkan biaya transportasi yang tinggi karena volume produksi yang besar namun harga rendah - Produksi tidak dapat kontinu , karena berproduksi dengan alat biologis sehingga ada masa panen tinggi dan panen rendah dan dapat mempengaruhi pemerintahan pasar. 3. Masalah kekayaan / asset perusahaan - Sebahagian besar modal adalah asset tetap dalam bentuk tanaman dan sulit dicairkan karena terletak dilokasi terpencil. - Bersifat indivisible ( dalam kondisi tertentu ) Peranan Usaha Perkebunan Pembanguna perkebunan dapat memberikan beberapa manfaat sebagai berikut. 1. Menambah penghasilan devisa Negara 2. Pemerataan pendapatan 3. Penyerapan tenaga kerja 4. Pemerataan pembangunan wilayah 5. Pemeliharaan dan peningkatan kelestarian SDA 6. Terbukanya wilayah wilayah terisolir Pengelolaan Perkebunan Pengertian : a. Dimaksudkan dengan pengelolaan perkebunan adalah bagaimana usaha perkebunan dapat dikelola dengan benar baik agar dapat dicapai sasaran dan goal yang ditetapkan sebelumnya, dengan menggunakan sarana manajemen yang tersedia dengan cara yang dinilai efisien. Untuk maksud tersebut perlu diterapkan fungsi fungsi manajemen , guna berjalannya prinsip prinsip tersebut dibutuhkan sarana dan prasarana yang sistematis agar dapat berjalan dengan efektif. Dengan demikian pengelolaan / manajemen perkebunan dapat diartikan sebagai suatu seni dan ilmu serta keahlian seseorang dalam mengelola usahanya untuk tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dengan menggunakan secara effisien semua sumber yang tersedia (sarana manajemen ) dalam keadaan terbatas. b. Sasaran pengelolaan / manajemen perkebunan Secara umum sasaran pengelolaan / manajemen perkebunan yang harus dicapai adalah sesuai dengan Tri Dharma perkebunan antara lain : TRI DHARMA PERKEBUNAN 1. Menghasilkan devisa bagi Negara dengan cara seefisiennya 2. Memlihara kelestarian produktivitas tanah 3. Menyediakan lapangan kerja bagi penduduk terutama masyarakat sekitar C. SARANA MANAJEMEN PERKEBUNAN Setiap manajer yang memimpin usaha pada prinsipnya harus mengelola berbagai sarana dan unsur manajemen yang kita kenal dengan istilah ( 6 M + 1 T ) 6M+1T 1. Men ( Tenaga kerja ) 2. Money ( modal ) 3. Material ( bahan ) 4. Machine ( sarana kerja ) 5. Metode ( cara kerja ) 6. Market ( pasar ) 7. Time ( waktu )

Khusus dalam pengelolaan perkebunan untuk penjabaran sarana manajemen tersebut dapat diartikan sebagai berikut : 1. Lahan--------------> modal pokok utama 2. Tanaman----------> modal pokok kedua 3. Tenaga kerja-----> modal pokok ketiga 4. Teknologi----------> sarana penunjang 5. Modal (uang)- - - -> bahan bakar 6. Alat alat (mesin) > bahan penunjang 7. Bahan bahan - > bahan bantu produksi 8. Pasar ( market )-> kunci utama D. KEGIATAN PENGELOLAAN PERKEBUNAN Dalam pengelolaan kebun harus dilakukan Fungsi Manajemen yang meliputi : 1. Planning perencanaan 2. Organizing pengorganisasian 3. Actuating kegiatan 4. Controlling pengawasan Dalam pengertian lain selalu juga disebut dengan istilah : 1. Directing pengarahan 2. Coordinating koordinasi 3. Motivating motivasi Tugas Manajer Perkebunan 1. Wajib mengusahakan agar semua sarana yang tersedia diefisiensikan agar sasaran berupa keuntungan dapat dicapai 2. Melaksanakan pemenuhan (dipenuhinya) tujuan tri dharma perkebunan 3. Harus mampu mencari sarana lain untuk menunjang proses produksi dan proses manajemen lainnya 4. Harus mampu melaksanakan decision making ( penetapan pilihan, pengambilan keputusan ) dalam memilih alternative yang paling tepat 5. Menunjang kebijakan pemerintah antara lain : - Mencari keuntungan setingi tingginya - Memlihara kelestarian kesuburan tanah yang dikuasainya terhadap produktifitas lahan yang menurun - Berusaha membantu program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan penerimaan pendapatan yang layak dan bersinambungan bagi masyarakat pekerja - Berusaha membantu program pemerintah dalam upaya mengembangkan pembangunan perkebunan sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan teknis yang dimiliki 6. Mampu memilih alternative prioritas pengembangan perkebunan pada lahan yang dikuasai dengan system kombinasi tanaman yang dapat menghasilkan profitabilitas maksimal selama jangka waktu pengusahaanya. Beberapa Hal Yang Harus Dipahami Dalam Mengelola Perkebunan Manajemen perkebunan itu bersifat : - Dinamis - Beresiko tinggi - Untuk itu butuh manajemen yang tangguh Mengapa manajemen perkebunan itu penting. 1. SDA selalu berubah 2. Membutuhkan penyesuaian dengan kondisi 3. Tenaga kerja bekerja pada areal yang cukup luas 4. Jumlah tenaga kerja banyak dengan beragam budaya yang berbeda 5. Aset berada / tersebar dalam bentuk tanaman 6. Pengaruh luar terhadap intern perusahaan cukup besar 7. Kontinunitas dana yang besar, harus besar Mengingat hal hal tersebut tadi kita butuh manajer manajer yang peka terhadap perusahaan Para pengelola yang dipercaya sebagai manajer harus menguasai aspek teknis dan strategis agar dalam mengelola perkebunan yang penuh resiko tersebut tidak menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Untuk maksud tersebut beberapa aspek yang harus dikuasai adalah : 1. Pengetahuan tentang lahan / tanah

Lahan merupakan modal utama dalam perusahaan perkebunan untuk itu dalam pencarian dan pengadaan lahan perlu dicari lokasi strategis antara lain : - Mudah berkomunikasi - Lancar transportasi - Kesuburan tanah - Jenis lahan - Transportasi - Curah hujan 2. Gambaran suatu usaha perkebunan : - Budidaya yang diusahakan - Luas / hamparan / topografi areal - Jenis tanah - Iklim - Tenaga kerja - Pekerjaan lapangan - Pekerjaan rutin - Produksi - Penjualan B. dalam tentang : usaha perkebunan para manajemen harus didukung dengan sarana dan panduan Perencanaan Teknik oprasional Organisasi yang tegas dan jelas Kepemimpinan Koordinasi System pelaporan Pengawasan Pengambilan keputusan

PENGELOMPOKAN KEGIATAN DIDALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN PERUSAHAAN A. MANAJEMEN PERUSAHAAN Perencanaan adalah suatu kegiatan kerja untuk menyusun system apa yang dikerjakan , bagaimana melaksanakannya , berapa biaya, siapa yang akan melaksanakan dan kapan atau berapa lama harus diselesaikan dengan perkataan lain meliputi : Dalam melaksanakan suatu perencanaan harus didukung dengan system informasi manajemen ( SIM ) yang tersebut rinci dan terintegrasi. SIM yang digunakan saat ini disusun dan memiliki 4 pedoman. 1. Buku pedoman accounting umum ( AU ) 2. Buku pedoman pengawas biaya ( PB ) 3. Buku pedoman laporan manajemen ( LM ) 4. Buku pedoman kerja anggaran perusahaan ( RKAP ) Setiap perencanaan harus berkaitan dengan anggaran RKAP. Pengertian anggaran : - Anggaran merupakan rencana operasional perusahaan dalam bentuk unit / uang dalam bentuk kuantitatif - Rencana yang disusun sistematis - Ringkasan laporan perencanaan B. MANAJEMEN PENGELOLAAN OPRASIONAL Secara umum dibagi atas 2 kegiatan 1. Kegiatan investasi ( TBM ) - Menanam baru - pemeliharaan tanaman baru - Penambahan areal 2. Kegiatan eksplotasi ( TM ) - Pemeliharaan tanaman menghasilkan - Panen - Pengolahan - Sarana penunjang produksi

Biaya investasi adalah biaya pengeluaran apa saja pada tanaman belum menghasilkan ( TBM ) Biaya exploitasi adalah biaya pengeluaran apa saja pada tanaman yang sudah menghasilkan ( TM )