Pemeriksaan HIV

BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA 26 – 31 Juli 2010

Virus HIV • Virus HIV (Human Immunodeficiency virus) golongan Retrovirus :yang menyerang limfosit T helper (CD4) .

Replikasi virus yang persisten .Masa inkubasi yang lama . tinggi • Mempunyai cara unik untuk replikasi virus Termasuk Family Lentivirus : .VIRUS HIV (Human Immunodeficiency Virus) Golongan Retrovirus : • Dikelilingi membran lipid • Mempunyai kemampuan variasi genetik yg.Sifat laten yang lama .

Human Immunodeficiency Virus (HIV) • Retrovirus • 2 ss-RNA • reverse transcriptase • Struktur : envelope capsid core .

grup M : terdiri dari 10 sub tipe (A sampai J) .Tipe Virus HIV Ada 2 tipe • Virus HIV tipe 1 : .grup N • Virus HIV tipe 2 .grup O : terdiri dari 5 sub tipe (A sampai E) .

Ibu hamil pada janin .Jarum suntik Narkoba .Transfusi darah .Hubungan Sex .Cara penularan • Melalui cairan tubuh • Cara transmisi : .

1 – 1 % 99.Efektifitas Penularan Penularan melalui Hubungan Sex Alat suntik Narkoba Komponen Darah Ibu hamil ke janin Tertusuk jarum efektifitas 0.3 % .9 % 20 – 40 % 0.9 % 99.

anti HIV positif. bila tidak diobati . tidak ada gejala • Masa dengan gejala .Perjalanan Penyakit • Masa Jendela .anti HIV negatif.3 bulan setelah tertular HIV .5 – 7 tahun setelah tertular HIV .2 tahun.gejala AIDS .6 bulan . tidak ada gejala • Masa tanpa gejala .

Gejala Klinik Mayor • Berat Badan turun > 10% • Demam lama > 1 bulan • Diare kronik > 1 bulan • Penurunan kesadaran • Demensia/ HIV Ensefalopati .

Gejala Klinik Minor • Batuk menetap > 1 bulan • Dermatitis generalisata • Herpes Zoster multisegmental • Kandidiasis orofaringeal • Herpes simpleks kronis • Limfadenopati • Infeksi jamur berulang • Retinitis CMV .

.

.

antigen p24. Rapid) . materi genetik (PCR) • Antibodi : Reaksi terhadap masuknya benda asing (HIV) Pemeriksaan : anti HIV (ELISA.Pengertian Antigen & Antibodi • Antigen : Virus HIV (benda Asing) Pemeriksaan : biakan virus.

protease p24 gp41 gp120 gp160 . endonuclease.Antigen HIV p17 RNA. reverse transcriptase.

gp120.Serokonversi pada infeksi HIV anti-gp41. gp160 anti-p24 Kadar p24 p24 minggu tahun infeksi .

.Diagnosa Lab. anti-gp41. .Pemeriksaan terhadap RNA HIV merupakan terobosan baru mengatasi Window Periode.Anti-p24. anti-gp120 muncul kemudian.Ag HIV p24 merupakan pertanda pertama infeksi secara serologis . Infeksi HIV Pada Pemeriksaan Serologi HIV : .

Antigen p24 • Diagnosis dini pada neonatus ( < 18 bulan) • Diagnosis dini pada penderita seronegatif dengan riwayat pemaparan terhadap HIV .

20 C. DBS (dried blood spot) • Segera dipisahkan • Stabilitas serum.Bahan Pemeriksaan • Serum.plasma whole blood: 2 – 8 C. Whole Blood . Plasma . tahan lebih lama o . tahan 1 mg o .

PENTING !!!  Harus ada informed consent tertulis  Didahului dengan konseling pra uji / tes  Pada saat menerima hasil uji / tes harus disertai konseling pasca uji / tes CONFIDENTIALITY !!! ( KERAHASIAAN ) .

Tes Rapid .Recombinant Immune Blot Assay ( RIBA ) .Viral Antigen Assay .Line Immuno Assay ( LIA ) .Teknik Pemeriksaan Lab. Teknik Serologi untuk deteksi antibodi ( penyaring & konfirmasi ) dan deteksi antigen p24 : .Tes ELISA / EIA . HIV 1.Tes Agglutinasi .Western Blot .

Nucleic Acid Testing .reverse transcription PCR 3.Viral load . Biakan Virus . Teknik Molekuler untuk deteksi materi genetik (DNA provirus / RNA ) : .2.

Reagensia Anti HIV KepMenKes no 241/Menkes/IV/2006 Standar Pelayanan Laboratorium Kesehatan Pemeriksaan HIV/AIDS dan Infeksi Opertunistik Diagnosis dgn strategi III (Rapid dan atau Elisa) Pertama : sensitivitas  99 % Kedua : spesifisitas 98% Ketiga : spesifisitas 99 % Ketiga reagen memiliki preparasi antigen berbeda Diskordan tidak boleh lebih dari 5% Petugas harus terlatih dan tersertifikasi Harus melakukan PMI Harus mengikuti PME .

Dot Blot Immunoassay .Agglutinasi ( jarang ) .ELISA / EIA .Immunokhromatografi .Berbagai teknik yang umum dipakai di lab. HIV Untuk deteksi Antigen & Antibodi : .

ikterik.Pemeriksaan HIV Perhatikan: • Selalu buat Informed Consent • Kondisi sampel : tidak hemolisis. lipemik • Pemeriksaan dilakukan dengan strategi yang logis dan sesuai panduan strategi WHO • Lakukan Pemantapan Mutu Internal • Validasi Hasil pemeriksaan • Ikut Pemantapan Mutu Eksternal .

selanjutnya… Pemilihan Metode & Reagensia HIV .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful