Anda di halaman 1dari 48

LYMPHOMA MALIGNUM

Dr. Irma dewi DEPARTEMEN PATOLOGI ANATOMI FAKULTAS KEDOKTERAN UPN VETERAN JAKARTA

RES Sistem Retikulo Endotelial


Suatu sistem yang tersusun dari sel sel yang mempunyai fungsi utama Fagositik terhadap benda asing >>>> Immunitas

Sistem Retikuloendotelial
Organ limfoid Primer:
1. Kelenjar Timus 2. Sumsum tulang

Organ limfoid Sekunder:


1. Limpa 2. Kelenjar Limfe 3. Tonsila Palatina

Kelenjar Limfe
Dibatasi kapsula fibrosa Sinus sub kapsularis, Trabekularis,parakortikalis, medularis terdiri dari 3 daerah:
Korteks: Noduli limfatikus,Folikel primer,centrum germinativum Parakorteks: daerah sel T, dependen Medula: Sel plasma>>, Sekresi antibodi dalam saluran limfe

Pembesaran Kelenjar Limfe Limfedenopati


Etiologi:
Infeksi(lokal & sistemik) Kelainan Autoimun Neoplasma(primer & metastatik)

1.Limfadenopati neoplastik
Keganasan sistem immun/limfoma hodgkin dan non hodgkin Penyebaran metastatik tumor padat dan leukimia

2. Limfadenopati non neoplastik Merespon rangsangan antigen dengan proliferasi seluler >>> pembesaran kel. Limfe
Respon sel B >> hiperplasi centrum germinativum Respon sel T >> perluasan parakortikal Respon makrofag Respon campuran

Limfadenopati non neoplastik


1. Hiperplasia reaktif non spesifik 2. Infeksi HIV 3. Kelainan spesifik
Limfadenitis granulomatosa Nekrotik limfadenitis Hiperplasia parakorteks Sinus histiositosis

Limfadenopati Neoplastik Limfoma Malignum


Limfoma adalah jenis kanker, kanker sel adalah satu sel normal >> kesalahan genetika atau mutation >> abnormally produksi protein yg akan mempengaruhi aktivitas sel >> sel membagi terlalu cepat,lambat atau gagal mati Limfoma bersifat monoklonal descenden

Kesalahan genetika pada dasar bangunan DNA, yg berakibat kanker direspon oleh tubuh dengan :
Kesalahan yg dideteksi sel lalu sel melakukan perbaikan Jika perbaikan gagal sel akan apoptosis Sistem kekebalan akan membunuh sel sebelum terbentuk tumor atau menimbulkan masalah

Lymphoma >> sel lymphocyte menjadi ganas, dimana fungsi utamanya mempertahankan tubuh terhadap infeksi & sel patogen(bakteri,virus,jamur bahkan kanker)

Tahap pematangan sel asal menentukan jenis lymphoma

Limfoma Hodgkin
Secara morfologis ditandai dengan sel Reed Sternberg, yg merupakan tipe ganas dari sel lymphosit B, saat limfosit B berkembang abnormal menjadi sel reed sternberg dapat menghentikan siklus normal limfosit B, sel gagal mati dan selanjutnya diproduksi terus limfosit B abnormal

Jenis

Gambaran Mikroskopik Sel Reed-Stenberg sangat sedikit tapi ada banyak limfosit Sejumlah kecil sel ReedStenberg & campuran sel darah putih lainnya; daerah jaringan ikat fibrosa Sel Reed-Stenberg dalam jumlah yang sedang & campuran sel darah putih lainnya Banyak sel Reed-Stenberg & sedikit limfosit jaringan ikat fibrosa yang berlebihan

Kejadian

Perjalanan Penyakit

Limfosit Predominan

3% dari kasus

Lambat

Sklerosis Noduler

67% dari kasus

Sedang

Selularitas Campuran

25% dari kasus

Agak cepat

Deplesi Limfosit

5% dari kasus

Cepat

Etiologi :Tidak diketahui Ahli menduga virus Epstein Barr Amerika 6000 7000 kasus baru / th Tidak menular Pria > Pada berbagai usia, jarang < 10 th Antara 15 34 th dan > 60 th

Pembesaran kelenjar limfe daerah leher,ketiak dan pangkal paha,umumnya tidak nyeri( nyeri timbul stlh bbrp jam minum alkohol dalam jumlah banyak) Demam, berkeringat malam hari dan penurunana berat badan Demam Pel-Eibstein( suhu tubuh meninggi beberapa hari diselingi dg suhu normal atau dibawah normal selama bbrp hari/minggu)

Gejala
Berkurangnya jumlah sel darah merah (menyebabkan anemia, sel darah putih & trombosit kemungkinan nyeri tulang
Hilangnya kekuatan otot suara serak Sakit kuning (jaundice

Penyebab
Limfoma sedang menyebar ke sumsum tulang

Pembesaran kelenjar getah bening menekan saraf di tulang belakang atau saraf pita suara Limfoma menyumbat aliran empedu dari hati

Pembengkakan wajah, leher & alat gerak atas (sindroma vena kava superior)
Pembengkakan tungkai dan kaki Keadaan yang menyerupai pneumonia

Pembesaran kelenjar getah bening menyumbat aliran darah dari kepala ke jantung
Limfoma menyumbat aliran getah bening dari tungkai Limfoma menyebar ke paru-paru

Berkurangnya kemampuan untuk melawan infeksi & meningkatnya kecenderungan mengalami infeksi karena jamur & virus

Penyakit sedang menyebar

Diagnosa
Pembesaran > 1 minggu Disertai demam, berkeringat malam, penurunan berat badan > 10 %/6 bln Biopsi KGB >> reed sternberg

Penentuan stadium
1. Rontgen thorak >> Pembesaran KGB mediastinum 2. Limfangiogram 3. CT scan 4. Skening Gallium >> menilai efek pengobatan 5. Laparotomi

Stadium Penyebaran penyakit

Kemungkin untuk sembuh (angka harapan hidup selama 15 tahun tanpa penyakit lebih lanjut) Lebih dari 95%

Terbatas ke kelenjar getah bening dari satu bagian tubuh (misalnya leher bagian kanan)

II

Mengenai kelenjar getah bening dari 2 atau lebih daerah pada sisi yang sama dari diafragma, diatas atau dibawahnya 90% (misalnya pembesaran kelenjar getah bening di leher dan ketiak) Mengenai kelenjar getah bening diatas & dibawah diafragma 80% (misalnya pembesaran kelenjar getah bening di leher dan selangkangan) Mengenai kelenjar getah bening dan bagian tubuh lainnya (misalnya sumsum tulang, paru-paru atau hati

III

IV

60-70%

Limfoma Non Hodgkin


Limfadenopati lokal atau generalisata yg tidak nyeri, 30 % kasus pd daerah orofaring,usus,sumsum tulang dan kulit 80 85 % >> sel B linnya sel T, histiosit makrofag Pola pertumbuhan noduler clusters lebih baik dari difus Noduler (sel B), difus (sel B & Sel T)

Etiologi pasti blm diketahui, beberapa bukti >> virus yg belum dikenal Virus HTLV-1 (human T cell lymphotropic virus type 1) retrovirus mirip HIV Komplikasi AIDS

Gejala Gangguan pernafasan Pembengkakan wajah Hilang nafsu makan Sembelit berat Nyeri perut atau perut kembung Pembengkakan tungkai Penurunan berat badan Diare Malabsorbsi Pengumpulan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura) Daerah kehitaman dan menebal di kulit yang terasa gatal

Penyebab Pembesaran kelenjar getah bening di dada

Kemungkinan timbulnya gejala 20-30%

Pembesaran kelenjar getah bening di perut Penyumbatan pembuluh getah bening di selangkangan atau perut Penyebaran limfoma ke usus halus

30-40%

10%

10%

Penyumbatan pembuluh getah bening di dalam dada

20-30%

Penyebaran limfoma ke kulit

10-20%

Penurunan berat badan Demam Keringat di malam hari

Penyebaran limfoma ke seluruh tubuh Perdarahan ke dalam saluran pencernaan Penghancuran sel darah merah oleh limpa yang membesar & terlalu aktif Penghancuran sel darah merah oleh antibodi abnormal (anemia hemolitik) Penghancuran sumsum tulang karena penyebaran limfoma Ketidakmampuan sumsum tulang untuk menghasilkan sejumlah sel darah merah karena obat atau terapi penyinaran Penyebaran ke sumsum tulang dan kelenjar getah bening, menyebabkan berkurangnya pembentukan antibodi

50-60%

Anemia (berkurangnya jumlah sel darah merah)

30%, pada akhirnya bisa mencapai 100%

Mudah terinfeksi oleh bakteri

20-30%

Klasifikasi WHO B CELL LYMPHOMAS


Lymphocytic lymphoma kecil(SLL/CLL) Mantel Cell Lymphoma(MCL) Follicular Lymphoma(FL) Marginal Zone Lymphoma(MZL) Ekstranodal(Malt Lymphoma) Sentral(Monocytoid BCell Lymphoma) Splenic Diffuse Large cell lymphoma Burkitts Lymphoma Lymphoblastik lymphoma

KLASIFIKASI REAL
SLL/CLL MCL FL MZL :
Ektranodal Sentral Splenic

Diffuse large cell lymphoma Burkitts lymphoma High grade Burkittslike lymphoma Lymphoblastik lymphoma

Klasifikasi WHO berdasarkan morfologi dan perbedaan dalam sel

Klasifikasi REAL , berdasarkan


Morfologi >> bentuk dan struktur Immunophenotypic >> kekebalan sel Genotypic >>sifat/ ekspresi protein hasil interaksi dg lingkungan

Klasifikasi Working Formulation


Derajat rendah
1. Limfoma limfositik kecil/SLL 2. Folikular-Small Cleaved cell 3. Campuran folikular cleaved cell

Limfoma Derajat Menengah


1. Limfoma folikular sel besar (cleaved/non cleaved) 2. Diffus small cleaved cell lymphoma 3. Limfoma diffuse small large cell/DM 4. Diffuse Limfoma large cell /DLC

Limfoma Derajat Tinggi


1. 2. 3. Limfoma Imunoblastik sel besar Limfoma Limfoblastik/LL Small Limfoma Uncleaved Kelompok lain, asal sel T :
Sindrome sezary / limfoma sel T cutaneus Leukemia sel T dewasa >> endemik di jepang, karibia, kelangsungan hidup 8 th

DIAGNOSA

Biopsi KGB

Penentuan Stadium
Sama dg Hodgkin disease Penting untuk penentuan prognosis dan perawatan Dasar perawatan dan prognosis antara lain :
Jenis sel dominan Penyebaran Kondisi kesehatan pasien

Perbedaan klinis
Hodgkin
Sering terlokalisirdi aksial Penyebaran teratur Jarang pd Kel.mesenterik dan cincin waldeyer Ekstranodal jarang

Non Hodgkin
Kelenjar perifer Noncontiguous Sering pd kel. Mesenterik dan cincin waldeyer Keterlibatan Ekstranodal >> organ

Pengobatan
Hodgkin dg kemotherapi dan Radiotherapi Hodgkin kesembuhan cukup baik Stadium I II dg radio therapi 90 % baik umumnya 4-5 mg Std III radio dan kemotherapi 75 -80 % baik Std IV dg kombinasi kemotherapi 1-6 bl, 50% baik

Therapi terbaru dg antibodi monoklonal dikombinasikan dg radioaktif atau protein tanaman-risin Pencangkokan sumsum tulang,efektif pada < 55 th( 30-50 % sembuh) 5% beeresiko meninggal karena infeksi

Sediaan

Obat Mekloretamin (nitrogen mustard) Vinkristin (onkovin) Prokarbazin Prednison

Keterangan Merupakan sediaan pertama, ditemukan pada tahun 1969,kadang masih digunakan Dikembangkan untuk mengurangi efek samping dari MOPP (misalnya kemandulan menetap & leukemia) Menyebabkan efek samping berupa keracunan jantung & paru2 Angka kesembuhannya menyerupai MOPP Lebih sering digunakan dibandingkan MOPP Kerontokan rambut yg terjadi lebih sedikit dibandingkan pada pemakaian MOPP & ABVD Dikembangkan untuk memperbaiki angka kesembuhan menyeluruh, tetapi belum terbukti Angka harapan hidup bebas kekambuhan lebih baik dibandingkan sediaan lainnya Dikembangkan untuk memperbaiki angka kesembuhan menyeluruh & untuk mengurangi keracunan Masih dalam penelitian

MOPP

ABVD

Doksorubisin (adriamisin) Bleomisin Vinblastin Dakarbazin

ChiVPP

Klorambusil Vinblastin Prokarbazin Prednison

MOPP/ABVD

Bergantian antara MOPP & ABVD

MOPP/ABVhibrid

MOPP bergantian dengan Doksorubisin (adriamisin) Bleomisin Vinblastin

Pengobatan Non Hodgkin


Radiotherapi pd limfoma hy memperpanjang usia harapan hidup Kemotherapi dg atau tanpa radiotherapi dapat menyembuhkan Kesembuhan menurun pada
Usia > 60 th Limfoma menyebar keseluruh tubuh Limfoma cukup besar Pasien dg fisik lemah, tak mampu bergerak

Sediaan

Obat Klorambusil a href="http://medicastore.com/index.php?mod=obat_ search&selSub=0&selJenis=0&inpNamaObat=&inp NamaGenerik=siklofosfamid&inpIndikasi=&go=+g o+">Siklofosfamid

Keterangan

Obat tunggal

Digunakan pada limfoma tingkat rendah untuk mengurangi ukuran kelenjar getah bening & untuk mengurangi gejala

CVP (COP)

Siklofosfamid Vinkristin (onkovin) Prednison


Siklofosfamid Doksorubisin (adriamisin) Vinkristin (onkovin) Prednison Siklofosfamid Vinkristin (onkovin) Prokarbazin Prednison Metotreksat Bleomisin Doksorubisin (adriamisin) Siklofosfamid Vinkristin (onkovin) Deksametason Prokarbazin Metotreksat Doksorubisin (adriamisin) Siklofosfamid Etoposid

Digunakan pada limfoma tingkat rendah & beberapa limfoma tingkat menengah untuk mengurangi ukuran kelenjar getah bening & untuk mengurangi gejala Memberikan respon yang lebih cepat dibandingkan dengan obat tunggal Digunakan pada limfoma tingkat menengah & beberapa limfoma tingkat tinggi Digunakan pada limfoma tingkat menengah & beberapa limfoma tingkat tinggi Juga digunakan pada penderita yang memiliki kelainan jantung & tidak dapat mentoleransi Doksorubisin

CHOP

C-MOPP

M-BACOD

Memiliki efek racun yg lebih besar dari CHOP & memerlukan pemantauan ketat terhadap fungsi paru-paru & ginjal Kelebihan lainnya menyerupai CHOP

ProMACE/C

Sediaan ProMACE bergantian dengan CytaBOM

TERIMA KASIH