P. 1
PROPOSAL Donor Darah

PROPOSAL Donor Darah

|Views: 25|Likes:
Dipublikasikan oleh Ahmad Fauzi Raf
Pengertian partai politik secara mendasar adalah sebuah organisasi atau institusi yang mewakili beberapa golongan masyarakat yang memiliki tujuan sama, yang kemudian bersama-sama berusaha untuk mencapai tujuannya tersebut. Oleh karena itu dalam sebuah Negara yang berdemokrasi partai politik sebagai sebuah lembaga yang memiliki peranan yang penting dalam Negara demokrasi khususnya pada masa sekarang ini.

Contoh Partai Golkar.

Pada masa orde baru ini terlihat sekali terjadinya politisasi terhadap birokrasi yang seharusnya lebih berfungsi sebagai pelayan masyarakat. Jajaran birokrasi diarahkan sebagai instrument politik kekuasaan Soeharto pada saat itu.

Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah anggota Partai Golkar. Meskipun pada awalnya, Golkar tidak ingin disebut sebagai partai, tetapi hanya sebagai golongan kekaryaan. Namun permasalahannya, Golkar merupakan kontestan Pemilu dan itu berarti dia adalah partai politik.

Pegawai negeri yang menjadi pengurus partai selain Golkar, maka dia akan tersingkirkan dari jajaran birokrasi. Selain itu, orang atau sekelompok orang yang tidak berpihak pada Golkar, maka bisa dipastikan akan mendapat perlakuan diskriminatif dalam birokrasi. Jika suatu wilayah tidak merupakan basis Golkar, maka pembangunan akan sangat tertinggal karena pemerintah lebih mengutamakan daerah yang merupakan basis Golkar.

Keberpihakan birokrasi terhadap suatu partai, tentu saja dalam hal ini Golkar, akan mengurangi profesionalisme dari birokrasi tersebut. Singkatnya, birokrasi wajib mendukung Golkar sebagai partai pemerintah. Begitu juga dengan kekuatan militer sebagai pendukung pemerintahan pada saat itu. Pada situasi seperti itu, jelas bahwa birokrasi, militer, dan partai politik tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Hampir semua orang tahu bahwa birokrasi Negara—dalam pengertian ini termasuk ABRI—sesungguhnya sudah lama mengambil alih peran partai politik dan Golkar, baik dalam perumusan kebijakan maupun proses politik pada umumnya. Karena itu, perlakuan khusus bagi birokrasi dengan menciptakan fraksi tersendiri bagi mereka di DPR akan mempertajam ketimpangan kekuasaan antara unsur-unsur masyarakat yang tak berdaya dan negara yang kekuasaannya sudah berlebih.Pengertian partai politik secara mendasar adalah sebuah organisasi atau institusi yang mewakili beberapa golongan masyarakat yang memiliki tujuan sama, yang kemudian bersama-sama berusaha untuk mencapai tujuannya tersebut. Oleh karena itu dalam sebuah Negara yang berdemokrasi partai politik sebagai sebuah lembaga yang memiliki peranan yang penting dalam Negara demokrasi khususnya pada masa sekarang ini.

Contoh Partai Golkar.

Pada masa orde baru ini terlihat sekali terjadinya politisasi terhadap birokrasi yang seharusnya lebih berfungsi sebagai pelayan masyarakat. Jajaran birokrasi diarahkan sebagai instrument politik kekuasaan Soeharto pada saat itu.

Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah anggota Partai Golkar. Meskipun pada awalnya, Golkar tidak ingin disebut sebagai partai, tetapi hanya sebagai golongan kekaryaan. Namun permasalahannya, Golkar merupakan kontestan Pemilu dan itu berarti dia adalah partai politik.

Pegawai negeri yang menjadi pengurus partai selain Golkar, maka dia akan tersingkirkan dari jajaran birokrasi. Selain itu, orang atau sekelompok orang yang tidak berpihak pada Golkar, maka bisa dipastikan akan mendapat perlakuan diskriminatif dalam birokrasi. Jika suatu wilayah tidak merupakan basis Golkar, maka pembangunan akan sangat tertinggal karena pemerintah lebih mengutamakan daerah yang merupakan basis Golkar.

Keberpihakan birokrasi terhadap suatu partai, tentu saja dalam hal ini Golkar, akan mengurangi profesionalisme dari birokrasi tersebut. Singkatnya, birokrasi wajib mendukung Golkar sebagai partai pemerintah. Begitu juga dengan kekuatan militer sebagai pendukung pemerintahan pada saat itu. Pada situasi seperti itu, jelas bahwa birokrasi, militer, dan partai politik tidak bisa berfungsi sebagaimana me
Pengertian partai politik secara mendasar adalah sebuah organisasi atau institusi yang mewakili beberapa golongan masyarakat yang memiliki tujuan sama, yang kemudian bersama-sama berusaha untuk mencapai tujuannya tersebut. Oleh karena itu dalam sebuah Negara yang berdemokrasi partai politik sebagai sebuah lembaga yang memiliki peranan yang penting dalam Negara demokrasi khususnya pada masa sekarang ini.

Contoh Partai Golkar.

Pada masa orde baru ini terlihat sekali terjadinya politisasi terhadap birokrasi yang seharusnya lebih berfungsi sebagai pelayan masyarakat. Jajaran birokrasi diarahkan sebagai instrument politik kekuasaan Soeharto pada saat itu.

Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah anggota Partai Golkar. Meskipun pada awalnya, Golkar tidak ingin disebut sebagai partai, tetapi hanya sebagai golongan kekaryaan. Namun permasalahannya, Golkar merupakan kontestan Pemilu dan itu berarti dia adalah partai politik.

Pegawai negeri yang menjadi pengurus partai selain Golkar, maka dia akan tersingkirkan dari jajaran birokrasi. Selain itu, orang atau sekelompok orang yang tidak berpihak pada Golkar, maka bisa dipastikan akan mendapat perlakuan diskriminatif dalam birokrasi. Jika suatu wilayah tidak merupakan basis Golkar, maka pembangunan akan sangat tertinggal karena pemerintah lebih mengutamakan daerah yang merupakan basis Golkar.

Keberpihakan birokrasi terhadap suatu partai, tentu saja dalam hal ini Golkar, akan mengurangi profesionalisme dari birokrasi tersebut. Singkatnya, birokrasi wajib mendukung Golkar sebagai partai pemerintah. Begitu juga dengan kekuatan militer sebagai pendukung pemerintahan pada saat itu. Pada situasi seperti itu, jelas bahwa birokrasi, militer, dan partai politik tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Hampir semua orang tahu bahwa birokrasi Negara—dalam pengertian ini termasuk ABRI—sesungguhnya sudah lama mengambil alih peran partai politik dan Golkar, baik dalam perumusan kebijakan maupun proses politik pada umumnya. Karena itu, perlakuan khusus bagi birokrasi dengan menciptakan fraksi tersendiri bagi mereka di DPR akan mempertajam ketimpangan kekuasaan antara unsur-unsur masyarakat yang tak berdaya dan negara yang kekuasaannya sudah berlebih.Pengertian partai politik secara mendasar adalah sebuah organisasi atau institusi yang mewakili beberapa golongan masyarakat yang memiliki tujuan sama, yang kemudian bersama-sama berusaha untuk mencapai tujuannya tersebut. Oleh karena itu dalam sebuah Negara yang berdemokrasi partai politik sebagai sebuah lembaga yang memiliki peranan yang penting dalam Negara demokrasi khususnya pada masa sekarang ini.

Contoh Partai Golkar.

Pada masa orde baru ini terlihat sekali terjadinya politisasi terhadap birokrasi yang seharusnya lebih berfungsi sebagai pelayan masyarakat. Jajaran birokrasi diarahkan sebagai instrument politik kekuasaan Soeharto pada saat itu.

Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah anggota Partai Golkar. Meskipun pada awalnya, Golkar tidak ingin disebut sebagai partai, tetapi hanya sebagai golongan kekaryaan. Namun permasalahannya, Golkar merupakan kontestan Pemilu dan itu berarti dia adalah partai politik.

Pegawai negeri yang menjadi pengurus partai selain Golkar, maka dia akan tersingkirkan dari jajaran birokrasi. Selain itu, orang atau sekelompok orang yang tidak berpihak pada Golkar, maka bisa dipastikan akan mendapat perlakuan diskriminatif dalam birokrasi. Jika suatu wilayah tidak merupakan basis Golkar, maka pembangunan akan sangat tertinggal karena pemerintah lebih mengutamakan daerah yang merupakan basis Golkar.

Keberpihakan birokrasi terhadap suatu partai, tentu saja dalam hal ini Golkar, akan mengurangi profesionalisme dari birokrasi tersebut. Singkatnya, birokrasi wajib mendukung Golkar sebagai partai pemerintah. Begitu juga dengan kekuatan militer sebagai pendukung pemerintahan pada saat itu. Pada situasi seperti itu, jelas bahwa birokrasi, militer, dan partai politik tidak bisa berfungsi sebagaimana me

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Ahmad Fauzi Raf on May 26, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2014

pdf

text

original

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA PROPOSAL KEGIATAN DONOR DARAH FKH UNAIR 2012

A. PENDAHULUAN Alhamdulillah, segala puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT atas curahan nikmat yang tiada terkira sehingga kita masih diberi kesempatan untuk menghirup udara segar hingga saat ini. Shalawat dan salam tak lupa kita doakan kepada Rasulullah SAW yang telah membimbing umatnya menuju zaman yang terang benderang seperti saat ini, sehingga kita dapat menuntut ilmu serta melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi orang lain Dalam rangka melaksanakan salah satu program kerja Fakultas Kedokteran Hewan maka telah dibentuk sebuah kepanitiaan untuk melaksanakan kegiatan yang dimaksud, yang bertajuk “FKH Peduli Kesehatan Civitas Akademik Melalui Donor Darah” Adapun bentuk acara ini yaitu mengadakan donor darah intra fakultas. Acara ini InsyaAllah akan dilangsungkan pada pada waktu dan tempat yang akan kami jelaskan pada poin selanjutnya, dari konsep acara ini adalah ingin mensosialisasikan pentingnya donor darah. Selain itu diharapkan dapat terjalinnya kembali kerja sama yang saling menguntungkan antara panitia dengan pihak terkait. Demikianlah pendahuluan ini kami susun sebagai garis besar dari seluruh isi proposal yang kami ajukan. Terimakasih B. TUJUAN 1. Sebagai wujud pelaksanaan program kerja BEM Divisi Pengmas2012/2013 2. Memenuhi ketahanan suplai darah nasional 3. Wujud kepedulian FKH UNAIR di bidang kesehatan 4. Sosialisasi pentingnya donor darah di kalangan civitas akademik C. SASARAN Kegiatan ini ditujukan untuk civitas akademik FKH UNAIR

PENUTUP Demikianlah proposal kegiatan yang bertajuk “FKH Peduli Kesehatan Civitas Akademik Melalui Donor Darah” ini kami buat. Melalui proposal ini. C. ANGGARAN DANA Lampiran 2 I. BENTUK KEGIATAN Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk : Aksi donor darah dan sosialisasi pentingnya donor darah bagi ketahanan suplai darah nasional. NAMA dan TEMA KEGIATAN Kegiatan ini bernama: Donor Darah FKH UNAIR 2012 Dan bertema : “FKH Peduli Kesehatan Civitas Akademik Melalui Donor Darah” E. kami berharapan agar dapat menggambarkan sebagian besar dari seluruh rangkaian acara mulai dari konsep awal. anggaran dana hinggasusunan acara. SUSUNAN PANITIA Lampiran 1 H.BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA D. SUSUNAN ACARA Lampiran 3 J. Melalui proposal ini pula kami mengajukan permohonan ijin kegiatan (termasuk ijin . PELAKSANAAN KEGIATAN : 20-21 Maret 2012 : Hall lantai 1 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Kegiatan ini akan dilaksanakan pada : Tanggal Tempat Surabaya G.

Kami juga memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan proposal ini. .BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA pemakaian tempat acara serta penggunaan prasarana kampus berupa listrik) dan permohonan dana kegiatan kepada pihak kampus selaku tempat kami bernaung. Akhir kata kami selaku panitia Donor Darah FKH UNAIR 2012 megucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengajukan proposal kegiatan ini. mengingat kami hanyalah manusia yang tak luput dari kesalahan.

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA Lampiran 1 SUSUNAN PANITIA DONOR DARAH FKH UNAIR 2012 Pelindung Penasihat : Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR : Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR : Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR : Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR Penanggung Jawab Ketua Pelaksana Sekretaris Bendahara Sie Acara Sie Perijinan Sie Konsumsi Sie Perlengkapan Sie Publikasi dan Dokumentasi : Ketua BEM FKH UNAIR : M. Bagas Hartadi : Mukhibbudin Abror ( 061111011 ) ( 061011026 ) ( 061111057 ) ( 061111155 ) ( 061111027 ) ( 060911133 ) ( 061111096 ) ( 061011129 ) ( 061111147 ) ( 061111009 ) ( 061111250 ) . Nazar Fuddin : Wieke Setiowati : Rari Noviana : Agil Rahmat Akbar Ilham M : Diar Riztiardhana : Bayu Digka A Kurnia Desiandura : Syarif Hidayatullah M.

000. Dana RKAT Total Pengeluaran: No 1 2 3 4 5 Keterangan Sertifikat panitia Plakat buat PMI Konsumsi petugas PMI Lembar daftar pendonor Lain-lain Total Biaya Rp 45.000.000.Rp 100.Biaya Rp 200.Rp 200.000.Rp 5.000.Rp 200.000.000.BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA Lampiran II ANGGARAN DANA Pemasukan: No Keterangan 1.000.- Lampiran III SUSUNAN ACARA Selasa.000.000.3 x @ Rp 10. 20 Maret 2012 .Total Rp 200.Rp 20.Total Rp 30.

00 13.00-12.00 12.00-12.BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA No 1 Waktu 08.00 Kegiatan Kegiatan donor darah Istirahat Kegiatan donor darah Kurnia Penanggung jawab Wieke Rabu.00-15.00-15.00 13. 21 Maret 2012 No 1 Waktu 08.00-13.00-13.00 Kegiatan Kegiatan donor darah Istirahat Kegiatan donor darah Agil Penanggung jawab Rari LEMBAR PENGESAHAN Nama Kegiatan Waktu Pelaksanaan : Donor Darah FKH UNAIR 2012 : 20-21 Maret 2012 .00 12.

061111011 Mengetahui.BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA Tempat Kegiatan : Hall lantai 1 kampus FKH UNAIR Surabaya.drh. NIP .060911081 M. Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Dr. Anwar Ma‘ruf .Kes. Nazar Fudin NIM. 9 Maret 2012 Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Ketua Panitia Donor Darah 2012 Irfan Setiawan Pribadi NIM.19650905 199303 1 004 ..M.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->