Anda di halaman 1dari 2

ATONIA UTERI

No.Dokume n 11.02.01 Tanggal Terbit 23 Maret 2005 Revisi A Halaman 1/1

RS. Akademis Jaury Jusuf Putera

Disahkan Oleh : RS. Akademis Jaury Jusuf Putera Direktur, (Prof. Dr. H. Misbahuddin Adnan, Sp. Rad)

Penatalaksanaan
1. Segera lakukan message uterus dan pemberian ergometrin 0,152 mg iv/ methergin 0,2 mg IV ( boleh diulang ) dan pitocin / oxytocin 5 u pordrip. 2. Bila gagal, lakukan kompresi brimanual ( Eastman ) selama kurang lebih 15 menit cara : Satu tangan dimasukkan dalam vagina dengan sikap obstetric dan sambil membuat kepalan diletakkan di farniks vagina anterior. Tangan yang lain memegang fundus uteri dari luar dengan ibu jari didepan dan jari-jari lain dibelakang, tangan ini melakukan message uterus sambil menekannya pada tangan yang didalam. 3. Bila gagal lakukan pemasangan tampon uterovaginal Tindakan ini umumnya dianggap bersifat sementara dan harus diikuti dengan histerktomi. Pemasangan tampon saja, harus diserta dengan pengawasan teliti terhadap tanda syok dan ujung luar tampon ( bila makin basah artinya pendarahan masih terus berlangsung ). Jika berhasil tampon diangkat 24 jam kemudian, dan diberikan anti biotic selama 5 7 hari untuk mencegah infeksi MB Caranya : Pembantu menahan fondues uteri. Satu tangan penolong dimasukkan ke vagina dengan sebagian ujung jari didalam serviks untuk membimbing tangan yang lain dalam memasukkan tampan kasa panjang ke kavum uteri. Kavum uteri harus didisi

penuh dan cukup padat, setelah itu tampon dimasukkan juga dalam vagina untuk memfiksir tampon dalam kavum uteri. 4. Bila semua tindakan diatas gagal, jalan terakhir ialah Histektomi.