P. 1
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PENYUSUNAN RENCANA INDUK/MASTERPLAN, FS DAN DED RSUD TOLIKARA

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PENYUSUNAN RENCANA INDUK/MASTERPLAN, FS DAN DED RSUD TOLIKARA

|Views: 6,256|Likes:
Dipublikasikan oleh Tiar Pandapotan Purba
Tolikara yang merupakan salah satu kabupaten di provinsi papua, dengan jumlah penduduk 114.427 jiwa hingga saat ini belum memiliki rumah sakit umum. Padahal kebutuhan pelayanan rumah sakit yang berkualitas sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Saat ini walaupun masyarakat telah dilayani oleh puskesmas di pusat kota Karubaga, untuk pelayanan rawat inap dan kebutuhan pelayanan dokter yang bersifat spesifik (spesialis) pasien harus ke Wamena dengan jarak tempuh hampir 6 jam perjalanan darat, sementara untuk menggunakan fasilitas udara harus menunggu jadwal pesat yang tidak setiap harinya ada. Dan tak jarang ada pasien yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan hingga meninggal dunia. Artinya pasien yang membutuhkan perawatan secara cepat dan intensif membutuhkan tempat yang terakses secara baik (cepat, efektif dan efisien) di didalam kawasan ibukota Tolikara.
Amanat undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit ps 6, mengenai tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah dinyatakan bahwa adalah tanggungjawab pemerintah pusat (kementerian kesehatan) dan daerah (dinas kesehatan kabupaten/provinsi) untuk menyediakan, menjamin pembiayaan, membina, mengawasi dan memberikan perlindungan kepada RS untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dan bertanggungjawab kepada masyarakat.
Untuk itu pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara dalam programnya menetapkan untuk melakukan penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study), DED (Detailed Engineering Design) untuk mewujudkan pembangunan kawasan rumah sakit umum daerah yang terpadu. Kawasan RSUD terpadu yang dimaksud adalah kawasan yang direncanakan terintegrasi dengan rumah dinas pegawai rumah sakit dan institusi pendidikan/sekolah tinggi kesehatan/keperawatan. Keterpaduan didalam kawasan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas serta mengantisipasi kebutuhan tenaga medis dimasa mendatang serta menyiapkan para lulusan sekolah menengah untuk masuk ke sektor pelayanan kesehatan masyarakat di Tolikara.
Tolikara yang merupakan salah satu kabupaten di provinsi papua, dengan jumlah penduduk 114.427 jiwa hingga saat ini belum memiliki rumah sakit umum. Padahal kebutuhan pelayanan rumah sakit yang berkualitas sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Saat ini walaupun masyarakat telah dilayani oleh puskesmas di pusat kota Karubaga, untuk pelayanan rawat inap dan kebutuhan pelayanan dokter yang bersifat spesifik (spesialis) pasien harus ke Wamena dengan jarak tempuh hampir 6 jam perjalanan darat, sementara untuk menggunakan fasilitas udara harus menunggu jadwal pesat yang tidak setiap harinya ada. Dan tak jarang ada pasien yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan hingga meninggal dunia. Artinya pasien yang membutuhkan perawatan secara cepat dan intensif membutuhkan tempat yang terakses secara baik (cepat, efektif dan efisien) di didalam kawasan ibukota Tolikara.
Amanat undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit ps 6, mengenai tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah dinyatakan bahwa adalah tanggungjawab pemerintah pusat (kementerian kesehatan) dan daerah (dinas kesehatan kabupaten/provinsi) untuk menyediakan, menjamin pembiayaan, membina, mengawasi dan memberikan perlindungan kepada RS untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dan bertanggungjawab kepada masyarakat.
Untuk itu pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara dalam programnya menetapkan untuk melakukan penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study), DED (Detailed Engineering Design) untuk mewujudkan pembangunan kawasan rumah sakit umum daerah yang terpadu. Kawasan RSUD terpadu yang dimaksud adalah kawasan yang direncanakan terintegrasi dengan rumah dinas pegawai rumah sakit dan institusi pendidikan/sekolah tinggi kesehatan/keperawatan. Keterpaduan didalam kawasan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas serta mengantisipasi kebutuhan tenaga medis dimasa mendatang serta menyiapkan para lulusan sekolah menengah untuk masuk ke sektor pelayanan kesehatan masyarakat di Tolikara.

More info:

Published by: Tiar Pandapotan Purba on May 27, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2015

pdf

text

original

PEMERINTAH KABUPATEN TOLIKARA DINAS KESEHATAN

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PENYUSUNAN RENCANA INDUK/MASTERPLAN, FS DAN DED RSUD TOLIKARA

TAHUN ANGGARAN 2013

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

I. LATAR BELAKANG Sesuai dengan amanat undang-undang dasar republik indonesia 1945 bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap orang yang dijamin dan harus diwujudkan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setingi-tingginya. Dan Rumah Sakit adalah sarana yang menjadi sarana utama untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan peningkatan kesehatan. Menurut undang-undang nomor 44 tahun 2009 rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karateristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Tolikara yang merupakan salah satu kabupaten di provinsi papua, dengan jumlah penduduk 114.427 jiwa hingga saat ini belum memiliki rumah sakit umum. Padahal kebutuhan pelayanan rumah sakit yang berkualitas sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Saat ini walaupun masyarakat telah dilayani oleh puskesmas di pusat kota Karubaga, untuk pelayanan rawat inap dan kebutuhan pelayanan dokter yang bersifat spesifik (spesialis) pasien harus ke Wamena dengan jarak tempuh hampir 6 jam perjalanan darat, sementara untuk menggunakan fasilitas udara harus menunggu jadwal pesat yang tidak setiap harinya ada. Dan tak jarang ada pasien yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan hingga meninggal dunia. Artinya pasien yang membutuhkan perawatan secara cepat dan intensif membutuhkan tempat yang terakses secara baik (cepat, efektif dan efisien) di didalam kawasan ibukota Tolikara. Amanat undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit ps 6, mengenai tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah dinyatakan bahwa adalah tanggungjawab pemerintah pusat (kementerian kesehatan) dan daerah (dinas kesehatan kabupaten/provinsi) untuk menyediakan, menjamin pembiayaan, membina, mengawasi dan memberikan perlindungan kepada RS untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dan bertanggungjawab kepada masyarakat. Untuk itu pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara dalam programnya menetapkan untuk melakukan penyusunan Rencana Induk/ Master Plan, FS (Feasibility Study), DED (Detailed Engineering Design) untuk mewujudkan pembangunan kawasan rumah sakit umum daerah yang terpadu. Kawasan RSUD terpadu yang dimaksud adalah kawasan yang direncanakan terintegrasi dengan rumah dinas pegawai rumah sakit dan institusi pendidikan/sekolah tinggi kesehatan/keperawatan. Keterpaduan didalam kawasan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas serta mengantisipasi kebutuhan tenaga medis dimasa mendatang serta menyiapkan para lulusan sekolah menengah untuk masuk ke sektor pelayanan kesehatan masyarakat di Tolikara.

hal. 2

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

II. MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN II.1 MAKSUD Maksud dari Penyusunan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara adalah adanya pedoman pembangunan kawasan rumah

sakit umum daerah bagi Tolikara sesuai dengan dinamika perubahan dan perkembangan dimasa mendatang, serta mendapat kesesuaian fisik dan tidak terjadi fenomena tambal sulam didalam kawasan RSU di masa mendatang.
II.2 TUJUAN 1. Memperoleh kajian kelayakan pembangunan rumah sakit umum secara menyeluruh dalam mendukung pembangunan rumah sakit umum daerah yang terpadu. 2. Memperoleh keterpaduan antara rencana pengembangan program pelayanan kesehatan dengan rencana pengembangan fisik yang mengakomodasi kawasan rumah sakit, yang dapat diandalkan baik dalam jangka panjang, menengah, maupun jangka pendek. 3. Memperoleh arah pengembangan fisik, sekaligus sebagai kerangka dasar bagi pengembangan bangunan serta infrastruktur di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Tolikara. 4. Memperoleh dasar bagi pentahapan pengembangan fisik, dikaitkan dengan pengembangan program pelayanan kesehatan maupun dengan manajemen rumah sakit secara keseluruhan. II.3 SASARAN Sasaran umum Penyusunan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara ini adalah untuk: 1. Terpilihnya lokasi kawasan rumah sakit umum daerah terpadu berdasarkan kajian kelayakan lokasi RSU; 2. 3. 4. 5. Terwujudnya kelayakan dari berbagai aspek dalam pembangunan rumah sakit umum daerah bagi Tolikara; Teridentifikasinya kebutuhan jenis dan tipe rumah sakit yang dibutuhkan oleh Tolikara menurut standar pelayanan minimum RS; Terencananya fungsi- fungsi ruang yang direncanakan mendatang dalam kawasan rumah sakit terpadu; Terencananya ruang untuk mengakomodasi fungsi yang direncanakan mendatang;
hal. 3

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

6. 7. 8.

Terencananya sirkulasi yang efektif dan efisien fungsi-fungsi yang terkait dalam lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Tolikara; Terwujudnya kualitas estetika, kekuatan konstruksional, serta performansi fungsional yang disandang oleh massa dan bentuk bangunan; Terintegrasinya kawasan RSUD dalam konteks dan lingkungan secara positif.

III. DASAR HUKUM Kegiatan Penyusunan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah

Kabupaten Tolikara ini didasarkan pada beberapa peraturan perundangan sebagai berikut:
A. Undang-undang: 1. UU No. 44/2009 tentang Rumah Sakit 2. UU No. 28/2002 tentang Bangunan Gedung 3. UU No. 36/2009 tentang Kesehatan B. Peraturan Menteri/PRMEN dan Keputusan Menteri/KEPMEN: 1. PERMENKES No. 340/2010 Tentang Klasifikasi Rumah Sakit 2. PERMENKES No. 2306/2011 Tentang Persyaratan Teknis Prasarana Instalasi Elektrikal Rumah Sakit 3. PERMENPU No. 45/2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara. 4. PERMENPU No. 24/2008 tentang Pedoman Pemeliharaan Bangunan Gedung. 5. KEPMENKES No.1014/2008 tentang Standar Pelayanan Radiologi Diagnostik di Sarana Pelayanan Kesehatan 6. KEPMENKES No.1197/2004 tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit C. Pedoman dari Direktorat Jendaral Kementrian Republik Indonesia

1. Pedoman Penyusunan Studi Kelayakan (Feasibility Study) Rumah Sakit - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 2. Pedoman Penyusunan Rencana Induk (Master Plan) Rumah Sakit Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 3. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit kelas B - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012
hal. 4

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

4. Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Rumah Sakit kelas C Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 5. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Ruang Operasi - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 6. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Ruang Perawatan Intensif
- Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kesehatan RI Tahun 2012 Dan Sarana Kementerian

7. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Ruang Gawat Darurat Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012

8. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Ruang Rawat Inap Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 9. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Ruang Rehabilitasi medik - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 10. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Sistem Instalasi Gas
medik dan Vakum Medik - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012

11. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Sistem Instalasi Tata Udara - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 12. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Sarana Keselamatan Jiwa - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012 13. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Yang Aman dalam Situasi darurat dan bencana - Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik Dan Sarana Kesehatan Direktorat Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2012

IV. RUANG LINGKUP KEGIATAN Ruang lingkup kegiatan Penyusunan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara adalah sebagai berikut:
hal. 5

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

IV.1 Ruang Lingkup Kegiatan FS (Feasibility Study) 1. Persiapan a. Persiapan awal pelaksanaan b. Mempersiapkan sumber daya yang diperlukan untuk dapat melakukan pekerjaan. Memperoleh gambaran lengkap pekerjaan dengan menggali berbagai masukan dan harapan dari pemilik pekerjaan secara mendalam. 2. Pengumpulan data dan informasi lapangan (data primer), dan data pendukung lainnya berupa: a. Melakukan pengumpulan data kependudukan. b. Melakukan pengumpulan data kesehatan di Instansi terkait. c. Melakukan Survey Lokasi fasilitas kesehatan yang sudah ada. d. Melakukan Survey Lokasi calon rumah sakit. 3. Tahap Penelitian (Pengolahan dan Analisis Data) Penelitian terhadap data – data yang ada dilakukan secara mendalam dengan menggunakan metode ilmiah, sampai dengan menyimpulkan dan menyajikan hasil penelitian. Pada tahap ini dapat dilihat profil rumah sakit yang paling tepat sesuai dengan segment, target, positioning serta strategi yang diusung rumah sakit. 4. Tahap Evaluasi Proyek Bisnis. Pada tahap ini melakukan kajian kelayakan secara bisnis atas segala upaya yang akan dikeluarkan dibandingkan dengan hasil yang akan didapat. 5. Tahap Rekomendasi Merekomendasikan kelayakan rencana pembangunan rumah sakit berdasarkan kesimpulan dari seluruh hasil kajian kelayakan dengan menggunakan parameter kelayakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. IV.1 Ruang Lingkup Kegiatan Rencana Induk/ Master Plan dan DED (Detail Engineering Design) 1. Tahap persiapan Mempersiapkan berbagai metodologi, konsep, kebijakan, standar dan pedoman yang akan menjadi pegangan dalam perancangan rumah sakit umum daerah Tolikara. 2. Tahap pengumpulan data dan informasi lapangan Pengumpulan data dan informasi di lapangan baik itu demografi, infrastruktur, lokasi site engineering, dan lainya. 3. Tahap pengukuran topografi (1:1000) Pengukuran lokasi yang telah ditetapkan berdasarkan kajian FS (Feasibility Study) dengan menggunakan peralatan total station atau RTK untuk mendapatkan peta topografi ( eksisting location), kontur,
hal. 6

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

bangunan yang ada, aksesibilitas/jalan, sungai, dan lainnya sesuai hasil pengukuran di lapangan 4. Tahap pra rancangan Perancangan awal rumah sakit umum daerah berupa konsep rancangan berdasarkan standar minimum pelayanan RSU, jenis bangunan, letak bangunan, tema bangunan, ruang terbuka hijau, perparkiran, dll sesuai kebutuhan. 5. Tahap rancangan Rancangan yang telah mendapat persetujuan dari pemberi pekerjaan dan telah dipresentasikan di daerah, serta telah melalui proses konsultasi kepada dinas provinsi papua dan kementerian kesehatan republik Indonesia.

V. KELUARAN Produk materi yang dikeluarkan dalam pekerjaan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara adalah dokumen laporan studi yang berisi program fasilitas fisik pengembangan RSUD Tolikara yang responsif terhadap keberadaannya, berisi: V.1 FS (Feasibility Study) 1. Cakupan daerah yang masih dalam pengaruh rumah sakit ( catchment area service). 2. Rencana Strategis Rumah Sakit Umum Daerah. Strategic Map yang menggambarkan keseluruhan langkah-langkah yang harus diambil organisasi untuk mencapai arahan strategi yang dituju. 3. Profil Rumah Sakit Umum Daerah. Usulan profil rumah sakit umum daerah sesuai dengan cakupan dan rencana strategis. Juga berisi mengenai perkiraan kinerja dan kapasitas rumah sakit berdasarkan potensi pasar, tingkat morbiditas dan level status social ekonomi di dalam areal cakupan. 4. Kelayakan Rencana Investasi Rumah Sakit Umum. Besaran kebutuhan jumlah investasi yang dibutuhkan dan alokasinya. Sumber dana yang dibutuhkan. Proyeksi rugi-laba dan proyeksi cashflow NPV, IRR, dan payback period. 5. Resiko. Gambaran mengenai resiko investasi pembangunan rumah sakit umum daerah untuk mengantisipasi resiko-resiko yang mungkin terjadi jika hasil (return) yang diperoleh tidak sesuai dengan yang telah direncanakan.
hal. 7

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

6. Kelayakan investasi. Penilaian tingkat kelayakan investasi pendirian rumah sakit dengan parameter kajian keuangan, demografi, social ekonomi, indicator kesehatan, level kompetisi, legalitas, dan potensi pasar. V.2 Master Plan RSUD 1. Rencana Keruangan. Berdasar program yang diberikan oleh businessplan yang telah disusun oleh pihak RSUD Tolikara, Konsultan menyusun rencana keruangan yang berisi kebutuhan ruang, besaran ruang yang dibutuhkan, serta jenis fasilitas penunjang aktifitas. Rencana Tata Massa. Identifikasi aktifitas untuk dikelompokan dalam fungsi ruang. Identifikasi antar fungsi ruang kedalam massa bangunan. Hasil identifikasi dituangkan dalam gambar rencana tata massa bangunan yang didalamnya berisi rencana pola konfigurasi massa bangunan, rencana sistem hubungan antar massa bangunan, rencana fungsi serta sistem zonasi. Rencana Tata Sirkulasi. Identifikasi aspek eksternal terkait dengan sistem sirkulasi mezzo kawasan sekitar rumahsakit. Sirkulasi eksternal menyangkut rencana alur pergerakan mencapai pintu utama pelayanan rumahsakit serta jangkauan menuju layanan vital. Berdasarkan identifikasi organisasi aktifitas yang menunjukkan keterhubungan antar aktifitas disusun sistem sirkulasi internal. Sirkulasi internal menyangkut alur pergerakan serta pencapaian dari dan menuju masing-masing zona pelayanan yang harus berhubungan langsung, atau bisa berhubungan, ataupun tidak berhubungan. Hasil rencana tersebut disajikan dalam bentuk gambar rencana sistem sirkulasi eksternal dan internal. Rencana Sistem Infrastruktur. Berdasarkan aspek-aspek terkait yang telah dianalisis sebelumnya, disusun rencana sistem infrastruktur. Jenis infrastruktur pendukung antara lain air bersih, pengelolaan sampah, pengelolaan limbah cair, pengelolaan air hujan, suplai listrik, suplai gas medik, sistem telekomunikasi, pengkondisian udara dalam ruang. Rencana infrastruktur berisi besaran dan kapasitas yang diperlukan sesuai dengan tahapan pengembangan, sistem jaringan distribusi pelayanan infrastruktur, persyaratan pengelolaan sistem jaringan. Hasil rencana disajikan dalam gambar rencana sistem jaringan infrastruktur, serta diagram pengelolaan. Rencana Sistem Pentahapan. Berdasarkan rencana bisnis yang telah disusun secara internal, diambil target pengembangan dalam kerangka waktu sebagai input penyusunan konsep rencana sistem pentahapan. Hasilnya berupa jenis pengembangan fisik, volume pengembangan, tahap pelaksanaan-kerangka waktu, indikasi besaran investasi setiap tahap. Keseluruhan hasil disajikan dalam gambargambar tiga dimensi serta arahan pengembangan per tahap.

2.

3.

4.

5.

V.3 DED (Detail Engineering Design) RSUD 1. Gambar rancangan detail bangunan/bestek rumah sakit umum. Lengkap
hal. 8

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

dengan gambar rencana teknis arsitektur, struktur, mekanikal dan elektrikal serta tata lingkungan kawasan rumah sakit umum. 2. (Engineer estimate) Rencana anggaran biaya berupa perhitungan volume masing-masing satuan pekerjaan, yang dibuat berdasarkan gambar dan menjadi HPS (Harga Perhitungan Sendiri). 3. Daftar volume pekerjaan atau disebut (bill of quantity) 4. Rencana Kerja dan Syarat-Syarat. Mencakup persyaratan mutu dan kuantitas material bangunan, dimensi material bangunan, prosedur pemasangan material dan persyaratan-persyaratan lain yang harus dipenuhi oelh pelaksana konstruksi. RKS menjadi syarat yang harus dipenuhi penyedia dan dimasukkan ke dalam dokumen pengadaan. V.4 Laporan Final (DED) RSUD Berupa laporan akhir setiap tahapan perencanaan yang meliputi; 1. Laporan Arsitektur; 2. Laporan perhitungan struktur termasuk laporan penyelidikan tanah ( soil test); 3. Laporan perhitungan mekanikal dan elektrikal; 4. Laporan tata lingkungan.

VI. PELAPORAN Pelaporan sebagai hasil pekerjaan yang harus diserahkan dari kegiatan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara,

Papua, terdiri dari: • Laporan Pendahuluan FS, Masterplan dan Konsep Rancangan DED
masing-masing sebanyak 10 (sepuluh) buku, yang akan diserahkan kepada pihak yang pemberi pekerjaan selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan setelah pekerjaan dimulai. •

Laporan Antara FS, Master Plan dan Pra Rancangan DED masing-masing sebanyak 10 (sepuluh) buku, yang akan diserahkan kepada pihak pemberi pekerjaan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak pekerjaan dimulai. Laporan Akhir FS, Master Plan dan Pengembangan DED masing-masing sebanyak 10 (sepuluh)buku, yang akan diserahkan kepada pihak pemberi pekerjaan selambat-lambatnya pada pertengahan bulan ke-4.
Laporan Pengembangan DED dan Rancangan Gambar Detail masing-masing sebanyak 10

(sepuluh) buku, yang akan diserahkan kepada pihak pemberi pekerjaan selambat-lambatnya pada pertengahan bulan ke-5. •
RKS, RAB, BQ, BA Aanwijzing & Addendum dan Laporan Final masing-masing

sebanyak 10 (sepuluh) buku yang akan diserahkan kepada pihak pemberi pekerjaan pada akhir pekerjaan.
hal. 9

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

CD yang berisi seluruh laporan sebanyak 10 buah yang diserahkan kepada pihak pemberi

pekerjaan bersamaan dengan penyerahan Laporan Akhir.

VII. NAMA DAN ORGANISASI PENGGUNA JASA Pengguna Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ini adalah Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara. Pekerjaan ini akan dilaksanakan oleh pihak ketiga (konsultan), dengan melibatkan berbagai stakeholders dalam pembahasannya.

VIII. SUMBER DAN BESARNYA PENDANAAN Sumber pendanaan untuk pelaksanaan pekerjaan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupa ten Tolikara Tahun Anggaran 2013 yang

dituangkan dalam DIPA SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara. Kegiatan ini dilakukan secara kontraktual, dengan alokasi dana sebesar Rp. 2.472.150.000,00 (dua miliar empat ratus tujuh puluh dua seratus lima puluh ribu rupiah).

IX. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN Jangka waktu yang dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan seluruh kegiatan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara adalah 6

(empat) bulan atau 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

X. KEBUTUHAN TENAGA AHLI Dalam pelaksanaan kegiatan penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara, untuk masing-masing kegiatan diperlukan tenaga ahli sebanyak 33 MM dan sebanyak 8 (Dua Puluh Enam) orang tenaga ahli, 8 (enam) orang asisten tenaga ahli, 6 (lima) orang tenaga pendukung dapat dilihat pada tabel berikut di bawah ini; Kualifika si Jabatan Pendidik an Minimal A. Tenaga Ahli Profesional/Inti

No .

Spesialisasi/ Pendidikan

Pengalam an

Jumlah TA (orang )
hal. 10

Jumla h Bulan

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

No . 1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4

Spesialisasi/ Pendidikan Team Leader (Ahli Arsitek) Ahli Arsitektur

Jabatan

Kualifika si Pendidik an Minimal S1

Pengalam an 10 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 1 5 1 2

Jumlah TA (orang ) 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 2

Jumla h Bulan 6 6 4 4 3 3 3 4 5 5 5 5 5 5 5 3 6 6 8

Team Leader

Tenaga Ahli S1 Arsitektur Ahli Struktur Tenaga Ahli Struktur S1 Tenaga Ahli Ahli Mekanikal dan Mekanikal & S1 Elektrikal Elektrikal Tenaga Ahli Ahli Manajemen Rumah Manajemen Rumah S1 Sakit Sakit Tenaga Ahli Ahli Ekonomi & Ekonomi & S1 Keuangan Keuangan Tenaga Ahli Ahli Manajemen Manajemen Strategi S1 Strategi Rumah Sakit Rumah Sakit Tenaga Ahli Estimasi Ahli Estimasi Biaya S1 Biaya B. Asisten Tenaga Ahli/Sub Profesional Ass. Ahli Arsitek Ass. Ahli Arsitek S1 Ass. Ahli Struktur Ass. Ahli Struktur S1 Ass. Mekanikal & Ass. Mekanikal & S1 Elektrikal Elektrikal Ass. Ahli Manajemen Ass. Ahli Manajemen S1 Rumah Sakit Rumah Sakit Ass. Ahli Ekonomi & Ass. Ahli Ekonomi & S1 Keuangan Keuangan Ass. Ahli Manajemen Ass. Ahli Manajemen Strategi Rumah S1 Strategi Rumah Sakit Sakit Ass. Ahli Estimasi Ass. Ahli Estimasi Biaya S1 Biaya C. Tenaga Penunjang Operator Komputer Operator Komputer Diploma III (Produksi) (Produksi) Cad/Cam Operator Cad/Cam Operator Diploma III Tenaga Administrasi Tenaga Administrasi Diploma III Pesuruh Tenaga Tenaga Lokal Lokal

XI. KEPEMILIKAN DATA DAN HASIL KEGIATAN Kepemilikan data dan hasil kegiatan Penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS
hal. 11

Kerangka Acuan Kerja Tolikara

Penyusunan Rencana Induk/Masterplan, FS dan DED RSUD

(Feasibility Study) dan DED (Detailed Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tolikara adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara Papua.

Menyetujui, Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan penyusunan Rencana Induk/Master Plan, FS (Feasibility Study) dan DED (Detail Engineering Design) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten

Tolikara

............................................ NIP. ................................

hal. 12

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->