Anda di halaman 1dari 8

e-mail: denata95@yahoo.co.

id LATIHAN SOAL SEKOLAH TINGGI FARMASI BANDUNG BIOTEKNOLOGI FARMASI Nama : Eli Rosmiati Npm : 2411017

Kelas : S1 nonreguler

1. Bioteknologi Farmasi a. Jelaskan pengertian bioteknologi, bagaimana karakteristik bioteknologi dan apa perbedaannya dengan biosains ? b. Ilmu atau konsep apa saja yang mendasari bioteknologi ? c. Jelaskan penerapan proses bioteknologi dalam bidang Farmasi yang Anda ketahui mulai dari bahan yang dimanfaatkan, proses yang terjadi hingga produk yang dihasilkan ! 2. Rekayasa Genetika a. Jelaskan tujuan aplikasi genetika mikroba pada bioteknologi ! b. Jelaskan bagaimana cara-cara pemeliharaan kultur mikroba ! c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan mutasi dan jelaskan aplikasi mutasi induksi yang Anda ketahui ! 3. a. Jelaskan Bagaimana bentuk aplikasi Bioteknologi berdasarkan basis volume dan nilai produk! b. Jelaskan ruang lingkup bioteknologi yang Sdr. ketahui! 4. Prinsip genetika mikroba sangat penting pada Bioteknologi. a. Mikroorganisme sangat penting peranannya bagi perkembangan bioteknologi. Jelaskan ! b. Sebutkan beberapa contoh (minimal 3) mikroba hasil rekayasa genetika berikut produk farmasi yang dapat dihasilkan !

Selamat bekerja

Jawaban
1. Biotekhnologi farmasi a. biotekhnologi atau disebut juga biomasadepan adalah Suatu ilmu yang merupakan gabungan dari ilmu biologi terapan dengan tekhnologi modern Pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk atau jasa guna memenuhi kebutuhan hidup manusia. Makhluk hidup yang digunakan berupa mikroorganisme, tumbuhan, hewan dan manusia. Biotekhnologi sebenarnya bukan merupakan suatu disiplin ilmu melainkan merupakan ilmu terapan. Di dalam biotekhnologi dilakukan rekayasa organism untuk menghasilkan barang dan jasa untuk kepentingan manusia Perbedaan Biosains adalah ilmu yang dikembangkan oleh biotekhnologi. Biotekhnologi adalah tekhnologi yang digunakan untuk menerapkan biosains Karakteristik biotekhnologi Biotekhnologi ada 2 yaitu biotekhnologi tradisional dan biotekhnologi modern yang masig mempunyai karakteristik antara lain : Karakteristik biotehnologi tradisional Dilakukan tanpa dilandasi prinsip-prinsip ilmiah Dilakukan hanya didasarkan atas pengalaman yang turun temurun Umumnya belum dapat diproduksi secara missal, sebab produknyahanya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga Karakteristik biotekhnologi modern Dilakukan dengan menggunakan prinsip-prinsip ilmiah Dilakukan tidak hanya turun-temurun , melainkan berdasarkan pengkajian yang mendalamUmumnya dapat diproduksi secara missal, misalnya produk pabrik bir, roti dan kecap. B .ilmu dan konsep yang mendasari biotekhnologi

Keberhasilan penerapan bioteknologi disokong oleh pengintegrasian berbagai desiplin ilmu antara lain : Ilmu pengetahuan alam dan teknologi Mikrobiologi Biokimia Genetika Biologi Molekuler Kimia C . penerapan proses biotekhnologi dalam bidang farmasi dari bahan yang dimanfaatkan :

Peranan Mikroba Dalam Pembuatan Dextran Leuconostoc mesenteroides Dextran Streptobacterium dextranicum Peranan Mikroba Dalam Pembuatan Isopropil Alkohol Glukosa
Clostridium aurianticum

Sukrosa

Isopropil Alkohol

Peranan Mikroba Dalam Pembuatan Asam Akrilik


Lactobacillus bulgaricus Clostridium propionium

Glukosa

Asam Akrilik

Peranan Mikroba Dalam Pembuatan Metil Etil Keton Glukosa


Klebsiella neumonia

Proses kimia Metil Etil Keton

Vaksin : merupakan mikroorganisme atau bagian dari mikroorganisme yang toksinnya telah dimatikan.bermanfaat untuk meningkatkan imunitas

2. Rekayasa genetika a. tujuan aplikasi rekayasa genetika pada biotekhnologi adalah untuk membuat substansi yang tidak dapat dibuat oleh organism yang direkayasa b. cara pemeliharaan kultu mikroba > dilakukan penyimpanan pada suhu rendah - suhu refrigerasi dan suhu beku, suhu 5 dan 20 derajat, kemudia setiap 6 bulan dipindahkan pada media- media agar miring yang baru - penyimpanan spora dalam aquadest suhu 5 derajat - penyimpanan dengan nitrogen cair , suspense sel dimasukkan ke ampul kemudian disimpan pada nitrogen cair suhu 150-190 derajat celcius > penyimpanan dalam bentuk kering - kultur tanah : tanah basah yang steril di inokulasi dengan kultur mikroba dan inkubasi selama beberapa hari, kemudian dikeringkan pada suhu kamar selama 2 minggu - kultur amobil : mikroba dijerat dalam matriks polimer Secara umum medium fermentasi menyediakan semua nutrient yang dibutuhkan oleh mikroba untuk memperoleh energy, pertumbuhan bahkan pembentuk sel dan biosintesis produk produk metabolism c. Yang dimaksud dengan mutasi dan aplikasi mutasi induksi mutasi adalah perubahan dalam organisasi materi genetic yang dapat diproduksi dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Aplikasi mutasi induksi : mutasi induksi banyak dimanfaatkan, diantaranya untuk memperoleh bibit unggul dalam meingkatkan produksi pangan. Contoh bibit unggul hasil mutasi radiasi sinar , antara lain padi varietas Atomita I dan atomita II, kedelai varietas muria.Mutasi induksi dengan senyawa kimia seperti yang dilakukan pada tumbuhan umumnya menghasilkan keturuna poliploid yang menghasilkan hasillebih besar dan tidak berbiji, seperti pada semangka,anggur, jambu dan tomat

3 a.bentuk aplikasi biotekhnologi berdasarkan basis volume dan nilai produk - Volume besar dengan nilai yang rendah diantaranya mencakup pemurnian air, pengolahan limbah cair (efluen) dan sampah, produksi metan, etanol, biomasa, dan makanan ternak.

- Volume relatif besar dengan nilai produk menengah diantaranya : produksi asam amino dan asam organic, produk makanan, ragi, kue, aseton, butanol, dan polimer tertentu. - Volume rendah dengan produk bernilai tinggi diantaranya: antibiotika, interveron, vaksin, antibody, enzim dan vitamin

b.ruang lingkup bitekhnologi Tekhnologi dikembangkan melalui pendekatan multidisipliner dalam wacana molekuler. Ilmu-ilmu dasar merupakan tonggak mutama pengembangan biotekhnologi maupun industry biotekhnologi Biotekhnologi dengan pemanfaatan tekhnologi rekayasa genetic memberikan dimensi baru untuk menghasilkan produk yang tidak terbatas Biotekhnologi pengolahan limbah menghasilkan produk biogas, kompos dan lumpur aktif. biotekhnologi di bidang kedokteran dapat menghasilkan obat- obatan antara lain vaksin, antibiotic, antibody monoklat dan interferon biotekhnologi dapat meningkatkan variasi dan hasil pertanian melalui kultur jaringan,fiksasi nitrogen pengendalian hama tanaman, dan pemberian hormone tumbuhan biotekhnologi dapat menghasilkan bahan bakar dengan pengolahan biomassa menjadi etanol dan metana biotekhnologi di bidang industry dapat menghasilkan makanan dan minuman, antara lain roti,nata de coco, brem, ypghurt, tempe, kecap,bird an anggur

4. prinsip genetika mikroba sangat penting pada bioteknologi a. mikroorganisme sangan penting peranannya bagi pengembangan biotekhnologi penghasil makanan atau minuman : mikroorganisme dapat dimanfaatkan untukmpembuatan tempe,oncom,tuak,cuka dan kecap penghasil Protein Sel Tunggal (PST) : mikroorganisme seperti ganggang, jamur, maupun bakteri dapat menghasilkan protein. Protei ini berada di dalam sel,bukan merupakan bahan yang disekresikan oleh sel. Penghasil zat-zat organic : beberapa mikroorganisme dapat menghasilkan zat-zat organic seperti etanol, asam cuka, asam sitrat,aseton dan gliserol.zat-zat organic itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan,misalnya untuk membuat minuman. Mikroorganisme bermanfaat sebagai penghasil obat-obatan contohnya penisilline menghasilkan zat antibiotic yang mematika mikroorganisme lain. Disebut penisilin. Pemisahan logam dari bijinya : bakteri kemolitotrof merupakan salah satu bakteri yang mampu memisahkan logam dari bijihnya. Bakteri ini hidup dari zat- zat anorganik, seperti besi dan belerang dan memperoleh energy dari pemecahan bahan kimia tersebut Pengurai limbah : pengolaha limbah secara biologis merupakan pengolahan limbah dengan menggunakan bakteri untuk mencerna limbah tersebut. Pengolahan limbah dengan cara ini tidak membutuhkan biaya yang besar dan lebih ramah lingkungan. b. Beberapa contoh mikroba hasil rekayasa genetika berikut produk farmasi yang dihasilkan a. Peranan Mikroba Dalam Pembuatan Aseton-Butanon Hidrolisa Tongkol CH3(CH2)2CH2OH acetobutylicum Jagung Hidrolisa Serbuk Kayu
C. acetibutylicum Clostridium

Aseton-Butanol H3(CH2) 2CH2OH Aseon-ButanolGergaji

Glukosa,Fruktosa

C. aurianticum

CH3(CH2)2CH2OH Aseton-Butanol

b. Peranan Mikroba Dalam Pembuatan Etanol C6H12O6


Saccharomyces cerevisiae Zymomonas mobilis

C2H5OH Etanol

c. Peranan Mikroba Dalam Pembuatan Asam Asetat C2H5OH Etanol C6H12O6 Acetobacter aceti CH3COOH Asam asetat CH3COOH Asam asetat

Clostridium thermoaceticum