Anda di halaman 1dari 2

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Dalam era globalisasi seperti saat ini, perkembangan dunia teknologi, terutama internet sudah tidak dapat dibendung lagi. Pemanfaatan internet beberapa tahun belakangan ini semakin pesat. Internet tidak lagi dijadikan sebagai media berkomunikasi semata, tapi juga telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dunia bisnis atau usaha, industri, pendidikan dan pergaulan sosial. Khusus untuk pergaulan sosial atau yang lebih dikenal dengan media sosial menunjukkan perkembangan yang luar biasa cepat. Saat ini sudah banyak sekali situs-situs media sosial yang menarik perhatian para pengguna internet. Dengan berkembangnya media sosial dimasyarakat saat ini, tidak sedikit orang yang tidak bertanggung jawab melakukan aksi aksi yang dapat merugikan bahkan menyebabkan hilangnya nyawa seseorang akibat kelalaiannya dalam menggunakan media sosial. Sebagai dampak yang ditimbulkan dengan berkembangnya media sosial ini juga bervariasi, dari dampak positif sampai dampak negatif dapat disebabkan oleh media sosial ini. Secara garis besar, penyalahgunaan media sosial marak terjadi melalui jejaring sosial. Semua aktivitas masyarakat sangat bergantung dengan media sosial ini, khususnya jejaring sosial. Dengan demikian, banyak pula pelaku kriminal memanfaatkan kondisi ini. Banyak kasus yang sering kita jumpai di tengah tengah masyarakat mengenai penyalahgunaan media sosial ini. Dari kasus kasus tersebut, memunculkan ide kami untuk mengangkat tema mengenai media sosial ini. Adapun yang melatarbelakangi kami mengangkat fenomena sosial ini yaitu kami ingin memberikan informasi yang tepat dan efisien mengenai media sosial, apa dampak yang ditimbulkannya, serta bagaimana cara menanggulangi dampak negatif yang ditimbulkan. Namun dalam penulisan ini, tidak hanya bagaimana kita menanggulangi dampak negatif tersebut, namun kami menyisipkan bagaimana seharusnya kita sebagai masyarakat sosial untuk bijak dalam menggunakan semua fasilitas sosial, dalam hal ini adalah media sosial yang dimana, media sosial ini merupakan salah satu mediator yang seharusnya meningkatkan mutu secara kualitas maupun kuantitas masyarakat bukan sebaliknya.