Anda di halaman 1dari 3

I.

Pengertian kambuh
keadaan klien dimana muncul gejala yang sama seperti sebelumnya dan mengakibatkan klien harus dirawat kembali (Andri, 2008) Periode kekambuhan lamanya waktu tertentu atau masa dimana klien muncul lagi gejala yang seperti sebelumnya dan mengakibatkan klien harus dirawat kembali. Kekambuhan gangguan jiwa psikotik munculnya kembali gejala-gejala psikotik yang nyata. Penderita-penderita yang kambuh biasanya sebelum keluar dari rumah sakit: Hiperaktif tidak minum obat memilih sedikit ketrampilan social (Porkony dkk, dalam Akbar,2008).

Menarik diri

Sulit tidur Tidak nafsu makan Sulit untuk konsentrasi Depresi Tidak ada minat Menarik diri Pentingnya Pengetahuan keluarga tentang tanda dan gejala kekambuhan.

III Factor-faktor yang Mempengaruhi Kekambuhan


a. Putus obat/Tidak minum obat secara kontinyu di rumah dan tidak kontrol ke dokter secara teratur. b. Menghentikan sendiri minum obat di rumah tanpa persetujuan dari dokter c. Kurang dukungan keluarga dan masyarakat d. Serta adanya masalah yang berat dalam kehidupan sehari-hari yang menyebabkan stress (Akbar,2008)

b. Sikap Keluarga
Keluarga perlu mempunyai sikappositif : Menerima klien di rumah Memberi respon positif pada klien Menghargai klien sebagai

IV. Pencegahan kekambuhan


a. Pengetahuan Keluarga
Keluarga dan klien perlu mempunyai pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang:

anggota keluarga Menumbuhkan sikap tanggung jawab pada klien Menghindari sikap permusuhan, mengkritik, banyak melibatkan diri dengan klien (suka mengatur yang ditunjukan oleh keluarga) (Keliat,1996).

II. Tanda dan Gejala



Menjadi ragu-ragu dan serba takut Sulit tidur Tidak nafsu makan Sulit untuk konsentrasi Depresi Tidak ada minat

1) Pemberian obat 2) Pemantauan pemberian obat 3) Tanda dan gejala skizofrenia atau gejala kekambuhan pada klien seperti:
Menjadi ragu-ragu dan serba takut (nervus)

c. Tindakan Keluarga
Dirawat lama di rumah sakit jiwa memberi konsekuensi kemunduran pada klien seperti: Hilangnya motivasi dan tanggung jawab, apatis, menghindar dari kegiatan dan

Keluarga

perlu

membantu

klien

bersosialisasi kembali Menciptakan suportif Menghargai klien secara pribadi Membantu pemecahan masalah klien (Gilang,2001) TINDAKAN KELUARGA TERPENTING Keluarga menemani klien kontrol ke puskesmas/ rumah sakit terdekat secara teratur Bulan I : dua kali per bulan Bulan II : dua kali perbulan Bulan III : dua kali perbulan OLEH Made Maheri Agustini, S.Kep NIM.0802115036 kondisi lingkungan

hubungan sosial. Kemampuan dasar sering terganggu seperti: perawatan diri sendiri dan aktivitas sehari-hari di rumah

selanjutnya satu kali per bulan

Keluarga sangat berperan penting dalam mencegah kekambuhan klien gangguan jiwa TINDAKAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA BALI