Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1.

IDENTITAS PELAJARAN Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 3 PONTIANAK Mata Pelajaran : IPA Kelas/Semester : VIII / II Pertemuan ke :I Alokasi Waktu : 15 menit 2. STANDAR KOMPETENSI Wujud zat dan kelarutan 3. KOMPETENSI DASAR Membandingkan sifat fisika dan sifat kimia zat Membandingkan sifat fisika dan sifat kimia zat 4. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Menyimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat berdasarkan data percobaan. 5. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah melalui proses pembelejaran, siswa dapat : - Melalui demonstrasi dan diskusi, siswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat 6. MATERI AJAR Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan suatu zat melarut dalam air. Faktor ini berlaku pada larutan dengan zat terlarut padat dan pelarut cair. Faktor- faktor tersebut diantaranya:

Suhu Pemanasan pelarut dapat mempercepat larutnya zat terlarut. Pelarut dengan suhu yang lebih tinggi akan lebih cepat melarutkan zat terlarut dibandingkan pelarut dengan suhu lebih rendah. Ketika pemanasan dilakukan, partikel pada suhu tinggi bergerak lebih cepat dibandingkan pada suhu rendah. Akibatnya, kontak antara zat terlarut dengan zat pelarut menjadi lebih efektif. Hal ini menyebabkan zat terlarut menjadi lebih mudah larut pada suhu tinggi. Kebanyakan benda padat sulit larut bila suhu pelarutnya rendah. Sebaliknya, benda padat lebih mudah larut bila suhu pelarutnya tinggi. Sifat ini membantu kita ketika membuat minuman. Bila ingin membuat minuman dingin, kita harus melarutkan gula pasir terlebih dahulu kedalam air panas, baru kemudian ditambahkan air dingin.

Ukuran zat terlarut Zat terlarut dengan ukuran kecil (serbuk) lebih mudah melarut dibandingkan dengan zat terlarut yang berukuran besar. Pada zat terlarut berbentuk serbuk, permukaan sentuh antara zat terlarut dengan pelarut semakin banyak. Akibatnya, zat terlarut berbentuk serbuk lebih cepat larut daripada zat telarut berukuran besar.

Volume pelarut Voleme pelarut yang besar akan lebih mudah melarutkan zat terlarut.

Pengadukan Pengadukan menyebabkan partikel-partikel antara zat terlarut dengan pelarut akan semakin sering untuk bertabrakan. Hal ini menyebabkan proses pelarutan menjadi semakin cepat.

7. METODE PEMBELAJARAN Metode Pembelajaran : Model PAIKEM (kontekstual) metode demonstrasi dan diskusi Media Pembelajaran : Papan Tulis 8. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Langkah-langkah pembelajaran Alokasi No Domain Waktu 1. Pendahuluan Guru Siswa - Guru menciptakan - Siswa berdoa Afektif suasana kelas yang dan bersiap religius dengan memulai menunjuk salah pelajaran satu siswa untuk memimpin doa, memeriksa kehadiran siswa 15 menit dan kebersihan kelas sebagai wujud kepedulian lingkungan Motivasi Afektif - Guru menumbuhkan - Siswa rasa ingin tahu siswa memperhatikan dengan mengajukan sebuah pertanyaan: mengapa ketika gula

yang mula-mula berbentuk padatan setelah dilarutkan dalam air,gula tersebut menyatu dalam air?

Afektif dan Siswa kognitif menjawab dengan jawaban bervariasi dan antusiasme yang tinggi

Afektif dan kognitif Guru memberikan kesempatan kepada salah satu siswa untuk menjelaskan pendapatnya Siswa menjawab dengan mengacungkan tangan berdasarkan pengetahuanny a

Tujuan Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 1.Melalui demonstrasi dan diskusi, siswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat

Siswa mendengarkan dan memahami tujuan pembelajaran

2.

Kegiatan Inti Guru Siswa Eksplorasi Afektif - Guru menjelaskan - Siswa materi larutan dan menyimak dan kelarutan dengan mencatat penjelasan guru penuh tanggung jawab dengan sungguhsungguh dan rasa keingintahuan yang tinggi melalui berbagai pertanyaan yang diajukan oleh siswa

15 menit

Guru mengajak siswa bernyanyi dan mengoper bola untuk memilih siswa yang akan melakukan demontrasi didepan kelas

-siswa bernyanyi dan mengoper bola dengan antusias dan sesuai Afektif aturan

Elaborasi Guru meminta siswa yang mendapatkan bola untuk melakukan demonstrasi

25 menit Siswa dipanggil maju kedepan Afektif dan kelas dan psikomotor melakukan demonsrtasi

Guru mengarahkan dan membimbing siswa dalam melakukan demonsrtasi Guru meminta siswa menyampaikan pendapatnya mengenai hasil demonsrtasi -Guru memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk menanggapi

Siswa tertib Afektif dalam melakukan percobaan

Siswa menyampaikan pendapatnya

Afektif dan kognitif

-Siswa Afektif menanggapi dengan antusias melalui pendapat yang diajukan 5 menit Siswa memperhatika n dan Afektif dan kognitif memahami penjelasan oleh guru

Konfirmasi Guru memberikan penguatan terhadap pendapat siswa

3.

Penutup

Guru Siswa Kognitif - Guru memberikan - Siswa mengerjakan tes dan afektif tes evaluasi kepada siswa evalusi dengan secara individu sungguhdalam bentuk sungguh lembar kerja siswa (LKS) Guru meminta salah satu siswa untuk memberikan kesimpulan dari hasil pembelajaran hari ini Guru memberikan penghargaan secara lisan kepada siswa yang menjawab Guru memberikan motivasi dengan menyebutkan topik pelajaran pada pertemuan selanjutnya Guru mengucapkan salam Siswa memaparkan kesimpulan dengan percaya diri Afektif

15 menit

5 menit

Siswa bertepuk Afektif tangan

Total

Afektif Siswa termotivasi untuk mempersiapkan diri pada pertemuan selanjutnya Guru menjawab salam 80 Menit

1. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar : - Alat dan bahan demonstrasi - Buku paket 2. Penilaian a. Pedoman Penilaian Kognitif I. Penilaian 1. Teknik Penilaian : Tugas Individu 2. Bentuk Instrumen : Lembar Kerja Siswa
No 1 2 3 Aspek yang dinilai Hasil Pengamatan Jawaban Pertanyaan Kesimpulan skor kegiatan 1 0-10 0-30 0-10 kegiatan 2 0-10 0-30 0-10

LEMBAR KERJA SISWA

Nama Kelas

: :

Tanggal

Kegiatan 1 Tujuan Alat dan Bahan Cara kerja

: Mengamati kelarutan zat dalam air : Siswa dapat membedakan kelarutan zat-zat dalam air : Gula pasir, pasir, air, gelas dan pengaduk :

1. Siapkan 2 gelas air yang banyaknya sama 2. Masukkan 3 sendok gula pasir, 3 sendok pasir ke dalam setiap gelas, kemudian diaduk 3. Amatilah setiap gelas dengan baik 4. Tuliskan bagaimana kelarutan masing-masing zat

Hasil pengamatan

: Tidak larut

Beri tanda centang pada kolom yang benar ! Jenis Campuran Larut Gula pasir + Air Pasir + Air

Pertanyaan

1. Apakah semua zat (gula pasir dan pasir) melarut sama baiknya ? Jawab :

2. Zat manakah yang merupakan larutan, jelaskan! Jawab :

Kegiatan 2 air Tujuan Alat dan Bahan Cara kerja

: Mengamati pengaruh ukuran partikel terhadap kelarutan gula dalam

: Siswa dapat membedakan kelarutan zat-zat dalam air : Gula halus, gula kasar, air, gelas dan pengaduk :

5. Siapkan gula halus (butiran kecil) dan gula kasar (butiran besar). 6. Siapkan pula dua gelas air yang sama banyak

7. Masukkan masing-masing satu sendok gula halus dan satu sendok gula kasar ke dalam setiap gelas. 8. Aduklah air secara merata sambil mengamati apa yang terjadi. 9. Catatlah waktu yang diperlukan sampai gula larut semua

Hasil pengamatan

Beri tanda centang pada kolom yang benar ! Kecepatan melarut Jenis Campuran Air + Gula kasar Air + Gula halus Cepat Lambat

Pertanyaan

3. Gula manakah yang lebih mudah larut dalam air ? Jawab :

______________________________________________________________________ ______________________________________________________________________ _____________________________________________________________________

Kesimpulan

________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ _______________________________________________________________________

PEDOMAN PENILAIAN KESELURUHAN Mengetahui Kepala sekolah Pontianak, 24 Mei 2013 Guru Mata Pelajaran,

Ruswana, S.Pd, M.Pd NIP. 19620810 198703 1019

Agurorikarnuz, S.Pd NIP. 19930806 201504 00201