Anda di halaman 1dari 2

LO 1 Sumber : Edwina AM, Joyston S. 1992. Dasar-dasar karies: Penyakit dan penanggulangannya. Jakarta: EGC. 1.

1 Etiologi Karies Terdapat 4 faktor penyebab yang dapat menimbulkan karies, yaitu mikroorganisme, substrat, host dan gigi, serta waktu. Keempat factor ini seringkali digambarkan sebagai suatu lingkaran. Dimana ketika keempat factor ini bertemu, maka disitulah muncul peluang untuk terbentuknya karies.

1.1.1

Plak

Segera setelah kita menyikat gigi, akan terbentuk lapisan organic amorf yang lengket, dan juga transparan yang disebut dengan pelikel. Pelikel terdiri atas glikoprotein yang diendapkan dari saliva. Karena sifatnya lengket, bakteri dapat menempel pada pelikel di permukaan gigi. Bakteri utama yang dapat menempel ialah bakteri dari jenis kokkus yaitu streptokokkus. Dalam perkembang biakannya, bakteri ini akan mengasilkan produk ekstrasel, sehingga terbentuklah plak gigi yang merupakan lengketan yang berisi bakteri beserta produk produknya pada permukaan gigi.

Bakteri streptokokkus ini akan menghasilkan gel ekstra sel yang lengket sehingga dapat menjerat berbagai bentuk bakteri yang lain. Akibatnya bakteri yang menghuni plak adalah flora campuran yang terdiri atas kokus, batang , dan filament. Peran Bakteri Streptokokkus mutans dan laktobasilus merupakan kuman yang kariogenik karena mampu membuat asam dengan cepat dari karbohidrat yang dapat diragikan. Streptokokkus mutans dan laktobasilus dapat tumbuh subur dalam suasana asam dan dapat menempel polisakarida pada permukaan gigi karena lengket.

kemampuannya

membuat

eksrasel

yang sangat

Polisakarida terdiri dari polimer glukosa, yang akan menyebabkan matriks plak gigi memiliki konsistensi seperti gelatin. Akibatnya bakteri lain dapat melekat pada gigi serta melekat satu sama lain. Hal ini menyebabkan plak yang terbentuk menjadi semakin tebal. Sehingga saliva sulit untuk mengimbangi keberadaan plak. Akhirnya dapat memicu terjadinya proses karies. Dalam rongga mulut pasien yang caries active, jumlah sterptokokkus mutans dan laktobasilus lebih banyak daripada dalam rongga mulut orang yang bebas karies. Penelitian akhir akhir ini menjelaskan bahwa streptokokkus mutans dapat dipindahkan dari ibu kepada bayinya dengan kontak oral. Oleh karena itu karies harus dianggap sebagai suatu penyakit yang dapat ditularkan dan dipindahkan.