Anda di halaman 1dari 14

KEBIJAKAN KEMENTERIAN PAN DAN RB DALAM PENATAAN ORGANISASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN

KEMENTERIAN PAN DAN RB

KELEMBAGAAN PEMERINTAH
LEMBAGA NEGARA

7
LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK SEKRETARIAT LEMBAGA NEGARA

PRESIDEN WAPRES

2 7

LEMBAGA NONSTRUKTURAL

91

KEM.SETNEG/ SETKAB

1
KEMENTERIAN (cluster 3)

SEKRETARIAT LNS

KEMENTERIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KOORDINATOR

KEMENTERIAN (cluster 1&2)

LPNK
27 KEJAGUNG RI

3 TNI POLRI

20 BIN

10

APARATUR NEGARA
2

ASPEK PENATAAN ORGANISASI


LINGKUNGAN STRATEGIS EKSTERNAL

PERATURAN PER-UU-AN KEBIJAKAN NASIONAL

VISI DAN MISI RUMAH SAKIT/ BALAI


PENYUSUNAN DESAIN ORGANISASI

RENCANA STRATEGIS

ORGANISASI YANG DIHARAPKAN

PENCAPAIAN TUJUAN

LINGKUNGAN STRATEGIS INTERNAL

PRINSIP GOOD OVERNANCE PRINSIP ORGANISASI TEKNIK PENYUSUNAN ORGANISASI

K1

Fragmentasi organisasi

Pelaksanaan suatu fungsi oleh banyak unit organisasi secara internal sehingga penanganannya tidak terintegrasi (inkoheren)
Pelaksanaan suatu fungsi oleh banyak unit organisasi secara eksternal sehingga penanganannya tidak terintegrasi (inkoheren)

K2

Ketepatan Diferensiasi
Ketepatan departementalisasi organisasi/division of labour (termasuk pembagian unsur pemimpin, unsur pembantu pemimpin, unsur pelaksana, unsur pengawas, unsur pendukung/penunjang) Ketepatan dalam tingkatan/susunan/layers struktur organisasi

K3

Tumpang Tindih
Tugas dan fungsi internal (antar unit organisasi dalam K/L yang bersangkutan) Tugas dan fungsi eksternal (terkait dengan K/L lain)

PEMETAAN KAPASITAS ORGANISASI


analisis kemampuan internal & pengaruh eksternal
Inventarisasi kebutuhan Pertimbangan dampak dan pengaruh perubahan Penentuan strategi perubahan

PERANCANGAN STRUKTUR ORGANISASI


Proses merancang organisasi Penerapan 8 prinsip organisasi Penerapan 5 fungsi dasar organisasi Penyusunan visi, misi dan strategi Inventarisasi tugas & fungsi Identifikasi & pengkategorian fungsi Perancangan struktur orgs

Terwujud Organisasi Berbasis Kinerja

tugas & fungsi perkemb lingstra


Penataan Organisasi

analisis beban kerja pertimb kepeg dan anggaran dukungan politik

Kontrak Kinerja Menteri PAN & RB dg Presiden

tidak menambah unit organisasi baru struktur orgn didesain seefisien mungkin

Peraturan Perundangundangan terkait

Organisasi Efektif dan Efisien

KEBIJAKAN KEMENTERIAN PAN DAN RB Keterkaitan Grand Design RB (Perpres 81/2010) Dengan Kebijakan Penataan Kelembagaan
8 Area Perubahan 9 Program Percepatan RB
GRAND DESIGN RB PERPRES NO. 81/2010

1. Organisasi
2. Tata Laksana 3. Peraturan Perundangundangan 4. SDM Aparatur 5. Pengawasan 6. Akuntabilitas 7. Pelayanan Publik 8. Pola Pikir dan Budaya Kerja

1. Penataan Struktur

AUDIT/ EVALUASI
ORGANISASI

Birokrasi
2. Penataan Jumlah, Distribusi, 3. 4.

K/L

5.

ROAD MAP RB PERMENPAN NO. 61/2012

6. 7. 8. 9.

dan Kualitas PNS Sistem Seleksi dan Promosi secara Terbuka Profesionalisasi PNS Pengembangan Sistem Elektronik Pemerintah (egovernment) Penyederhanaan Perizinan Usaha Pelaporan Harta Kekayaan Pegawai Negeri Peningkatan Kesejahteraan Pegawai Negeri Efisiensi Penggunaan Fasilitas, Sarana, dan Prasarana Kerja Pegawai Negeri
7

ALUR REFORMASI BIROKRASI BIDANG KELEMBAGAAN


REFORMASI BIROKRASI

National Capability Review

MAKRO

8 AREA PERUBAHAN
(Perpres 81/2010)

Reformasi Bidang Kelembagaan

RIGHTSIZING

MIKRO

ORGANISASI (AREA I)

Prioritas Audit dan Penataan 16 K/L: - 3 K/L sudah disampaikan ke Presiden (Kemenpan dan RB, LAN, BKN) - 13 K/L akan dilakukan audit tahun 2013
8

Sebagai pelaksanaan program mikro reformasi birokrasi bidang kelembagaan, pada tahun 2012 dan tahun 2013 diprioritaskan dilakukan audit/evaluasi organisasi terhadap 16 K/L dengan pertimbangan: yang membidangi urusan pemerintahan strategis terkait dengan aspek pemerintahan umum, pelayanan dasar, kesejahteraan rakyat, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan mempunyai daya ungkit (leverage) yang tinggi dalam mendorong pelaksanaan reformasi birokrasi

UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) (PERMENPAN 18 TAHUN 2008)


BERSIFAT MANDIRI
Kepegawaian, keuangan, Perlengkapan, lokasi

TUGAS TEKNIS OPERASIONAL

Langsung pelayanan masyarakat

TUGAS TEKNIS PENUNJANG

Mendukung pelaksanaan Tugas organ. induknya

ORGANISASI INDUK

Organ yg membawahkan UPT ybs

Permenpan 18/2008 BERADA DI BAWAH DAN BERTANGGUNG JAWAB KEPADA:

UNSUR PELAKSANA Direktorat Jenderal

UNSUR PENUNJANG Badan Pusat

Direktorat
Deputi

BERDASARKAN: kesesuaian ruang lingkup tugas dan fungsi UPT dalam melaksanakan tugas unit organisasi induknya; hubungan pertanggungjawaban antara UPT yang bersangkutan dengan unit organisasi induknya; efektivitas, kebutuhan koordinasi, dan hubungan kerja dalam pelaksanaan tugas dan fungsi UPT.

Mewujudkan organisasi Pemerintah fungsi dan tepat ukuran (rightsizing)

yang tepat

Mengurangi tumpang tindih tugas dan fungsi baik

internal maupun eksternal pada masing-masing K/L Mengurangi fragmentasi tugas dan fungsi Menyempurnakan diferensiasi organisasi K/L agar lebih tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku Mewujudkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing K/L

12

UPT eselon II akan dievaluasi Penataan atau Pembentukan UPT menunggu hasil audit/evaluasi organisasi Kementerian Kesehatan secara menyeluruh, Surat Menteri PAN dan RB Nomor B/3038/M.PAN-RB/11/2012 tanggal 5 November 2012 kepada Presiden RI perihal rencana kegiatan audit/evaluasi organisasi K/L. Berdasarkan Pasal 36 Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan APBN, setiap perubahan/penyempurnaan organisasi harus mendapatkan persetujuan tertulis menteri yang berwenang di bidang pendayagunaan aparatur Negara. Setiap perubahan/penyempurnaan organisasi dan atau pembentukan kantor/satuan kerja dalam lingkungan departemen/ lembaga harus terlebih dahulu mendapat persetujuan tertulis menteri yang berwenang di bidang pendayagunaan aparatur negara. 13

TERIMA KASIH

14