Anda di halaman 1dari 33

Termodinamika pada Mesin Motor

( XI IA 1 ) Aghi M Rifalma Badariah Mauli R Nur Mahmudah Vinny Violita A

Mesin kendaraan bermotor secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi :

Mesin 2 tak / 2 langkah / 2 stroke

Mesin 4 tak / 4 langkah / 4 stroke

Mesin 2 tak

Ciri-ciri Mesin 2 tak


Ciri-ciri : a.Pada dinding silinder terdapat saluran masuk dan saluran buang. b.Pembilasan terjadi pada waktu torak berada disekitar TMB. c.Diselesaikan dalam 2 kali langkah torak atau satu kali putaran poros engkol.

K O M P O N E N

1) Silinder dan Kepala Silinder Silinder adalah sebagai tempat pembakaran campuran bahan bakar dengan udara untuk mendapatkan tekanan dan temperatur yang tinggi.Akibat adanya tekanan tinggi dan gesekan-gesekan torak dan dinding silindernya maka pembuatan silinder itu harus dikerjakan dengan cara halus,teliti dan baik. Pada umumnyasilinder dibuatdari bahan baja tuang untuk mesin besar dan untuk mesin kecil terbuat dari bahan logam aluminium paduan yang dibagian dalamnya dipasangkan tabung dari bahan baja yaitu pada bagian tempat bergeraknyatorak. Untuk menghindari terjadinya kebocoran gas terutama pada langkah kompresi maka pemasangan paking dan pengencangan baut untuk merapatkan kepala silinder terhadap silinder haruslah seteliti mungkin.

2) Bak mesin Bak mesin merupakan tempat silinder ,poros engkol .dan misi transmisi.Bak mesin umumnya dibuat dari bahan logam aluminium paduan.Pada jenis motor 2 langkah ,pada bak mesinnya terdapat saluran yang dihubungkan dengan karburator sebagai pemasukan bahan bakar. 3) Torak atau Piston Mempunyai sifat : *Ringan *Pengantar panas yang baik *Pemuaian kecil *Tahan terhadap kehausan akibat gesekan *Kekuatan yang tinggi terutama pada temperatur tinggi. Bentuk dari kepala torak umumnya rata,akan tetapi ada pula yang berbentuk cekung,cembung,kerucut terpancung,atau bentuk deflektor.

4) Cincin torak Fungsi cincin torak adalahuntuk mempertahankan kerapatan antara torak dengan dinding silinder agar tidak ada kebocoran gas dari ruangan bakar ke dalam bak mesin.oleh karena itu ,cincin torak harus mempunyai kepegasan yang kuat dalam penekanan ke dinding silinder. cincin torak juga berfungsi membantu pengontrolan lapisan minyak pelumas ke dinding selinder .cincin torak dibuat dari bahan besi tuang dan juga bisa dari bahan baja paduan dengan tambahan bahan-bahan lain sebagai lapisan pada bagian permukaan. Fungsi cincin torak yakni cincin kompresi dan cincin pelumas. 5) Pena torak Pena torak berfungsi untuk mengikat torak terhadap batang penggerak dan juga berfungsi sebagai pemindah tenaga dari torak ke batang penggerak agar gerak bolak balik dari torak dapat diubah menjadi gerak berputar pada poros engkol.

6) Batang penggerak batang penggerak merupakan suatu batang yang menghubungkan torak dengan poros engkol,terdiri dari bagian-bagian yang dinamakan kepala kecil,tangkai,dan kepala besar.batang penggerak dibuat dari bahan baja atau besi tuang. 7) Poros engkol Poros engkol dibuat dari bahan baja,jenis poros engkol yang dipergunakan pada mesin sepeda motor adalah: *Jenis built up digunakan pada motor jenis kecil yang mempunyai jumlah silinder satu atau dua *jenis one piece digunakan pada motor jenis besar yang mempunyai jumlah silinder banyak. 8) Roda gaya atau roda penerus Untuk menyimpan tenaga putar ( inertia ) yang dihasilkan pada langkah usaha, agar poros engkol tetap berputar terus pada langkah lainnya. 9) Busi Busi adalah suatu alat yang mengasilkan percikan api untuk proses pembakaran . 10) Sirip Pendingin 11) Saluran Pembuangan 12) Saluran Masuk

Cara Kerja Mesin 2 tak


Prinsip kerja Untuk memahami prinsip kerja, perlu dimengerti istilah baku yang berlaku dalam teknik otomotif: 1. TMA (titik mati atas) atau TDC (top dead centre), posisi piston berada pada titik paling atas dalam silinder mesin atau piston berada pada titik paling jauh dari poros engkol (crankshaft). 2. TMB (titik mati bawah) atau BDC (bottom dead centre), posisi piston berada pada titik paling bawah dalam silinder mesin atau piston berada pada titik paling dekat dengan poros engkol (crankshaft). 3. Ruang bilas yaitu ruangan dibawah piston dimana terdapat poros engkol (crankshaft), sering disebut dengan bak engkol (crankcase) sebagai tempat masuknya gas hasil campuran udara, bahan bakar dan pelumas agar tercampur lebih merata. 4. Pembilasan (scavenging) yaitu proses pengeluaran gas hasil pembakaran dan proses pemasukan gas untuk pembakaran dalam ruang bakar.

Langkah 1
Piston bergerak dari TMA ke TMB. Pada saat piston bergerak dari TMA ke TMB, maka akan menekan ruang bilas yang berada di bawah piston. Semakin jauh piston meninggalkan TMA menuju TMB, tekanan di ruang bilas semakin meningkat. Pada titik tertentu, piston (ring piston) akan melewati lubang pembuangan gas dan lubang pemasukan gas. Posisi masing-masing lubang tergantung dari desain perancang. Umumnya ring piston akan melewati lubang pembuangan terlebih dahulu. Pada saat ring piston melewati lubang pembuangan, gas di dalam ruang bakar keluar melalui lubang pembuangan. Pada saat ring piston melewati lubang pemasukan, gas yang tertekan dalam ruang bilas akan terpompa masuk dalam ruang bakar sekaligus mendorong gas yang ada dalam ruang bakar keluar melalui lubang pembuangan. Piston terus menekan ruang bilas sampai titik TMB, sekaligus memompa gas dalam ruang bilas masuk ke dalam ruang bakar

Langkah 2
Piston bergerak dari TMB ke TMA. Pada saat piston bergerak TMB ke TMA, maka akan menghisap gas hasil percampuran udara, bahan bakar dan pelumas masuk ke dalam ruang bilas. Percampuran ini dilakukan oleh karburator atau sistem injeksi. Saat melewati lubang pemasukan dan lubang pembuangan, piston akan mengkompresi gas yang terjebak dalam ruang bakar. Piston akan terus mengkompresi gas dalam ruang bakar sampai TMA. Beberapa saat sebelum piston sampai di TMA, busi menyala untuk membakar gas dalam ruang bakar. Waktu nyala busi sebelum piston sampai TMA dengan tujuan agar puncak tekanan dalam ruang bakar akibat pembakaran terjadi saat piston mulai bergerak dari TMA ke TMB karena proses pembakaran sendiri memerlukan waktu dari mulai nyala busi sampai gas terbakar dengan sempurna.

PROSES 2 tak

Kerugian

a. Langkah masuk dan buang lebih pendek, sehingga terjadi kerugian langkah tekanan kembali gas buang lebih tinggi b. Karena pada bagian silinder terdapat lubanglubang, timbul gesekan antara ring piston dan lubang akibatnya ring piston akan lebih cepat aus. c. Karena lubang buang terdapat pada bagian silinder maka akan mudah timbul panas d. Menimblkan polusi e. Lebih boros bahan bakar dibanding mesin motor 4 tak.

Kelebiha n
a. Pada proses pembakarannya terjadi setiap putaran poros engkol, sehingga putaran poros engkol lebih halus. Oleh karena itu putaran lebih rata. b. Tidak memerlukan katup, komponen lebih sedikit, perawatan lebih mudah dan relatif murah. c. Momen puntir (penyebab perubahan gerakan putar yang mempercepat atau memperlambat gerak putar suatu benda) untuk putaran lanjutan poros lebih kecil sehingga menghasilkan gerakan yang halus. d. Bila dibandingkan dengan mesin empat langkah dalam kapasitas yang sama, tenaga yang dihasilkan lebih besar.

Aplikasi Mesin 2 tak


Mesin dua tak diaplikasikan untuk mesin bensin maupun mesin diesel. Mesin bensin dua tak digunakan paling banyak di mesin kecil, seperti: >Mesin sepeda motor. >Mesin pada gergaji (chainsaw). >Mesin potong rumput. >Mobil salju. >Mesin untuk pesawat model, dan sebagainya. Mesin dua tak yang besar biasanya bertipe mesin diesel, sedangkan mesin dua tak ukuran sedang sangat jarang digunakan.Karena emisi gas buang sulit untuk memenuhi standar UNECE Euro II, penggunaan mesin dua-tak untuk sepeda motor sudah semakin jarang.

Mesin 4 tak

Pengertian
Pengertian : Four stroke engine adalah sebuah mesin dimana untuk menghasilkan sebuah tenaga memerlukan empat proses langkah naik-turun piston, dua kali rotasi kruk as, dan satu putaran noken as (camshaft).

K O M P O N E N

A. Katup atau klep masuk/hisap. Itu ada per dan pelatuknya (rocker arm). Untuk mengatur buka tutupnya saluran hisap (C). Pelatuk buat menekan katup supaya membuka dan pernya supaya katup kembali ke posisi awal. B. Penutup klep atauengine cover (penutup mesin biar rapi) C. Saluran hisap. Saluran ini berguna untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar. Waktunya diatur oleh klep. D. Blok silinder. E. Pendingin silinder, bisa cairan (radiator). Mesin itu sangat panas karena di dalamnya memang dilakukan pembakaran BBM untuk menghasilkan daya, semakin panas, efisiensi mesin akan turun dan membuat komponen mesin melar, jadi tidak presisi dan nekoverheatjuga bisa merusak mesin. Jadi wajib dikasih pendingin mesin agar mesinnya tidak mudah rusak.

F. Blok mesin . G. Wadah oli. Tempat untuk menampung oli, atau wadah penampung oli. H. Genangan oli. Genangannya tergantung seberapa banyak kita masukkan oli ke mesin bisa 800mL , 1L, 4L dll L. Saluran buang. Saluran ini untuk mengeluarkan hasil pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Waktunya diatur oleh klep keluaran pada butir J M. Piston atau seher. Fungsinya ya untuk membuat gerakan naik turun pada mesin

Cara Kerja Mesin 4 Tak


1. Langkah Hisap (Intake) Menghisap campuran bahan bakar dan udara ke dalam silinder ketika piston bergerak turun. Proses: a. Piston bergerak dari TMA menuju TMB. b. Katup buang tertutup dan katup masuk terbuka, bahan bakar masuk ke silinder. c. Tekanan negatif piston menghisap kabut udara-bahan bakar masuk ke silinder

2. Langkah Kompresi (Compression) Dalam ruang bakar ketika piston bergerak naik. Di akhir kompresi ini dilakukan penyalaan oleh busi agar gas terbakar. Proses: a. Piston bergerak kembali dari TMB ke TMA. b. Katup masuk dan katup buang tetap tertutup. c. Bahan bakar termampatkan ke dalam kubah pembakaran sehingga suhu dan tekanan naik. d. Sekitar 8 derajat sebelum TMA, busi mulai menyalakan bunga api dan memulai proses pembakaran

3. Langkah Pembakaran dan Tenaga (Ignition and Power) Bergeraknya piston ke bawah karena terdesak oleh gas hasil pembakaran yang bersuhu dan bertekanan tinggi. Proses: a. Ledakan tercipta secara sempurna di ruang bakar, piston terlempar dari TMA menuju TMB. b. Katup masuk menutup penuh, katup buang menutup tetapi menjelang akhir langkah usaha katup buang mulai sedikit terbuka. c. Terjadi transformasi energi gerak bolak-balik piston menjadi energi rotasi pada poros engkol.

4. Langkah Pembuangan (exhaust) Membuang gas sisa pembakaran ke luar silinder melalui exhaust valve.
Proses: a. Counter balance weight pada poros engkol memberi gaya untuk menggerakkan piston dari TMB ke TMA. b. Katup buang terbuka sempurna, katup masuk menutup penuh. c. Gas sisa hasil pembakaran didesak keluar oleh piston melalui port exhaust menuju knalpot.

PROSES 4 tak

Kerugian

a.Komponen dan mekanisme gerak katup lebih kompleks, sehingga perawatan lebih sulit. b.Langkah kerja terjadi dengan 2 putaran poros engkol, sehingga keseimbangan putar tidak stabil, perlu jumlah silinder lebih dari satu dan sebagai peredam getaran.

Kelebih an
a. Karena proses pemasukan, kompresi, kerja, dan buang prosesnya berdiri sendiri-sendiri sehingga lebih presisi, efisien dan stabil, jarak putaran dari rendah ke tinggi lebih lebar (500- 10000 rpm). b. Kerugian langkah karena tekanan balik lebih kecil dibanding mesin dua langkah sehingga pemakaian bahan bakar lebih hemat. c. Putaran rendah lebih baik dan panas mesin lebih dapat didinginkan oleh sirkulasi oli d. Langkah pemasukan dan buang lebih panjang sehingga efisiensi pemasukan dan tekanan efektif rata-rata lebih baik e. Panas mesin lebih rendah dibanding mesin dua langkah f. Tidak memakai oli samping

Perbedaan
- Mesin 2 Tak (2 strokes)
Untuk mendapatkan ledakan tenaga hasil dari pembakaran gas, cuma diperlukan 2x gerakan piston naik dan turun (1x proses) dengansekali putar kruk as.

- Mesin 4 Tak (4 strokes)


Untuk mendapatkan ledakan tenaga hasil dari pembakaran gas, diperlukan 4x gerakan piston naik dan turun (2x proses) dengan 2 kali putaran kruk as dan disertai buka tutup klep sekali.

TAK 1 : proses masuknya gas, TAK 1 : Gerak isap (piston bergerak dari pemampatan dan pembakaran gas (piston TMA menuju TMB) bergerak ke atas, TMB menuju TMA) TAK 2 : proses kerja, kompresi karter, buang dan cuci/bilas (piston bergerak ke TAK 3 : Gerak tenaga (piston bergerak dari bawah, TMA menuju TMB)
TMA menuju TMB) TAK 4 : Gerak Buang Sisa Pembakaran (piston bergerak dari TMB menuju TMA) TAK 2 : Gerak kompresi/pemampatan (piston bergerak dari TMB menuju TMA)

Perbedaan mesin 2 tak dan 4 tak

Konsep Fisika
a. Proses perubahan bentuk energi dan perpindahan energi pada mesin pembakaran dalam empat langkah bisa dijelaskan seperti ini: Ketika terjadi proses pembakaran, energi potensial kimia dalam bensin + energi dalam udara berubah menjadi kalor alias panas. Sebagian kalor berubah menjadi energi mekanik batang piston dan poros engkol, sebagian kalor dibuang melalui pipa pembuangan (knalpot). Sebagian besar energi mekanik batang piston dan poros engkol berubah menjadi energi mekanik kendaraan (kendaraan bergerak), sebagian kecil berubah menjadi kalor alias panas yang timbul akibat adanya gesekan. b. Tujuan dari langkah kompresi alias penekanan adiabatik adalah menaikkan suhu dan tekanan campuran udara dan uap bensin. Proses pembakaran pada tekanan yang tinggi akan menghasilkan suhu dan tekanan (P = F/A) yang sangat besar. Akibatnya gaya dorong (F = PA) yang dihasilkan selama proses pemuaian menjadi sangat besar.

TERIMA KASIH ...