Anda di halaman 1dari 2

Jenis-Jenis Fluor Albus abnormal : 1.

Vaginosis Bacterial : Sekret Vagina yang keruh, encer, putih abu-abu hingga kekuning-kuningan dengan bau busuk atau amis. Bau semakin bertambah setelah hubungan seksual 2. Trikomoniasis : Sekret Vagina biasanya sangat banyak kuning kehijauan, berbusa dan berbau amis 3. Kandidiasis : Sekret Vagina meenggumpal putih kental. Gatal dari sedang hingga berat dan rasa terbakar kemerahan dan bengkak di daerah genitalia 4. Klamidia : Sekret Vagina berwarna kuning seperti pus. Seriung kencing dan terdapat perdarahan vagina yang abnormal 5. Gonococcus : Warnanya kekuningan, yang sebetulnya merupakan nanah yang terdiri dari sel darah putih yang mengandung kuman Neisseria gonorrhoea. Kuman ini mudah mati setelah terkena sabun, alkohol, deterjen, dan sinar matahari. Cara penularannya melalui senggam http://obsgin-fkunram.blogspot.com/2009/02/flour-albus-leukorea.html Sebelum memulai pengobatan, lakukan uji laboratorium penelitian penyakit kelamin (vetteral disease research laboratory, VDRL) untuk uji kultur sifilis dan gonore bila salah satu penyakit belum disingkirkan. 1. Wanita tidak hamil dan Tidak menyusui Azitromisin 1 gr per oral sebagai dosis tunggal Doksisiklin 100 mg per oral 2 kali sehari selama 7 hari Ofloksasin 400 mg 2 kali sehari selama 7 hari 2. Wanita Hamil dan Menyusui Azitromisin 1 gr per oral sebagai dosis tunggal Eritromisin 500 mg 1 tablet per oral 4 kali sehari selama 7-10 hari Rujuk pasangan pasien untuk terapi. Peringatkan pasien dan pasangannya untuk tidak melakukan hubungan seksual sementara masih dalam pengobatan untuk mencegah reinfeksi. Bila pasangan dan pasien tidak mampu untuk menunggu uji kesembuhan (test of cure, TOC), anjurkan untuk mengenakan kondom.

Dianjurkan kultur serviks ulang untuk TOC 6 minggu setelah terapi Bila pasien hamil, periksa ulang serviks dan ulangi kultur pada usia 34 36 minggu taksiran usia kehamilan