Anda di halaman 1dari 3

TUGAS MANAJEMEN KESEHATAN Nama : An an yulianty Hamka Nim : 09060010

3. Undang undang sistem jaminan sosial nasional akan dilaksanakan pada bulan januari tahun 2014.Terjadinya pergeseran pembiayaan dari fee for service ke asuransi.Menurut UU no 24 tahun 2011,BPJS ditunjuk sebagai badan pengelola jaminan sosial. Pertanyaan : 1. Apa yang dimaksud dengan sistem jaminan sosial menurut UU no 44 tahun 2004 ? Jawab : Salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin agar setiap orang atau warga negara berhak atas jaminan sosial untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak dan meningkatkan martabatnya menuju terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah telah mengesahkan UU No. 40 tahun 2004 tentang SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL (SJSN). Memang UU 32/2004 Pasal 22 ayat 1 huruf h berbunyi Pemda wajib mengembangkan sistem jaminan sosial. Dalam penjelasan pasal tersebut, tercantum cukup jelas. Apakah kata jaminan sosial yang tercantum dalam UU 32/2004 sama artinya dengan kata jaminan sosial dalam UU SJSN? Dengan melihat konteks dan pemahaman pembuat UU 32/2004, sesungguhnay dapat dipastikan bahwa kata jaminan sosial dalam UU Otoda tersebut bersifat umum dan berbeda dengan makna yang dirumuskan oleh UU SJSN yang bersifat khusus lex specialis. Makna jaminan sosial dalam UU 32/2004 bersifat umum yang difahami masyarakat seperti mengurus anak terlantar, penduduk jompo, pengangguran, korban PHK, gelandangan, korban bencana alam, dan sebagainya. Kata jaminan sosial yang menjadi kewajiban Pemda adalah pelayanan sosial yang bersifat sementara dan lokal. Sementara UU SJSN hanya mengatur lima program jaminan yang bersifat jangka panjang, yang berlaku seumur hidup bagi seluruh rakyat secara nasional. Kata jaminan sosial dalam UU Otoda tersebut tidaklah dimaksudkan jaminan kesehatan, sebab klausul yang menyangkut kesehatan sudah diatur, sebagai kewajiban Pemda dalam Pasal yang sama huruf f Pemda wajib menyediakan fasilitas keseahatan. Kata fasilitas kesehatan, menurut berbagai literatur, mencakup juga pendanaan, peralatan, dan sumber daya manusia (Thabrany, 2003). Dengan demikian, maka dapat dipastikan bahwa kata jaminan sosial, yang hanya muncul dua kali dalam UU 32/2004

sama sekali tidak dimaksudkan sama dengan jaminan sosial yang didefinisikan secara lugas dalam UU SJSN. Oleh karenanya, menggunakan UU 32/2004 untuk mengklaim bahwa UU tersebut memberikan kewenangan kepada Pemda untuk mengembangkan jaminan sosial, untuk program-progrram sebagaimana diatur dalam UU SJSN, sama sekali tidak kuat dan tidak berdasar. Tidak ada pertentangan antara UU 32/2004 dan UU 40/2004 ttg SJSN, karena kewenangan yang diatur kedua UU tersebut berbeda 2. Siapa saja yang dijamin oleh BPJS pada awal dilaksannakannya UU SJSN ? Jawab : Peserta PBI jaminan kesehatan sebagaimana dimaksud pada pasal 2 huruf a meliputi orang yang tergolong fakir miskin dan tidak mampu 3. Siapa saja yang dapat memberikan pelayanan kesehatan menurut peraturan presiden no.12 tahun 2013 ? Jawab :yang dapat memberikan prlayanan kesehatan yaitu dokter,bidan,perawat ahli gizi,dokter gigi,dan tim kesehatan lainnya yang telah mempunyai izin praktek dan menjalankan tugasnyaa sesuai dengan kompetensinya masing masing 4. Bagaimana pendapat anda tentang perubahan paradigma sistem layanan kesehatan pasca berlakunya UU SJSN ? Jawab: menurut saya sdh waktunya kita memperluas jangkauan sitem jaminan sosial nasional,baik pada pekerja sektor formal maupun sektor non formal diindonesia,dan pada saat yang sama juga mereformasi sistem tersebut dengan mengembangkan kompetensi dan mengundang partisipasi sektor swasta untuk ikut membantu pengadaan jaminan sosial keseluruh penduduk indonesia,dan untuk menciptakan suatu pelayanan jaminan sosial yang lebih baik untuk seluruh penduduk indonesia.apabila reformasi tersebut dapat terlksana dengan baik ,kita dapat berharap bahwa indonesia akan menjadi sebuah bangsa yang bahagia dan sejahtera terutama rakyat miskin dan tidak mampu.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2012, Apa itu SJSN, http://www.djsn.go.id/sjsn/apa-itu-sjsn.html. UU. No.40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS). Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan kesehatan Ali Gufron, dkk. Laporan Studi PJKMM- Program Magister Kesehatan FKUGMBadan Litbangkes, W b Depkes.go.id. 2006 http://www.smeru.or.id/report/workpaper/jamsosnas/Jamsosnasind.pdf