Anda di halaman 1dari 32

TUTOR: dr.

Yusnam Syarief, PAK KELOMPOK 4

Arafani Putri Yaman (2011730123)


Gustiayu Putri Pitoyo (2011730138) Havara Kausar Akbar (2011730139) Intan Azzahra (2011730141) Kusuma Intan (2011730145) Lia Dafia (2011730148) Mahardika (2011730153)

M. Hafidz Ramadhan (2011730150)


Nindya Adeline (2011730156)

LUKA PADA ALAT KELAMIN

SKENARIO Seorang laki-laki, 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan luka pada kepala kemaluannya. Lesi tersebut mulai kira-kira 10 atau 15 hari lalu dengan

papul yang kemudian pelan-pelan berubah menjadi


borok. Pada pemeriksaan fisik ditemukan temperatur

37C, nadi 80/menit, pernafasan 16/menit.

KATA SULIT Papul : kelainan kulit berupa tonjolan lesi kecil yang berbatas tegas, padat & meninggi yang teraba < 5 mm. Lesi : kerusakan , kehilangan jaringan tubuh

PERTANYAAN
1. Jelaskan Anatomi Penis! 2. Jelaskan Histologi Penis! 3. Lesi: A. Jenis lesi! B. Etiologi lesi! C. Sifat nyeri lesi! D. Faktor resiko terkena lesi pada organ genitalia! 4. Patomekanisme Lesi papul menjadi borok? 5. Mengapa lesi hanya terjadi di glandpenis dan flora normal apa saja yang terdapat pada penis ? 6. Mengapa tidak terjadi demam pada scenario? 7. Angka kejadian penyakit pada scenario dilihat dari jenis kelamin 8. Apakah hubungan riwayat seksual dan status perkawinan pada kasus di scenario? 9. Contoh penyakit akibat jamur, bakteri, virus, parasite yang dapat menyebabkan lesi pada organ genitalia!

Pemeriksaan Fisik Normal Suhu : 37 oC Nadi : 80 x / menit Pernafasan : 16 x / menit

Laki-laki 21 tahun

Lesi di gland penis 10-15 hari Papul

Ulkus

ANATOMI

HISTOLOGI
1. Uretra pars prostatika

2.

Uretra pars
membranosa

3.

Uretra pars kavernosa atau pars spongiosa

MEKANISME PERJALANAN LESI


Kontak Seksual Mikrolesi Infeksi Menembus selaput mukosa utuh/dapat masuk melalui epidermis yg rusak Masa inkubasi 2-14 hari

Ke kelenjar getah bening

Berkembang biak di tempat masuk

Ulkus durum

Papul

MIKROORGANISME YANG DAPAT MENYEBABKAN LESI PADA ORGAN GENETALIA


Bakteri : 1. Treponema pallidum : sbk sifilis/lues Kuman membelah sgt lambat, masa inkubasi 3 minggu 2. Haemophilus ducreyi : sbk chancroid (soft chancre) Kuman tumbuh lambat, koloni tampak setelah 2-9 hari 3. Calymatobacterium granulomatis : sbk granuloma inguinale 4. Chlamydia trachomatis (L1, L2, L3 serotypes) : sbk lymphogranuloma venerum (masa inkubasi selama 1-4 minggu ) Virus : 1. Papillomaviruses (types 6 dan 11) : sbk genital warts dan dysplasias 2. Herpes simplex virus/HSV (types 1 dan 2 ) : sbk genital herpes Lesi primer di genital (penis atau vulva) tampak 3-7 hari setelah infeksi

Jenis Lesi -Lesi Primer Makula, papula, plak, nodul, vesikula, bula, pustula, urtikaria, tumor.

Etiologi Lesi Trauma Rusaknya jar. Ikat Panas dan terbakar baik fisik maupun kimia Gigitan binatang atau serangga

Sifat Lesi - Nyeri Kulit banyak mengandung syaraf, jika terjadi inflamasi atau edema maka akan menyebabkan nyeri. Bentuk nyerinya yaitu rasa gatal.

-Lesi Sekunder Skuama, krusta, fisura, ulkus, erosi dan sikatriks.

Gangguan vaskular, -Tidak Nyeri arterial, vena atau gabungan arterial dan vena Biasanya dirasakan oleh pasien dengan penyakit kulit yang menyerang Immunodefisiensi berkas neurovascular atau Defisiensi nutrisi nervus sehingga dapat Efek obat-obatan menyebabkan anastesia. Invasi mikroorganisme

Faktor Resiko Penderita dengan Penyakit Kelamin


Berganti-ganti pasangan

Seks tanpa pelindung


Wanita dan homoseksual yang menderita PMS (penyakit menular seksual) namun tidak menyadarinya Faktor ketidaktahuan Pemakaian rokok dan alkohol yang berlebihan serta obat-obat

terlarang
Hidup di lingkungan yang prevalensi PMS-nya tinggi

Sifilis Laki2 21 tahun Pria: wanita

Limfogran Chancroid uloma Venerium Pria > wanita Pria > wanita

Granuloma

Inguinale

Herpes Simplex (Genetalis)

Pria : wanita Pria : wanita 2:1 Usia muda (peningkata n seksual) genitalia externa preputium glans penis korpus penis

Lesi pada kepala kemaluan

glans penis korpus penis

preputium sulcus koronaria glans penis

inguinal

Papul borok

Erosi papul ulkus durum vesikopustul ulkus

Papul Vesikel Pustul ulkus

Papul/vesike Vesikel l ulkus berkelompo granulomato k ulkus sa

Inkubasi 10 s/d 15 hari


Vital Sign Normal

inkubasi 2 4 minggu
Demam ringan

1 14 hari

1 4 minggu 1 12 minggu
Demam -

7 10 hari

Demam anorexia

SIFILIS
Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum, ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit ini sangat kronik, bersifat sistemik dan menyerang hampir semua alat tubuh.

Definisi

Etiologi

Disebabkan Treponema pallidum Bentuk spiral Panjang antara 6 15 m, lebar 0,15 m Berkembang biak secara pembelahan melintang, terjadi setiap 30 jam pada stadium aktif. Masa inkubasi antara 10 90 hari

Penderita sifilis mencapai 5000-10.000 kasus/tahun Di Cina, pada tahun 1993 mencapai 0,2 kasus/100.000 jiwa & meningkat Epidemiologi menjadi 5,7 kasus/100.000 jiwa pada tahun 2005.

GEJALA KLINIS Sifilis primer


Berupa borok pada kulit tempat masuk bakteri ke tubuh(di sekitar kelamin) Borok terjadi 4 minggu setelah infeksi Terasa keras dan tidak terasa nyeri Kelenjar limfe sekitar borok juga membesar Borok akan sembuh sendiri dalam waktu sekitar 4 minggu Tetapi penyakitnya terus menjalar ke seluruh tubuh memasuki stadium sekunder

Sifilis sekunder Berupa ruam pada kulit Demam Pembesaran kelenjar limfe seluruh tubuh Pegal linu Gejala-gejala ini pun kemudian menghilang dan penyakit memasuki stadium selanjutnya.

Sifilis Laten Penyakitnya kurang menular Bakterinya terus menyerang organ dalam Menimbulkan kerusakan pada organ 3 10 th

Sifilis Tersier Merusak otak, kulit, tulang Organ-organ dalam yang menimbulkan benjolan yang disebut guma, kemudian menjadi borok yang sulit sembuh. Sifilis ini juga dapat menyerang jantung dan pembuluh darah.

LANGKAH DIAGNOSTIK

ANAMNESIS

Pasien mengeluh terdapat papul atau ulkus


pada organ genetalia, atau pada mukosa mulut, lidah, atau tonsil

Lokalisasi

stadium I : glans penis, korpius penis, labia minora, labia mayora, klitoris, perineum. stadium II: genetalia eksterna, sekitar anus, ketiak, sudut mulut, bawah mamae. stadium III: guma dapat timbul di sleuruh kulit.

Eflorosensi

Ulkus durum : Kecil, tidak nyeri, dasar bersih, tepi tidak menggaung, dan ada indurasi. Kondilomalata: Papula atau plak yang ditutupi krusta berwarna coklat, basah. Guma: Nodula atau plak yang dalam, bentuk serpiginosa, mengeluarkan sekeret seropurulen dan jaringan nekrosis.

P E M E R I K S A A N

P E N U N J A N G

Ada dua pemeriksaan : Uji non treponema(VDRL RPR) melihat perubahan titer antibody non treponema Pilihan pertama :ekonomis, mudah dilakukan,spektrum luas Memiliki kekurangan 1. Positif palsu 20% AIDS, iv narkoba, kusta, dan malaria 2. efektif setelah 1-2 bulan setelah terinfeksi Uji spesifik treponema: Positif palsu hanya 1%

PENATALAKSANAAN
Penisilin prokain Stadium I : 600.000 IU/hari sebanyak 10 kali suntik. Stadium II : 900.000 IU/hari sebanayk 15 kali suntik. Stadium III + neurosifilis dan sifilis kardiovaskular : 100.000 IU/hari sebanyak 12 kali suntik. Penisilin kerja lama seperti penicilin G benzatin Stadium I : 2,4 juta satu kali seminggu, selama 2 minggu : total 4,8 juta unit. Stadium II : 2,4 juta unit satu kali seminggu, selama 3 minggu : total 7,2 juta unit. Stadium III : total 9 juta unit, satu kali seminggu selama 4 minggu.