Anda di halaman 1dari 3

1.

Pada saat kondisi A, B, C terkontak dengan air, maka transistor 1 (CD 1815) akan on karena basis mendapat suplai 0,6 V sehingga tegangan dari vcc yang kemudian dibagi oleh R sebesar 1 K tadi dari colector langsung dibuang menuju ke ground,,hasilnya kaki 12,dan 13 IC 4093 adalah 0 V dan 0 V kemudian di nand kan sehingga menjadi 12 volt yakni pada kaki ke 11. Kemudian transistor 2 ( CD1815 ) akan on sehingga VCC yang dibagi oleh R sebesar 1 K masuk ke colector, karena basis mendapat suplai 0,6 V maka transistor on dan masukan kaki 1 pada IC 4093 adalah 0 V.

2. Pada saat kondisi A, B terkontak dengan air, dan C lepas kontak dengan air, maka transistor 1 ( CD1815 ) masih dalam kondisi on karena basis mendapat suplai 0,6 V sehingga tegangan dari vcc yang kemudian dibagi oleh R sebesar 1 K tadi dari colector langsung dibuang ke ground, hasilnya kaki 12, dan 13 IC 4093 adalah 0 V, dan kemudian di nand kan sehingga menjadi 12 volt pada kaki ke 11. Kemudian C tidak dalam kontak ( tak kena air ) maka transistor dalam keadaan off, jadi tegangan dari VCC yang dibagi oleh R sebesar 1 K akan masuk ke kaki 1 IC 4093 sebesar 12 V.

3. Pada saat A, B, C tak terkontak dengan air, maka transistor 1 ( CD1815 ) akan off sehingga dari VCC yang kemudian dibagi oleh R sebesar 1 K tadi langsung masuk ke kaki IC no.12 da 13 pada IC 4093 sebesar 12 V dan kemudian di nand kan pada kaki no.11 menjadi 0 V. Kemudian C yang juga tidak dalam keadaan kontak maka transistor dalam keadaan off sehingga dari VCC yang kemudian dibagi oleh R sebesar 1 K akan masuk ke kaki 1 IC 4093 sebesar 12 V.