Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH MATA KULIAH MANAJEMEN STRATEGI DAN KEBIJAKAN BISNIS Semester Genap 2012/2013 Judul Tugas Tugas ke Kelas

: : : Gambaran Umum Perusahaan 2 Agribisnis B

Disusun Oleh : No. 1. 2. 3. 4. 5. Nama Anita Putri Kemala Levina Maharani Erizka Pramuditya Dessy Silviani Sonny Sanjaya NPM 150610110045 150610110064 150610110063 150610110075 150610110082

UNIVERSITAS PADJADJARAN FAKULTAS PERTANIAN BANDUNG 2013

KATA PENGANTAR

Pertama-tama kami ucapkan puji syukur kehadirat allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan bagi kami untuk menyelesaikan makalah Manajemen Strategi ini dengan baik. Tidak lupa juga kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak/Ibu dosen yang telah membimbing kami dalam pengerjaan makalah ini. Penulisan makalah ini bertujuan supaya mahasiswa lebih memahami dan mengetahui bagaimana konsep dasar strategi , sejarah dan pencapaian yang didapatkan oleh PT. Nestle Indonesia. Kami harapkan semoga makalah ini dapat berguna dan bisa membantu kesulitan para pembaca. Kami sadar jika penulisan makalah ini masih jauh dari kata sempurna, maka dengan ini kami sangat mengharapkan saran dan krtitik dari para pembaca.

Jatinangor, Maret 2013

Penyusun

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR..............................................................................................i DAFTAR ISI............................................................................................................ii BAB 1.......................................................................................................................1 PENDAHULUAN....................................................................................................1 1.1 Latar Belakang...................................................................................................1 1.2 Tujuan ...............................................................................................................1 1.3 Manfaat..............................................................................................................2 BAB 2.......................................................................................................................3 PEMBAHASAN......................................................................................................3 BAB 3.....................................................................................................................12 PENUTUP..............................................................................................................12 3.1 Simpulan..........................................................................................................12 Dari data-data yang di peroleh penulis mempunyai beberapa kesimpulan mengenai studi kasus pada perusahaan Nestle ini, kesimpulan nya adalah sebagai berikut:...................................................................................................................12 1. Nestle meluncurkan produk andalan nya berupa sereal sarapan untuk anak, makanan bayi yaitu nasi beras merah dan susu nestle beras merah, serta makanan bayi dengan banyak pilihan rasa, Susu Bear Brand yang terbuat dari susu sapi segar yang disterilkan dan dikemas dalam bentuk kaleng dengan berta bersih 195 gr, susu untuk anak-anak yang beraneka rasa. Nestle juga memproduksi coklat yang enak-enak, dan tanpa bahan pengawet serta tanpa pemanis buatan .............12 2.Nestle penjualannya dalam sembilan bulan pertama tahun 2009 merosot 2,3

ii

persen menjadi 79,5 miliar franc (52,6 miliar euro, 78,9 miliar dolar AS), akibat franc Swiss yang menguat. Dampak mata uang mengambil 5,2 persen dari penjualan untuk sembilan bulan pertama tahun ini, pertumbuhan organik termasuk dampak dari akuisisi dan fluktuasi mata uang -- berdiri di 3,6 persen untuk periode tersebut walau pun begitu Nestle sempat mencatat laba setahun penuh 18 miliar franc pada tahun 2008. ................................................................................12 3.Nestle meluncurkan proyek GLOBE (Global Business Excellence)yang merupakan proyek terbesar Nestle selama 135 tahun berdirinya perusahaan ini. Tujuan dari proyek GLOBE adalah meningkatkan kinerja dan efisiensi bisnis Nestle di seluruh dunia...........................................................................................12 4.Untuk mengkoordinasikan seluruh unit bisnis Nestle di seluruh dunia maka Nestle memakai sistem teknologi informasi yang bisa mengkoordinasikan seluruh aktivitas bisnis agar diperoleh competitive advantag. Semua ini bertujuan mendukung lima kegiatan bisnisnya yaitu purchasing, marketing, business intelligence, teknologi, dan manajemen sumberdaya manusia. Corporate interenet ini dikenal dengan Nestle Intranet Kit Assistant (NIKITA)Saran.........................13 DAFTAR PUSTAKA............................................................................................15

iii

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Nestl adalah sebuah perusahaan multinasional di Vevey, Swiss yang bergerak dalam bidang makanan. Didirikan pada tahun 1867 oleh Henri Nestl. Perusahaan ini menghasilkan makanan dan minuman seperti makanan bayi, susu, kopi, cokelat, dan lain-lain. Perusahaan ini masuk dalam bursa saham SWX Swiss Exchange. Pada tahun 1842. Henry Nestle membeli salah satu industri yang paling progresif dan lincah pada region itu pada masa tersebut.. ia juga terlibat dalam memproduksi minyak kacang (digunakan sebagai bahan baker lampu minyak), minuman keras, rum, dan cuka. Ia juga mulai mempruduksi dan menjual air mineral bergas dan lemonande, meskipun pada tahun-tahun krisis dari 1845 dan 1847 Nestle menghentikan produksi air mineralnya. Nestle mulai tumbuh dan berkembang menjadi sebuah perusahaan makanan terbesar di dunia, serta perusahaan makanan dan minuman yang telah di percaya oleh banyak orang di seluruh dunia secara turun temurun hingga sekarang. Perusahaan Nestle tersebar di seluruh mancanegara, Nestl berkomitmen untuk tetap mengembangkan produk-produk melalui inovasi dan renovasi demi memuaskan kebutuhan konsumennya di seluruh dunia.

1.2 Tujuan Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk : 1. Menambah pengetahuan mengenai sejarah perusahaan nestle 2. Menambah wawasan mengenai gambaran umum perusahan nestle 3. Memenuhi tugas mata kuliah manajemen strategi

1.3 Manfaat Manfaat dibuatnya makalah ini adalah untuk : 1. Menambah pengetahuan penulis mengenai 2. Menambah pengetahuan pembaca mengenai cabang olahraga futsal.

BAB 2 PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Nestl Indonesia Masyarakat Indonesia sudah mengenal Nestl sejak akhir abad ke-19 lewat produk Tjap Nona (Cap Nona) yang sempat dikenal dengan nama Milk Maid. Pada tahun 1910 pemasaran produk Nestl dilakukan oleh cabang Nestl di Singapura. Produk-produk Nestl begitu mendominasi pasaran susu kental manis di Indonesia sehingga para konsumen mengidentifikasi semua jenis susu sebagai Tjap Nona. Pada tahun 1930 Nestl memiliki pangsa pasar terbesar di Indonesia untuk jenis produk susu. Kuatnya tim pemasaran yang terjun ke desa-desa serta aktifnya upaya Nestl menjaga mutu, dengan mengganti kaleng-kaleng tua di toko-toko dan warung-warung dengan produk baru, merebut kepercayaan dan kesetiaan para konsumen. Keberhasilan Nestl di Indonesia disebabkan oleh produk yang bermutu tinggi yang diminati oleh para konsumen dan didukung oleh jaringan distribusi yang efisien dan staf penjualan dan sistem manajemen yang profesional. Produk-produk impor Nestl secara lebih lengkap mulai tersedia di Indonesia sejak tahun 1873 lewat pemasaran dari cabang Nestl di Singapura. Karena permintaan konsumen Indonesia yang semakin meningkat, maka Nestl secara resmi memulai berusaha di Indonesia pada tahun 1971 atas nama PT Food Specialities Indonesia. Untuk menunjang usaha di Indonesia, maka pabrik pengolahan susu di Waru, Jawa Timur mulai beroperasi pada tahun 1972. Sejalan dengan beroperasinya Pabrik Pengolahan Pabrik Waru, Nestl Indonesia mulai memberikan bantuan teknis kepada masyarakat sekelilingnya terutama kepada para peternak sapi. Pada tahun 1979, pabrik pengolahan kopi didirikan di Panjang, Lampung sebagai pabrik kedua Nestl di Indonesia untuk menghasilkan kopi NESCAF.

Atas permintaan konsumen yang semakin meningkat, maka pada tahun 1988 Pabrik Kejayan di Pasuruan, Jawa Timur mulai beroperasi, menghasilkan produk susu dengan kapasitas yang lebih besar dan menggantikan Pabrik Waru yang ditutup. Setelah sukses membuka dan mengoperasikan pabrik di Lampung dan Jawa Timur maka pada tahun 1990 Pabrik Cikupa mulai beroperasi, menghasilkan kembang gula (confectionery) yaitu POLO dan FOX'S. Pada tahun 2000 PT Food Specialities Indonesia, Nestl Confectionary Indonesia & Supmi Sakti merger ke dalam Nestl Indonesia. Merger tersebut dianggap sukses sehingga pada tahun 2001 Nestl Beverages Indonesia dan Nestl Distribution Indonesia turut bergabung dengan Nestl Indonesia. Melihat potensi pasar di Indonesia yang semakin baik maka pada tahun 2010 Pabrik Kejayan diekspansi, dan menjadi salah satu dari 10 pabrik terbesar Nestl di dunia. Saat ini, Pabrik Kejayan menyerap 700.000 liter susu segar setiap hari dari 33.000 peternak susu di Jawa Timur. Setelah sukses membuka dan mengoperasikan pabrik pengolahan susu, pengolahan kopi dan pengolahan kembang gula, pada 2013 pabrik ke-empat akan dibuka untuk memproduksi MILO, DANCOW dan bubur bayi Nestl CERELAC. 2.2 Sekilas tentang Nestl Indonesia Nestl Indonesia adalah anak perusahaan Nestl SA, perusahaan yang terdepan dalam bidang gizi, kesehatan dan keafiatan, yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Nestl SA didirikan lebih dari 140 tahun lalu oleh Henri Nestl, seorang ahli farmasi yang berhasil meramu bubur bayi guna membantu seorang ibu menyelamatkan bayinya saat sakit dan tidak mampu menerima air susu ibu. Nestl telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1971, dan pada saat ini mempekerjakan lebih dari 2.600 karyawan untuk menghasilkan beragam produk Nestl di tiga pabrik: Pabrik Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur untuk mengolah produk susu seperti DANCOW, BEAR BRAND, dan NESTL DANCOW IDEAL; Pabrik Panjang di Lampung untuk mengolah kopi instan NESCAF serta

Pabrik Cikupa di Banten untuk memproduksi produk kembang gula FOX'S dan POLO. Saat ini sedang dibangun pabrik ke-empat di Karawang MILO, dan bubur bayi Nestl CERELAC. Moto Nestl Good Food, Good Life menggambarkan komitmen perusahaan yang berkesinambungan untuk mengkombinasikan ilmu dan teknologi guna menyediakan produk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan dasar manusia akan makanan dan minuman bergizi, serta aman untuk dikonsumsi serta lezat rasanya. 2.3 Visi dan Misi Nestl Indonesia Sebagai perusahaan produksi makanan terbesar di dunia, kami memusatkan perhatian kami untuk meningkatkan gizi (nutrition), kesehatan (health), dan keafiatan (wellness) dari konsumen kami. Para karyawan kami berdedikasi dan termotivasi untuk memproduksi produk berkualitas dan membangun brand yang memenuhi kebutuhan konsumen. Nestl telah hadir di Indonesia sejak abad ke-19. Kini, bersama sekitar 2600 karyawan kami mengoperasikan tiga (3) pabrik yang mengolah sekitar 700.000 liter susu setiap hari dari 33.000 peternak susu di Jawa Timur dan 10.000 ton kopi dari sekitar 10.000 petani kopi di Lampung setiap tahun. Bersama ketiga sentra distribusi dan ratusan distributor kami hadir di setiap provinsi di Indonesia, memastikan ketersediaan produk Nestl bagi konsumen Nestl bagi konsumen diseluruh Indonesia. Sebagai bagian dari suatu perusahaan global, Nestl terus menerus melakukan penelitian dan pengembangan untuk terus melakukan penyempurnaan berbagai produk ciptaannya. Hal ini dilakukan sejalan dengan berkembangnya konsep dan dimensi makanan, yang kini tidak lagi sekedar untuk memperoleh kenikmatan (enjoyment) namun telah berkembang menuju keafiatan (wellness) dan bermuara pada kehidupan yang sejahtera dan berkualitas (wellbeing). Hal ini sejalan dengan Misi Nestl Indonesia untuk turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat melalui produk-produknya yang berkualitas, bernutrisi dan lezat rasanya. Selain itu kami juga memfokuskan diri 5 yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2013 untuk memproduksi DANCOW,

untuk senantiasa memberikan informasi dan pendidikan bagi konsumen kami, antara lain seperti tercantum dalam kemasan setiap produk kami. Dalam menjalankan bisnisnya, Nestl berusaha untuk selalu menjalankan tanggung jawab kepada masyarakat dan menciptakan manfaat. Sebagai perusahaan terdepan dalam bidang nutrisi, kesehatan dan keafiatan (nutrition, health and wellness), kami di Nestl yakin bahwa untuk mencapai kesuksesan perusahaan dalam jangka panjang serta menciptakan manfaat bagi para pemegang sahamnya, perusahaan harus menciptakan manfaat bagi masyarakat kami menyebutnya Creating Shared Value(menciptakan manfaat bersama). Kami tidak hanya akan memproduksi produk berkualitas tinggi dan bergizi bagi para konsumen, namun juga akan membantu ribuan petani untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil pertanian mereka, menciptakan lapangan pekerjaan baru, menggunakan bahan baku dalam negeri yang akan diolah menjadi produk bernilai tambah dan berkualitas tinggi dengan demikian menciptakan manfaat bersama sepanjang mata rantai perusahaan. Dalam beroperasi, kami senantiasa memastikan standar perilaku bisnis yang ketat dan mendukung pelestarian lingkungan sebagaimana tercantum dalam Nestl Corporate Business Principles. Ini termasuk Prinsip-Prinsip Global Compact PBB tentang Hak Azasi Manusia, Tenaga kerja , Lingkungan dan Korupsi. Dengan landasan strategi bisnis inilah kami memastikan sukses jangka panjang bagi perusahaan. 2.4 Strategi Bisnis Nestl Indonesia Nestl memiliki misi untuk dikenal sebagai pemimpin dalam Gizi, Kesehatan dan Keafiatan di dunia, dipercaya oleh semua pemangku kepentingan, dan dijadikan acuan untuk kinerja keuangan dalam industrinya Kami percaya bahwa kepemimpinan bukan hanya soal besar kecilnya perusahaan, tapi juga soal perilaku. Kami paham bahwa kepercayaan hanya dapat diperoleh dengan konsisten memenuhi janji-janji kami dalam jangka panjang. Misi dan perilaku ini terangkum dalam moto sederhana, " Good Food, Good Life", yang mencerminkan keinginan lewat perusahaan kami.

Roadmap Nestl ditujukan untuk menciptakan keselarasan antara karyawan kami berdasarkan sejumlah prioritas strategis terpadu untuk mempercepat tercapainya misi kami. Misi tersebut menuntut seluruh karyawan kami untuk memiliki inspirasi jangka panjang yang dibutuhkan untuk membangun masa depan dan aksi-aksi usaha jangka pendek, dan memberikan tingkatan kinerja yang dibutuhkan. Keunggulan kompetitif Keunggulan Portofolio produk dan merek yang tak tertandingi Kemampuan Riset dan Pengembangan (Research & Development /R&D) yang tak tertandingi Kehadiran geografis yang tak tertandingi Karyawan, budaya, nilai dan sikap Pendorong pertumbuhan Keempat area ini memberikan prospek yang baik bagi Gizi, Pasar berkembang PPP Kepemimpinan luar ruang Premiumisasi Pilar Operasional Kesehatan pertumbuhan. Kesemuanya dapat diterapkan di seluruh kategori yang dan Semua yang kami lakukan didorong oleh agenda Gizi, Kesehatan dan Keafiatan. Serta motto kami "Good Food, Good Life" yang menawarkan produk konsumsi dengan profil nutrisi terbaik dalam kategorinya kami dan di seluruh dunia. dan Keafiatan Ada keterkaitan erat antara produk yang bagus dan R&D yang kuat, antara kehadiran geografis yang luas dan jiwa usaha, antara karyawan yang hebat dan nilai-nilai yang kuat. kompetitif yang sejati dihasilkan oleh berbagai keunggulan yang sulit ditiru pada seluruh rantai nilai yang dihasilkan dalam puluhan tahun.

Inovasi & Renovasi Di mana pun, kapan pun, bagaimanapun Komunikasi konsumen Efisiensi operasional

Nestl harus unggul dalam empat kompetensi inti yang saling berkaitan ini. Semuanya mendorong pengembangan produk, pembaruan dan kualitas, kinerja operasional, hubungan interaktif dengan konsumen dan pemangku kepentingan lain serta diferensiasi dari pesaing kami. Keunggulan pada seluruh area tersebut membuat kami berorientasi pada konsumen, mampu meningkatkan kinerja pada semua aspek penting dan meraih keunggulan dalam pelaksanaan.

Kami berusaha meraih kepemimpinan dan mendapat kepercayaan dengan memenuhi harapan konsumen yang pilihannya sehari-hari mendorong kinerja kami, pemegang saham kami, komunitas tempat kami beroperasi dan harapan masyarakat secara keseluruhan. Kami percaya nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham hanya dapat terwujud dalam jangka panjang jika perilaku, strategi dan operasi kami juga memberi nilai bagi masyarakat tempat kami beroperasi, bagi mitra bisnis kami, dan tentu saja bagi para konsumen. Kami menyebutnya "Menciptakan manfaat Bersama (Creating Shared Value)". Kami berinvestasi untuk masa depan untuk memastikan keberlangsungan keuangan dan lingkungan dari kegiatan dan operasional kami: dari segi kapasitas, teknologi, kemampuan, karyawan, merek, Riset dan Pengembangan (R&D). Tujuan kami adalah memenuhi kebutuhan hari ini tanpa membahayakan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya, dan melakukannya dengan cara yang menjamin pertumbuhan laba tahun demi tahun dan timbal balik yang tinggi bagi para pemegang saham dan masyarakat pada umumnya dalam jangka panjang.

2.5 Produk

2.6 Volume Penjualan Nestle Global Raksasa makanan global Nestle penjualannya dalam sembilan bulan pertama tahun ini merosot 2,3 persen menjadi 79,5 miliar franc (52,6 miliar euro, 78,9 miliar dolar AS), akibat franc Swiss yang menguat. Dampak mata uang mengambil 5,2 persen dari penjualan untuk sembilan bulan pertama tahun ini, pertumbuhan organik termasuk dampak dari akuisisi dan fluktuasi mata uang -berdiri di 3,6 persen untuk periode tersebut walau pun begitu Raksasa makanan ini sempat mencatat laba setahun penuh 18 miliar franc pada tahun 2008. Sejauh ini penjualan produk Nestle cukup baik di seluruh dunia kita bisa mengambil contoh penjualan produk Nestle di China. Penjualan Nestle di China telah naik 12%-13% ketimbang 2008. Tahun lalu, Nestle China mampu membukukan penjualan hingga 2,23 miliar Swiss Franc atau US$ 2,1 miliar. Jumlah ini setara 2% penjualan Nestle global sepanjang 2008. Hal ini terjadi tiidak terlepas dari kebijakan Pemerintah China yang memberikan sejumlah subsidi untuk menggenjot konsumsi dalam negeri membuat penjualan Nestle S.A. melejit. Tak mengherankan, produsen makanan dan minuman terbesar dunia ini pun menargetkan, penjualan mereka di China tahun ini bisa naik hingga 20% dibandingkan tahun lalu. Nestle mampu memanfaatkan kebijakan populer Pemerintah China ini dengan sangat baik. Saat ini, Nestle China mengoperasikan 21 pabrik dan menjual berbagai produk makanan dan minuman. Kopi, bouillon, susu, dan es krim adalah

produk makanan yang paling laku di negeri semiliar penduduk itu. Makanya, Nestle pun tak segan membangun satu pabrik bouillon terbesar di dunia. Pabrik yang melahap investasi 320 juta yuan ini mampu memproduksi 100.000 ton bouillon per tahun. Pembuatan pabrik bouillon adalah salah satu cara Nestle menambah kapasitas produksi produk-produk utama. Kebijakan ini sekaligus menegaskan bahwa akuisisi perusahaan makanan bukan prioritas. Selain produk utama, Nestle pun menawarkan produk baru seperti susu cair dari bahan tradisional China. Peluncuran produk ini dilakukan setelah Pemerintah China menemukan kandungan melamin dalam susu cair produksi 22 perusahaan, termasuk China Mengniu Dairy Co, produsen susu cair terbesar di China.

Nestle Indonesia PT. Nestle Region 8-A Semarang adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. PT. Nestle Region 8-A Semarang merupakan bagian dari Regional 8 dimana dalam Region ini meliputi Region 8-A menangani area Jateng sedangkan Regional 8-B menangani area DIY. Salah satu produk yang dimiliki aleh PT. Nestle adalah kopi instan Nescafe 3 In 1 yang merupakan produk unggulan yang dipasarkan kepada masyarakat. Permasalahan yang terjadi pada tahun 2003 sampai dengan tahun 2007 adalah volume penjualan kopi instant Nescafe 3 in 1 mengalami fluktuasi, dimana hal tersebut kurang sesuai dengan harapan dari PT. Nestle Region 8-A Semarang yang menginginkan volume pejualan naik setiap tahunnya. Dari permasalahan tersebut, variabel yang diduga berpengaruh terhadap volume penjualan adalah harga dan promosi. Data yang digunakan adalah data dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2007, adapun tipe penelitian yang digunakan adalah Explanatory Research yang menerangkan tentang hubungan antar variabel dengan ruang lingkup 16 Kecamatan di kota Semarang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan dari PT Nestle Region 8-A Semarang, PT Lima Sempurna Makmur selaku distributor, dan PT EURO RSCG selaku agency yang 10

ditunjuk langsung oleh PT. Nestle Indonesia untuk menangani kegiatan promo and selling di wilayah region 8-A Semarang. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi sederhana dan regresi berganda. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga tidak berpengaruh terhadap volume penjualan, sedangkan promosi berpengaruh terhadap volume penjualan sebesar 58,1 %. Secara bersama-sama harga dan promosi berpengaruh sebesar 58,7 % terhadap volume penjualan.

11

BAB 3 PENUTUP 3.1 Simpulan Dari data-data yang di peroleh penulis mempunyai beberapa kesimpulan mengenai studi kasus pada perusahaan Nestle ini, kesimpulan nya adalah sebagai berikut: 1. Nestle meluncurkan produk andalan nya berupa sereal sarapan untuk anak, makanan bayi yaitu nasi beras merah dan susu nestle beras merah, serta makanan bayi dengan banyak pilihan rasa, Susu Bear Brand yang terbuat dari susu sapi segar yang disterilkan dan dikemas dalam bentuk kaleng dengan berta bersih 195 gr, susu untuk anak-anak yang beraneka rasa. Nestle juga memproduksi coklat yang enak-enak, dan tanpa bahan pengawet serta tanpa pemanis buatan .

2. Nestle penjualannya dalam sembilan bulan pertama tahun 2009 merosot 2,3 persen menjadi 79,5 miliar franc (52,6 miliar euro, 78,9 miliar dolar AS), akibat franc Swiss yang menguat. Dampak mata uang mengambil 5,2 persen dari penjualan untuk sembilan bulan pertama tahun ini, pertumbuhan organik termasuk dampak dari akuisisi dan fluktuasi mata uang -- berdiri di 3,6 persen untuk periode tersebut walau pun begitu Nestle sempat mencatat laba setahun penuh 18 miliar franc pada tahun 2008.

3. Nestle meluncurkan proyek GLOBE (Global Business Excellence)yang merupakan proyek terbesar Nestle selama 135 tahun berdirinya perusahaan ini. Tujuan dari proyek GLOBE adalah meningkatkan kinerja dan efisiensi bisnis Nestle di seluruh dunia.

12

4. Untuk mengkoordinasikan seluruh unit bisnis Nestle di seluruh dunia maka Nestle memakai sistem teknologi informasi yang bisa mengkoordinasikan seluruh aktivitas bisnis agar diperoleh competitive advantag. Semua ini bertujuan mendukung lima kegiatan bisnisnya yaitu purchasing, marketing, business intelligence, teknologi, dan manajemen sumberdaya manusia. Corporate interenet ini dikenal dengan Nestle Intranet Kit Assistant (NIKITA)Saran.

3.2 Saran Nestle adalah perusahaan multinasional yang sangat besar serta perusahaan yang dapat merajai pasar makanan di pasar dunia. Berdasarkan hasil penelitian dari data-data yang di dapat, maka penulis memberikan saran yang mungkin dapat di jadikan masukan dan perbaikan di masa yang akan datang adalah sebagai berikut : 1. Sebaik nya perusahaan lebih meningkatkan lagi ketelitian dalam pelaksanaan manajemen operasi pada perusahaan, terutama dalam memperhatikan pengalaman serta produk yang di hasilkan oleh perusahaan. 2. Sebaik nya perusahaan lebih meningkatkan kinerja karyawan nya supaya dapat mengoptimalkan potensi dari sumber daya manusia yang ada di perusahaan serta menanamkan kesadaran akan tanggung jawab terhadap tugas yang di berikan perusahaan. 3. Sebaik nya perusahaan lebih menekankan lagi peraturan-peraturan yang ada di dalam setiap cabang-cabang perusahaan di setiap Negara sehingga dapat menjadi dasar yang kuat untuk dapat lebih mengembangkan dan menjaga eksistensi perusahaan di pasar dunia.

13

14

DAFTAR PUSTAKA

Anonim.2011.Nestle Indonesia.www.nestle.co.id. (diakses Maret 2013) Anonim.2011.Nestle Global.www.nestle.com. (diakses Maret 2013)

15