Anda di halaman 1dari 15

VARIKOKEL

AMRI PRAIDHI 110.2005.017

DEFINISI

Varikokel adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna. Varikokel ternyata merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria; dan didapatkan 21-41% pria yang mandul menderita varikokel.

ETIOLOGI
Genetik. Orangtua dengan varikokel memiliki kecenderungan menurunkannya pada anak. Makanan dengan oksidasi tinggi akan merusak pembuluh darah. Suhu tinggi di sekitar testis dapat memicu pelebaran pembuluh darah balik.

PATOGENESIS
Varikokel mengganggu proses spermatogenesis dengan cara: 1. Terjadi stagnasi darah balik pada sirkulasi testis hipoksia 2. Refluks hasil metabolit ginjal dan adrenal (katekolamin dan prostaglandin) melalui vena spermatika interna ke testis. 3. Peningkatan suhu testis. 4. Adanya anastomosis antara pleksus pampiniformis kiri dan kanan zat-zat hasil metabolit tidak dapat dialirkan dari testis kiri ke testis kanan menyebabkan gangguan spermatogenesis testis kanan infertilitas.

GEJALA KLINIS
Pasien biasanya mengeluh belum mempunyai anak setelah beberapa tahun menikah, atau kadang-kadang mengeluh adanya benjolan di atas testis yang terasa nyeri.

PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan dilakukan dalam posisi berdiri, dengan memperhatikan keadaan skrotum kemudian dilakukan palpasi bentukan seperti kumpulan cacing-cacing di dalam kantung yang berada di sebelah kranial testis

Secara klinis varikokel dibedakan dalam 3 tingkatan/derajat: 1. Derajat kecil: adalah varikokel yang dapat dipalpasi setelah pasien melakukan manuver valsava 2. Derajat sedang: adalah varikokel yang dapat dipalpasi tanpa melakukan manuver valsava 3. Derajat besar: adalah varikokel yang sudah dapat dilihat bentuknya tanpa melakukan manuver valsava. (manuver valsava = mengedan)

auskultasi dengan memakai stetoskop Doppler mendeteksi adanya peningkatan aliran darah pada pleksus pampiniformis. Palpasi konsistensi testis maupun ukurannya, dengan membandingkan testis kiri dengan testis kanan. Untuk lebih objektif dalam menentukan besar atau volume testis alat orkidometer

pemeriksaan analisis semen menilai seberapa jauh varikokel telah menyebabkan kerusakan pada tubuli seminiferi Hasil analisis semen pada varikokel pola stress yaitu menurunnya motilitas sperma, meningkatnya jumlah sperma muda (immature,) dan terdapat kelainan bentuk sperma (tapered).

TERAPI
varikokel yang telah menimbulkan gangguan fertilitas atau gangguan spermatogenesis indikasi untuk mendapatkan suatu terapi

Tindakan yang dikerjakan adalah: 1. Ligasi tinggi vena spermatika interna secara Palomo melalui operasi terbuka atau bedah laparoskopi, 2. Varikokelektomi cara Ivanisevich, 3. Varikokelektomi secara perkutan dengan memasukkan bahan sklerosing ke dalam vena spermatika interna ( embolisasi ).

Varikokelektomi

Embolisasi varikokel memasukkan kateter atau selang kecil ke pembuluh darah vena di bawah bimbingan x-ray. Cincin metal akan diletakkan di pembuluh darah vena spermatika sinistra (kiri) untuk menghambat aliran darah ke vena di bawahnya

PROGNOSIS
6 bulan setelah operasi didapatkan perbaikan signifikan volume testis kiri dan konsentrasi spermatozoa. Kehamilan terjadi pada 3 bulan pasca operasi berkisar 25% dan meningkat menjadi 50% pada 6 bulan pasca operasi.