P. 1
02 04 Agama Hindu

02 04 Agama Hindu

|Views: 132|Likes:
Dipublikasikan oleh S Denny Ramdhany
agama
agama

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: S Denny Ramdhany on May 29, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2013

pdf

text

original

KURIKULUM SMK EDISI 2004

DESKRIPSI PEMELAJARAN
MATA DIKLAT TUJUAN : PENDIDIKAN AGAMA HINDU : 1. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa serta berakhlak mulia 2. Membentuk kesadaran eksistensi dari peserta didik sebagai hamba Tuhan 3. Memiliki rohani yang sehat dan taat beribadat 4. Memahami konsep dan dapat menerapkan agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari KOMPETENSI : Memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran weda KODE : HIN.A DURASI PEMELAJARAN : 24 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI
1. Menjelaskanda n menyebutkan struktur kodifikasi Weda dan melafalkan mantra, sloka dalam Weda 

KRITERIA KINERJA
Struktur kodifikasi disebutkan berda-sarkan kitab suci Weda  Mahabrata dan Ramayana diurai-kan berdasarkan kitab Itihasa  Mantra dan sloka dalam Weda di-lafalkan sesuai dengan Dharma Gita 

LINGKUP BELAJAR
Struktur kodifikasi Weda

MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN
 Menyebutkan struktur kodifikasi Weda  Mengerti Itihasa  Menyebutkan bagian-bagian Itihasa

MENTORING SIKAP
 Melafalkan pem-bacaan mantra dan sloka

KETERAMPILAN
 Trampil membaca mantra dan sloka 

TUGAS MANDIRI
Di sekolah :  Sikap panganjali  sembahyang Trisandya  Dharmagita  Melatih pembaca-an Sloka Dirumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita Dimasyarakat :  Sembahyang di pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan

Meneladani sifat dan karakter dari tokoh-tokoh Panca Pandawa dan Rama  Hikmah ajaran Itihasa

PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26

DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 1 DAN

KURIKULUM SMK EDISI 2004

SUB KOMPETENSI
2. Menjelaskan pokok-pokok ajaran Weda 

KRITERIA KINERJA
Isi pokok yang ter-dapat dalam Weda dirumuskan berda-sarkan Sruti dan Smerti 

LINGKUP BELAJAR
Weda Sruti dan Smerti 

MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN
Pengertian Weda Sruti dan Smerti

MENTORING SIKAP
 Mengkaji Weda Sruti dan Smerti

KETERAMPILAN
 Memahami dan menghayati nilainilai budhi pekerti dalam ajaran Sruti dan Smerti 

TUGAS MANDIRI
Di sekolah :  Sikap panganali  Sembahyang Trisandya Dharmagita Dirumah :  Sembahyang Trisandya Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di pura  Mengikuti kegiatan hari suci keagamaan

Menunjukan nilai-nilai budi pekerti dari ajaran Sruti dan Smerti

PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26

DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 2 DAN

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI 3. Memahami konsep dalam hukum Hindu  KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR  MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Menjelaskan sumber hukum Hindu  Menyebutkan kronologi Hukum Hindu MENTORING SIKAP  Mendiskusik an dan mengkaji Hukum Hindu KETERAMPILAN  Memperlihatkan perilaku taat kepada hukum.  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  sembahyang Trisandya  diskusi kelompok tentang hukum Hindu Dirumah :  Sembahyang Trisandya Dimasyarakat  Sembahyang di pura  Mengikuti kegiatan suka duka Menguraikan  Hukum sumber dan Hindu krono-logi hukum Hindu diuraikan berdasar-kan kitab Menawa Dharmasastra  Subtansi masing-masing Hukum Hindu dianalisa berdasarkan kitab Menawa Dharmasastra Mendiskusikan subtansi Hukum Hindu PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 3 DAN .

Keutamaan menjelma sebagai manusia dijelaskan melalui kitab Bhagawadgita Upaya mencapai Moksa dijelaskan melalui Bhagawadgita  LINGKUP BELAJAR Aksara suci “Om” (aksara suci Brahman) Panca Maya Kosa Surga dan Neraka Keutamaan menjelma sebagai manusia Upaya mencapai Moksa MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUA N  Menjelaskan aksara suci “Om” sebagai aksara suci Brahman Mendefinisikan pengertian Panca Maya Kosa.  KRITERIA KINERJA Aksara suci “Om” diucapkan pada saat sembahyang Tri Sandhya Korelasi Panca Maya Kosa dengan Tri sarira dan Atman dijelaskan dan dipahami melalui Kitab Atma Tattwa Surga dan Neraka sebagai akibat Hukum Karma dijelaskan dalam kitab Wrhaspati Tattwa.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Memahami. Tri Sarira dan Atman Menjelaskan korelasi Panca Maya Kosa dengan Tri Sarira dan Atman Menjelaskan Surga dan Neraka sebagai akibat Hukum Karma Menjelaska n keutamaan menjelma sebagai manusia Pengertian Moksa Jenis-jenis Moksa KETERAMPILA N  Melakukan konsentrasi dengan sadana “Om” Menghubun gkan Panca Maya Kosa dengan Tri Sarira dan Atman Melakukan perbuatan baik dan menghindari perbuatan yang tidak baik Melakukan perbuatanperbuatan mulia Bebera upaya mencapai Moksa  SIKAP Merasakan manfaat meditasi dengan sadana “Om” Merumuska n bagian-bagian dari Panca Maya Kosa dan Tri Sarira Menunjuka n contoh ilustrasi Surga dan Neraka dalam kisah Mahabharata Menyebutk an upaya dalam menjaga harkat dan martabat manusia Menyebutk an hal-hal yang dapat menghambat upaya mencapai Moksa MENTORING  Melatih dan melakukan meditasi dengan sadana “Om” Diskusi Panca Maya Kosa dan Tri Sarira Bagi kelompok dan mendiskusi kan tentang Surga dan Neraka Diskusi tentang harkat dan martabat manusia Mendes kripsi-kan tentang konsep Moksa TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  sembahyang Trisandya berlatih meditasi  Dharmagita  Mengkliping Koran tentang perilaku susila  Hormat kepada guru pengajian Di rumah :  sembahyang Trisandya  Dharmagita  Hormat pada orang tua  Menulis kisah para Rsi yang mencapai Moksa  Membuat synopsis tentang awatara  Hormat kepada guru Rupaka Di masyarakat :                           PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 4 DAN . Moksa dan hubungan Panca Maya Kosa dengan Tri Sarira dan Atman. B DURASI PEMELAJARAN : 28 Jam @ 45 menit SUB KOMPETEN SI 1.menghayati dan mengamalkan Sraddha agama Hindu sebagai cikal bakal konsep-konsep ajaran Agama Hindu KODE : HIN. Menjelaskan makna aksara suci ”Om”. Karma Phala.

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETEN SI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUA N KETERAMPILA N SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI  sembahyang di Pura  Menghargai orag lain  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 5 DAN .

Siwa dan Sada Siwa dan Parama Siwa  Aspek DewaDewa dan fungsinya  Konsep Saguna dan Nirguna Brahman MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUA N Mengartika n Awatara dan pembagian Awatara. Dewa. Siwa. Sada Siwa dan Parama Siwa dijelaskan berdasarkan kitab Wrhaspati Tattwa  Menguraikan dan mendeskripsikan aspek-apek Dewa dan fungsinya berdasarkan kitab Wrhaspati Tattwa  Konsep Saguna dan Nirguna Brahman dijelaskan berdasar-kan ajaran Wrespati Tattwa  LINGKUP BELAJAR Awatara.KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETEN SI 2. dan Parama Siwa  KRITERIA KINERJA Konsep Awatara. Sada Siwa. Sada Siwa dan Parama Siwa  Mendeskripsikan Dewa  Menunjukk an ilustrasi hubungan Saguna dan Nirguna Brahman MENTORING Mendisk usikan Awatara. Dewa. Siwa. Siwa. Memahami konsep Awatara. Sada Siwa dan Parama Siwa  Menyebutk an Aspek-aspek Dewa dan fungsinya  Menjelaska n kosep Saguna dan Nirguna Brahman  KETERAMPILA N Mengidentif ikasi bahwa Awatara itu adalah pewujudan Tuhan  Memahami bahwa Dewa adalah manifestasi dari Tuhan  Memahami Konsep Saguna dan Nirguna Brahman   SIKAP Mendeskrip sikan Awatara. Dewa.Siwa. Sada Siwa dan Parama Siwa  Mendes kripsi-kan Dewa  Mendeski psikan Saguna dan Nirguna Brahman  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya Dirumah :  Sembahyang Trisandya Dimasyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 6 DAN . Siwa.

Memahami hakekat Hukum Karma  Hakekat Hukum Karma diuraikan berdasarkan kitab Karma Phala Tattwa  Hukum Karma Mengartika n Hukum Karma  Menjelaskan Hakekat Hukum Karma   Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai budi pekerti sebagai upaya peningkatan karma yang baik  Menunjukk an contoh ilustrasi tentang Hukum Karma  Bagi kelompok diskusi tentang Hukum Karma PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 7 DAN . Memahami hakekat Atman dan Brahman  KRITERIA KINERJA Hakekat Atman dan hubungannya dengan Brahman dijelaskan berdasar-kan Kitab Chandogya Upanisad  LINGKUP BELAJAR Hakekat Atman dan hubungannya dengan Brahman MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUA N  Menjelaska n bahwa Atman berada pada setiap mahluk hidup dan bersal dari Brahman KETERAMPILA N  Mendeskrip sikan bahwa Atman adalah Brahman  SIKAP Menunjukk an contoh ilusrasi bahwa Atman berada pada setiap makhluk hidup MENTORING  Mendisk usikan hubungan Atman dan Brahman TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya Di rumah :  Sembahyang Trisandya Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiatan hari suci keagamaan Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Melakukan perbuatan baik Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Melakukan perbuatan baik Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Melakukan perbuatan baik  Mengikuti kegiat-an hari suci ke- 4.KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETEN SI 3.

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETEN SI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUA N KETERAMPILA N SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI agamaan 5. Memahami hakekat Punarbhawa  Hakekat Punarbhawa diurai-kan kitab Bhagawadgita  Punarbhawa Mengartikan Punarbhawa  Menjelaskan hakekat Punarbhawa   Menghayati bahwa Punarbahwa adalah kesempatan yang baik untuk memper-baiki Karma  Menunjukk an contoh ilustrasi tentang punarbawa  Bagi kelompok diskusi tentang Punarbawa Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Melakukan perbuatan baik Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Melakukan perbuatan baik Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Melakukan perbuatan baik  Mengikuti kegiat-an hari suci ke- PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 8 DAN .

Memahami hakekat Moksa  Hakekat Moksa diuraikan melalui kitab Bhagawadgita  Hakekat Moksa  Mengartikan dan hakekat Moksa  Mendeskripsikan tentang Moksa Menunjukan contoh ilustrasi tentang kebebasan Moksa  Mengidentifi-kasi perbedaan antara Jiwa Mukti dengan manusia   Bagi kelompok diskusi tentang Moksa Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Meditasi Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 9 DAN .KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETEN SI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUA N KETERAMPILA N SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI agamaan 6.

Dasa Mala  KRITERIA KINERJA Triguna dan Dasa Mala serta pengaruhnya terhadap manusia dijelaskan dalam ajaran Susila  LINGKUP BELAJAR Triguna dan Dasa Mala MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN  Mengartikan dan menyebutkan pembagian Triguna dan Dasa Mala MENTORING SIKAP  Diskusi tentang Triguna dan Dasa Mala KETERAMPILAN Mencobaa meng-hindar kan diri dari pengaruh Dasa Mala  Memperliha tkan bentuk prilaku berdasarkan sifat Triguna   TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Mencari contoh tipe-tipe seorang berdasarkan Triguna  Dharmagita Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan Menunjukan berbagai karakter seseorang berdasarkan sifat dari Tri Guna  Mengidetifikasi pengaruh buruk dari Dasa Mala PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 10 DAN .KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Memahami.C DURASI PEMELAJARAN : 24 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI 1. Memahami konsep Triguna.menghayati dan mengamalkan ajaran susila dalam kehidupan nyata KODE : Hin.

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI 2. Catur Paramita dan Tri Parartha PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 11 DAN .C atur Paramita dan Tri Para rtha sebagai landas-an etika dan moral  KRITERIA KINERJA Tattwamasi. Catur Paramita dan Tri Parartha KETERAMPILAN  Memperliha tkan Bentukbentuk prilaku sebagai implementasi dari Tattwamasi. Menghayati ajaran Tattwamasi. Catur Paramita dan Tri Parartha MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Mengartikan Tattwamasi dan bentuk-bentuk Tattwamasi  Mengartikan dan menyebutkan pem-bagian Catur Para-mitha dan Tri Parartha  MENTORING SIKAP  Prilaku yang mencerminka n ajaranTattwa masi. Catur Paramitha dan Tri Parartha dalam ke-hidupan sehari-hari  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Berprilaku berda-sarkan Tattwamasi dan Catur Paramita dan Tri Parartha Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Berprilaku berda-sarkan Tattwamasi dan Catur Paramita dan Tri Parartha  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan  Berperilaku ber-dasarkan Tattwamasi dan Catur Paramita dan Tri Parartha Melaksanak an ajar-an Tattwamasi. Catur Paramitha dan Tri Parartha diaplikasi-kan dalam prilaku kehidupan sehari-sehari  LINGKUP BELAJAR Tattwamasi.

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI 3. Memahami konsep Catur Asrama dan Catur Purusartha  KRITERIA KINERJA Hubungan Catur Asrama dan Catur Purusartha dijelas-kan melalui kitab Sarasamuscaya  LINGKUP BELAJAR Catur Asrama dan Catur Purusartha MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Mengartika n dan menyebutkan pem-bagian Catur Asrama dan Catur Purusartha  Menjelaska n Hubungan Catur Asrama dan Catur Purusartha  MENTORING SIKAP  Diskusi tentang Catur Asrama dan Catur Purusartha KETERAMPILAN  Mencoba menerap-kan ajaran Catur Asrama dan Catur Purusartha dalam kehidupan  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap Panganjali  Sembahyang Trisandhya Di rumah :  Sembahyang Trisandya Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan Menghubun gkan ajaran Catur Asrama dan Catur Purusartha PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 12 DAN .

menghayati dan mengaflikasikan konsep-konsep Yadnya dalam kehidupan sehari-hari KODE : Hin. Memahami konsep Kramaning Sembah  KRITERIA KINERJA Melafalkan mantra melalui kegiatan persembahyanga n  LINGKUP BELAJAR Persembahya ng-an MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Mengartikan sembahyang  Menjelaskan Tujuan Sembahyang  MENTORING SIKAP  Melakukan persembahyanga n KETERAMPILAN Melafalkan mantra sembahyang  Melakukan pelaksa-naan persembah-yang   TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Dharmagita Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan Di sekolah :  Sikap Panganjali  Sembahyang Trisandhya  Dharmagita  Melaksanakan kegiatan Yadnya Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Melaksanakan kegiatan Yadnya Manfaat sembahyang  Menunjukkan sikap sembahyang 2. Memahami hakekat.D DURASI PEMELAJARAN : 24 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI 1.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Memahami. tujuan prinsipprinsip dan bentuk-bentuk pelaksa-naan Yadnya  Hakekat dan tujuan. serta bentuk dan prinsip-prinsip Yadnya diaplikasi-kan melalui kegiat-an upacara Yadnya  Panca Yadnya Menjelaska n hakekat dan tujuan Yadnya  Menguraika n pokok-pokok ajaran Yadnya  Menyebutk an bentuk-bentuk pe-laksanaan Yadnya  Melakukan kegiatan pelaksanaan Yadnya  Membuat sarana upacara Yadnya   Mempraktekan prinsip-prinsip pe-laksanaan Yadnya  Diskusi tentang Yadnya. melakukan kegiatan Yadnya PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 13 DAN .

Mengenal konsep Wiwaha  Bentuk dan sistem Wiwaha dijelaskan berdasarkan kitab Manawa Dharma-sastra  Wiwaha Mengartikan sistem Wiwaha  Menyebutkan syarat-syarat dan bentuk Wiwaha  Menjelaskan tujuan Wiwaha   Pelaksanaan Wiwaha  Memilih sistem dan bentuk wiwaha  Diskusi tentang Wiwaha Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Mencari system dan bentuk wiwaha Di rumah :  Sembahyang Trisandya Di masyarakat :  Sembahyang di PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 14 DAN .KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI  Dharmagita  Pelaksanaan Yadnya Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Melaksanakan kegiatan Yadnya  Mengikuti pelak-sanaan Yadnya 3.

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI Pura  Mengamati pelak-sanaan wiwaha  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 15 DAN .

Menjelaskan sejarah perkembangan agama Hindu di India  KRITERIA KINERJA Sejarah agama Hindu di jelaskan berdasarkan perio-derisasi jaman Weda. Brahmana dan Upanisad dalam perkembangan sejarah agama Hindu di India TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Membuat deskripsi sejarah perkembangan agama Hindu di India Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Membuat karya tulis perkembangan agama Hindu di India Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan  Mengikuti sejarah pekembangan agama Hindu di India PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 16 DAN . E DURASI PEMELAJARAN : 10 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI 1. Brahmana dan Upanisad  LINGKUP BELAJAR Perkemba ngan agama Hindu di India MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN  Menjelaska n per-kembangan agama Hindu jaman Weda. Brahmana dan Upanisad MENTORING SIKAP  Mengkaji sejarah pekembangan agama Hindu di India KETERAMPILAN  Membedakan jaman Weda.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Mendalami sejarah perkembangan agama Hindu sebagai refleksi untuk kehidupan mendatang KODE : Hin.

 Mendalami dan menghayati serta membudayakan konsep Kepemimpinan dalam berbagai ilmu kehidupan dalam menjalankan swadarma masing-masing Hin.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : KODE : DURASI PEMELAJARAN : SUB KOMPETENSI 1. Mendeskripsi kan kewajiban dan tanggungjawab seorang pemimpin. F 20 Jam @ 45 menit LINGKUP BELAJAR  Kewajiban dan tanggung jawab pemimpin KRITERIA KINERJA Kewajiban dan tanggung jawab Pemimpin dijelaskan berdasarkan Kitab Dhatmasastra MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN  Mengartikan Pemimpin MENTORING SIKAP  Diskusi tentang kepemimpina n dan Pemimpin Hindu berlatih sebagai pemim-pin KETERAMPILAN  Menteladani sifatsifat pemimpin seperti Yudistira dan Rama TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sembahyang Trisandhyna  Berlatih menjadi pemimpin Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Mencari sifatsifat kepemimpinan Hindu  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di pura  Berlatih sebagai pemimpin  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan  Melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab pemimpin PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 17 DAN .

Memahami be-berapa konsep kepemimpina n Hindu  Konsep kepemim-pinan Hindu dije-laskan dalam kitab Niti Sastra  Kepemim pinan Hindu  Mengartika n dan menyebutkan Kepemimpinan Hindu  Mengamalkan nilai-nilai budi pekerti dari masing-masing ajaran kepemimpinan Hindu  Menunjukkan tokoh-tokoh kepe-mimpian Hindu  Diskusi tentang kepemimpina n dan Pemimpin Hindu berlatih sebagai pemim-pin PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 18 DAN .KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI 2. Menjelaskan sifat-sifat kepemimpina n HIndu  KRITERIA KINERJA Sifat-sifat kepemim-pinan Hindu dijelas-kan berdasarkan kitab Nitisastra  LINGKUP BELAJAR Sifat-sifat kepe-mimpinan Hindu MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN  Mengartika n Kepemimpinan Hindu MENTORING SIKAP  Diskusi tentang kepemimpina n dan Pemimpin Hindu berlatih sebagai pemimpin KETERAMPILAN  Mencoba menerap-kan sifat-sifat kepemimpinan Hindu TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sembahyang Trisandhyna  Berlatih menjadi pemimpin Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Mencari sifatsifat kepemimpinan Hindu  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di pura  Berlatih sebagai pemimpin  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan Di sekolah :  Sembahyang Trisandhya  Berlatih menjadi pemimpin Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Mencari sifatsifat kepemimpinan Hindu  Dharmagita  Mengikuti Sifatsifat kepemimpinan Hindu 3.

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Berlatih sebagai pemimpin  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 19 DAN .

G DURASI PEMELAJARAN : 14 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI 1. tujuan serta hikmah hari suci keagamaan dirasakan melalui persembahyanga n  Hari-hari suci keagamaan  Menjelaska n hakekat dan tujuan hari suci keagamaan  Berperan aktif pada pelaksanaan hari Suci  Menunjukkan perubahan sikap bhakti kepada Tuhan  Diskusi tentang Hari suci.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Mengenal hari suci keagamaan serta memanfaatkannya untuk meningkatkan Sraddha dan bhakti KODE : Hin. Memahami proses dan prinsipprinsip pokok hari suci keagamaan  KRITERIA KINERJA Prinsip pokok pelaksanaan hari suci dijelaskan berdasarkan Kitab Sundari Gama  LINGKUP BELAJAR suci keagamaan Hari-hari MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN  Menjelaska n Prinsip-prinsip pokok pelaksanaan hari suci keagamaan MENTORING SIKAP  Diskusi tentang Hari suci. Mengidentifik a-si hakekat dan tujuan peraya-an hari suci keagamaan  Hakeka t . ikut aktif dalam pelaksanaan hari suci KETERAMPILAN  Berperan aktif pada pelaksanaan hari suci TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sembahyang Trisandhya  Dharmagita  Pelaksanaan hari Saraswati Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita  Pelaksanaan Hari suci Purnama dan tilem Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti pelak-sanaan Hari raya Nyepi Di sekolah :  Sembahyang Trisandhya  Dharmagita  Pelaksanaan hari Saraswati Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita  Mengikuti rangkaian kegiatan pelaksana-an Hari suci keagamaan 2. ikut aktif dalam pelaksanaan hari suci PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 20 DAN .

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI  Pelaksanaan Hari suci Purnama dan tilem Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti pelak-sanaan Hari raya Nyepi PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 21 DAN .

H DURASI PEMELAJARAN : 10 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI 1. dan fungsi tempat suci  KRITERIA KINERJA Struktur dan fungsi tempat suci dijelas-kan berdasarkan Lontar Asta Kosala-Kosali dan Wariga Catur Winasasari  LINGKUP BELAJAR Struktur dan fungsi tempat suci MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Mengartika n tempat Suci  Menjelaska n fungsi tempat suci  MENTORING SIKAP Diskusi tempat suci  Tirtayat ra ke tempat Suci  KETERAMPILAN Menjaga kesucian tempat suci  Berprilaku dan berpakain sopan di tempat suci  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sembahyang Trisandhya  Dharmagita  Tirtayatra ke tempat Suci  Menggam-bar bentuk-bentuk tempat suci Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita  Mengumpulkan bentuk-bentuk tempat suci Dimasyarakat :  Sembahyang di Pura  Tirtayatra ke tempat suci  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan  Menunjukkan struktur tempat suci PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 22 DAN . Memahami struktur.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Mengenal esensi dan fungsi tempat suci KODE : Hin.

I : 10 Jam @ 45 menit KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR  Bhuana Agung dan Bhuana Alit MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Mengartika n Bhuana Agung dan Bhuana Alit  Menjelaska n hubungan Bhuana Agung dan Bhuana Alit  MENTORING SIKAP KETERAMPILAN  Menjaga dan melestarikan Bhuana Agung dan Bhuana Alit  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap panganjali  Sembahyang Trisandhya  Menggambar salah satu isi alam semesta Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan Unsurunsur. Menjelaskan klasifikasi Bhuana Agung dan Bhuana Alit  : Mengenal hakekat alam semesta beserta berbagai basis dari kesadaran hidup didalam menunaikan swadharma : Hin. perbedaan dan hubungan Bhuana Agung dengan Bhuana Alit dijelaskan dalam kitab Grhad Aranyaka Upanisad Menunjukk  Diskusi an unsur-unsur Bhuana Bhuana Agung Agung dan dan Bhuana Alit Bhuana Alit  Mengidentifik asi Persamaan dan perbedaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 23 DAN .KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI KODE DURASI PEMELAJARAN SUB KOMPETENSI 1. persamaan.

Memahami peranan. mengidentifikasi orang suci KETERAMPILAN  Menteladan i prilaku dari orang suci  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sembahyang Trisandhya  Dharmagita Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita  Membuat karya tulisan sejarah orang suci Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan Merumuska n peran-an dan fungsi orang suci PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 24 DAN . kedu-dukan dan fungsi orang suci  KRITERIA KINERJA Peranan.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Mengenal. J DURASI PEMELAJARAN : 12 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI 1. meyakini dan mendalami sejarah dan ajaran orang suci KODE : Hin. keduduk-an dan fungsi orang suci dijelaskan berdasarkan Lontar Siwa Sasanai  LINGKUP BELAJAR suci Orang MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Mengartika n Orang Suci  Menjelaska n peran-an dan fungsi orang suci  Menjelaska n kedu-dukan orang suci  MENTORING SIKAP  Diskusi Orang suci.

K DURASI PEMELAJARAN : 16 Jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI 1.KURIKULUM SMK EDISI 2004 KOMPETENSI : Memahami dan memanfaatkan budaya untuk menyuburkan perkembangan semangat religisitas KODE : Hin. Menghayati hakekat dan tujuan dari tari keagaman Hindu  Pengaruh tari ke-agamaan ditampil-kan dalam pelaksanaan upacara keagamaan. Menghayati hakekat dan tujuan Dharma-gita  KRITERIA KINERJA Sloka dan Palakwaya dilafal-kan berdasarkan Dharmagita  LINGKUP BELAJAR ita Dharmag MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN Mengartika n Dharmagita  Menyebutk an jenis-jenis Dharmagita  Mejelaskan Hakekat dan tujuan Dharmagita  MENTORING SIKAP  Berlatih kidung Dharmagita KETERAMPILAN  Mendemonstrasikan kidung Dharmagita  TUGAS MANDIRI Di sekolah :  Sikap Panganjali  Sembahyang Trisandhya  Dharmagita Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Dharmagita  Mengikuti kegiat-an hari suci keagamaan Di sekolah :  Sembahyang Trisandhya  Belatih tari keagamaan Di rumah :  Sembahyang Trisandya  Dharmagita Di masyarakat :  Sembahyang di Pura  Berlatih tari ke- Memprakte kan kidung Dharmagita dalam pembentukan kepribadian 2.  Tari keagamaan Pengertian tari ke-agamaan  Jenis-jenis tari ke-agamaan  Hakekat dan tujuan tari keagamaan   Mendemon stasikan tari keagamaan  Mempraktekan tari keagamaan dalam pembentukan kepribadian  Berlatih tari keagamaan PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 25 DAN .

KURIKULUM SMK EDISI 2004 SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP MENTORING TUGAS MANDIRI agamaan PROGRAM KEAHLIAN HINDU SEMUA PROGRAM KEAHLIAN 26 DESKRIPSI PEMELAJARAN – PENDIDIKAN AGAMA Halaman 26 DAN .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->