P. 1
Refleksi Kasus Gic

Refleksi Kasus Gic

|Views: 46|Likes:
Dipublikasikan oleh Purna Perjaka

More info:

Published by: Purna Perjaka on May 29, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

REFLEKSI KASUS TUMPATAN KELAS IV PADA GIGI INSISIVUS SENTRAL DENGAN BAHAN SEMEN IONOMER KACA

Nama Mahasiswa : Widia Kurnia Ratnasari NIM Nama Dosen : 11.208.0043 : drg. Eny Rusdaningsih, Sp. KG

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG 2013

Pemeriksaan Objektif Terdapat tumpatan sementara pada gigi 11 di bagian mesial melibatkan incisal. sifat perlekatan baik secara kimia terhadap dentin dan enamel. Tipe I sebagai bahan luting cement (semen perekat) . Beberapa sifat yang dimiliki semen ionomer kaca adalah bersifat biokompatibilitas terhadap jaringan gigi. Bubuk semen ionomer kaca adalah kaca aluminosilikat dan cairannya adalah larutan dari asam poliakrilik. II. Obat telah habis dikonsumsi. dimana asam poliakrilik sebagai asam dan kaca kalsium stronsium aluminosilikat sebagai basa. LANDASAN TEORI DAN REFLEKSI 1. Jelaskan tekhnik penambalan dengan bahan semen ionomer kaca ? 3.I. Semen ionomer kaca terdiri dari campuran bubuk dan cairan yang kemudian dicampur dengan air. PERTANYAAN KRITIS 1. Semen ionomer kaca berdasar penggunaannya tediri dari: a. B. Pasien mengeluh gigi tersebut nyeri berdenyut bila ada rangsang. Perawatan yang tepat untuk kasus karies kelas IV disertai pulpitis reversible ? III. Sondasi Perkusi Palpasi CE :+ :::+ Dx. Pulpitis reversible Dari Ro foto periapikal menunjukkan tidak adanya area radiolusen di sekitar apex gigi 11. DESKRIPSI KASUS A. Jelaskan tentang semen ionomer kaca ? 2. serta mempunyai beberapa sifat fisis. Jelaskan tentang semen ionomer kaca ? Semen ionomer kaca merupakan salah satu bahan tumpatan gigi yang terdiri dari semen berbahan dasar air dengan bentuk reaksinya asam basa. Pemeriksaan Subyektif Pasien JAMKESMAS datang untuk kontrol setelah ditumpat sementara 1 minggu yang lalu.

dentin conditioner. Kekurangan SIK adalah rentan terhadap desikasi. Siapkan alat dan bahan yaitu. dapat melepas fluor. Kontra indikasi semen ionomer kaca adalah tidak dapat digunakan sebagai bahan tumpatan untuk restorasi Klas I dan Klas IV karena bersifat rapuh dan tidak kuat untuk menahan tekanan oklusal. Pemberian dentin conditioner yaitu 1 tetes liquid + tetes air dibasahi pada kapas kecil dan diolesi pada kavitas yang sudah disiapkan selama 10 – 15 detik. Tahap-tahap penambalan ART : a. sensitif terhadap air saat proses pengerasan. e. Papper Pad.b. Satu sendok bubuk diletakkan pada papper pad. liquid SIK. lalu dibagi menjadi dua bagian yang sama. powder SIK. dan kekuatan tensilnya kurang. Isolasi gigi yang akan di tumpat dengan cotton roll. Jelaskan tekhnik penambalan dengan bahan semen ionomer kaca ? Teknik penambalan ART dilakukan tanpa merusak jaringan yaitu tanpa menggunakan alat bur tetapi hanya memakai hand instrument. untuk kavitas Klas I dan Klas II gigi desidui dan sebagai bahan fissure sealant serta bahan pelapis. kurang estetik. biokompatibel. ART diindikasikan untuk karies enamel dan karies dentin juga untuk pada pit dan fissure yang dalam. Oral Diagnostik. Semen ionomer kaca memiliki kelebihan dapat melekat pada email dan dentin secara khemis. Agate Spatel. untuk kavitas Klas III dan Klas V. varnish dan vaseline. cotton roll. Aduk bubuk dan liquid dengan semen spatula sampai konsistensi seperti permen karet. b. resistensi yang buruk terhadap abrasi. dan koefisien ekspansi termalnya sama dengan struktur gigi. . Indikasi pemakaian semen ionomer kaca antara lain adalah untuk lesi karies erosi atau abrasi pada gigi permanen. c. 2. instrumen semen plastis. d. Tipe III sebagai bahan lining (basis atau pelapis). Preparasi kavitas yaitu jaringan karies dibersihkan dengan excavator sampai tidak ada lagi jaringan lunak. semen spatula. Sesudah pengolesan dengan dentin conditioner maka kavitas haus diolesi kapas sebanyak 3 kali untuk mengurangi contioner yang berlebihan. kemudian letakkan satu tetes liquid disebelah bubuk. selanjutnya dikeringkan dengan kapas dan kavitas siap ditambal. Tipe II sebagai bahan restorative cement (bahan tumpatan) c.

Oleskan instrumen semen plastik dengan vaselin agar semen ionomer kaca tidak lengket. Tahap-tahap penumpatan resin komposit : a. bentuk bevel jangan sampai ada email yang menggantung. c. Buang tumpatan yang berlebihan. Instruksi pasien untuk tidak makan dan minum selama 1 jam. instrumen semen plastik. lalu ambil adukan semen ionomer kaca dan aplikasikan ke kavitas yang sudah bersih dan kering. . tunggu 15-20 detik lalu cuci dan keringkan. Oleskan etsa pada kavitas dengan cotton pelet. bonding. Perawatan yang tepat untuk kasus karies kelas IV disertai pulpitis reversible ? Pulpitis reversible merupakan diagnosis untuk gigi vital dengan keluhan linu saat ada rangsang. Perawatan untuk kasus pulpitis reversible yaitu dengan pembuangan jaringan karies secara hati-hati dan menyeluruh. semen stopper. haluskan dengan bur poles resin komposit. bur poles komposit. bur preparasi. h. Solasi gigi yang akan ditumpat dengan cotton roll. Jika tumpatan sudah nyaman. Cocokkan warna gigi dengan shade guide. i. g. Preparasi kavitas.f. olesi tumpatan dengan varnis. bersihkan karies dengan hati-hati dan menyeluruh menggunakan bur preparasi. Setelah tumpatan mengeras. karena tumpatan semen ionomer kaca tidak kuat atau kontra indikasi karies kelas IV. d. jika aplikasi resin komposit sudah selesai. alat diagnostik. linu hilang jika rangsang dihilangkan. cotton roll. h. light cure. e. lalu dentin dilapisi dengan kalsium hidroksaid utuk perawatan capping pulpa dan dilakukan tumpatan sementara atau permanen. Tumpatan permanen untuk kasus karies kelas IV sebaiknya menggunakan resin komposit. f. 3. etsa. b. papper pad. Aplikasikan resin komposit dengan instrumen semen plastik selapis demi selapis lalu light cure selama 20 detik. ratakan dengan blower 2 semprotan. Siapkan alat dan bahan yaitu. shade guide. cotton pelet. g. Bonding dioleskan ke kavitas dengan cotton pelet. Cek oklusi dengan papper pad. tunggu 10 detik lalu light cure selama 10 detik. resin komposit. cek oklusi dengan papper pad. Cek sampai terlihat white dentin.

Instruksi pasien jangan digunakan untuk gigit makanan yang keras. Jakarta : EGC Meizarini. et. Edisi 3. Ked. (Dent. Semen ionomer kaca mampu berlekatan dengan dentin dan email. al. 38. J. Perawatan untuk kasus pulpitis reversible karies kelas IV yaitu dengan pulp capping dahulu kemudian dapat ditumpat permanen dengan resin komposit. Bagian Ilmu Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. 2006 .. 3.). Tekhnik penambalan semen ionomer kaca dengan tekhnik ART. Manual Konservasi Restoratif Menurut Pickard.. Maj. et. hal : 276-278. No. Vol. 2005.. Edisi 2. 4. al. Jakarta : EGC Harty & Ogston. Perawatan Pulpa Gigi (Endodonti). IV. Kamus Kedokteran Gigi. Jakarta: EGC Kidd. 1995. 2. 3. Jakarta : EGC . V. Semen ionomer kaca adalah salah satu jenis bahan tumpatan yang memiliki sifat asam dan basa.j. Pasien menggunakan tumpatan semen ionomer kaca karena bahan tumpat permanen yang disediakan oleh JAMKESMAS adalah semen ionomer kaca. Kekerasan Permukaan Semen Ionomer KacaKonvensional Tipe II Akibat Lama Penyimpanan. hal : 46. KESIMPULAN 1. Buku Ajar Ilmu Konservasi Gigi. Namun. Gigi. hal : 146-150 Tarigan R. Edisi 6. 1997. DAFTAR PUSTAKA Baum. semen ionomer kaca bukan indikasi untuk tumpatan kelas IV.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->