P. 1
Memberdayakan Kelembagaan Gapoktan

Memberdayakan Kelembagaan Gapoktan

|Views: 487|Likes:
Dipublikasikan oleh PMTsumenep

More info:

Published by: PMTsumenep on May 29, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2015

pdf

text

original

MENGEMBANGKAN DAN MEMBERDAYAKAN KELEMBAGAAN POKTAN

KEMENTERIAN PERTANIAN BADAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN BALAI BESAR PELATIHAN PERTANIAN TAHUN 2012

POKOK BAHASAN
1. 2.

KELEMBAGAAN PETANI PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN

SUB POKOK BAHASAN
1. 2. 3.

4.
5. 6. 7.

PENGERTIAN, PRINSIP DAN MANFAAT ORGANISASI PETANI JENIS-JENIS, CIRI-CIRI DAN FUNGSI ORGANISASI PETANI STRUKTUR ORGANISASI KEPEMIMPINAN KELOMPOKTANI STRATEGI PENUMBUHAN ORGANISASI PETANI STRATEGI PEMBERDAYAAN DAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAA N POKTAN ADMINISTRASI POKTAN

DISKUSI KELOMPOK

1. Bagi peserta menjadi 3 kelompok, masing-masing kelompok diskusikan dan buatlah kesepakatan tentang Jenis, Ciri dan Fungsi Organisasi Petani 2. Hasil diskusi kelompok ditulis pada kertas koran dan ditempel diruang kelas 3. Hasil diskusi tersebut dibahas dalam diskusi kelas/pleno. Kelompok-kelompok mengomentari hasil diskusi kelompok lain.

PENGERTIAN ORGANISASI PETANI
KELOMPOK TANI DAN GAPOKTAN SESUAI KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NO. 273/Kpts/ot.160/4/2007
 KELOMPOK TANI ADALAH KUMPULAN

PETANI/PEKEBUN/PETERNAK YANG DIBENTUK ATAS DASAR KESAMAAN KEPENTINGAN, KESAMAAN KONDISI LINGKUNGAN (SOSIAL, EKONOMI, SUMBERDAYA) DAN KEAKRABAN UNTUK MENINGKATKAN DAN MENGEMBANGKAN USAHA ANGGOTA.  GABUNGAN KELOMPOK TANI ADALAH KUMPULAN BEBERAPA KELOMPOK TANI YANG BERGABUNG DAN BEKERJASAMA UNTUK MENINGKATKAN SKALA EKONOMI DAN EFISIENSI USAHA.

• ASOSIASI ADALAH KUMPULAN PETANI/ PETERNAK/PEKEBUN YANG SUDAH MENGUSAHAKAN SATU ATAU LEBIH KOMODITAS PERTANIAN SECARA KOMERSIAL.

PRINSIP/HAKEKAT KELOMPOK
 KELOMPOK DIBENTUK UNTUK MEMPERMUDAH

ANGGOTA-ANGGOTANYA MENCAPAI SEBAGIAN APA YANG DIBUTUHKAN DAN/ATAU DIINGINKAN.  DENGAN KESADARAN SEMACAM ITU SETIAP ANGGOTA MENGINGINKAN DAN AKAN BERUSAHA AGAR KELOMPOKTANI DAPAT BENAR-BENAR EFEKTIF DALAM MENJALANKAN FUNGSINYA, DENGAN MENINGKATKAN MUTU INTERAKSI/KERJASAMA DALAM MEMANFAATKAN SEGALA POTENSI YANG ADA PADA ANGGOTA DAN LINGKUNGANNYA UNTUK MENCAPAI TUJUAN KELOMPOK.

MANFAAT ORGANISASI
 Memudahkan para penyuluh pertanian melakukan pembinaan dalam memfasilitasi para petani dalam mengembangkan usahanya.
 Memudahkan melaksanakan dikembangkan

para pengambil kebijakan program-program yang akan

 Memudahkan penyuluh pertanian melakukan pemberdayaan terhadap petani.

JENIS-JENIS ORGANISASI PETANI
KELOMPOKTANI (POKTAN)

GABUNGAN KELOMPOKTANI (GAPOKTAN)

ASOSIASI

CIRI-CIRI ORGANISASI PETANI
KELOMPOK TANI (POKTAN)
 SALING

MENGENAL, AKRAB DAN SALING PERCAYA DIANTARA SESAMA ANGGOTA.  MEMPUNYAI PANDANGAN DAN KEPENTINGAN YANG SAMA DALAM BERUSAHA TANI.  MEMILIKI KESAMAAN DALAM TRADISI DAN ATAU PEMUKIMAN, HAMPARAN USAHA, JENIS USAHA, STATUS EKONOMI MAUPUN SOSIAL, BAHASA, PENDIDIKAN DAN EKOLOGI.  ADA PEMBAGIAN TUGAS DAN BERTANGGUNGJAWAB SESAMA ANGGOTA BERDASARKAN KESEPAKATAN.

GABUNGAN KELOMPOKTANI (GAPOKTAN)
 BERSIFAT

NON FORMAL, TETAPI ADA PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB BERDASARKAN KESEPAKATAN  DIKUKUHKAN OLEH PEJABAT/KEPALA WILAYAH KECAMATAN DI MANA GAPOKTAN TERSEBUT BERADA.  ANGGOTANYA ADALAH KELOMPOK TANI YANG BERGABUNG.  MEMPUNYAI KEPENGURUSAN TERTENTU YANG DIPILIH SECARA MUSYAWARAH.  BERPERAN UNTUK BERUSAHA MENCAPAI SKALA USAHA TANI OPTIMAL DAN KOORDINASI DALAM MENGHADAPI MITRA USAHA DAN PENINGKATAN GERAKAN BERSAMA.

ASOSIASI PETANI
 

BERSIFAT NON FORMAL DAN BERKEMBANG MENJADI FORMAL/BERBADAN HUKUM. BERANGGOTAKAN PETANI YANG MENGELOLA USAHA TANINYA SECARA KOMERSIAL. MEMPUNYAI HUBUNGAN BAIK DENGAN KELOMPOK TANI YANG MENGUSAHAKAN KOMODITAS SEJENIS DI WILAYAH KERJA ASOSIASI. KEPENGURUSAN DIPILIH, DISUSUN SECARA DEMOKRATIS DAN DISESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN.

FUNGSI ORGANISASI PETANI
1. KELAS BELAJAR
2. WAHANA KERJASAMA 3. UNIT PRODUKSI (USAHATANI)

4. UNIT USAHA PENGOLAHAN
5. UNIT USAHA SARANA PRODUKSI 6. UNIT USAHA PERMODALAN

7. UNIT USAHA PEMASARAN
8. UNIT USAHA LAINNYA

PRINSIP PENUMBUHAN KELOMPOKTANI

1. KEBEBASAN 2. KETERBUKAAN 3. PARTISIPATIF 4. KESWADAYAAN 5. KESETARAAN 6. KEMITRAAN

PARADIGMA PENGEMBANGAN ORGANISASI PETANI
• Kepemimpinan • Kewirausahaan • Manajerial

Petani

Kelompok tani

Gabungan Kelompok tani

Kemitraan Usaha Kemitraan Kemitraan Usaha Usaha

INSENTIF • Modal usaha • Sarana dan prasarana • Penghargaan

Unit Usaha Jasa Saprotan

Unit Usaha Jasa Pengolahan

Unit Usaha jasa Pemasaran

Unit Usaha Jasa Permodalan

STRATEGI PENUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI PETANI
KELOMPOKTANI GAPOKTAN ASOSIASI

SOSIALISASI KEBIJAKAN

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN ADVOKASI KELEMBAGAAN

PENUMBUHAN KEPEDULIAN MASYARAKAT

PENGEMBANGAN JARINGAN

PENATAAN KELEMBAGAAN

PELEMBAGAAN SISTEM PERENCANAAN PARTISIPATIF PENGUATAN AKUNTABILITAS KELEMBAGAAN

Struktur Organisasi Gapoktan
Ketua Komite Pengarah Bendahara

Sekretaris

Unit Usaha tani

Unit Usaha Pengolahan

Unit Sarana dan Prasarana

Unit Pemasaran

Unit Keuangan Mikro

Anggota/Poktan

1. Bagi peserta menjadi 3 kelompok, masing-masing

kelompok diskusikan dan buatlah kesepakatan tentang Pengertian, Prinsip Kepemimpinan, Sikap dan Peran Pemimpin
1. Hasil diskusi kelompok ditulis pada kertas koran dan

ditempel diruang kelas 2. Hasil diskusi tersebut dibahas dalam diskusi kelas/pleno. Kelompok-kelompok mengomentari hasil diskusi kelompok lain.

Kepemimpinan ; sebuah proses memberi arti (pengarahan yang berarti) terhadap usaha kolektif, dan yang mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai sasaran (Jacobs and Jacques, 190) .“Memberi arti” mengandung maksud kemampuan untuk menetapkan visi bersama atas dasar nilai-nilai yang dipercayai, serta cara mewujudkannya visi tersebut

Mengerti diri sendiri dan selalu berbuat untuk perbaikan diri sendiri Menguasai keahlian tehnis Mempunyai tanggung jawab dan bertanggung jawab atas semua tindakannya Mengambil keputusan yang matang dan tepat waktu Menjadi peran model bagi bawahan Mengenal bawahan dan memperhatikan kesejahteraan mereka Membuat bawahan selalu mendapat informasi yang mereka perlukan Menumbuhkan rasa tanggung jawab pada pengikut Menjamin tugas-tugas dapat dimengerti Bekerja dalam tim Menggunakan sepenuhnya kapabilitas organisasi

Kemampuan untuk memimpin : diciptakan melalui motivasi Kemampuan berkomunikasi : dibina melalui peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan Harga diri dan kejujuran, : bersadar pada ketentuan yang berlaku, kuat dalam pendirian, berpegang teguh pada kebenaran, memiliki ketulusan hati dalam melaksanakan tugas, efektif dan efisien Pengalaman memimpun : adanya kesempatan

Pemegang Kemudi Organisasi yang cekatan dengan jalan membawa organisasi ke tempat tujuan yang telah ditetapkan Katalisator, yang mampu meningkatkan laju jalannya roda organisasi Integrator, khususnya pada organisasi yang besar yang terdiri dari banyak bagian atau komponen ”Bapak” yang dapat mengayomi dan tempat bertanya anggotanya Pendidik, sehingga dapat mengalijhkan pengetahuan dan menasehati para anggotanya Peran yang bersifat interpersonal, yaitu : Sebagai figur Sebagai penggerak Sebagai penghubung Peran yang bersifat informasional yaitu: Sebagai pemantau Sebagai disseminator Sebagai juru bicara Peran sebagai pengambil keputusan yaitu: Sebagai enterpreneur Selalu mengatasi segala kesulitan Pengatur segala macam sumberdaya Selalu mewakili organisasi dalam hubungan keluar Juru runding (negosiator)

Tugas-tugas Pengurus
KETUA :

 

Mengkoordinasikan pelaksanaan rencana kegiatan Gapoktan/POKTAN. Memimpin rapat dan pertemuan Gapoktan/POKTAN. Menetapkan/memutuskan hasil musyawarah Mewakili Gapoktan/POKTAN untuk berhubungan dengan pihak lain Mencari informasi yang dibutuhkan dan menyampaikannya kepada anggota Gapoktan/POKTAN Mempertanggung jawabkan keuangan dan kegiatan Gapoktan/POKTAN. Menandatangani surat-menyurat, baik ke dalam maupun ke luar Mendorong dan memberi semangat anggota-anggotanya

Sekretaris -Mencatat kegiatan Gapoktan/kelompoktani
- Membuat notulen rapat Gapoktan/kelompoktani - Mengagendakan dan mengarsipkan surat masuk dan keluar - Membuat konsep surat - Membuat laporan kegiatan Gapoktan/kelompoktani - Mewakili ketua untuk berhubungan dengan pihak luar apabila ketua berhalangan hadir

Bendahara
 Mencatat keluar masuknya keuangan
 Menyimpan dan mengeluarkan uang  Membuat laporan keuangan

Administrasi
Administrasi pada dasarnya adalah segala pencatatan yang sistematis (menurut cara urutan waktu) yang dilakukan secara sistematis dan kronologis terhadap kondisi organisasi dan kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan kegiatan usaha.

Jenis-jenis Buku non Keuangan
 Buku Daftar Anggota
 Agenda Surat Masuk  Agenda Surat Keluar

 Buku Catatan Kegiatan/Usaha
 Buku Notulen Rapat

 Buku Inventaris Barang
 Buku Daftar Hadir  Buku Tamu

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->