Anda di halaman 1dari 19

TUGAS SATELIT FARMASI RAWAT JALAN

Penyerahan Obat

Disusun Oleh:

Candra D.H., S.Farm.


PRAKTEK KERJA PROFESI APOTEKER INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA PERIODE APRIL-MEI 2013

Penyerahan Resep
1. Resep 1 (Dokter spesialis anak)
RUMAH SAKIT BETHESDA Jl. Jend. Sudirman 70 Yogyakarta Dokter Nama Pasien No. RM No. Reg : dr. K., Sp.THT-KL : An. E.M.S. (45 thn) : 01-xx-xx-xx : RS 882 Yogyakarta, 15 Mei 2013

R/ Vestein 300 mg cap No. X S pagi 1 sore 1 cap.

a. Vestein 300 mg kapsul Komposisi Indikasi Erdosteine 300 mg kapsul Mukolitik untuk gangguan saluran napas akut dan kronik, memiliki efek sinergis yaitu efek anti-inflamasi, antioksidan, dan anti-adhesi bakteri pada permukaan silia epitel mukosa saluran napas Gangguan hati berat, hipertiroid, gastritis, glaukoma, tukak peptik aktif Dewasa : 2-3 kali sehari 1 kapsul. Lama terapi maksimal : 10 hari Mual, muntah, nyeri perut, sakit kepala, ruam kulit, pruritus Berikan sebelum atau sesudah makan

Kontra-indikasi Dosis Efek samping Perhatian

Identifikasi Kebenaran Pasien o Memanggil nama pasien dan menyebutkan dokter penulis resepnya.
2

o Mengecek alamat pasien. o Pengecekan pembayaran dengan melihat kuitansi kuning. o Pengecekan no RM dan RS pasien dengan melihat kuitansi kuning.

Three Prime Question 1. Apa keluhan pasien dan apa yang dikatakan dokter mengenai kegunaan pengobatan pasien? Ibu pasien mengatakan bahwa ini adalah kedatangan pasien pertama kali.Pasien mengalami bengkak di tenggorokan, dan pernapasan terganggu karena ada lendir dan tangan kanan gatal-gatal. 2. Apakah dokter telah menjelaskan cara pakai obat tersebut? 3. Apa yang dikatakan dokter tentang harapan terhadap pengobatan pasien? -

Informasi lain: Ada riwayat Alergi, Obat belum pernah dipakai sebelumnya. Informasi yang disampaikan ke pasien : Menjelaskan bahwa obat yang diberikan sebnyak 10 kapsul.Aturan pakai Vestein 300 mg kapsul 2 kali sehari pagi 1 kapsul dan siang 1 kapsul. Pemberian Vestein dihentikan kalau bengkak sudah hilang. Menjelaskan bahwa obatnya diminum sebelum atau sesudah makan.

Masalah yang ditemui : Pasien terburu-buru untuk pulang sehingga informasi tidak lengkap.

Pembahasan : Sebagai agen mukolitik, obat ini bermanfaat untuk memberikan efek mukolitik, menghambat adhesi bakteri, memberikan efek anti inflamasi, dan memberikan efek antioksidan bagi tubuh. Hasil dari penelitian ini adalah eradikasi Helcobacter pylori pada kelompok erdosteine sebanyak 30 (75%) dari 40 pasien dan pada kelompok plasebo sebanyak 20 (51,3%) dari 39 pasien (menurut analisis Intention-To-Treat) dengan nilai p = 0,028. Sedangkan menurut analisis Per-Protocol, eradikasi Helicobacter pylori pada kelompok
3

erdosteine sebanyak 30 (78,9%) dari 38 pasien dan pada kelompok plasebo sebanyak 20 (52,6%) dari 38 pasien; dengan nilai p = 0,016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok erdosteine secara bermakna mengalami eradikasi (membasmi) Helicobacter pylori yang lebih banyak dibanding kelompok plasebo. Perlu dikonfirmasi dengan penelitian serupa di masa yang akan datang.

2. Resep 2 (Dokter spesialis penyakit dalam)


RUMAH SAKIT BETHESDA Jl. Jend. Sudirman 70 Yogyakarta Dokter Nama Pasien No. RM No. Reg : DR. W.I., Sp.A. : M.A.Y (3 Tahun) : 01-xx-xx-xx : RS 078 Yogyakarta, 16 Mei 2013

R/ Keticin 0.1% oint (5g) S oleskan di mulut R/ Paracet 1/3 + Lum.15 mg pulv. No.X S 3 dd 1 bila demam

a. Ketricin 0.1 % oint ( 5g) Komposisi Indikasi Triamcinolone acetonide Lesi akut dan kronik dari mukosa rongga mulut, misalnya ulkus aftosa, stomatitis ulseratif, denture stomatitis, gingivitis deskuamatif, liken planus erosiva, lesi mukosa oral karena trauma.
4

Kontra-indikasi

Dosis (dewasa) Efek samping Perhatian

TB kulit, infeksi jamur, virus (herpes simpleks dan varisela), dan infeksi bakteri pada rongga mulut dan tenggorkan yang tidak mendapat terapi anti-infeksi yang tepat Oleskan pada membran mukosa oral 2-3 kali sehari, sesudah makan dan sebelum tidur Perubahan metabolisme glukosa, katabolisme protein, tukak peptik aktif Supresi adrenal selama penggunaan jangka panjang atau pada penggunaan perban/plester/dibalut. Pertumbuhan berlebihan dari mikroorganisme pada penggunaan jangka panjang dan pada area luas. Hamil

b. Parasetamol 1/3 + Luminal 15 mg pulv Komposisi Indikasi Parasetamol Sebagai antipiretik/analgesik, termasuk bagi pasien yang tidak tahan asetosal. Sebagai analgesik, misalnya untuk mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, sakit gigi, sakit waktu haid dan sakit pada otot.menurunkan demam pada influenza dan setelah vaksinasi. Hipersensitif terhadap parasetamol dan defisiensi glokose-6-fosfat dehidroganase.tidak boleh digunakan pada penderita dengan gangguan fungsi hati. Dewasa : 3-4 kali sehari 500 mg. Maksimal : 4 g/ hari. Anak 7-12 tahun : 3-4 kali sehari 250-500 mg. Maksimal : 2 g/hari Luminal Insomnia nevosa,epilepsi dan migrain

Kontra-indikasi

Dosis

Efek samping Pemberian Perhatian

Reaksi alergi,reaksi kulit,hematologi Sebelum/sesudah makan Gagal ginjal dan hati

Hipersensitif terhadap barbiturat atau komponen sediaan, gangguan hati yang jelas, dispnea, obstruksi saluran nafas, porfiria, hamil. Kejang umum tonik-klonik, kejang parsial, per oral, DEWASA 60-180 mg saat malam; ANAK sampai 8 mg/kg sehari Kejang demam, per oral, ANAK sampai 8 mg/kg sehari Alergi dan mengantuk Sebelum/sesudah makan Mengantuk, kelelahan, depresi mental, ataksia dan alergi kulit, paradoxical excitement restlessness, bingung pada orang dewasa

Identifikasi Kebenaran Pasien o Memanggil nama pasien dan menyebutkan dokter penulis resepnya.
5

o Mengecek alamat pasien. o Pengecekan pembayaran dengan melihat kuitansi kuning. o Pengecekan no RM dan RS pasien dengan melihat kuitansi kuning.

Three Prime Question 1. Apa keluhan pasien dan apa yang dikatakan dokter mengenai kegunaan pengobatan pasien? Pasien datang ke dokter karena demam 3 hari, sariawan di mulut dari 2 hari lalu. 2. Apakah dokter telah menjelaskan cara pakai obat tersebut? Dokter tidak mengatakan cara pakai obatnya. 3. Apa yang dikatakan dokter tentang harapan terhadap pengobatan pasien? Informasi lain: pasien suka makan es krim dan kurang makan sayur-sayuran serta buah-buahan.

Informasi yang disampaikan ke pasien : Menjelaskan penggunaan Ketricin untuk sariawan pada mulut anak. Ketricin di pakai dengan dioleskan pada membran mukosa oral 2-3 kali sehari, sesudah makan dan sebelum tidur . Menjelaskan penggunaan paracet1/3 + lum.15 mg pulv, yaitu untuk mengobati demam pada anak tersebut. Paracet1/3 + lum.15 mg pulv diberikan sebanyak 10 bungkus di minum 3 kali sehari pagi,siang,malam hanya bila demam..

Menjelaskan bahwa kurang makan sayur-sayuran serta buah-buahan makanan yang dapat menyebabkan sariawan. Oleh karena itu, harus rajin mengkonsumsi buahbuah/sayur-sayuran untuk mencegah sariawan.

Masalah yang ditemui :

Pasien (anak) tampak mengerti bahwa kurang makan sayur-sayuran serta buahbuahan makanan yang dapat menyebabkan sariawan, tetapi pasien tampak sulit untuk menghilangkan kebiasaan tersebut.

3. Resep 3 (Dokter spesialis bedah)

RUMAH SAKIT BETHESDA Jl. Jend. Sudirman 70 Yogyakarta Dokter Nama Pasien No. RM No. Reg : DR.Sapto P., Sp.PD : Ny. A.D.E.(21 tahun) : 01-xx-xx-xx : RS 851 Yogyakarta, 16 Mei 2013

R/ Cefixime 100 mg cap no.X S 3 dd 1 tiap 12 jam R/ Histrine 10 mg tab. No.V S 1 dd 1 malam R/ OMZ 20 mg cap 30S S 1 dd 1 malam

a. OMZ Komposisi Indikasi Omeprazole 20 mg Terapi jangka pendek (4-8 minggu) untuk tukak duodenal aktif atau tukak lambung benign aktif; treatment untuk heartburn atau gejala lain yang berhubungan dengan GERD; terapi penjagaan untuk penyembuhanerosif esofagitis; terapi jangka panjang untuk kondisi hipersekresi patologis; bagian dari regimen eradikasi H. pylori unutk mencegah tukak duodenal ulangan (DIH). Hipersensitif terhadap omeprazole, pengganti benzimidazoles atau komponen dalam formula (DIH). Tukak duodenal ulcer 20 mg per hari selama 4-8 minggu Tukak lambung: 40 mg per hari 4-8 minggu Gejala GERD: 20 mg per hari sampai 4 minggu
8

Kontra-indikasi Dosis (dewasa)

Efek samping Pemberian Perhatian b. Cefixime

Erosive esofagitis: 20 mg per hari selama 4-8 minggu Kondisi hipersekresi patologi: dimulai 60 mg per hari. Dosis dapat dinaikkan sampai 120 mg 3 kali sehari. Profilaksis tukak akibat stress: 40 mg per hari. (DIH) Sakit kepala (7%), nyeri perut (5%), diare (4%), mual (4%), muntah (3%), flatulence (3%), konstipasi (2%), kemerahan (2%) (DIH). Sebaiknya diberikan pada pagi hari sebelum sarapan (DIH). Gangguan liver, ibu hamil dan menyusui (BNF).

Komposisi Indikasi

Kontra-indikasi Dosis (dewasa)

Efek samping

Pemberian

Cefixime 100 mg / kapsul Cefixime diindikasikan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme sebagai berikut : Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Escherichia coli dan Proteus mirabilis. Otitis media yang disebabkan oleh Haemophillus influenzae (beta-laktamase strain positif dan negatif), Moraxella (Branhamella) catarrhalis (umumnya yang termasuk beta-laktamase strain positif) dan Streptococcus pyogenes. Faringitis dan tonsillitis yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes. Bronkitis akut dan bronkitis kronik eksaserbasi akut yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae dan Haemophillus influenzae (beta-laktamase strain negatif dan positif). Pengobatan demam tifoid pada anak dengan multi-resisten terhadap pengobatan standar. Penderita dengan riwayat shock atau hipersensitif akibat beberapa bahan dari sediaan ini. Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 30 kg, dosis harian yang direkomendasikan adalah 50-100 mg (potensi) cefixime diberikan per oral dua kali sehari. Dosis sebaiknya disesuaikan dengan usia penderita, berat badan dan keadaan penderita. Untuk infeksi yang berat dosis dapat ditingkatkan sampai 200 mg (potensi) diberikan dua kali sehari. Perhatian yang cukup sebaiknya dilakukan karena gejalagejala shock kadang-kadang bisa terjadi. Jika beberapa tanda atau gejala seperti perasaan tidak enak, rasa tidak enak pada rongga mulut, stridor, dizziness, defekasi yang tidak normal, tinnitus atau diaphoresis; maka pemakaian sediaan ini harus dihentikan. Pemberian pada wanita hamil dilakukan hanya bila manfaat
9

Perhatian

lebih besar dibandingkan resikonya. Reaksi hipersensitivitas seperti syok dapat terjadi.

3. Histrine 10 mg tab.

Komposisi Indikasi Kontra-indikasi

Dosis (dewasa)

Efek samping Perhatian

Cetrizine Pengobatan rhinitis alergi menahun ataupun musiman, dan urtikaria idiopatik kronik. Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap kandungan dalam obat. Wanita menyusui, karena kandungan aktif cetirizine diekskresi pada air susu ibu. Dewasa dan anak usia diatas 12 tahun : 1 tablet 10 mg, 1 kali sehari Penggunaan pada penderita gangguan fungsi ginjal : dosis sebaiknya dikurangi menjadi tablet sehari. Pusing sakit, kepala, rasa kantuk, agitasi, mulut kering dan rasa tidak enak pada lambung. Kejadian mengantuk telah dilaporkan pada beberapa pasien yang mengkonsumsi Cetirizine; oleh karena itu hati-hati bila mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin. Penggunaan Cetirizine bersamaan dengan alkohol atau depresan sistem saraf pusat lainnya sebaiknya dihindari karena dapat terjadi peningkatan penurunan kewaspadaan dan kerusakan sistem saraf pusat.

Identifikasi Kebenaran Pasien o Memanggil nama pasien dan menyebutkan dokter penulis resepnya. o Mengecek alamat pasien. o Pengecekan pembayaran dengan melihat kuitansi kuning. o Pengecekan no RM dan RS pasien dengan melihat kuitansi kuning. Three Prime Question
10

1. Apa keluhan pasien dan apa yang dikatakan dokter mengenai kegunaan pengobatan pasien? Pasien mengalami sakit di bagian ginjal dari 6 hari yang lalu,mengalami tukak lambung,ISK dan alergi di tangan. Dokter mengatakan bahwa pasien terkena infeksi saluran kemih. Dokter akan memberikan antibiotik untuk infeksinya dan anti nyeri agar tidak sakit lagi. 2. Apakah dokter telah menjelaskan cara pakai obat tersebut? Dokter tidak menjelaskan cara pakainya. 3. Apa yang dikatakan dokter tentang harapan terhadap pengobatan pasien? -

Informasi yang disampaikan ke pasien : Cefixime sebagai obat anti infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme (Infeksi saluran kemih).Cefixime sebanyak 10 kapsul diminum 2 kali sehari pada pagi dan malam hari (tiap 12 jam). Obat ini diminum sampai habis segera sesudah makan. OMZ (omeprazole) sebagai obat tukak lambung. OMZ sebanyak 5 kapsul diminum 1 kali sehari pada malam hari sebelum makan. Histrine sebagai obat rhinitis alergi. Obat ini diberikan sebanyak 5 tablet diminum 1 kali sehari pada malam hari sebelum tidur. Disarankan jangan meminum obat ini pada siang hari/ pada saat sibuk beraktifitas karena memiliki efek samping mengantuk. Pasien harus rajin kontrol ke dokter untuk memeriksakan keadaan infeksinya dan alergi Jaga kebersihan dan jangan sering menahan kencing agar tidak memperparah infeksinya Menyarankan untuk makan secara teratur dan menghindari makanan yang merangsang seperti asam, pedas, kopi, soda, atau alkohol. Ini menimbulkan efek yang sangat cepat.

Masalah yang ditemui : Pasien jarang minum air padahal minum air dalam jumlah banyak agar urine yang keluar juga meningkat (merangsang diuresis). Pasien juga sering menahan bila ingin berkemih..
11

Alergi tidak di ketahui disebabkan oleh apa.

4. Resep 4 (Dokter Spesialis Anak)

RUMAH SAKIT BETHESDA Jl. Jend. Sudirman 70 Yogyakarta Dokter Nama Pasien No. RM No. Reg : DR. W.I., SP.A. : N.R.R. (5 tahun) : 01-xx-xx-xx : RS 940 Yogyakarta, 16 Mei 2013

Iter Nama obat 0 0 R/ Lacto B Sachet R/ Vometa 5 mg/ml Syr (60 ml)

Jumlah 6 1

Aturan pakai S 3 dd 1 Bungkus S 3 dd 1 sendok 5 cc Bila muntah

a. Lacto B

12

Komposisi

Indikasi

Kontra-indikasi Dosis Pemberian Efek samping

Per sachet : Viable cell counts 1 x 10000000 CFU/g (Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longun, Streptococcus themophillus), Vit C 10 mg, Vit B1 0.5 mg, Vit B2 0.5 mg, Vit B6 0.5 mg, niacin 2 mg, protein 0.02 g, fat 0.1 g. Energi : 3.4 kal. Pengobatan diare dan pencegahan intoleransi laktosa. Lactic Acid Bacterial menghasilkan asam organik yang menghambat bakteri merugikan, sehingga dapat membantu memperbaiki ketidakseimbangan flora usus pada diare. Lactobacilli menghasilkan enzim Galaktosidase, untuk menghidrolisa laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Lacto-B dapat mengurangi lactose intolerance (diare akibat mengkonsumsi susu formula yang mengandung laktosa). Vitamin B dapat membantu keseimbangan flora usus. Anak 1-6 tahun : 3 sachet/hari. Bayi < 1 tahun : 2 sachet/hari. Diberikan bersamaan makanan bayi atau susu formula,air Karies gigi.

b. Vometa Komposisi Indikasi Domperidone Mual dan muntah karena berbagai sebab. Keluhan dispepsia dengan pengosongan saluran cerna yang lambat, refluks esofagus dan esofagitis. Rasa penuh di epigastrum atau abdomen, rasa panas terbakar pad epigastrium dan retrosternal. Stimulasi terhadap motilitas lambug dianggap membahayakan. Untuk dispepsia kronik : Dewasa : 10 mg. Anak :2.5 mg/10 kg berat badan 3 kali/hari, tambahkan 10 m sebelum tidur jika perlu. Untuk mual dan muntah : Dewasa : 20-40 mg. Anak : 2.5-5 mg/10 kg berat badan 3-4 kali/hari sebelum makan dan sebelum tidur malam Diberikan 15-30 menit sebelum makan Jarang : kram perut ringan. Hamil, laktasi dan bayi < 1 tahun.

Kontra-indikasi Dosis

Pemberian Efek samping Perhatian

13

Identifikasi Kebenaran Pasien o Memanggil nama pasien dan menyebutkan dokter penulis resepnya. o Mengecek alamat pasien. o Pengecekan pembayaran dengan melihat kuitansi kuning. o Pengecekan no RM dan RS pasien dengan melihat kuitansi kuning. Three Prime Question 1. Apa keluhan pasien dan apa yang dikatakan dokter mengenai kegunaan pengobatan pasien? Pasien mengeluhkan diare disertai mual dan muntah sejak 2 hari lalu setelah berenang. Hal yang sama pernah dialami anak 6 bulan lalu. 2. Apakah dokter telah menjelaskan cara pakai obat tersebut? Dokter tidak menjelaskan cara pakai obatnya 3. Apa yang dikatakan dokter tentang harapan terhadap pengobatan pasien? Agar kondisi kesehatan anak di jaga lebh baik lagi ( pemberian makan bergizi dan susu) Informasi yang disampaikan ke pasien : Lacto B adalah obat anti diare untuk anak-anak (balita). Lacto B juga dapat dapat membantu keseimbangan flora usus. Lacto B diberikan bersamaan makanan bayi atau susu formula,air pada pagi, siang, malam masing-masing 1 bungkus. Untuk penyimpanan segera disimpan di lemari es sampai di rumah. Vometa Sirup adalah obat anti mual dan muntah. Diberikan 3 kali sehari pada pagi,siang,malam sebanyak 1 sendok teh 5 cc 15-30 menit sebelum makan. Hanya bila muntah.

Masalah yang ditemui :


14

Pasien tampak lemah,pucat sehingga ingin cepat-cepat menerima obat dan pulang. Pasien sudah pernah meminum obat Lacto B sebelumnya sehingga menganggap informasi sudah jelas. Pasien juga masih memiliki sisa obat Vometa Sirup tetapi takut tidak baik lagi dikonsumsi sehingga menanyakan masalahnya.

15

5. Resep 5 (Dokter Gigi)

RUMAH SAKIT BETHESDA Jl. Jend. Sudirman 70 Yogyakarta Dokter No. SIP No. resep : drg. M.R., Sp.BM : Ny. R.P., (32 tahun) : RS 1005 Yogyakarta, 16 Mei 2013

R/ Clavamox No X S 3 dd 1 R/ Excelase E cap. XV S 3 dd 1 cap R/ Enervon C no X S 1 dd1 ne det

a. Clavamox (500 mg+ 125 mg) tab. Komposisi Indikasi Amoxicillin trihydrate 500 mg, clavulanic acid 125 m Infeksi saluran nafas atas dan bawah, saluran urogenital, kulit dan jaringan lunak, infeksi luka, sepsis intra abdomen, infeksi urogenital, infeksi panggul, chancroid, gonore, infeksi lain. Hipersensitif terhadap penisilin, bayi yang baru lahir dari ibu yang hipersensitif terhadap penisilin Dewasa dan anak > 12 tahun (40 kg) : Infeksi berat : 1 tablet
16

Kontra-indikasi Dosis

Efek samping Pemberian Perhatian

Dosis untuk infeksi gigi: Dewasa dan anak-anak > 12 tahun : 1 tablet, 3 kali sehari selama 5 hari. Diare, mual, muntah, rasa tidak enak pada abdomen, sakit kepala; ruam kulit, urtikaria; vaginitis, kandidiasis; hepatitis sementara, ikterus kolestatik Dapat diberikan kapan saja. Paling baik diberikan pada saat mulai makan agar dapat diabsorbsi lebih baik dan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI Bayi yang lahir dari ibu yang alergi terhadap penisilin. Sebelumnya pernah mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap sefalosporin atau terhadap alergen lainnya. Hamil dan laktasi. Superinfeksi

b. Excelase E cap Komposisi Indikasi Kontra-indikasi Dosis Pemberian Efek samping Excelase-E Kapsul ( enzim digestif ) Amylase, sanactase 50 mg, protease 60 mg, lipase 20 mg, meicelase 50 mg, pancreatin 167.74 mg. Terapi pengganti pada defisiensi enzim pankreas. Hipersensitivitas pada salah satu komponen Excelase- E Dewasa : 3 kali sehari 1 kapsul. Dikonsumsi pada perut kosong sebelum/sesudah makan) Tidak ada Laporan efek samping (1 atau 2 jam

Three Prime Question 1. Apa keluhan pasien dan apa yang dikatakan dokter mengenai kegunaan pengobatan pasien? Pasien mengeluh sakit gigi dan bengkak di bagian kiri pasca operasi. Sudah pernah mengkonsumsi antibiotik tpi terjadi alergi jadi konsultasi kembali ke dokter terus menganti dengan obat ini. Dokter mengatakan bahwa pasien terkena infeksi digusi bagian kiri sehingga terjadi peradangan. 2. Apakah dokter telah menjelaskan cara pakai obat tersebut? Dokter tidak menjelaskan cara pakainya. 3. Apa yang dikatakan dokter tentang harapan terhadap pengobatan pasien? Informasi yang disampaikan ke pasien :

17

Clavamox adalah antibiotik untuk mengobati infeksi yang dialami pasien dan obat anti radang . Obat ini diminum 3 x sehari pada pagi, siang, malam setiap 8 jam pada jam. Diberikan bersama-sam dengan makanan untuk menghindari efek samping pada saluran cerna. Obat ini harus diminum sampai habis. Untuk penyimpanan segera disimpan di lemari es sampai di rumah. Antibiotik ini harus diminum sampai habis dan tepat waktu. Excelase E adalah Terapi pengganti pada defisiensi enzim pankreas pasca operasi. Diberikan sebanyak 15 kapsul dimunum 3 kali sehari pada pagi, siang, malam masing-masing 1 kapsul. Antibiotik Clavamox masih ada 1 tablet. Sehingga menyarankan itu dihabiskan dulu

Masalah yang ditemui : Pasien agak canggung (sakit di gigi)untuk berbicara sehingga komunikasinya kurang lancar. Apoteker lupa menyerahkan kopi resep sehingga mengejar pasien tapi tidak mendapatkannya. Akhirnya di telepon dan pasien mengatakan tidak maslah karena Enervon C tablet masih tersedia bnyak di rumah dan bisa membelinya di apotek terdekat.

18

Daftar Pustaka
American Pharmacist Association. Drug Information Handbook. 21st ed. North America. Lexicomp. 2012. British National Formularium.org. British national formulary 59th ed. London. BMJ Group and Pharmaceutical Press. 2010. MIMS Indonesia. 2012. (online), (http://www.mims.com/Indonesia) diakses pada tanggal 520 Oktober 2012. Sweetman SC, editor. Martindale: The Complete Drug Reference. 36th edition. London.Pharmaceutical Press. 2009. Tukianen H, Jaakkola J, Torkko M, Teho EO. Comparison between oral procaterol and salbutamol in patients with bronchial asthma. America Jurnal of Respiratory and Critical Care. Finland. 1988. Tinkelman DG, DeJong R, Lutz C, Spangler DL. Evaluation of tremor and efficacy of oral procaterol in adult patients with asthma. Pubmed. 1990.

19

Anda mungkin juga menyukai