Anda di halaman 1dari 12

Sedimen biogenik pelagis

Dengan mikroskop terlihat bahwa sedimen biogenik terdiri atas berbagai struktur halus dan kompleks. Sedimen ini berupa sisa-sisa fitoplankton dan zooplankton laut. Karena umur organisme plankton hanya satu atau dua minggu, terjadi suatu bentuk hujan sisa-sisa organisme plankton yang perlahan, tetapi kontinu di dalam kolom air untuk membentuk lapisan sedimen. Pembentukan sedimen ini tergantung pada beberapa faktor lokal seperti kimia air dan kedalaman serta jumlah produksi primer di permukaan laut.

Faktor yang mempengaruhi Akumulasi Sedimen Bogenik Pelagis


Sedimen biologi laut dalam terdapat di beberapa daerah. Faktor yang mempengaruhi Distribusinya : Produktivitas air permukaan Kedalaman air, dan Suplai sedimen terigen dengan volume besar Sedimen biogenik pelagis, terutama mengandung sisa-sisa kerangka organisme pelagis yang sangat kecil hanya beberapa m, sehingga waktu yang dibutuhkan materi tersebut sampai ke dasar laut (dalam) sangat lama. Sehingga sedimen tersebut bisa berada di bawah daerah yang produktivitasnya tinggi dalam air permukaan adalah karena terbentuknya salju laut.

Preservasi Carbonat pelagis


Materi kerangka calcareous bisa sampai ke dasar laut menjadi sedimen karbonat, sangat bergantung pada kecepatannya tenggelam dalam air. Sifat kimia air laut menentukan apakah proses tersebut terjadi atau tidak. Kejenuhan karbonat dalam air laut Gas CO2 lebih larut di air dingin daripada di air hangat. Kelarutan gas meningkat terhadap tekanan Gabungan CO2 Dengan molekul air menghasilkan asam lemah yang kemudian terpisah membentuk ion-ion hidrogen dan bikarbonat. CO2 (gas) + H2O H2CO3 (aq) H+(aq) + HCO3-(aq)....1 HCO3-(aq) H+(aq) + CO32-(aq)...................................... .2

Sejumlah besar ion bikarbonat dan karbonat dalam air laut tidak diperoleh langsung dari CO2 atmosfir, tetapi dari aliran air sungai ke laut. Pengaruh cuaca terhadap batuan oleh asam karbonik dalam air hujan melepaskan kation-kation seperti Na, K, Ca dan ion-ion bikarbonat dan karbonat ke dalam larutan air sungai. Rata-rata konsentrasi ion bikarbonat dan karbonat dalam air sungai 60 mg/l yaitu sama dengan sekitar 12 mg/l (12 ppm) karbon Konsentrasi CO2 di lebih tinggi di Pasifik dibandingkan dengan atlantik

Sebutkan spesies unsur karbon? Dari pers 2, rasio ion bikarbonat terhadap ion karbonat adalah sebagai berikut : [H+] = k [HCO3-]/ [CO3-] Jika CO2 meningkat, menurut saudara air menjadi lebih atau kurang asam? Variasi jumlah CO2 mempengaruhi kesetimbangan antara ion-ion bikarbonat dan ion-ion karbonat

Total dissolved carbon, CO2 (molm-3)

K E D A L A M A N

1000 m

Atlantik

Pasifik

Profil Karbon Terlarut (CO2 ) di Atlantik dan di Pasifik

Penguraian kerangka kalsium karbonat (CaCO 3) terjadi bila keasaman air bertambah, akibat pelepasan ion-ion hidrogen. CaCO3 + H+ Ca2+ + HCO3Berdasarkan Gambar Profil CO2 diatas, Apakah CaCO3 lebih larut di laut Atlantik atau di laut Pasifik? Kelarutan kalsium karbonat di laut dipengaruhi oleh kedalaman. Sedimen karbonat terakumulasi pada bagian dangkal lantai laut, khususnya pada punggungan tengah samudra, tidak ditemukan di dataran tubir yang dalam

Kalsium karbonat lebih larut dalam air dingin dibanding dalam air hangat. Kalsium karbonat lebih larut pada tekanan tinggi dibanding dalam tekanan rendah. Mengapa sedimen calcareous mendominasi punggungan samudra?

Penguraian Kalsium Karbonat CaCO3 + H+ Ca2+ + HCO3Konsentrasi Ca2+ dalam larutan di laut adalah konstan KOnsentrasi ion-ion carbonat, lebih bervariabel

Konsentrasi ion carbonat [CO3] 0


0,04

0,06

0,08

0,10

1000

2000

3000

4000 5000

Untuk meramalkan kedalaman dimana materi kalsit mulai larut dalam air diperlukan penentuan [CO3] Cara pengukuran : CO2, dalam air laut, melalui analisis langsung. Sampel dititrasi dengan asam untuk mengubah bikarbonat dan carbonat menjadi CO2 H+ + HCO3CO32- + 2H+ CO2 + H2O CO2 + H2O

Hasil titrasi memberikan nilai alkalinitas sampel yang ditandai sebagai kombinasi konsentrasi ion-ion bikarbonat dan karbonat yang digambarkan dalam suku muatan-ekuivalen.

[CO2] = [HCO3-] + [CO3-] A = [HCO3-] +2[CO32-] Dari dua persamaan diatas : A - [CO2] = [CO3-]