Anda di halaman 1dari 20

Kelainan pada Mammae

By : Wyssie Ika Sari S.Kep, Ners PRODI S-1 Keperawatan STIkes WCH 2010

Amastia

Definisi : Breast aplasia atau amastia, merupakan kondisi dimana jaringan payudara, areola dan puting payudara tidak ada pada tubuh seorang wanita. Amastia jarang terjadi, dan muncul sebagai sifat bawaan lahir atau congenital. Etiologi : Amastia ( tdk ada payudara ) bisa tjd bila mamary berhenti berkembang pd mgg ke 6 masa embrio

Abnormalitas payudara amastia sering rancu dengan amazia. Amazia, adalah kondisi dimana jaringan payudaranya tidak ada, namun puting dan areolanya masih ada. Yang terjadi adalah payudara yang benarbenar kempes, hanya kulit puting dan areola.

Klasifikasi

Unilateral amastia, adalah kondisi dimana payudara hanya tumbuh di satu sisi, yang sering dikaitkan dengan tidak tumbuhnya otot pertoral yang seharusnya tumbuh di depan dada.

Cont

Bilateral amastia adalah kondisi dimana kedua payudara tidak tumbuh , biasanya dikatakan sebagai kecacatan lahir (multiple congenital anomalies) yang biasanya juga akan terkait bagian tubuh yang lain.

Penatalaksanaan

Wanita dengan amastia dapat memperbaiki penampilan payudara dengan operasi pembesaran payudara (augmentation mammoplasty).

Fibroadenoma Mammae

Definisi :

Adalah benjolan padat yang kecil dan jinak pada payudara yang terdiri dari jaringan kelenjar dan fibrosa.Benjolan ini biasanya ditemukan pada wanita muda, seringkali ditemukan pada remaja putri. Adalah tumor jinak pada payudara yang bersimpai jelas, berbatas jelas, soliter, berbentuk benjolan yang dapat digerakkan.

Etiologi

Peningkatan aktivitas Estrogen yang absolut atau relatif. Genetik : payudara Faktor-faktor predisposisi : a. Usia : < 30 tahun b. Jenis kelamin c. Geografi d. Pekerjaan e. Hereditas f. Diet g. Stress h. Lesi prekanker

TANDA & GEJALA

Tidak menimbulkan rasa sakit, hanya ukuran dan tempat pertumbuhannya yang menyebabkan nyeri pada mammae. Secara makroskopik : tumor bersimpai, berwarna putih keabuabuan, pada penampang tampak jaringan ikat berwarna putih, kenyal Ada bagian yang menonjol ke permukaan Ada penekanan pada jaringan sekitar Ada batas yang tegas Bila diameter mencapai 10 15 cm muncul Fibroadenoma raksasa ( Giant Fibroadenoma ) Memiliki kapsul dan soliter Benjolan dapat digerakkan Pertumbuhannya lambat Mudah diangkat dengan lokal surgery

Pembagian fibroadenoma berdasarkan histologik

Pembagian fibroadenoma berdasarkan histologik yaitu :

Fibroadenoma Pericanaliculare Yakni kelenjar berbentuk bulat dan lonjong dilapisi epitel selapis atau beberapa lapis. Fibroadenoma intracanaliculare Yakni jaringan ikat mengalami proliferasi lebih banyak sehingga kelenjar berbentuk panjang-panjang (tidak teratur) dengan lumen yang sempit atau menghilang.

Pada saat menjelang haid dan kehamilan tampak pembesaran sedikit dan pada saat menopause terjadi regresi.

PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI


1. Faktor-faktor resiko 2. Pemerikasaan payudara sendiri 3. Pemeriksaan klinik 4. Mammografi 5. Melaporkan tanda dan gejala pada sumber/ahli untuk mendapat perawatan

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK Biopsi Pembedahan Hormonal PET ( Positron Emision Tomografi ) Mammografi Angiografi MRI CT Scan Foto Rontqen ( x ray ) Blood Study

TERAPI tergantung pada : Ukuran Terdapat rasa nyeri atau tidak Usia pasien Hasil biopsy :

Karena FAM adalah tumor jinak maka pengobatan yang dilakukan tidak perlu dengan pengangkatan mammae. Yang perlu diperhatikan adalah bentuk dan ukurannya saja. Pengangkatan mammae harus memperhatikan beberapa faktor yaitu faktor fisik dan psikologi pasien. Apabila ukuran dan lokasi tumor tersebut menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman pada pasien maka diperlukan pengangkatan.

Nursing Management

Emotional support Health teaching ( pengobatan, prognosis, pemeriksaan rutin ) Observe pain

Ca Mammae

Definisi

Carsinoma mammae adalah neoplasma ganas dengan pertumbuhan jaringan mammae abnormal yang tidak memandang jaringan sekitarnya, tumbuh infiltrasi dan destruktif dapat bermetastase ( Soeharto Resko Prodjo, 1995) Carsinoma mammae merupakan gangguan dalam pertumbuhan sel normal mammae dimana sel abnormal timbul dari sel sel normal, berkembang biak dan menginfiltrasi jaringan limfe dan pembuluh darah (Lynda Juall Carpenito, 1995).

PENYEBAB DAN FAKTOR PREDISPOSISI


Menurut C. J. H. Van de Velde:

Ca Payudara yang terdahulu Terjadi malignitas sinkron di payudara lain karena mammae adalah organ berpasangan Keluarga Diperkirakan 5 % semua kanker adalah predisposisi keturunan ini, dikuatkan bila 3 anggota keluarga terkena carsinoma mammae. Kelainan payudara ( benigna ) Kelainan fibrokistik ( benigna ) terutama pada periode fertil, telah ditunjukkan bahwa wanita yang menderita / pernah menderita yang porliferatif sedikit meningkat. Makanan, berat badan dan faktor resiko lain Status sosial yang tinggi menunjukkan resiko yang meningkat, sedangkan berat badan yang berlebihan ada hubungan dengan kenaikan terjadi tumor yang berhubungan dengan estrogen pada wanita post menopouse. Faktor endokrin dan reproduksi Graviditas matur kurang dari 20 tahun dan graviditas lebih dari 30 tahun Menarche kurang dari 12 tahun Obat anti konseptiva oral Penggunaan pil anti konsepsi jangka panjang lebih dari 12 tahun mempunyai resiko lebih besar untuk terkena kanker.

Gambaran klinik

Menurut William Godson III. M. D Tanda carsinoma Kanker payudara kini mempunyai ciri fisik yang khas, mirip pada tumor jinak, massa lunak, batas tegas, mobile, bentuk bulat dan elips Gejala carsinoma Kadang tak nyeri, kadang nyeri, adanya keluaran dari puting susu, puting eritema, mengeras, asimetik, inversi, gejala lain nyeri tulang, berat badan turun dapat sebagai petunjuk adanya metastase.

1.

2.

Fokus pengkajian

Nyeri berhubungan dengan manipulasi jaringan dan atau trauma karena pembedahan, interupsi saraf, diseksi otot. a. Kaji tingkat nyeri dengan P. Q. R. S. T. ? Provoking : Penyebab ? Quality : Kwalitas ? Region : Lokasi ? Severate : Skala ? Time : Waktu b. Kaji efek nyeri pada individu dengan menggunakan individu dan keluarga ? Kinerja ( pekerjaan ) tanggung jawab peran ? Interaksi sosial ? Keuangan ? Aktifitas sehari hari ? Kognitif / alam perasaan ? Unit keluarga ( respon anggota keluarga ) Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan perubahan sirkulasi, adanya edema, destruksi jaringan Hal yang dikaji : a. Identifikasi faktor penyebab kerusakan integritas b. Identifikasi rasional untuk pencegahan dan pengobatan, kerusakan integritas c. Identifikasi tahap perkembangan C1 Tahap I : eritema yang tidak memutih dari kulit yang utuh C2 Tahap II : ulserasi pada epidermis atau dermis C3 Tahap III : ulserasi meliputi lemak kutan C4 Tahap IV : ulserasi meluas otot, telinga dan struktur penunjang

Resiko terjadinya infeksi berhubungan dengan kerusakan drainase limfatik, necrose jaringan a. Kaji tanda radang b. Kaji intake c. Kaji pemberian obat dengan 5 benar ( waktu, obat, nama, dosis, cara) d. Kaji hasil laboratorium ( Hb, Albumin, Lekosit)

Gangguan citra tubuh berhubungan dengan kehilangan mammae dan atau perubahan gambaran mammae Hal yang dikaji : a. Kaji perasaan terhadap kehilangan dan perubahan mammae b. Kaji respon negatif verbal dan non verbal
Kurang pengetahuan berhubungan dengan carsinoma mammae dan pilihan pengobatan Hal yang dikaji : a. Tingkat pendidikan b. Kemampuan dalam mempersepsikan status kesehatan c. Perilaku kesehatan yang tidak tepat Nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan kemotherapi Hal yang dikaji : a. Kaji intake b. Pantau berat badannya c. Kaji hasil laboratorium ( Hb, Albumin, Gula darah ) d. Kaji mual dan muntah Ansietas berhubungan dengan lingkungan Rumah Sakit yang tidak dikenal, ketidak pastian tentang pengaobatan, perasaan putus asa dan tak berada, ketidak cukupan pengetahuan carsinoma dan pengobatan Hal yang dikaji : a. Kaji dan ukur tanda - tanda vital b. Kaji tingkat kecemasan, ringan, sedang, berat, panik c. Kaji tingkat pendidikan

Masalah keperawatan :
1.

Nyeri berhubungan dengan manipulasi jaringan dan atau trauma karena pembedahan, interupsi saraf, diseksi otot.

2.

Kerusakan integristas kulit berhubungan dengan perubahan sirkulasi, adanya edema, destruksi jaringan.
Resiko terjadi infeksi berhubungan dengan kerusakan drainase limpatik necrose jaringan.

3.

4.

Gangguan citra tubuh berhubungan dengan kehilangan mammae dan atau perubahan gambaran mammae.
Kurang pengetahuan berhubungan dengan carsinoma mammae dan pilihan pengobatan

5.

6.

Nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan kemotherapi


Anxietas berhubungan dengan lingkungan Rumah Sakit yang tidak dikenal, ketidakpastian tentang hasil pengobatan carsinoma, perasaan putus asa dan tak berdaya dan ketidak cukupan pengetahuan tentang carsinoma dan pengobatan.

7.

Nursing Care Plan


Fokus intervensi dari perawatan pasien dengan carsinoma mammae 1. Nyeri berhubungan dengan manipulasi jaringan dan atau trauma karena pembedahan, interupsi, diseksi otot ( Danielle Gale, 1995; Doengos, 1993) Kriteria evaluasi : Pasien mengekspresikan penurunan nyeri Intervensi : Perhatikan lokasi nyeri, lamanya dan intensitasnya ( skala 1-10), perhatikan respon verbal dalam mengungkapkan nyeri, bantu pasien untuk posisi yang nyaman serta tindakan yang dapat memberi kenyamanan seperti masase punggung, dorong ambualasi dini dan teknik relaksasi, berikan obat sesuai pesanan. 2. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan perubahan sirkulasi adanya edema, destruksi jaringan ( Doengos, 1993) Kriteria evaluasi : Akan terjadi penyembuhan luka bebas drainase, purulen atau eritema Intervensi Obsrvasi balutan / luka setelah dilakukan perawatan luka, guna mengetahui karakteristik luka, drainase, quasi edema, kemerahan dan insisi pada mammae, tempatkan pada posisi semi fowler pada sisi puggung yang tidak sakit, injeksi dibagian yang tidak sakit, kosongkan drain secara periodik, catat jumlah dan karakteristik Resiko terjadinya infeksi berhubungan dengan kerusakan drainase limfalik karena diseksi nodus limfe aksilaris dan adanya drain pembedahan ( Danielle Gale, 1945) Kriteria evaluasi Tidak ada infeksi pada extremitas yang sakit dan atau pada daerah luka pembedahan Intervensi Observasi lengan yang sakit terhadap adanya tanda tanda infeksi, observasi integritas kulit yang tertutup diatas dinding dada terhadap tanda dan gejala kemerahan, pembengkakan dan drainase, bau tidak sedap, serta warna kekuning kuningan atau kehijau hijauan, hindari penggunaan extremitas yang sakit untuk pemasangan infus, observasi daerah pemasangan drainase terhadap adanya tanda kemerahan, nyeri pembengkakan, atau adanya drainase purulenta, observasi kulit dan rawat kuku pada daerah yang sakit.

3.

Cont
4. Gangguan citra tubuh berhubungan dengan kehilangan mammae dan atau perubahan gambaran dari mastektomi segmental dan atau radiasi mammae ( Dainalle Galle, 1995)
Intetvensi Anjurkan pasien untuk mengungkapkan perasaannya tentang diagnosa carsinoma mammae, pengobatannya dan dampak yang diharapkan atas gaya hidup, evaluasi perasaan pasien atas kehilangan mammae pada aktifitas sexual, hubungan dan citra tubuhnya, berikan kesempatan pasien terhadap rasa berduka atas kehilangan mammae, izinkan pasien mengungkapkan perasaan negatifnya.

5.

Kurang pengetahuan berhubungan dengan carsinoma mammae dan pilihan pengobatan ( Daianlle Galle, 1995)
Kriteria evaluasi Pasien dapat berperan serta dalam pengambilan keputusan akan pengobatan carsinoma , pasien mendiskusikan rasional dari pengobatan dan mengungkapkan tindakan tindakan yang kemungkinan timbul dari efek samping Intervensi Observasi pengetahuan pasien / keluarga mengenai carsinoma mammae dan anjurkan pengobatannya , jelaskan patofisiologi dari carsinoma mammae, hindari janji janji yang tidak mungkin, berikan informasi tentang pilihan pengobatan yang sesuai

6.

Anxietas berhubungan dengan lingkungan Rumah Sakit yang tidak dikenal, ketidak pastian pengobatan carsinoma, perasaan putus asa dan tak berdaya dan ketidak cukupan informasi dan pengobatannya ( Lynda Juall, 1993 )
Kriteria evaluasi Pasien akan berbagi masalah mengenai diagnosa carsinoma Intervensi Berikan kesempatan pasien dan keluarga mengungkapkan perasaan, lakukan kontak sering, berikan suasana ketenangan dan rileks, tunjukkan sikap yang tidak menilai dan mendengar penuh perhatian, dorong diskusi tentang carsinoma dan pengalaman orang lain

7.

Nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan kemotherapi ( Danielle galle, 1995 )
Kriteria evaluasi Berat badan naik atau turun Intervensi Monitor untuk mekanan tiap hari, timbang badan tiap hari jika memungkinkan, jelaskan pentingnya nutrisi adekuat, observasi ulang makanan pantang dan kesukaan, manipulasi lingkungan yang nyaman, bersih, dan tak berbau, anjurkan makan porsi kecil dan sering, kolaborasi ahli gizi untuk pemberian diet TKTP