Anda di halaman 1dari 32

THE 7 TOOLS OF

LEADERSHIP
TOOLS OF LEADERSHIP
COACHING

EMPOWERING COMMUNICATI NG MOTIVATING

CONTROLLING
KEPEMIMPINAN YANG
EFEKTIF

MEMIMPIN MEMIMPIN
DIRI ANAK
SENDIRI BUAH

EFFEKTIVITAS

MENGELOLA KERJA
7 TOOLS OF LEADERSHIP
Visi - Misi - Proaktif -
Peran
T.U.N.T.A.S
Communicating
Coaching
Motivating
Controlling
Empowering
KUALITAS SEORANG PEMIMPIN

• Berpendidikan luas
• Memiliki rasa ingin tahu yang besar
• Memiliki antusiasme yang luar biasa
• Percaya pada manusia dan
teamwork
• Sedia mengambil resiko
KUALITAS SEORANG PEMIMPIN
• Mengutamakan pertumbuhan
jangka panjang dari pada jangka
pendek
• Komitmen bagi tercapainya
excellence
• Senantiasa siap sedia bertindak
• Berhati mulia
• Memiliki visi yang jelas
MEMIMPIN DIRI SENDIRI
• MEMPERJELAS VISI / MISI
PRIBADI
• MEMPERKUAT WATAK-WATAK
PROAKTIF
• MEMANTAPKAN PERAN-PERAN
UTAMA DALAM HIDUP &
PEKERJAAN
• MEMFOKUSKAN DIRI PADA
TUGAS-TUGAS UTAMA
BUAH - BUAH PRODUKTIVITAS
1. Kemandirian 1. Bidang Pengaruh
Transisional yg meluas
2. Kompetensi 2. Kedewasaan
3. Kebebasan Pribadi Pribadi
4. Berbahasa Positif 3. Sukacita Internal
5. Efektivitas Energi 4. Personal Power
Diri 5. Pertumbuhan
Rohani
LAWAN PROAKTIVITAS
1. Reaktivitas
2. Agresivitas
3. Permisivitas
4. Ketergantungan
5. Kecanduan
6. Deterministik
7. Takut dan Malas
MEMULAI PROAKTIVITAS
1. Mulai dengan hal-hal kecil
2. Mulai dari hal sehari-hari
3. Jadilah sebagai model; hindari menjadi
hakim
4. Perjelas tujuan-tujuan
5. Perjelas nilai-nilai
6. Rumuskan prinsip-prinsip sebagai
konstitusi
7. Senantiasalah kritis
MENGELOLA KERJA
• Tugas utama
• Ukuran keberhasilan
• Narasumber
• Tata tertib
• Aktivitas pokok
• Sistem informasi
MEMIMPIN ANAK BUAH
• Communicating
• Coaching
• Motivating
• Controlling
• Empowering
KOMUNIKASI DAN
KEPEMIMPINAN
• Komunikasi adalah ketrampilan paling penting
dalam bisnis, (Anthony Robbins)
• Komunikasilah yang menyalakan api
semangat didada orang lain. Komunikasi
mengubah ide-ide besar menjadi tindakan
nyata. (Stuart Levine dan Michael Crom)
• Dengan komunikasi, Anda bisa mengenal
mereka luar dalam, andapun mereka kenal
(Lee Iacocca)
KOMUNIKASI DAN
KEPEMIMPINAN
• Buatlah hal berkomunikasi menjadi prioritas
utama dalam hidup anda.
• Perlancar jalur komunikasi dengan
menghilangkan hambatan-hambatan
berkomunikasi.
• Tampilkan sikap positif terhadap orang lain,
terutama sikap terbuka, jujur, berupaya mengerti,
tulus, dan berempati pada mitra komunikasi.
• Bangunlah iklim yang positif untuk
berkomunikasi, yakni terciptanya relasi antar
manusia yang saling mempercayai, menghargai,
dan meneguhkan.
PETUNJUK
BERKOMUNIKASI EFEKTIF
1. Pasanglah sikap positif-aktif.
• Bulatkan niat untuk memahami dan mengerti
dia
• Tunjukkan perhatian yang tulus
• Hormati dia sebagai pribadi (bukan statusnya)
• Bantu dia mengungkapkan atau
mengeksprisikan dirinya.
2. Dengarlah dahulu dengan mata, kemudian
dengan telinga, untuk memahami tingkat
perasaannya.
3. Ajukan pertanyaan untuk mendapatkan
informasi dan klarifikasi.
4. Berbicaralah dengan jelas dan menarik ,
– Bicarakan sesuatu itu dengan sederhana.
– Bicarakan sesuatu itu sesuai dengan
minat orang tersebut.
TAMPILKAN SIKAP POSITIF
1. Terbuka
2. Jujur
3. Tulus
4. Pengertian
5. Menerima
6. Memperhatikan
7. Menghargai
8. Empati
9. Mendukung
KOMUNIKASI EMPATIK
1. Menempatkan diri kita pada posisi dia
2. Mengosongkan diri dari keinginan
menyalahkan, Mengomeli, Mengeritik,
dan Mengubah orang lain.
3. Terbuka dan bersedia mendengar.
4. Ada Upaya sungguh - sungguh untuk
memahami
MANFAAT KOMUNIKASI EMPATIK
1. Saling pengertian dan saling pengenalan
/ saling memperhatikan.
2. Hubungan menjadi lebih dekat.
3. Pertukaran informasi menjadi lancar.
4. Orang lain lebih antusias dan termotivasi
5. Terjadi saling pengayaan batin.
6. Rasa percaya tinggi.
Hambatan – Hambatan Yang
Lazim Dalam Berkomunikasi
1. Sikap Negatif.
2. Pengalaman Negatif.
3. Beda Paradigma.
4. Melecehkan Orang lain.
5. Menanggapi Secara Otobiografis.
6. Hubungan yg bersifat Patologis.
RESPON OTOBIOGRAFIS
1. Tidak Mendengarkan Sungguh -
sungguh
2. Curiga - Prasangka.
3. Selektif & Evaluatif.
4. Dibandingkan dengan pengalaman
subyektif masa lalu.
5. Menilai - Menghakimi.
10 MASALAH
KEPEMIMPINAN
• Pemarah
• Pendendam
• Otoriter
• Pilih Kasih
• Janji Palsu
• Sibuk dengan Pekerjaannya
• Tertutup
• Acuh
• Kurang Komunikasi
• Tidak memperhatikan Karier Anak Buah
10 MASALAH
KEPEMIMPINAN
• Karakter Negatif dari Atasan
• Komunikasi Searah
• Kurangnya Bimbingan
• Kurangnya Perhatian
• Kurangnya Feedback
• Kurangnya Kontrol / Review
• Kurang Tahu Kemampuan Bawahan
• Kurangnya Mengembangkan Bawahan
• Kurang Memberi Wewenang
• Kurangnya Penjelasan Sasaran Kepada
Bawahan
PELATIHAN DALAM
BISNIS MODERN
• Adalah proses peningkatan mutu
ketrampilan karyawan agar mereka lebih
melakukan tugas-tugas bisnisnya dan
dapat menghasilkan sesuatu dengan
melebihi harapan pelanggan.

• Organisasi yang maju merasa bertanggung


jawab untuk mendidik dan melatih semua
karyawannya secara berkesinambungan.
PEMIMPIN SEBAGAI PELATIH
PIKIRAN

OTOT PERASAAN

KETRAMPILAN KETRAMPILAN
TEKNIS HALUS
7 LANGKAH COACHING
KARYAWAN
1. Mulailah dengan ramah tamah
2. Melihat persoalan dengan kaca mata
karyawan
3. Ajukan pertanyaan seputar masalah
4. Tunjukan kesalahan secara positif
5. Berikan contoh yang benar
6. Bila ada perubahan, berilah pujian.
7. Komunikasikan betapa pentingnya dia dan
profesionalismenya bagi kemajuan
perusahaan
PENGENDALIAN

KOREKSI PREVENSI
1. Handling 1. Sistem Nilai
Complaint 2. Peraturan
2. Problem 3. Sanksi
Solving
PENGENDALIAN

PROSEDUR
1. Peraturan
2. SOP
3. Rapat
4. Laporan
MOTIVASI TURBO DALAM DIRI KARYAWAN

1. Pendekatan Sumber Daya Manusia


– Team Work
– Pendidikan & Pelatihan berkesinambungan serta
proses bekerja itu sendiri adalah bagian integral dari
pengembangan sikap, karakter, kedewasaan,
pengetahuan dan ketrampilan karyawan
2. Pendekatan Relasi Antarmanusia
– Hargai dan akuilah setiap pribadi. Hormatilah
kepribadiannya.
3. Pendekatan Tradisional
– Beri imbalan atas sumbangsihnya
NILAI KARYAWAN MOTIVASI TINGGI

• Masuk lebih awal dan pulang lebih sore


• Berkonsentrasi lebih lama pada
pekerjaannya
• Berdisiplin lebih tinggi
• Dapat bekerja mandiri
• Bagian dalam penyelesaian masalah
• Lebih gigih menghadapi masalah dan Lebih kreatif
• Bekerja dengan semangat "doing my best"
EMPOWERMENT DALAM BISNIS
• Adalah suatu proses peningkatan mutu
karyawan atau sekelompok karyawan
sedemikian rupa sehingga mereka dapat
mandiri melakukan tugas-tugasnya melayani
pelanggannya hingga puas.
• Mutu karyawan atau organisasi di atas
menyangkut
– Kemampuan teknis pekerjaan
– Pemahaman akan aspek-aspek pekerjaan
– Perilaku dan sikap-sikap kerja
PROSES EMPOWERMENT
1. Buat Rencana Pembinaan 1 tahun
2. Adakan Pertemuan Membahas
TUNTASKANLAH
3. Minta Rencana Aktivitas
4. Periksa, Sempurnakan, dan Setujui
5. Minta Dilaksanakan
6. Tindak Lanjuti Secara
Berkesinambungan
EMPOWERMENT
• Tugas Utama
• Ukuran Keberhasilan
• Narasumber
• Tata tertib & Tanggung jawab
• Aktivitas
• Sistem
• Karakter
• Adaptasi & Antisipasi
• Nikmat
• Lingkungan
• Asih - Asah - Asuh
• Hubungan " Interdependen "