BIOLOGI SEL DASAR

PENDAHULUAN Dr. Fenny M. Dwivany

Sejarah perkembangan       Robert Hooke : sel mati : sel dari gabus Anton vanLeeuwenhoek : sel hidup Matthias Schleiden : sel pada tumbuhan Theodor Schwann (1839): Teori sel Semua organisma terdiri dari satu atau lebih sel Sel : unit struktural hidup   Schleiden & Schwann : sel dapat berasal dari materimateri nonselular Rudolf Virchow (1855) : Teori sel sel berasal dari pembelahan sel yang sudah ada sebelumnya  Penggunaan sel dalam penelitian in vitro : HeLa (sel kanker manusia Henrietta Lacks) – George Gey (1951) .

Ciri sel :  Sel sangat kompleks Molekul-molekul sederhana – kompleks  organel  sel misalnya C. H. N. P  asam amino  protein  misalnya salah satu komponen dalam membran bagian dari sel . O.

.

.

      Sel memiliki informasi genetik Gen : blueprint untuk struktur sel. seluruh aktivitas dan fungsi sel Sel dapat ber-reproduksi Sel memperoleh dan menggunakan energi Sel melakukan metabolisme sel Terdapat suatu aktivitas mekanis dalam sel yang dinamis Misalnya perubahan bentuk sel akibat aksi dari protein-protein dalam sitoplasma .

atau reseptor lainnya Respons : misalnya metabolisme sel. reseptor faktor tumbuh. reseptor matriks ekstraselular. proliferasi sel atau gerakan sel Sel mampu mengatur diri sendiri (self regulation) Misalnya pengaturan siklus sel .    Sel dapat memberi respons terhadap suatu stimulus Reseptor hormon.

.

Prokaryot -Eukaryot .

dengan kode genetic yang identik mekanisme transkripsi dan translasi reaksi metabolisme apparatus yang sama untuk konservasi energi kimiawi (pada membran plasma .Persamaan antara eukaryot dengan prokaryot:         konstruksi membran plasma sama informasi genetik dikode oleh DNA. pada membran mitokondria – eukaryot) mekanisme fotosintesis yang sama (tumbuhan – sianobakteri) mekanisme sintesa dan penyisipan protein membran konstruksi proteosom (struktur pendegradasi protein) yang sama (archaebacteria dengan eukaryot) .prokaryot.

berada dalam inti RNA disintesis dan diproses di inti. ada aliran sitoplasma dalam sel. tidak ada aliran sitoplasma dalam sel. dll Ada DNA linier dan sangat panjang. Protein disintesis di sitoplasma Dalam sitoplasma terdapat sitoskeleton : filamen-filamen protein. memiliki daerah yang dikode (ekson) dan tidak dikode /intron (sangat banyak). retikulum endoplasma. tidak ada endositosis dan eksositosis Kromosom ditarik dengan cara pelekatan pada membran plasma Umumnya uniselular Sitoplasma Pembelahan sel Organisasi sel .Prokaryot Ukuran sel Metabolisme Organel Inti DNA Umumnya 1-10 m Anaerobic atau aerobik Sedikit Tidak ada DNA sirkular dalam sitoplasma Eukaryot Umumnya 5-100 m Aerobik Mitokondria. ada endositosis dan eksositosis Kromosom ditarik apparatus mitosis (komponen sitoskeleton) Umumnya multiselular. kloroplas. dan terjadi proses diferensiasi / spesialisasi sel RNA dan protein RNA dan protein disintesis pada ruang yang sama Tidak mengandung sitoskeleton.

.

Struktur bakteri bacteria contain essentially no organelles— not even a nucleus to contain their DNA. which encloses a single compartment containing the cytoplasm and the DNA. They often have a tough protective coat. called a cell wall. surrounding the plasma membrane. .

(14.Struktur sel tanaman A generalized illustration (a) and micrograph (b) of a plant cell. Most mature plant cells contain large central vacuoles which occupy a major portion of the internal volume of the cell.000)x .

.

Virus membawa informasi genetic berupa rantai tunggal atau ganda RNA atau DNA  Materi genetiknya mengkode :Protein kapsul / kapsid  hidup jika berada pada sel (di luar inang disebut virion)  Viriolid < virus tp ga pny materi genetik .