Anda di halaman 1dari 4

Progestin adalah progestogen sintetik yang memiliki efek mirip dengan progesteron alami.

Progestin merupakan hormon dan digunakan baik oleh laki-laki dan perempuan untuk tujuan yang berbeda. Progestin diresepkan untuk beberapa alasan: 1. Untuk mengatur siklus menstruasi dengan benar dan mengobati menghentikan periode menstruasi yang tidak biasa (amenore). Progestin bekerja dengan cara menyebabkan perubahan dalam rahim. Setelah sejumlah progestin dalam darah menurun, lapisan rahim mulai terlepas dari dan perdarahan vagina terjadi (menstruasi). Progestin membantu hormon lain memulai dan menghentikan siklus menstruasi. 2. Untuk membantu kehamilan yang terjadi selama pendonoran telur atau prosedur infertilitas pada wanita tidak menghasilkan cukup progesteron. Progesteron juga diberikan untuk membantu menjaga kehamilan jika tubuh kurang mampu. 3. Untuk mencegah penebalan lapisan rahim (endometrium hiperplasia) pada wanita menopause yang sedang diobati dengan estrogen untuk terapi hormon ovarium atau ovarian hormone therapy (OHT). 4. Untuk mengobati rasa sakit yang berhubungan dengan endometriosis, suatu kondisi dimana jaringan endometrium yang melapisi rahim berpindah ke organ wanita lainnya. 5. Untuk mengobati kondisi yang disebut endometriosis, untuk membantu mencegah hiperplasia endometrium, atau untuk mengobati perdarahan yang tidak biasa dan berat rahim (perdarahan uterus disfungsional) dengan memulai atau menghentikan siklus menstruasi. 6. Untuk membantu mengobati kanker ginjal, rahim, dan payudara. Progestin membantu mengubah kemampuan sel kanker untuk bereaksi terhadap hormon dan protein lain yang menyebabkan pertumbuhan tumor. Dengan cara ini, progestin dapat menghentikan pertumbuhan tumor. 7. Untuk mengetes tubuh dalam memproduksi hormon tertentu, seperti estrogen. 8. Untuk mengobati hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan yang parah, dan kelemahan otot pada pasien AIDS atau kanker dengan menghasilkan protein tertentu yang menyebabkan peningkatan nafsu makan dan berat badan. Progestin juga dapat digunakan untuk kondisi lain seperti yang ditentukan oleh dokter. Progestin dapat membantu hormon lainnya bekerja dengan baik, membantu mencegah anemia (kadar zat besi yang rendah dalam darah), kehilangan terlalu banyak darah akibat menstruasi, dan kanker rahim. Progestin yang tersedia hanya dengan resep dokter. Progestin juga digunakan pada pasien tertentu dengan kondisi medis sebagai berikut:

1. Karsinoma prostat
2. 3. 4. 5. Insufisiensi corpus luteum Hot flashes, berkeringat pada malam hari Sindrom polikistik ovarium Dewasa atau pubertas sebelum waktunya

Kemasan Produk ini tersedia dalam bentuk sediaan tablet, suspensi, kapsul, jelly, krim, dan kit. Dosis Bentuk sediaan medroxyprogesterone tablet: 1. Untuk mengendalikan perdarahan yang tidak biasa dan perdarahan uterus disfungsional atau mengobati periode menstruasi yang tak biasa (amenore): Dewasa dan remaja: 5 sampai 10 mg per hari selama lima sampai sepuluh hari seperti yang diarahkan oleh dokter. 2. Untuk mempersiapkan periode menstruasi pada rahim: Dewasa dan remaja: 10 mg per hari selama lima atau sepuluh hari seperti yang diarahkan oleh dokter. Untuk mencegah penebalan lapisan rahim (endometrium hiperplasia) saat menggunakan estrogen pada terapi hormon ovarium pada wanita postmenopause: 1. Dewasa: Saat meminum estrogen setiap hari pada hari pertama sampai hari ke-25; 5 sampai 10 mg per hari selama sepuluh sampai empat belas atau lebih setiap bulan seperti yang diarahkan oleh dokter. Atau dokter mungkin ingin pasien meminum 2,5 atau 5 mg per hari tanpa henti. Dokter akan membantu menentukan jumlah tablet yang terbaik untuk pasien dan kapan harus meminumnya. Bentuk sediaan suntikan ke dalam otot: Untuk mengobati kanker ginjal atau rahim: Dewasa dan remaja : Pada awalnya, 400-1000 mg disuntikkan ke dalam otot sebagai dosis tunggal sekali seminggu. Kemudian, dokter mungkin menurunkan dosis sampai 400 mg atau lebih sebulan sekali. Untuk bentuk sediaan suntikan di bawah kulit: Untuk mengobati nyeri endometriosis: Dewasa dan remaja : 104 mg disuntikkan di bawah kulit paha atau perut setiap tiga bulan (12 sampai 14 minggu) tidak lebih dari 2 tahun. Untuk bentuk sediaan megestrol suspensi: Untuk mengobati kehilangan nafsu makan (anoreksia), kelemahan otot (cachexia), atau penurunan berat badan akibat AIDS: Dewasa dan remaja : 800 mg per hari pada bulan pertama. Dokter mungkin ingin pasien untuk meminum 400 atau 800 mg sehari selama tiga bulan lagi. Untuk bentuk sediaan megestrol tablet: Untuk mengobati kanker payudara: Dewasa dan remaja : 160 mg per hari sebagai dosis tunggal atau dalam dosis terbagi selama dua bulan atau lebih. Untuk mengobati kanker rahim: Dewasa dan remaja : 40-320 mg sehari selama dua bulan atau lebih.

Untuk mengobati kehilangan nafsu makan (anoreksia), kelemahan otot (cachexia), atau penurunan berat yang disebabkan oleh kanker: Dewasa dan remaja : 400 sampai 800 mg per hari. Bentuk sediaan norethindrone tablet: Untuk mengendalikan perdarahan yang tidak biasa dan perdarahan uterus disfungsional atau menghentikan periode menstruasi yang tak biasa (amenore): Dewasa dan remaja : 2.5 sampai 10 mg per hari dari hari ke- 5 hingga hari ke- 25 (dihitung dari hari pertama siklus menstruasi terakhir). Dokter mungkin ingin pasien meminum obat hanya selama lima sampai sepuluh hari. Untuk mengobati endometriosis: Dewasa dan remaja : Pada awalnya, 5 mg sehari selama dua minggu. Dokter mungkin meningkatkan dosis perlahan-lahan sampai 15 mg sehari selama enam sampai sembilan bulan. Biarkan dokter tahu jika periode menstruasi pasien sudah dimulai. dokter mungkin ingin pasien meminum lebih atau mungkin ingin pasien berhenti minum obat untuk waktu yang sebentar. Bentuk sediaan progesterone kapsul: Untuk mencegah penebalan lapisan rahim (endometrium hiperplasia) saat meminum estrogen untuk terapi hormon ovarium pada wanita postmenopause: Dewasa : 200 mg per hari menjelang tidur selama 12 hari terus menerus per 28 hari siklus pengobatan estrogen setiap bulan. Untuk mengobati menghentikan periode menstruasi yang tak biasa (amenore): Dewasa : 400 mg per hari menjelang tidur selama sepuluh hari. Bentuk sediaan gel vagina: Untuk menghentikan periode menstruasi yang tak biasa (amenore): Dewasa dan remaja : 45 mg sekali setiap hari sampai enam dosis. Dosis dapat ditingkatkan sampai 90 mg sekali setiap hari selama enam dosis jika diperlukan. Untuk digunakan dengan prosedur infertilitas: Dewasa dan remaja : 90 mg satu atau dua kali sehari. Jika kehamilan terjadi, pengobatan dapat dilanjutkan sampai 10-12 minggu. Bentuk sediaan suntik: Untuk mengendalikan perdarahan yang tidak biasa dan perdarahan uterus disfungsional atau menghentikan periode menstruasi yang tak biasa (amenore): Dewasa dan remaja : 5 sampai 10 mg per hari disuntikkan ke dalam otot selama enam sampai sepuluh hari. Dokter mungkin ingin pasien untuk menerima 100 atau 150 mg disuntikkan ke dalam otot sebagai dosis tunggal. Kadang-kadang dokter mungkin ingin apsien mengkonsumsi hormon estrogen. Jika periode menstruasi sudah dimulai, dokter akan menyarankan pasien berhenti minum obat. Bentuk sediaan supositoria vagina: Untuk menjaga kehamilan (pada ovulasi dan pada awal kehamilan): Dewasa dan remaja : 25 mg sampai 100 mg (satu suppositoria) dimasukkan ke dalam vagina satu atau dua kali sehari menjelang ovulasi. Dokter mungkin ingin pasien untuk mengunakan obat sampai sebelas minggu.

Efek Samping Tergantung pada seberapa banyak progestin yang digunakan, progestin dapat memiliki efek yang berbeda. Sebagai contoh, progesteron dosis tinggi diperlukan untuk perempuan yang ingin meneruskan kehamilan sementara progestin dalam dosis rendah dapat mencegah kehamilan terjadi. Efek lainnya dapat menyebabkan penambahan berat badan, meningkatkan suhu tubuh, memperbesar kelenjar penghasil susu untuk menyusui, dan mengistirahatkan rahim untuk mempertahankan kehamilan. Efek samping yang lebih umum: 1. Peningkatan jumlah perdarahan menstruasi pada periode bulanan, perdarahan vagina yang lebih ringan antara periode menstruasi, perdarahan vagina yang lebih berat antara periode bulanan, atau berhenti dari periode menstruasi. 2. Gejala penyakit gula darah sperti; mulut kering, sering kencing, kehilangan nafsu makan, atau kehausan yang tidak biasa. Efek samping yang jarang ditemui: 1. Depresi mental 2. Ruam kulit 3. Aliran ASI meningkat dengan tak terduga Sumber: MayoClinic

http://health.detik.com/read/2011/10/25/092939/1751727/769/