KAP IKATAN AKUNTAN INDONESIA KOMPARTEMEN AKUNTAN PUBLIK

Tentang Standar Profesional Akuntan Publik
Per 1 januari 2001

Tentang Standar Profesional Akuntan Publik

TENTANG STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUB LI K
Latar belakang kodifikasi berbagai Pernyataan Standar yang telah diterbitkan oleh Dewan; perubahan dalam Standar Profesional Akuntan Publik per 1 Agustus 1994; pendekatan yang digunakan oleh Dewan dalam mengubah kodifikasi SPAP per 1 Agustus 1994 ke kodifikasi SPAP per 1 Januari 2001; langkah penyusunan standar profesional akuntan publik; rerangka kodifikasi berbagai pernyataan standar; ketentuan kodifikasi.

DAFTAR ISI
Halama n Latar Belakang Kodifikasi Pernyataan Standar yang Telah Diterbitkan oleh Dewan .........................................................................................................001.1 Perubahan dalam Standar Profesional Akuntan Publik per 1 Agustus 2000 ......................................................................................................................001.5 Pendekatan yang Digunakan oleh Dewan dalam Mengubah Kodifikasi SPAP per 1 Agustus 1994 ke Kodifikasi SPAP per 1 Januari 2001 .....................001.6 Langkah Penyusunan Standar Profesional Akuntan Publik ..................001.8 Tipe Standar Profesional yang Diterbitkan oleh Dewan .........................001.8 Hubungan Standar Atestasi dan Standar Auditing ............................................................................................................... 001.11 Hirarkhi Standar Auditing ............................................................................................................... 001.11 Rerangka Kodifikasi Berbagai Pernyataan Standar .................................................................................................................... 001.13 Ketentuan Kodifikasi .................................................................................................................... 001.16 001.iii

Tentang Standar Profesional Akuntan Publik

TENTANG STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK
STAN Buku ini DA merupakan R Y A N G kodifikasi TELAH D berbagai I T E R B Ipernyataan TKAN OLE standar H DEW teknis A N dan aturan etika. Pernyataan standar teknis yang dikodifikasi dalam buku ini terdiri (1) pernyataan Sebagai respon standar terhadap auditing, perubahan (2) pernyataan lingkungan standar bisnis, atestasi, Dewan (3) pernyataan senantiasa LATAR BELAKANG KODIFIKASI BERBAGAI PERNYATAAN jasa akuntansi dan mengembangkan berbagai review, (4) standar pernyataan untukjasa memungkinkan konsultansi, (5) para danprofesional pernyataan standar di bidang pengendalian akuntan publik mutu, menyediakan yang telah diterbitkan berbagai jasa oleh berkualitas Ikatan Akuntan yang Indonesia-Dewan dibutuhkan oleh masyarakat. Standar Profesional Di samping Akuntan itu, perubahan Publik pesat (untuk yang selanjutnya terjadi di disebut Dewan) lingkungan bisnis sampai menuntut dengan Dewan 1 senantiasa Januari 2001. melakukan Aturanpemutakhiran etika yang dicantumkan terhadap berbagai dalam standar buku ini yang adalah telahAturan diterbitkan Etika di Kompartemen masa lalu, yang Akuntan telah Publik yang dinyatakan dikodifikasikan dalam buku berlaku Standar oleh Profesional Kompartemen AkuntanAkuntan Publik per Publik 1 Agustus sejak tanggalLebih 1994. bulanlanjut, Mei 2000. di dalam Oleh pelaksanaan karena struktur berbagai dan standar sistematika yang susunan telah berbagai standar dikodifikasi di dalam yang buku disajikan tersebut,dalam para praktisi buku seringkali ini sangat mengajukan kompleks, berbagai sebelum menggunakan pertanyaan tentang buku ini, penerapan pemakai standar, dianjurkan sehingga untuk membaca menuntut uraian Dewan "Tentang untuk Standar Profesional menerbitkan berbagai Akuntan interpretasi Publik." pernyataan standar. Dalam Sejak penerbitan bagian ini kodifikasi diuraikanSPAP (1) latar dalam belakang tahun 1994, kodifikasi Dewan berbagai telah menerbitkan pernyataan standar yang berbagai pernyataan telah diterbitkan standar baru oleh dan Dewan interpretasi (2) perubahan pernyataandalam standar Standar untuk Profesional Akuntan menyempurnakan berbagai Publik standar per 1 Januari yang dikodifikasikan 2001, (3) langkah dalam yang buku ditempuh Standar oleh Dewan Profesional Akuntan dalam Publik menyusun per 1 Stan Agustus da r 1994. Profesional Berbagai Akuntan pernyataan Publik standar (SPAP) dan (4) interpretasi ketentuanpernyataan yang dibuat standar oleh Dewan yang tentang diterbitkan pengkodifikasian oleh Dewan berbagai dalam standar 1994 periode yang -2000 telah diterbitkan disajikan pada oleh Gambar Dewan 1. dalam Pada gambar buku Standar tersebut Profesional dapat Akuntan Publik ini.

001.1

70 Pertimbangan atas Kecurangan dalam SA Seksi 319 Audit Laporan Keuangan 11.74 Independen Informasi Keuangan Interim SA Seksi 337 Permintaan Keterangan dari Penasihet Hukum Klien Pernyataan Standar Atestesi 13. 68 Komunikasi dengan Manajemen SA Seksi 318 9. 64 Lingkungan Pengolahan Data Elektronik – On-line Computer System SA Seksi 344 5. PSA No. PSA No. PSA No. PSAT No. PSA No. 62 Audit Kepatuan yang diterapkan atas Entitas Pemerintah dan Penerima Lain Bantuan Keuangan Pemerintah SA Seksi 801 3. 06 Atestasi Kepatuhan SAT 14.IP Standar Profesional Akuntan Publik dilihat berbagai pernyataan standar dan interpretasi pernyataan standar yang telah diterbitkan oleh Dewan dalam periode tersebut dan seksi dalam buku Standar ProfesionalAkuntan Publik per 1 januari 2001 yang digunakan untuk mengkodifikasikan setiap pernyataan standar dan interpretasi pernyataan standar tersebut. PSA No. PSA No. PSAT No. 61 Pelaporan atas Pengolahan Transaksi Oleh Organisasi Jasa SA Seksi 324 2. PSA No. PSA No. 02]: Standar Atestasi Seksi 001. 63 Lingkungan Pengolahan Data Elektronik – Komputer Mikro Berdiri Sendiri SA Seksi 343 4. 73 Indonesia dalam Laporan Auditor SA Seksi 722 14. PSA No. PSA No. 69 Pertimbangan atas Pengendalian Intern SA Seksi 360 dalam Audit Laporan Keuangan 10. 71 Pelaporan atas Laporan Keuangan yang SA Seksi 316 Disusun untuk Digunakan Di Negara Lain 12.2 . 67 Pemehaman atas Bisnis Klien SA Seksi 722 8. 66 Informasi Keuangan Interim SA Skesi 345 7. 72 Makna Menyajikan secara Wajar Sesuai SA Seksi 534 dengan Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum di SA Seksi 411 13. PSA No. PSA No. 07 Perubahan terhadap SAT Seksi 100 [PSAT 500 No. PSA No. Seksi dalam Pernyataan/ SPAP per Interprestasi Judul Pernyataan/Interprestasi 1 Jan 2001 Pernyataan Standar Auditing 1. PSA No. 65 Lingkungan Pengolahan Data Elektronik – Database System 6.

29. PSJK No.PSAT No. IPSA No. IPSA No. PSAR No. PSPM No. 30.3 . 29. PSAR No. 08 16.03 Pengacuan Ke Laporan Manajemen dalam Laporan Audit Bentuk Baku 3. 36. 02 Pelaporan atas Laporan Keuangan 18. IPSA No. 09 Analisis dan Pembahasan oleh Perikatan Prosedur yang Disepakati SAT Seksi SAT Seksi 600 SAR Seksi SAR Seksi 300 SAR Seksi 400 SAR Seksi 500 SJK Seksi 100 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review 17.PSAT No. 29.05 Pencantuman "Health Warning Legend" pada Laporan Auditor Independen 5.02 Pelaporan atas Laporan Keuangan yang Berdasarkan Basis Akuntansi Likuidasi 2. IPSA No. 29. 03 Laporan Kompilasi atas Laporan Dimasukkan dalam Formulir Tertentu 19.06 Pencantuman Laporan Perubahan Ekuitas dalam Laporan Auditor Independen 6.04 Dampak Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. 01 Definisi dan Standar Jasa Konsultansi Pernyataan Standar Pengendalian Mutu 22. Kep-49/Pm/ 1998 tentang Transaksi dalam Mata Uang Akuntansi Asing terhadap Laporan Auditor Independen 4. PSPM No. 04 Pelaporan atas Laporan Keuangan Pribadi yang Dimasukkan dalam Rencana Keuangan Pribadi Tertulis Pernyataan Standar Jasa Konsultansi 21. PSAR No.01 Pelaporan Auditor atas Laporan Keuangan 9341 Konsolidasian dan Laporan Keuangan Induk Perusahaan Saja SA Seksi 9551 001.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik 1 2 3 4 5 6 7 15. 01 Sistem Pengendalian Mutu Kantor Akuntan Publik 23. 02 Pernyataan Kebijakan dan Prosedur 24. PSPM No. IPSA No. 03 Komunikasi antara Akuntan Pendahulu dengan Akuntan Pengganti 20. PSAR No. 29. IPSA No.01 Laporan Auditor Independen Tentang 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 SPM Seksi 100 SPM Seksi 200 Seksi SPM 300 SA Seksi 9508 SA Seksi 9508 Memburuknya Kondisi Ekonomi Indonesia Kelangsungan Hidup Entitas SA Seksi Terhadap 7. IPSA No. 03 Standar Pelaksanaan dan Pelaporan Review Mutu Interpretasi Pernyataan Standar Auditing 1.

SA Seksi 337 Permintaan Keterangan dari Penasihat Hukum Klien d. Dalam kodifikasi ini. SA Seksi 324 Pelaporan atas Pengolahan Transaksi oleh Organisasi jasa c. SA Seksi 344 Lingkungan Sistem Informasi Komputer-On-Line Computer System g.01 Komunikasi Antara Auditor Utama dengan Auditor Lain SA Seksi 9380 9. 38. SA Seksi 343 Lingkungan Sistem Informasi Komputer-Komputer Mikro Berdiri Sendiri e.4 . SA Seksi 360 Komunikasi dengan Manajemen e.2000 sebagaimana yang tercantum dalam Gambar 1. IPSA No. SA Seksi 318 Pemahaman atas Bisnis Klien b. 51. IPSAT No. 1. IPSAT No.01Penyampaian Laporan Keuangan Auditan 9622 dan Profil Perusahaan Kepada Melalui Akuntan Publik SA Seksi 9320 Interpretasi Pernyataan Standar Atestasi 11. 3 tahun 1999 Pemilihan Umum SA Seksi 10. 01. SA Seksi 345 Lingkungan Sistem Informasi Komputer-Database System 001. IPSA No.01 Pelaporan Khusus atas Pertanggungjawaban Dana Kampanye Pemilihan Umum oleh Politik Peserta Pemilihan Umum sesuai Ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia No. Standar baru yang ditambahkan dalam kodifikasi adalah: a. 55.Standar Profesional Akuntan Publik 8. buku kodifikasi Standar ProfesionalAkuntan Publik per 1 januari 2001 ini mengalami perubahan besar berikut ini. IPSA No. 2.2000 PERU BAHAN DALAM STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK PER 1 JANUARI 2001 Dibandingkan dengan Standar ProfesionalAkuntan Publik per 1 Agustus 1994. Laporan Akuntan atas Pengendalian Penyelenggaraan Pembukuan SAT Seksi 12. Penambahan berbagai standar baru dan interpretasi standar yang diterbitkan oleh Dewan dalam periode 1994 .02 Laporan Akuntan atas Pemeriksaan Portofolio Investasi Dana PensiunSAT Seksi 9100 Gambar 1 Daftar Pernyataan Standar dan Interpretasi Pernyataan Standar yang Diterbitkan Dewan dalam Periode 1994 . 2 tahun 1999 tentang Partai Politik dan Undang-Undang No. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik dimasukkan sebagai komponen Standar Profesional Akuntan Publik.

SPM Seksi 200 Perumusan Kebijakan dan Prosedur Pengendalian Mutu u. 69 Pertimbangan Kecurangan dalam Audit Laporan Keuangan PSA No. SA Seksi 508 Laporan Auditor atas Laporan Keuangan Auditan. SA Seksi 534 Pelaporan atas Laporan Keuangan yangDisusun untuk Digunakan di Negara Lain i. berbagai Seksi mengalami perubahan besar. SAR Seksi 200 Pelaporan atas Laporan Keuangan Komparatif o. SAT Seksi 100 StandarAtestasi. SAR Seksi 500 Pelaporan atas Laporan Keuangan Pribadi yang Dimasukkan dalam Rencana Keuangan Pribadi Tertulis r. PSA No.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik h. SJK Seksi 100 Jasa Konsultansi: Def nisi dan Standar s. SAT Seksi 600 Perikatan Prosedur yang Disepakati m. SAR Seksi 400 Komunikasi antara Akuntan Pendahulu dengan Akuntan Pengganti q. SAT Seksi 700 Analisis dan Pembahasan Umum oleh Manajemen n. 68 mengubah komponen yang membentuk pengendalian intern dan PSA No. SAR Seksi 300 Laporan Kompilasi atas Laporan Keuangan yang Dimasukkan dalam Formulir Tertentu p. PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN OLEH DEWAN DALAM MENGUBAH KODIFIKASI SPAP PER 1 AGUSTUS 1994 KE KODIFIKASI SPAP PER 1 JANUARI 2001 Ada dua perubahan yang mengubah kodifikasi SPAP per 1 Agustus 1994: . SA Seksi 722 Informasi Keuangan Interim j SA Seksi 801 Audit Kepatuhan Kep atu h an yan g Datas En ti tas Pe me ri n tah an dan Pe ne ri m a Lain Bantuan Keuangan Pemerintah k SAT Seksi 500 Atestasi Kepatuhan 1. 68 Pertimbangan Pengendalian Intern dalam Audit Laporan Keuangan b. SPM Seksi 300 Standar Pelaksanaan dan Pelaporan Review Mutu Perubahan berbagai Seksi yang ada dalam kodifikasi karena diterbitkannya dua PSA: a. 3. SPM Seksi 100 Sistem Pengendalian Mutu Kantor Akuntan Publik t. Sebagai akibatnya. di antaranya adalah: SA Seksi 110 Tanggung Jawab dan Fungsi Auditor Independen. PSA No. SA Seksi 230 Penggunaan Kemahiran Profesional dengan Cermat dan Seksama dalam Pelaksanaan Pekerjaan Auditor. SA Seksi 320 Surat Perikatan Audit. 69 mengubah tanggung jawab auditor dari hanya mempertimbangkan kekeliruan dan ketidakberesan ke tanggung jawab yang lebih berat: "mempertimbangkan kekeliruan dan kecurangan".

Standar auditing yang diterjemahkan dari IFAC adalah: (1) Knowledge of The Business (2) Auditing in a Computer Information Systems Environment (3) Initial Engagement-Opening Balance 001. perubahan pesat yang terjadi di AICPA Profesional Standards perlu dipertimbangkan untuk mengubah kodifikasi SPAP per 1 Agustus 1994. Perubahan pesat yang terjadi di American Institute of Certified Public Accountant Profes-sional Standards (AICPA Professional Standards)terutama dalam standar auditing.A. Mengingat AICPA Profesional Standards merupakan sumber materi yang digunakan dalam penyusunan SPAP per 1 Agustus 1994. Dewan menempuh pendekatan berikut ini untuk memutakhirkan SPAP 1 Agustus 1994 ke SPAP 1 Januari 2001. standar atestasi. karena dual hal berikut ini: a.A. standar atestasi. Untuk mengatasi dua masalah tersebut. b. mengubah. U. Perubahan yang dilakukan oleh Dewan dengan penerbitan berbagai pernyataan standar dan interpretasi terhadap pernyataan standar dapat dengan mudah digunakan untuk melakukan pemutakhiran SPAP yang telah dikodifikasikan. untuk perubahan SPAP yang disebabkan oleh perubahan AICPA Professional Stan-dards di U. 6 . standar jasa akuntansi dan review. yang menjadi sumber acuannya. Menerjemahkan standar auditing. b.S.Standar Profesional Akuntan Publik diperlukan interpretasi terhadap berbagai standar yang tercantum dalam kodifikasi tersebut. b. Pemutakhiran (up dating) terhadap kodifikasi SPAP menghadapi masalah dengan adanya dua macam perubahan tersebut di atas. Namun. Dewan mengalami kesulitan untuk memasukkan perubahan tersebut ke dalam kodifikasi. Statement yang digunakan oleh AICPA untuk menambah. dan standar jasa akuntansi dan review. Menerjemahkan standar auditing per Juni 1998 yang diterbitkan oleh the International Auditing Practice Committee of the International Federation of Accountants (IFAC).S. sehingga selama periode 1994 sampai dengan 2000 Dewan telah menerbitkan sepuluh interpretasi pernyataan standar. Selama ini Dewan tidak memantau perubahan AICPA Professional Standards melalui berbagai statement yang dikeluarkan oleh AICPA. atau menghapus standar biasanya kemudian dipecah-pecah ke dalam berbagai seksi yang relevan dalam kodifikasi standar. Dewan hanya memantau perubahan standar dari AICPA Professional Standards yang telah dijilid dalam suatu kodifikasi standar. dan standar konsultansi manajemen dari AICPA Professional Standards per 1 Juni 1998 yang diterbitkan oleh AICPA. a.

Tipe Standar Profesional Ada enam tipe standar profesional yang dikodifikasikan dalam buku ini: 1. karena para anggota Kompartemen Akuntan Publik memerlukan proses belajar terhadap berbagai perubahan yang dikodifikasi dalam SPAP per 1 Januari 2001. anggota KAP masih diperbolehkan menggunakan standar yang tercantum dalam SPAP per 1 Agustus 1994 (dengan tetap memperhatikan perubahan yang dilakukan oleh Dewan melalui interpretasi pernyataan standar.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik Hasil penerjemahan berbagai standar dari dua sumber acuan tersebut (AICPA dan IFAC) digunakan untuk mengganti standar yang dikodifikasi dalam SPAP per 1 Agustus 1994. karena Standar Auditing Pemerintahan yang digunakan oleh Bepeka. Standar Atestasi. standar yang berlaku hanya yang tercantum dalam kodifikasi SPAP per 1 Januari 2001. Oleh karena itu. 2. Standar Jasa Konsultansi 5. 7 . Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik Kelima tipe standar profesional yang pertama merupakan standar 001. yang menjadi acuan seksi tersebut belum mengalami perubahan. Standar yang tidak mengalami perubahan dalam kodifikasi SPAP per 1 Januari 2001 adalah SA Seksi 801 (PSA No. Sampai dengan akhir masa peralihan tersebut. (2) hubungan standar atestasi dan standar auditing. Untuk standar-standar yang diterbitkan oleh Dewan setelah tanggal 1 Agustus 1994. Setelah tanggal 31 Desember 2001. 62 Audit Kepatuhan yang Diterapkan atas Entitas Pemerintahan dan Penerima Lain Bantuan Keuangan Pemerintah. untuk berbagai standar dalam berbagai seksi yang ada pads kodifikasi SPAP per 1 Agustus 1994 diberlakukan masa peralihan sampai dengan 31 Desember 2001. Hal ini ditempuh oleh Dewan. masa berlakunya sesuai yang disebutkan dalam pernyataan standar yang bersangkutan. Standar Auditing. Uraian dibagi menjadi 4 bagian berikut ini: (1) tipe standar profesional. LANGKAH PENYUSUNAN STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK Di bagian ini diuraikan langkah-langkah yang ditempuh oleh Dewan di dalam mengembangkan standar profesional akuntan publik. (4) langkah penyusunan kodifikasi standar profesional akuntan publik. Sumber acuan standar tersebut tetap standar yang bersangkutan yang diterbitkan AICPA per 1 Agustus 1992. 3. Standar Jasa Akuntansi dan Review 4. Penerapan standar yang tercantum dalam SPAP per 1 Januari 2001 memerlukan waktu peralihan. Standar Pengendalian Mutu 6. (3) hirarkhi standar auditing.

PSA berisi ketentuan-ketentuan dan panduan utama 7 yang harus diikuti oleh akuntan publik dalam melaksanakan perikatan audit. Termasuk 1 0 di dalam Pernyataan Standar Auditing adalah Interpretasi Pernyataan Standar Auditing (IPSA). Dengan demikian PSA merupakan penjabaran lebih lanjut masing-masing standar 6 yang tercantum dalam standar auditing. 4 Standar auditing terdiri dari 10 standar dan dirinci dalam bentuk Pernyataan Standar Audit. Berbagai tipe standar profesional tersebut diklasifikasikan 1 dan dikumpulkan dalam satu buku yang diberi judul: "Standar Profesional Akuntan Publik. sehingga merupakan perluasan lebih lanjut berbagai ketentuan dalam PSA. 16 17 18 Standar Atestasi. serta tipe perikatan atestasi 2 2 lain yang memberikan keyakinan yang lebih rendah (review. yang merupakan interpretasi resmi yang 27 dikeluarkan oleh Dewan terhadap ketentuan-ketentuan yang diterbitkan oleh Dewan dalam 28 PSAT Dengan demikian IPSAT memberikan jawaban atas pertanyaan atau keraguan dalam 29 penafsiran ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam PSAT sehingga merupakan perluasan 30 lebih lanjut berbagai ketentuan dalam PSAT Tafsiran resmi ini bersifat mengikat bagi anggota 31 Ikatan Akuntan Indonesia yang berpraktik sebagai akuntan publik.Standar Profesional Akuntan Publik akuntan publik bagi masyarakat.5 ing (PSA). Tafsiran 15 resmi ini bersifat mengikat bagi anggota Ikatan Akuntan Indonesia yang berpraktik se ba gai akuntan publik. PSAT merupakan penjabaran lebih lanjut masing-masing standar yang 25 terdapat dalam standar atestasi. Dengan demikian IPSA memberikan 13 jawaban atas pertanyaan atau keraguan dalam penafsiran ketentuan-ketentuan yang dimuat 14 dalam PSA. Standar auditing merupakan panduan audit atas laporan keuangan historis. Standar atestasi memberikan rerangka untuk fungsi atestasi bagi jas a aku nta n publik yang mencakup tingkat keyakinan tertinggi yang diberikan dalam jasa audit atas laporan 2 1 keuangan historis. pemeriksaan atas laporan keuangan prospektif. Kepatuhan 8 terhadap Pernyataan Standar Auditing yang dikeluarkan oleh Dewan bersifat wajib (manda. pemeriksaan.9 tory) bagi anggota Ikatan Akuntan Indonesia yang berpraktik sebagai akuntan publik. sehingga pelaksanaannya 32 bersifat wajib (mandatory) 33 001. Standar atestasi terdiri dari I 1 standar dan dirinci dalam bentuk Pernyataan Standar 2 4 Atestasi (PSAT). dan prosedur yang 23 disepakati). " 2 3 Standar Auditing.12 ketentuan yang diterbitkan oleh Dewan dalam PSA. 8 19 20 . 1 1 yang merupakan interpretasi resmi yang dikeluarkan oleh Dewan terhadap ketentuan. sehingga pelaksanaannya bersifat wajib (mandatory). Termasuk di dalam Pernyataan Standar Atestasi adalah 26 Interpretasi Pernyataan Standar Atestasi (IPSAT).

9 . Dalam perikatan jasa profesional. Dalam jasa konsultansi. Dalam pemenuhan tanggung jawab tersebut. kantor akuntan publik harus memiliki sistem pengendalian mutu untuk memberikan keyakinan memadai tentang kesesuaian perikatan profesional dengan berbagai standar dan aturan relevan yang berlaku. lembaga pemerintah. kantor akuntan publik wajib mempertimbangkan integritas stafnya dalam menentukan hubungan profesionalnya. Jasa konsultansi pada hakikatnya berbeda dari jasa atestasi akuntan publik terhadap asersi pihak ketiga. permintaan jasa atestasi oleh klien. Tafsiran resmi ini bersifat mengikat bagi anggota Ikatan Akuntan Indonesia yang berpraktik sebagai akuntan publik. pekerjaan jasa konsultansi dilaksanakan untuk kepentingan klien.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik lebih lanjut berbagai ketentuan dalam PSAR. tidak hanya terbatas pada audit atas laporan keuangan historis. Ikatan Akuntan Indonesia. Standar Jasa Konsultansi. Standar Pengendalian Mutu. yaitu pembuat asersi (asserter). bahwa kantor akuntan publik dan para stafnya akan independen terhadap kliennya sebagaimana diatur oleh Aturan Erika Kornparternen Akuntan Publik dan bahwa staf kantor akuntan publik kompeten. Standar jasa konsultansi memberikan panduan bagi praktisi yang menyediakan jasa konsultansi bagi kliennya melalui kantor akuntan publik. kantor akuntan publik bertanggung jawab untuk mematuhi berbagai standar relevan yang telah diterbitkan oleh Dewan dan Kompartemen Akuntan Publik. kesimpulan. Hubungan Standar Atestasi dan Standar Auditing Audit atas laporan keuangan yang disusun berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia merupakan satu di antara jasa atestasi (attest services) yang dapat disediakan oleh kantor akuntan publik kepada masyarakat. para praktisi menyajikan temuan. dan rekomendasi. dan objektif serta akan menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama (due profes-sional care). sehingga pelaksanaannya bersifat wajib (mandatory). Umumnya. Standar pengendalian mutu memberikan panduan bagi kantor akuntan publik di dalam melaksanakan pengendalian kualitas jasa yang dihasilkan oleh kantornya dengan mematuhi berbagai standar yang diterbitkan oleh Dewan Standar Profesional Akuntan Publik dan Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik yang diterbitkan oleh Kompartemen Akuntan Publik. Dalam tahun-tahun terakhir ini. Sifat dan lingkup pekerjaan jasa konsultansi ditentukan oleh perjanjian antara praktisi dengan kliennya. profesional. Dalam jasa atestasi. namun mencakup juga jasa profesi akuntan publik yang memberikan tingkat keyakinan (level of assurance) di bawah tingkat keyakinan yang diberikan 001. dan pihak lain telah meluas. Oleh karena itu. para praktisi menyajikan suatu kesimpulan mengenai keandalan suatu asersi tertulis yang menjadi tanggung jawab pihak lain..

dan prosedur yang disepakati terhadap asersi manajemen. review. yang mencakup jasa pemeriksaan (examination). Hirarkhi Standar Auditing Audit atas laporan keuangan historis merupakan jasa tradisional yang disediakan oleh profesi akuntan publik kepada masyarakat. Jasa pemeriksaan yang dicakup oleh standar atestasi meliputi pemeriksaan terhadap laporan keuangan historis (dikenal dengan istilah auditing).Standar Profesional Akuntan Publik Standar atestasi disusun untuk memberikan panduan umum tentang semua jenis perikatan atestasi. dan prosedur yang disepakati.1 0 . standar auditing dikembangkan lebih dahulu oleh Dewan dan Perikatan (Engagement) Perikatan Nonatestasi Audit atas Laporan Keuangan Historis d Pemeriksaan (Examination) atas Laporan Keuangan Standar Auditing Standar untuk Prakiraan dan Projeksi Keuangan Standar untuk Pelaporan Pengendalian Intern * Standar Jasa Akuntansi & Review • Standar Gambar 2 Hubungan Standar Atestasi dengan Standar Auditing 001. Dengan demikian standar auditing merupakan bagian dari standar atestasi yang khusus mengatur mutu jasa akuntan publik yang berkaitan dengan pemeriksaan atas laporan keuangan historis. laporan keuangan prospektif. Hubungan antara standar atestasi dengan standar auditing dilukiskan pada Gambar 2. Oleh karena itu. Jasa pemeriksaan terhadap laporan keuangan historis diatur secara khusus oleh Dewan melalui standar auditing.

dan IPSA dilukiskan pada Gambar 3. dan standar pelaporan. PSA.1994). IPSAR. Hirarkhi standar auditing. yang merupakan landasan operasional. IPSJK.1 1 . Dewan menerbitkan tafsiran resmi aturan dalam PSA dalam bentuk Interpretasi Pernyataan Standar Auditing (IPSA). Rerangka kodifikasi berbagai pernyataan standar dan interpretasi 001. dan PSPM) dan berbagai interpretasi pernyataan standar (IPSA. PSAT. standar pekerjaan lapangan. "Dewan telah. PSA. diterbitkan oleh Dewan untuk memberikan acuan bagi auditor dalam menghadapi perkembangan dan perubahan kebutuhan jasa auditing oleh masyarakat. PSJK.tiga kali menerbitkan buku Standar ProfesionalAkuntan Publik: (1) Norma PemeriksaanAkuntan (1983 . serta Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik (AE) dalam satu buku yang disebut "StandarProfesionalAkuntan Publik.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik Seperti telah disebutkan di atas. PSAR. dan IPSPM). IPSAT. standar auditing terdiri dari sepuluh standar yang dibagi menjadi tiga kelompok standar: standar umum. Untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh au-ditor dalam pelaksanaan berbagai aturan yang tercantum dalam PSA. RERANGKA KODIFIKASI STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK Secara periodik Dewan mengumpulkan dan mengklasifikasi berbagai pernyataan standar (PSA. (2) Standar Profesional Akun tan Publik per 1 Agustus 1994 dan (2) Standar Profesional Akuntan Publik per 1 januari 2001. Kesepuluh standar auditing tersebut merupakan landasan konseptual yang dijabarkan ke dalam berbagai Pernyataan Standar Auditing (PSA) untuk memberikan panduan rind bagi auditor dalam memberikan jasa audit atas laporan keuangan historis kepada masyarakat.

Standar Profesional Akuntan Publik Standar Auditing Landasan konseptual Landasan konseptual Standar Umum Standar Pekerjaan Lapangan Standar Pelaporan Keahlian dan pelatihan teknis yang memadai Independensi dalam sikap mental Penggunaan kemahiran profesional dengan cermat dan seksama IV Perencanaan dan supervise audit Pernyataan tentang kesesuaian laporan keuangan dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum Pernyataan mengenai ketidakkonsistensian penerapan prinsip akuntansi yang berlaku umum Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan Pernyataan pendapat atas laporan keuangan secara keseluruhan Pemahaman yang memadai atas pengendalian intern Bukti audit kompeten yang cukup Landasan operasional Landasan operasional V Pernyataan Standar Auditing (PSA) Pernyataan Standar Auditing (PSA) Pernyataan Standar Auditing (PSA) Interpretasi Pernyataan Standar Auditing (1PSA) Interpretasi Pernyataan Standar Auditing Interpretasi Pernyataan Standar Auditing (A) Gambar 3 Hirarkhi Standar Auditing 001.1 2 .

PSAR.1 3 . PSPM. dan AE dalam Standar Profesional Akuntan Publik Hak Cipta © 2001.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik Perikatan Atestasi Perikatan Nonatestasi Standar Auditing Standar Atestasi Standar Jasa Akuntansi dan Review Standar Jasa Konsultansi Standar Pengendalian Mutu d______v______d PSA PSAT PSAR PSJK PSPM V IPSA IPSAT IPSAR IPSJK V IPSPM N 10Buku Standar Profesional Akuntan Publik Gambar 4 Proses Kodifikasi PSA. Ikatan Akuntan Indonesia 001. PSAT. PSJK.

2. Menggambarkan urutan kronologis penerbitan pernyataan standar yang dilakukan oleh Dewan dan aturan etika yang diterbitkan oleh Kompartemen Akuntan Publik sehingga riwayat standar atau aturan dapat dirunut. Memudahkan pencarian sumber acuan bagi akuntan publik. .Objektivitas INTERPRETASI ATURAN ETIKA PENGURUS IAI.KAP TANYA DAN JAWAB DEWAN SPAP Gambar 5 Proses Penyusunan Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik KETENTUAN KODIFIKASI Kodifikasi terhadap berbagai pernyataan standar yang diterbitkan oleh Dewan dan aturan etika yang diterbitkan oleh Kompartemen Akuntan Publik diperlukan untuk memenuhi tuj uan berikut ini: 1.14 Tanggung Jawab Profesi Kepentingan Umum (Publik) Integritas Objektivitas Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional KerahasiaanPerilaku Profesional Standar Teknis PRINSIP ETIKA IAI-PUSAT ATURAN ETIKA IM . 200St an da r Umum Prinsip Akuntansi 300TanggungJawab Kepada Men 400TanggungJawab kepada Rekan 500Tanggung Jawab RAPATANGGOTA KAP dan Praktik Lain Integritas.KAP 100I nd epe nd en si.Standar Profesional Akuntan Publik 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 001.

dan PSPM yang telah diterbitkan untuk memberikan respon atas berbagai pertanyaan yang diajukan oleh praktisi tentang penafsiran isi PSA. PSPM. PSAT. PSAT. dan tanya jawab tentang aturan etika ke dalam Standar Profesional Akuntan Publik. PSAR. 6. dan AE sebelumnya yang diubah atau diganti. PSA . 5. 02. dengan menyebutkan secara spesifik nomor PSA. PSJK. 3. dan PSPM yang telah diterbitkan Dewan. Perubahan dan penggantian pernyataan standar yang telah diterbitkan sebelumnya dapat dimasukkan ke dalam pernyataan standar yang diterbitkan berikutnya. Dalam kodifikasi ini. Dewan menerbitkan interpretasi terhadap PSA. pernyataan . 2. Kesebelas standar atestasi ini merupakan landasan konseptual sebagai dasar pengembangan pernyataan standar atestasi (PSAT). PSAR . standar Kodifikasi berbagai auditing. PSAR. PSJK. Dewan menerima Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik beserta interpretasinya yang telah diterbitkan oleh Kompartemen Akuntan Publik.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik 3. PSA. 4. Pernyataan Jasa Konsultansi (PSJK). PSAR. interpretasi aturan etika. Dewan mengelola tanya jawab yang berkaitan dengan aturan etika yang telah diputuskan oleh Kompartemen Akuntan Publik. dan AE beserta 001. dan prosedur yang disepakati terhadap informasi keuangan atau bentuk asersi manajemen yang lain. PSAR. PSJK. pernyataan jasa konsultansi. Dewan telah menerbitkan 10 standar auditing sebagai standar untuk jasa audit atas laporan keuangan historis dalam PSA No. PSPM. PSPM. Dengan demikian pemakai akan selalu memperoleh informasi dengan mudah ketentuan atau pedoman yang masih pernyataan berlaku danstandar yang sudah tidak berlaku. Standar Atestasi. sebagai standar untuk jasa atestasi yang mencakup perikatan pemeriksaan (examination) terhadap laporan keuangan historis maupun laporan keuangan prospektif. PSAT. 1. Kesepuluh standar auditing ini merupakan landasan konseptual sebagai dasar pengembangan berbagai pernyataan standar auditing (PSA). 01 Standar Auditing. PSJK. PSAT. pernyataan jasa akuntansi dan review. Dewan menerbitkan Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review (PSAR). secara periodik Dewan melakukan kodifikasi aturan etika. review. PSJK. dan Pernyataan Standar Pengendalian Mutu (PSPM). dan pernyataan standar pengendalian mutu yang diterbitkan oleh Dewan serta aturan etika dari didasarkan atas ketentuan berikut ini. Untuk memberikan panduan bagi profesi akuntan publik dalam penyerahan jasa nonatestasi. PSAT. Dewan juga telah menerbitkan 11 standar atestasi dalam PSAT No. atestasi. dan AE beserta interpretasinya secara berkala dikodifikasikan dalam sebuah buku yang diberi judul Standar ProfesionalAkuntan Publik per 1 januari 2001.1 5 Memudahkan pemutakhiran (dalam bentuk perubahan atau penggantian) pernyataan standar atau aturan etika yang telah diterbitkan sebelumnya. Di samping itu.

dan ketiga.1 6 . Standar Umum Dalam kelompok ini digolongkan berbagai penjabaran ketentuan standar umum. Penjelasan setiap golongan standar auditing dalam klasifikasi pada Gambar 6 disajikan berikut ini: Pernyataan Standar Auditing: Pengantar Dalam kelompok ini digolongkan berbagai ketentuan yang bersifat menyeluruh. dan pengungkapan informatif yang disajikan dalam laporan keuangan Pernyataan Standar Auditing: SA 100 Umum SA 300 SA 400 SA 500 SA 600 SA 700 SA 800 SA 900 Pernyataan Standar Auditing: Pengantar SA 200 Standar Standar Pekerjaan Lapangan Standar Pelaporan Pertama. yaitu standar yang mewajibkan akuntan untuk menyatakan apakah laporan keuangan klien disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. yang menyangkut standar auditing secara keseluruhan. dan Ketiga Dalam kelompok ini digolongkan berbagai penjabaran ketentuan standar pelaporan yang pertama. Kedua. Kedua. Standar Pelaporan Pertama. konsistensi penerapan prinsip tersebut. Standar Pekerjaan Lapangan Dalam kelompok ini digolongkan berbagai penjabaran ketentuan standar pekerjaan lapangan. kedua. dan Ketiga Standar Pelaporan Keempat Tipe Lain Laporan Auditor Topik Khusus Audit Kepatuhan Panduan Audit Industri Khusus Interpretasi Pernyataan Standar Auditing IPSA 9000 Interpretasi Pernyataan Standar Auditing Pernyataan Standar Atestasi SAT 100 Standar Atestasi SAT 200 Proyeksi dan Prakiraan Keuangan 001.Standar Profesional Akuntan Publik 7. Pernyataan standar beserta interpretasinya digolongkan dalam Standar ProfesionalAkuntan Publik ke dalam klasifikasi yang dicantumkan pada Gambar 6. yaitu standar yang mengatur mengenai persyaratan pribadi akuntan publik.

Standar Jasa Konsultansi. Standar Jasa Akuntansi dan Review. Standar Pengendalian Mutu.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik Pelaporan Informasi Keuangan Proforma Pelaporan tentang Pengendalian Intern Suatu Entitas atas Pelaporan Keuangan SAT 500 Atestasi Kepatuhan SAT 600 Perikatan Prosedur yang Disepakati SAT 700 Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen Interpretasi Pernyataan Standar Atestasi IPSAT 9000 Interpretasi Pernyataan Standar Atestasi Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review SAR 100 Kompilasi dan Review atas Laporan Keuangan SAR 200 Pelaporan atas Laporan Keuangan Komparatif SAR 300 Laporan Kompilasi atas Laporan Keuangan yang Dimasukkan dalam Bentuk yang Telah Ditetapkan SAR 400 Komunikasi antara Akuntan Pendahulu dengan Akuntan Pengganti SAR 500 Pelaporan atas Laporan Keuangan Pribadi yang Dimasukkan dalam Rencana Keuangan Pribadi Tertulis SAT 300 SAT 400 Interpretasi Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review IPSAR 9000 Interpretasi Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review Pernyataan Standar Jasa Konsultansi SJK 100 Jasa Konsultansi: Definisi dan Standar Interpretasi Pernyataan Jasa Konsultansi IPSJK 9000 Interpretasi Pernyataan Jasa Konsultansi Pernyataan Standar Pengendalian Mutu SPM '100 Sistem Pengendalian Mutu Kantor Akuntan Publik SPM 200 Perumusan Kebijakan dan Prosedur Pengendalian Mutu SPM 300 Standar Pelaksanaan dan Pelaporan Review Mutu Interpretasi Pernyataan Standar Pengendalian Mutu IPSPM 9000 Interpretasi Pernyataan Standar Pengendalian Mutu Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik AE Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik Gambar 6 Klasifikasi Seksi-seksi Standar Auditing. Standar Atestasi.1 7 . dan Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik dalam Standar Profesional Akuntan Publik 001.

seperti ketentuan-ketentuan yang hares dipatuhi oleh akuntan publik dalam memenuhi peraturan pasar modal. Contoh cara pemberian kode pernyataan standar disajikan pada Gambar 7. PSJK. Auditing kepatuhan banyak dijumpai dalam lingkungan pemerintahan. dan pedoman auditing internasional. dan PSPM. Daftar yang tercantum dalam Lampiran 1 berisi berbagai PSA. standar umum. dan PSAR untuk Pernyataan Standar Jasa Akuntansi d a n Review. Setiap PSA. PSAT untuk Pernyataan Standar Atestasi. PSAR. kedua. Auditing Kepatuhan Dalam kelompok ini digolongkan panduan audit kepatuhan. 001.1 8 . dan PSPM yang telah diterbitkan oleh Dewan sampai dengan 1 Januari 2001. Interpretasi Pernyataan Standar Auditing Dalam kelompok ini digolongkan interpretasi yang secara resmi diterbitkan oleh Dewan terhadap berbagai ketentuan yang diatur dalam pernyataan standar auditing yang digolongkan dalam kelompok: pernyataan standar auditing: pengantar. Panduan Audit Industri Khusus Dalam kelompok ini digolongkan standar auditing yang khusus berlaku industri tertentu. PSAT. dan ketiga. Tipe Lain Laporan Dalam kelompok ini digolongkan berbagai penjabaran ketentuan yang menyangkut tipe laporan auditor selain yang dihasilkan dalam audit umum (general audit). PSJK. laporan khusus Dewan. Hasil auditing kepatuhan umumnya dilaporkan kepada pihak yang berwenang untuk membuat kriteria. PSJK. standar pelaporan pertama. Dengan demikian. standar pelaporan keempat. tipe lain laporan auditor. PSJK untuk Pernyataan Standar Jasa Konsultansi. nomor urut tersebut sekaligus merupakan urutan kronologis penerbitan PSA. 8. PSAT. Auditing kepatuhan adalah auditing yang tujuannya untuk menentukan apakah yang diaudit sesuai dengan kondisi atau peraturan tertentu. topik khusus. PSAT. review terhadap informasi keuangan interim. PSAR. PSPM untuk Pernyataan Standar Pengendalian Mutu. Topik Khusus Dalam kelompok ini digolongkan berbagai penjabaran ketentuan yang menyangkut topik khusus.Standar Profesional Akuntan Publik Standar Pelaporan Keempat Dalam kelompok ini digolongkan berbagai penjabaran ketentuan standar pelaporan yang keempat yang mengatur pendapat auditor atas laporan keuangan yang diperiksa dan pengungkapan yang jelas bilamana nama auditor dikaitkan dengan laporan keuangan. standar pekerjaan lapangan. dan PSPM yang diterbitkan oleh Dewan diberi nomor urut dengan angka Arab yang didahului oleh kode huruf PSA untuk Pernyataan Standar Auditing. PSAR.

IPSAT untuk interpretasi pernyataan standar atestasi. Kode angka pertama menunjukkan nomor kelompok klasifikasi 001. 29 V Kode Pernyataan Standar Auditing Nomor Penerbitan Gambar 7 Contoh Cara Pemberian Kode Pernyataan Standar 9. SJK untuk standar jasa konsultansi. Dengan demikian. Sebagai contoh. pernyataan standar atestasi.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik PSA No. interpretasi standar jasa konsultansi. pernyataan standar atestasi. SPM untuk standar pengendalian mutu. IPSAR untuk interpretasi pernyataan standar jasa akuntansi dan review. SAT untuk standar atestasi. 29. Di dalam Standar Profesional Akuntan Publik setiap pernyataan dan yang diterbitkan oleh Dewan diberi kode dua huruf ditambah 3 angka. sehingga penyebutan nama dalam komunikasi profesional dan pengacuan dalam mencari petunjuk tindakan atau perlakuan tertentu dapat dilakukan dengan mudah. 29 akan diberi kode IPSA No. pernyataan standar jasa akuntansi dan review. dan interpretasi standar pengendalian mutu.01 dan dapat dilukiskan pada Gambar 8. pernyataan standar jasa akuntansi dan review. SAR untuk standar jasa akuntansi dan review. IPSJK untuk interpretasi standar jasa konsultansi. 10. Kode seksi ini digunakan untuk referensi setiap jenis pernyataan standar yang telah dikeluarkan oleh Dewan. dan pernyataan standar pengendalian mutu yang diterbitkan oleh Dewan diberi nomor urut dengan angka Arab dengan didahului oleh kode huruf IPSA untuk interpretasi pernyataan standar au-diting. pernyataan standar jasa konsultansi.1 9 . Di muka kode angka seksi dicantumkan singkatan SA yang merupakan singkatan standar auditing. Posisi suatu pernyataan dalam keseluruhan kodifikasi yang dikeluarkan oleh Dewan disebut dengan "Seksi" dan diberi kode huruf angka (alphanumeric) yang logis. nomor urut tersebut sekaligus merupakan urutan kronologis penerbitan interpretasi pernyataan standar auditing. interpretasi pertama yang diterbitkan atas PSA No. dan IPSPM untuk interpretasi standar pengendalian mutu. Setiap interpretasi pernyataan standar auditing.

dan standar pengendalian mutu dalam Standar ProfesionalAkuntan Publik disajikan pada Lampiran 2. standar jasa konsultansi.Standar Profesional Akuntan Publik I I Kode Interpretasi Pernyataan Standar Auditing I I Nomor PSA yang Diintrepretasikan Gambar 8 Contoh Cara Pemberian Kode Interpretasi Pernyataan Standar 11. standar jasa konsultansi.02 berarti paragraf 02 dalam standar auditing Seksi 110 TanggungJawab dan Fungsi Auditor Independen. pernyataan standar jasa akuntansi dan review. NomorKode KodeStandar Auditing KodeSeksi dalam Kodifikasi Kelompok Standar Gambar 8 Contoh Cara Pemberian Kode Seksi dalam Standar Profesional Akuntan Publik 12. Kode Interpretasi perlu diikuti dengan kode (3 angka) seksi yang bersangkutan yang ditafsirkan. dan standar pengendalian mutu yang diterbitkan oleh Dewan diberi kode angka urut. Dengan menggabungkan kode seksi dan kode paragraf akan memudahkan referensi ketentuan dan pedoman yang dikeluarkan oleh Dewan. sehingga memudahkan penunjukan paragraf. Dengan menyebut misalnya paragraf SA 110.20 . standar jasa akuntansi dan review. Setiap paragraf dalam pernyataan standar auditing. Khusus untuk kelompok Pedoman Auditing Internasional dan Interpretasi Pernyataan Standar Auditing diberi kode 4 angka. pernyataan standar atestasi. standar atestasi. Daftar kode seksi standar auditing. 001.

Pada halaman permulaan setiap Seksi dalam Standar Profesional Akuntan Publik harus dicantumkan data yang bersangkutan dengan PSA. 001. pernyataan standar jasa konsultansi. pernyataan standar jasa akuntansi dan review. Pernyataan standar yang digunakan untuk mengganti diberi nomor seksi baru dan dicantumkan dalam kelompok yang 14. pernyataan standar atestasi. PSJK. Pernyataan Standar Atestasi. Pernyataan Beragam diberi kode dengan nomor urut sesuai yang berlaku untuk pernyataan standar auditing.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik 13. PSAR. atau PSPM yang mencakup: a. Judul Pernyataan Standar Auditing. Jika interpretasi terhadap Seksi tertentu telah dikeluarkan oleh Dewan. Jika Dewan melakukan perubahan terhadap sebagian isi pernyataan standar auditing. bersangkutan Suatu pernyataan standar auditing atau standar atestasi dapat mengandung paragraf-paragraf tentang penjabaran standar berbagai standar dalam sepuluh standar auditing atau sebelas standar atestasi. Pernyataan Beragam ini kemudian digunakan untuk merevisi berbagai Seksi yang bersangkutan yang telah dicantumkan dalam Standar Profesional Akuntan Publik.2 1 . seksi yang diganti tidak dicantumkan lagi dalam buku Standar Profesional Akuntan Publik. standar jasa konsultansi. pernyataan standar jasa akuntansi dan review. Pernyataan standar semacam ini dimasukkan ke dalam buku Standar Profesional Akuntan Publik dengan mengklasifikasikan berbagai paragraf sesuai dengan klasifikasi topik dalam kodifikasi pernyataan standar tersebut ke dalam seksi-seksi yang berkaitan. 17. pernyataan standar atestasi. Seksi yang diisi dengan paragraf yang berasal dari pernyataan standar auditing atau standar atestasi tertentu harus menyebutkan pada halaman pertamanya keterangan: "Sumber: PSA No " 15. b. dan pernyataan pengendalian mutu. Pada halaman pertama Seksi yang bersangkutan dalam Standar ProfesionalAkuntan Publik hares dicantumkan keterangan: "Lihat SA Seksi 9xxx untuk interpretasi Seksi ini. perubahan tersebut dapat dilakukan dengan menerbitkan Pernyataan Beragam (Omni-bus Statement). Kode Seksi (misalnya SA Seksi 110 atau SAT Seksi 100 atau SAR Seksi 100). kodifikasi interpretasi tersebut di dalam Standar Profesional Akuntan Publik diberi kode dengan cara sebagaimana disajikan pada Gambar 10." 16. dan standar pengendalian mutu yang telah diterbitkan sebelumnya dan yang telah dikodifikasikan dalam berbagai Seksi dalam Standar Profesional Akuntan Publik. PSAT. Jika suatu seksi diganti seluruh isinya dengan dikeluarkannya pernyataan standar yang baru.

22 .Standar Profesional Akuntan Publik I Kode Standar Auditing Kode Seksi dalam Kodifikasi I V Kode I I Kode Seksi yang Interpretasi Diinterpretasi Gambar 10 Contoh Cara Pemberian Kode Interpretasi Pernyataan Standar yang Telah Dikodifikasikan dalam Standar Profesional Akuntan Publik 001.

Ikatan Akuntan Indonesia 001. Proses Konfirmasi 23 SA Seksi 326 Sediaan SA Seksi 330 SA Auditing Investasi Seksi 331 SA 8 Kepatuhan terhadap Prinsip Akuntansi yang Seksi 332 Berlaku Umum Makna Menyajikan Secara Wajar Sesuai SA Seksi dengan Prinsip Akuntansi yang Berlaku 410 Umum dalam Laporan Auditor Independen 9 Konsistensi Penerapan Prinsip Akuntansi yang SA Seksi Berlaku Umum di Indonesia 411 10 Pengungkapan Memadai dalam Laporan Keuangan SA Seksi 420 SA Seksi 431 Hak Cipta © 2001. Seksi PSM/AE Judul PSA/PSAT/PSAR/PSJK/PSPM/AE Dalam SPAP PERNYATAAN STANDAR AUDITING 1 Standar Auditing SA Seksi Hubungan antara Standar Auditing dengan 150 Standar Pengendalian Mutu SA Seksi 161 2 Tanggung Jawab dan Fungsi Auditor Independen SA Seksi 110 3 Kekeliruan dan Penyelewengan 4 Sifat Standar Diganti PSA No. dan AE dalam Buku Kodifikasi Standar Profesional Akuntan Publik No. PSAR. PSPM.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik LAMPIRAN 1 Klasifikasi PSA. PSJK. PSAT. PSA/PSAT/ PSARIPSJKI No.2 3 . Umum 32 SA Seksi 201 Pelatihan dan Keahlian Auditor Independen SA Seksi 210 SA Independensi Seksi 220 SA Keseksamaan dalam Menjalankan Pekerjaan Seksi 230 SA 5 Perencanaan dan Supervisi Seksi 311 Penunjukan Auditor Independen dengan Perencanaan Pengujian Substantif sebelum Tanggal Neraca 6 SA Seksi Pengkajian dan Penilaian Sistem Pengendalian 310 SA Seksi 313 Intern 7 Bukti Audit Diganti PSA No.

29 Diganti PSA No. 01 SA Seksi 508 dalam Mempertahankan Kelangsungan Hidupnya SA Seksi 341 31Unsur Tindakan Pelanggaran Hukum oleh Klien SA Seksi 317 32Tanggung Jawab Auditor untuk Mendeteksi dan Melaporkan Kekeliruan dan Ketidakberesan 33Pertimbangan Auditor atas Fungsi Audit Intern dalam Audit Laporan Keuangan 34Pihak yang Memiliki Hubungan Istimewa 35Komunikasi Masalah yang Berkaitan dengan Pengendalian Intern yang Ditemukan dalam Suatu Audit SA Seksi 316 SA Seksi 322 SA Seksi 334 SA Seksi 325 001. 29 Dipindah ke Pedoman Audit Industri Diganti PSPM No. 51 SA Seksi 329 SA Seksi 319 Diganti PSA No.Standar Profesional Akuntan Publik 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 11Laporan Akuntan atas Laporan Keuangan yang Diperiksa 12Peristiwa Kemudian (yang Terjadi Sesudah Tanggal Neraca) 13Laporan Akuntan Bentuk Panjang 14Laporan Khusus 15Kertas Kerja 16Komunikasi antara Auditor Pendahulu dengan Auditor Pengganti 17Representasi Manajemen 18Laporan Akuntan Mengenai Laporan Keuangan Komparatif 19Pedoman Khusus Pemeriksaan Koperasi 20Sistem Pengendalian Mutu untuk Suatu Kantor Akuntan Publik 21Laporan Khusus 22Prosedur Analitik 23Pertimbangan Struktur Pengendalian Intern dalam Suatu Audit atas Laporan Keuangan 24Komunikasi Permasalahan yang Berhubungan dengan Struktur Pengendalian Intern yang Ditemukan dalam Pemeriksaan 25Risiko Audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan Audit 26Sampling Audit 27Pernyataan Pendapat Akuntan atas Informasi Tambahan 28Kompilasi dan Penelaahan Laporan Keuangan 29Laporan Auditor atas Laporan Keuangan 30Pertimbangan Auditor atas Kemampuan Entitas Diganti PSA No.2 4 . 41 SA Seksi 339 SA Seksi 315 SA Seksi 333 Diganti PSA No. 46 Diganti PSA No. 01 Diganti PSA No. 35 SA Seksi 312 SA Seksi 350 Diganti PSA No. 50 Diganti PSAR No. 36 Diganti PSA No.

Akun.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik 36 Pelaporan Informasi yang Menyertai Laporan Keuangan Pokok dalam Dokumen yang Diserahkan oleh Auditor 37 Audit atas Estimasi Akuntansi 38 Bagian Audit Dilaksanakan oleh Auditor Independen Lain 39 Penggunaan Pekerjaan Spesialis 40 Pelaporan Auditor atas Informasi Segmen 41 Laporan Khusus 42 Laporan Auditor atas Penerapan Prinsip Akuntansi Tanggal atas Laporan Auditor 43 Pemberian Independen 44 Informasi Lain dalam Dokumen yang Berisi Laporan Keuangan Auditan 45 Ketidaksesuaian dengan Prinsip Akuntansi Berlaku Umum 46 Peristiwa Kemudian 47 Penemuan Kemudian Fakta yang Ada pada Tanggal Laporan Auditor 48 Komunikasi dengan Komite Audit 49 Pertimbangan atas Prosedur yang Tidak Dilaksanakan pada Tanggal Laporan Auditor Tambahan yang Diharuskan 50 Informasi 51 Perikatan untuk Menerapkan Prosedur yang Disepakati atas Unsur.25 . dan Pos dalam Suatu Laporan Keuangan 52 Pengaitan Nama Auditor dengan Laporan Keuangan 53 Laporan Auditor atas Laporan Keuangan . Ringkasan dan Data Keuangan Pilihan 54 Surat untuk Penjamin Emisi dan Pihak Tertentu Lain yang Meminta 55 Surat Perikatan Audit 56 Perikatan Audit Tahun Pertama-Saldo Awal 57 Auditing dalam Lingkungan Sistem Informasi Komputer 58 Pertimbangan Khusus dalam Audit Bisnis Kecil Audit Berbantuan Komputer 59 Teknik 60 Penentuan Risiko dan Pengendalian Pertimbangan dan Karakteristik Sistem Informasi Komputer SA Seksi 551 SA Seksi 342 SA SA SA SA SA Seksi Seksi Seksi Seksi Seksi 543 336 435 623 625 SA Seksi 530 SA Seksi 550 SA Seksi 544 SA Seksi 560 SA Seksi 561 SA Seksi 380 SA Seksi 390 SA Seksi 558 SA Seksi622 SA Seksi 504 SA Seksi 552 SA Seksi 634 SA Seksi 320 SA Seksi 323 SA Seksi 335 SA Seksi 710 SA Seksi 327 SA Seksi 314 001.

73 SAT Seksi 100 SAT Seksi 300 SAT Seksi 200 .Standar Profesional Akuntan Publik 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 0 3 70 1. 021: Standar AtestasiSAT Seksi 100 08 Analisis dan Pembahasan Umum oleh SAT Seksi 700 09 Perikatan Prosedur DisepakatiyangSAT Seksi 600 Dipindah ke SA Seksi 722 dengan Diterbitkannya PSA No. 382 6 39 40 41 42 43 61 Pelaporan atas Pengolahan Transaksi oleh Organisasi Jasa SA Seksi 324 62 Audit Kepatuhan yang Diterapkan atas Entitas Pemerintah dan Penerima Lain Bantuan Keuangan Pemerintah SA Seksi 801 63 Lingkungan Sistem Informasi KomputerKomputer Mikro Berdiri Sendiri SA Seksi 343 64 Lingkungan Sistem Informasi KomputerSA Seksi 344 On-line Computer System 65 Lingkungan Sistem Informasi Komputer- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Database System 66 Informasi Keuangan Interim 67 Pemahaman atas Bisnis Klien 68 Komunikasi dengan Manajemen SA Seksi 345 SA Seksi 722 SA Seksi 318 SA Seksi 360 69 Pertimbangan atas Pengendalian Intern dalam Audit Laporan Keuangan SA Seksi 319 70 Pertimbangan atas Kecurangan dalam Audit Laporan Keuangan 71 Pelaporan atas Laporan Keuangan yang Disusun untuk Digunakan Di Negara Lain 72 Makna Menyajikan secara Wajar Sesuai Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum di Indonesia 73 Informasi Keuangan Interim 74 Permintaan Keterangan dari Penasihat Hukum PERNYATAAN STANDAR ATESTASI 01 Informasi Keuangan Interim SA Seksi 411 SA Seksi 722 SA Seksi 337 SA Seksi 316 SA Seksi 534 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 02 03 04 05 Standar Atestasi Pelaporan Informasi Keuangan Proforma Prakiraan dan Proyeksi Keuangan Pelaporan Pengendalian Intern Suatu Entitas atas Pelaporan Keuangan SAT Seksi 400 06 Atestasi Kepatuhan SAT Seksi 500 07 Perubahan terhadap SAT Seksi 100 [PSAT No.

Pribadi Tertulis SAR Seksi 500 PSA/PSAT/ PSAR/PSJK/ PSM/AE Judul PSA/PSAT/PSAR/PSJK/PSPM/AE PERNYATAAN STANDAR JASA KONSULTANSI No.28 42 43 43 PSA No. 04 SA Seksi 300 Standar Pekerjaan Lapangan 310 Penunjukan Auditor Independen 311 Perencanaan dan Supervisi 312 Risiko Audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan Audit 313 Pengujian Substantif sebelum Tanggal Neraca 314 Penentuan Risiko dan Pengendalian Intern-Pertimbangan dan Karakteristik Sistem Informasi Komputer 315 Komunikasi antara Auditor Pendahulu dengan Auditor Pengganti 316 Pertimbangan atas Kecurangan dalam Audit Laporan Keuangan 317 Unsur Tindakan Pelanggaran Hukum oleh Klien 318 319 Pemahaman atas Bisnis Klien Pertimbangan Pengendalian Intern dalam Audit Laporan Keuangan 320 Surat Perikatan Audit PSA No. 60 PSA No. 25 PSA No.Standar Profesional Akuntan Publik Tentang Standar Profesional Akuntan Publik 1 2 3 1 24 35 46 5 68 79 810 911 12 10 13 11 14 12 15 13 14 17 15 16 19 17 20 18 21 PERNYATAAN STANDAR JASA AKUNTANSI DAN REVIEW 01 Kompilasi dan Review atas Laporan SAR Seksi 100 02 Pelaporan atas Laporan Keuangan SAR Seksi 200 LAMPIRAN 2 Komparatif 03 Laporan Kompilasi atas Laporan Keuangan yang Dimasukkan dalam Formulir SAR Seksi 300 Daftar Seksi-seksi dalam BukuTertentu Kodifikasi Standar Profesional 04 Komunikasi antara Akuntan Pendahulu Akuntan Publik dan PSA. 55 . 02 Mutu Mutu SA Seksi 200 Standar Umum ATURAN ETIKA KOMPARTEMEN AKUNTAN 201 Sifat Standar Umum 210 220 230 02 Perumusan Kebijakan dan Prosedur 22 19 20 23 21 24 22 25 23 26 24 27 25 26 29 27 30 28 31 29 32 30 33 31 34 32 35 33 36 34 37 35 38 36 39 37 40 38 41 PUBLIK Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik Pelatihan dan Keahlian Auditor Independen AE 100 28 Independensi Penggunaan Kemahiran Profesional dengan Cermat dan Seksama dalam Pelaksanaan Pekerjaan Auditor PSA No. PSJK. 05 PSA No. 31 PSA No. dan AE beserta Interpretasi Seksi yang dengan Akuntan Pengganti05 Pelaporan atas Laporan SAR Masing-Masing Seksi 400 Bersangkutan yang Menjadi Sumbernya Keuangan Pribadi yang Dimasukkan dalam Rencana Keuangan No. 16 PSA No. 67 42 39 40 41 001. 02 110 Tanggung Jawab dan Fungsi Auditor Independen SPM Seksi PSA 150Pengendalian Standar Auditing Mutu SPM Seksi PSA 200No. 05 PSA No. 70 PSA No.27 PSA No. PSAT. 05 PSA No. 04 PSA No. PSPM. 69 001. 01 161 Hubungan Standar Auditing dengan Standar Pengendalian PSA 03 Standar Pelaksanaan dan Pelaporan Review SPM Seksi 300No. Seksi Dalam SPAP 01 Definisi dan Standar Jasa Konsultansi SJK Seksi 100 16 18 SA STANDAR AUDITING PERNYATAAN STANDAR PENGENDALIAN MUTU SA Seksi 100 Pernyataan Standar Auditing-Pengantar 01 Sistem Pengendalian Mutu Kantor 100No. 04 PSA No. 04 PSA No. PSAR.

Kep-49/Pm/1998 tentang Kondisi Ekonomi Indonesia Terhadap Kelangsungan Hidup Akuntansi Transaksi dalam Mata Uang Asing Entitas terhadap Laporan Auditor Independen 342 Audit atas Estimasi Akuntansi Pencantuman "Health Warning Legend" 343 Lingkungan Sistem Informasi Komputer-Komputer Mikro pada Laporan Berdiri SendiriAuditor Independen Pencantuman Laporan Perubahan Ekuitas 344 Lingkungan Sistem Informasi Komputer-On-Line Computer dalam Laporan Auditor Independen System 530 Pemberian atas Laporan Auditor 345 Lingkungan SistemTanggal Informasi KomputerDat abIndependen as e 534 Pelaporan atas Laporan Keuangan yang Disusun untuk System 350 Sampling Audit Digunakan di Negara Lain 360 Komunikasi dengan Manajemen 543 Bagian AuditKomite Dilaksanakan 380 Komunikasi dengan Audit oleh Auditor Independen Lain 544 Ketidaksesuaian dengan Prinsip Akuntansi 9380 Komunikasi Antara Auditor Utama dengan Auditoryang Lain: Berlaku Umum di Indonesia Interpretasi SA Seksi 380 390 Pertimbangan atas Prosedur yang Tidak Dilaksanakan 550 Informasi Lain dalam Dokumen yang Berisi Laporan Auditan setelah Tanggal Laporan Auditor 551 Pelaporan atas Informasi yang Menyertai Laporan Keuangan dalam Dokumen yang Diserahkan oleh Auditor 9551 Pelaporan Auditor Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan Induk Perusahaan Saja PSA No.04 IPSA No. 30. No.01 PSA No. No. 09 35 431 Pengungkapan Memadai dalam Laporan Keuangan PSA No.2 36. Kedua. No. 001. 65 PSA No. 37 PSA No. Perusahaan kepada Pemerintah Melalui Akuntan Publik Umum 55. No. 15 PSA No. 30 PSA No. 22 PSA No. 63 PSA No.03 IPSA No.05 IPSA No. 36 IPSA No. dan 9320 SA Penyampaian Laporan Keuangan Auditan dan Profil Ketiga 410 Kepatuhan terhadap Prinsip Akuntansi yang Berlaku IPSA No. 52 07 PSA PSA No.45 38. PSA No. 44 49 2 8 2 9 3 3 1 3 2 34 35 3 6 3 7 3 3 9 4 1 4 4 3 PSA No. 34 PSA No. 07 PSA 29 PSA No.05 PSA 43 PSA No. 38 48 PSA IPSANo. 71 68 PSA No. 17 PSA No. 33 Prinsip yang Akuntansi Berlaku Indonesia dalam Laporan Auditor 323 Perikatan AuditUmum Tahundi Pertama-Saldo Awal PSA No. 326 Bukti Audit PSA No.01 di Indonesia Auditor atas Fungsi Audit Intern PSA No.01 PSA PSA No. No.01 IPSA No. 29. 56 Independen PSA 324 Pelaporan atas Pengolahan Transaksi oleh Organisasi Jasa PSA No.02 IPSA No. 29. No. 29. No. 10 07 435 Pelaporan Auditor Komputer atas Informasi Segmen PSA 327 Teknik Audit Berbantuan PSA No. 07 PSA No. 40 59 329 330 331 332 333 334 335 336 337 339 341 Prosedur Analitik Proses Konfirmasi SA Seksi 500 Standar Pelaporan Keempat Sediaan 504 Pengaitan Nama Auditor dengan Laporan Keuangan Auditing Investasi 508 Laporan Auditor atas Laporan Keuangan Auditan Representasi Manajemen Pihak Laporan yang Memiliki Hubungan Istimewa 9508 Audit Bentuk Baku Berbahasa Inggris untuk Auditing dalam Lingkungan Sistem Informasi Komputer Kepentingan Emisi Efek yang Dicatatkan di Pasar Modal Penggunaan Luar NegeriPekerjaan Spesialis Pelaporan atas Laporan Keuangan yang Hukum DisusunMien Berdasarkan Permintaan Keterangan dari Penasihat Basis Kerja Akuntansi Likuidasi Kertas Pengacuan Ke Auditor Laporanatas Manajemen dalam Laporan Audit Pertimbangan Kemampuan Entitas dalam Bentuk Baku Mempertahankan Kelangsungan Hidupnya Ketua Badan Pengawas 9341 Dampak Laporan Keputusan Auditor Independen Tentang Dampak Memburuknya Pasar Modal No. 74 IPSA No. 39 IPSA 29. 29. No.30 43 Seksi 400 Standar Pelaporan Pertama. 57 PSA No. 64 PSA No. 29. 72 61 420 Konsistensi Penerapan Prinsip Akuntansi yang Berlaku 325 Komunikasi Masalah yang Berhubungan dengan Umum di Indonesia PSA Pengendalian Intern yang Ditemukan dalam suatu Audit PSA No. No. 26 PSA PSA No.Standar Profesional Akuntan Publik Tentang Standar Profesional Akuntan Publik 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 001. 08 322 Pertimbangan 411 Makna Menyajikan secara Wajar Sesuai dengan dalam Audit atas Laporan Keuangan PSA No.01 9 .

62 SAT STANDAR ATESTASI 100 Standar Atestasi PSAT No.Tentang Standar Profesional Akuntan Publik Standar Profesional Akuntan Publik 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 552 Pelaporan Auditor atas Laporan Keuangan Ringkasan dan SAR STANDAR AKUNTANSI Data JASA Keuangan Pilihan DAN REVIEW PSA No. 300 Pelaksanaan dan Pelaporan Review Mutu Lain yang PSPM No. 04 300 Pelaporan Informasi Keuangan Proforma PSAT No. PSPM No. 01 Umum sesuai dengan Ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia No. Bapepam Laporan Akuntan atas Laporan Portofolio Investasi dan Hasil 02. 04 Pengganti 500 Pelaporan atas Laporan Keuangan Pribadi yang Dimasukkan SA Seksi 600 Tipe Lain Laporan dalam Rencana Keuangan Pribadi Tertulis PSAR No.54 03 Meminta SA Seksi 700 Topik Khusus AE ATURAN ETIKA KOMPARTEMEN AKUNTAN PUBLIK 710 Aturan Pertimbangan Khusus dalam Audit Publik Bisnis Kecil PSA No. Akun. 53 100 dan Review atas Laporan Keuanga'n PSAR 558 Kompilasi Informasi Tambahan yang Diharuskan PSA No. 66 SA Seksi 800 Audit Kepatuhan 801 Audit Kepatuhan yang Diterapkan atas Entitas Pemerintahan dan Penerima Lain Bantuan Keuangan Pemerintah PSA No. 51.31 . 08 001. 02. 2 tahun 1999 tentang Partai Politik dan Undang-Undang No. 03 400 Pelaporan Pengendalian Intern Suatu Entitas atas Pelaporan Keuangan PSAT No. 58 Etika Kompartemen Akuntan 722 Informasi Keuangan Interim PSA No. 05 500 Atestasi Kepatuhan PSAT No. 06 600 Perikatan Prosedur yang Disepakati PSAT No. 42 02 634 Standar Surat Bagi Penjamin Emisi dan Pihak Tertentu PSA No.02 200 Proyeksi dan Prakiraan Keuangan PSAT No. No. 03 47 400 Komunikasi antara Akuntan Pendahulu dengan Akuntan PSAR No.01 Investasi Dana Pensiun IPSAT No. 200 Perumusan Kebijakan dan Prosedur Pengendalian Mutu PSPM No. 05 622 Perikatan untuk Menerapkan Prosedur yang Disepakati atas Unsur. dan Pos dalam Suatu Laporan Keuangan PSA No. 51 9622 Pelaporan Khusus atas Pertanggungjawaban Dana SJK STANDAR JASA KONSULTANSI Kampanye Pemilihan Umum oleh Partai Politik Peserta Pemilihan 100 Definisi dan Standar Jasa Konsultansi PSJK No. 02 46 300 Laporan Kompilasi atas Laporan Keuangan yang 561 Penemuan Kemudian kakta yang Ada pads Tanggal Dimasukkan Laporan dalam Formulir Tertentu PSAR Auditor PSA No. 09 700 Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen PSAT No. 41 01 625 Laporan Akuntan tentang Penerapan Prinsip Akuntansi PSA No. No. 3 tahun 1999 tentang Pemilihan SPM STANDAR PENGENDALIAN MUTU Umum IPSA No.3 2 001. 07 9100 Laporan Akuntan atas Asersi Manajemen Tentang Pengendalian Intern dan Penyelenggaraan Pembukuan Perusahaan Efek yang Didasarkan pada Kriteria yang Ditetapkan oleh IPSAT No.01 100 Sistem Pengendalian Mutu Kantor Akuntan Publik 623 Laporan Khusus PSA No. 01 50 200 atas Laporan Keuangan Kmmparatif PSAR 560 Pelaporan Peristiwa Kemudian PSA No.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful