Anda di halaman 1dari 16

MOBILITAS PENDUDUK DAN MIGRASI

Demografi :
- Jumlah

- Komposisi - Distribusi - Komponen perubahan (fertilitas, mortalitas dan migrasi) - Penyebab perubahan - Implikasi kebijakan

JUMLAH & DINAMIKA PENDUDUK


JUMLAH PENDUDUK :

Pt = Po + ( L M ) + (Mig.M Mig.K)
Pt : jumlah penduduk akhir Po : jumlah penduduk awal L : jumlah kelahiran M : jumlah kematian Mig.M : jumlah migrasi masuk (pendatang) Mig.K: jumlah migrasi keluar (mandak)

APA itu migrasi .

Sebelumnya : ada pengertian MOBILITAS.


MOBILITAS : gerakan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam periode waktu tertentu.

MOBILITAS ANTAR WILAYAH


Wilayah B

Wilayah A Wilayah C

Wilayah D

Wilayah E Wilayah F

BENTUK MOBILITAS ADA 2 : 1. Mobilitas Non Permanen/ Sirkuler gerakan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam periode waktu tertentu dan bersifat sementara.

2. Mobilitas Permanen/Migrasi gerakan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam periode waktu tertentu dan berniat menetap.

MIGRASI Ada perubahan status sipil > (KK/KTP)


LANDASAN HUKUM - De jure - De facto

FAKTOR PENENTU MOBILITAS


1. Faktor yang terdapat di daerah asal
2. Faktor yang terdapat di daerah tujuan 3. Faktor antara 4. Faktor individu atau pribadi

PROSES MOBILITAS PENDUDUK (TEORI EVERETT S. LEE)

+-+-+-+-+-+-

+-+-+ -+-+-+-

Daerah Asal

Faktor Antara Faktor Individu atau Pribadi

Daerah Tujuan

KEBUTUHAN HIDUP
Umum : > Kebutuhan Rohani > Kebutuhan Jasmani

Motivasi : Maslow (1954) Kebutuhan adalah motivasi untuk bekerja. Bila seseorang lapar, maka bekerja. Bila bekerja terpenuhi cari kebutuhan lain.

MOTIVASI
Teori Maslow (1954)
Potensi Diri 5 Kebutuhan Status

4
Kebutuhan sosial 3 2 Kebutuhan rasa aman, kesehatan, perlindungan, keselamatan, dll Kebutuhan Dasar 1 Bersifat Fisik

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN MOBILITAS


MASYARAKAT/INDIVIDU

KEBUTUHAN/ASPIRASI TERPENUHI TIDAK TERPENUHI

KEPUTUSAN

TEKANAN EKONOMI

TEKANAN SOSIAL PSIKOLOGIS PROSES KONTAK LANGSUNG/TIDAK LANGSUNG

TINGGAL (TIDAK MOBILITAS)

PENGHALANG
MENYESUAIKAN DIRI KEPUTUSAN

TINGGAL, MOBILITAS, MIGRASI

HUBUNGAN ANTARA TEKANAN (STRESS) DAN KETEGANGAN (STRAIN)

Tekanan

Tinggi

Rendah
Tegangan

Tinggi

HUBUNGAN TEKANAN DAN KETEGANGAN

1. tiap-tiap orang mempunyai kebutuhan yang perlu

dipenuhi. 2. apabila kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi di tempat tinggal mereka, maka akan terjadi stress. 3. apabila stress tersebut di luar batas-batas toleransi, maka orang akan pindah ke daerah lain dimana kebutuhannya dapat terpenuhi. 4. mobilitas penduduk terjadi bila antara dua wilayah terjadi perbedaan nilai kefaedahan.