Anda di halaman 1dari 21

P2A0 POST SSTP Atas Indikasi Gemelli dengan Janin PreskepPresbo

Hakim bin Mohd Razif, S. Ked Riyan Wira Pratama, S. Ked Femi Liaman, S. Ked
Pembimbing: dr. Taufik Firdaus, SpOG

Identifikasi
Nama
Umur Alamat

: Ny. R
: 25 tahun 7 bulan 10 hari : Serasan Jaya

Agama
Status Pendidikan terakhir Pekerjaan

: Islam
: Menikah : SMP : Ibu rumah tangga

Nama Suami
Umur Pendidikan Terakhir

: Tn. S
: 32 tahun : SLTA

Pekerjaan
Agama Alamat MRS

: Wiraswasta
: Islam : Serasan jaya : 9 Mei 2013

Anamnesis Umum (9 Mei 2013)


Riwayat perkawinan tahun
Riwayat sosioekonomi dan gizi Riwayat Reproduksi:
Menarche Siklus haid hari Nyeri sebelum/saat/setelah haid HPHT : 14 tahun : 28 hari, teratur, lama 7 : ada sebelum haid : 10 Agustus 2012

: 1 kali, lamanya 6
: cukup

Riwayat obstetri
Riwayat penyakit yang pernah diderita Riwayat operasi

: G2P1A0
: tidak ada : tidak ada

Riwayat penyakit dalam keluarga


Riwayat memakai kontrasepsi

: tidak ada
: tidak ada

Anamnesis Khusus
Keluhan Utama : Mau melahirkan dengan anak kembar
Riwayat Perjalanan Penyakit : 6 jam sebelum masuk parturien mengeluh perut mules yang menjalar ke pinggang hilang timbul makin lama makin sering dan kuat tidak hilang jika dibawa berjalan. Riwayat keluar darah (-), Riwayat keluar air (-). Os mengaku hamil cukup bulan dan gerakan janin masih dirasakan. Penderita lalu ke bidan dan dikatakan memiliki anak kembar kemudian dirujuk ke RSUD Sekayu

Pemeriksaan Fisik (Status Present)


Keadaan umum : tampak sakit sedang

Kesadaran
Tekanan darah Nadi

: Compos Mentis
: 120/80 mmHg : 86 x/menit

Frekuensi pernafasan
Suhu Bentuk badan

: 20 x/menit
: 36,8 C : Piknikus

Konjungtiva palpebra
Sklera Gizi

: Pucat -/: Ikterik -/: Sedang

Payudara hiperpigmentasi

: (+/+)

Jantung
Paru-paru Hati dan lien Edema pretibial Varices Refleks fisiologis

: Murmur (-), Gallop (-)


: Bising Nafas Ves (+) N, Ronkhi (-), Wheezing (-) : Sulit dinilai : (-/-) : (-/-) : +/+ +/+

Refleks patologis

: -/-/-

Status Obstetri (9 Mei 2013 pukul 14.00 WIB)


Pemeriksaan Luar Palpasi : FUT 3 jbpx (44cm) Memanjang/memanjang kepala-bokong U 4/5 His : 2x / 10 / 20

DJJ I : 136 x/menit DJJ II : 140x/menit

Pemeriksaan Dalam
Vaginal Toucher : Portio Lunak, Medial, Eff. 75%, dilatasi 2cm, ketuban (+), kepala, H 1-2, penunjuk sutura sagitalis melintang

Inspekulo : tidak dilakukan


Rectal toucher : tidak dilakukan Pemeriksaan panggul : tidak dilakukan

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Laboratorium
Darah Rutin
HB Eritrosit Ht Leukosit Trombosit : 9,6 gr/dl (12,3 15,3 gr/dl) : 3.6 jt/mm3 (4,1-5,1 juta/mm3) : 30 % (35-37%) : 9.800/mm3 (5.000-10.000/mm3) : 285.000/mm3 (150.000-400.000/mm3)

Urin Rutin
Bilirubin Protein Glukosa Keton Nitrit pH Urobilinogen : negatif :+ : negatif : post 4 : negatif : 7,0 (6,5-7) : normal

Elektrolit
Natrium Kalium : 3,6 mmol/L (3,3-5,1 mmol/L) : 143 mEq/L (130-140 mEq/L)

Faal Ginjal
Kreatinin Ureum : 0,4 mg/dl (<0,9 mg/dl) : 10 (<50 mg/dl)

Pemeriksaan USG
Tampak JGH preskep-presbo
Janin I : BPD 37w 2d Janin II : BPD 37w 4d

Plasenta di korpus belakang


Ketuban cukup Kesan : hamil aterm JTH preskep-presbo

Diagnosa Kerja
G2 P1 A0 hamil aterm inpartu kala I fase laten, janin ganda hidup, presentasi kepala-bokong

Penatalaksanaan
Informed Consent
Observasi TVI, His, dan DJJ Rencana partus pervaginam

Cek lab DR, UR


Evaluasi partograf WHO terminasi kehamilan

Intruksi Pre operasi Informed consent Cek lab DR, UR, KD Keteter menetap catat urin input output IVFD RL kocor 2 kolf Injeksi cefotaxim 1 g IV Puasa 6 jam Cukur Pubis Kirim ke kamar operasi

Prognosis
Ibu : Dubia
Anak : Dubia

Analisis Kasus
Diagnosis inpartu dapat ditegakkan bila ada his teratur yang adekuat minimal 2 kali dalam 10 menit selama 10 detik pada pasien multigravida dan adanya perubahan dari serviks (pendataran dan penipisan), serta keluarnya darah dan lendir (bloody show). Pada pasien ini his hanya 2 kali dalam 10 menit lamanya 20 detik dan terdapat pendataran serviks 100 % dan pembukaan 2 cm, sehingga dapat ditegakkan diagnosa peralinannya inpartu kala I fase laten

Pada pemeriksaan fisik didapatkan tinggi fundus uteri 3 jari di bawah processus xiphoideus (44 cm), memanjang-memanjang, kepala-bokong, penurunan 4/5. Dari penunjang USG juga didapatkan tampak JGH preskep-presbo, biometri menunjukkan usia kehamilan 38 minggu, plasenta di korpus belakang, dan ketuban cukup. Dari kedua pemeriksaan didapatkan kesimpulan hamil aterm janin ganda hidup presentasi kepalapresentasi bokong.

Sesuai dengan prinsip penanganan kehamilan ganda, apabila pada pemeriksaan didapatkan bayi 1 (bayi dengan bagian terbawah yang engagement) memiliki presentasi verteks, maka lakukan pertolongan sama dengan persalinan normal dan lakukan monitoring partograf, namun bila bayi 1 memiliki presentasi bokong atau letak lintang maka diindikasikan untuk dilakukan seksio sesarea. Pada kasus ini, tindakan yang harusnya dilakukan adalah persalinan pervaginam.