Anda di halaman 1dari 5

DESTILASI

Ringkasan 1. Destilasi merupakan proses pemisahan larutan berdasarkan perbedaan volalitasnya. 2. Ada 2 metode destilasi yaitu 1 tingkat dan bertingkat, metode satu tingkat terdri dari 3 tipe yaitu destilasi deferensial, kilat dan uap, sedangkan destilasi bertingkat adalah disebut rektifikasi/fraksinasi. 3. Destilasi retiflikasi adlah destilasi dengan refluks dan penguapan kilat pada tiap-tiap tingkat, menggunakan alat tipe kolom bertingkat yang berisis sejumlah plat. 4. Komposisi dari aliran yang meninggalkan kolom dapat ditentukan dengan keseimbangan massa Keseimbangan massa toal F=D+W Keseimnbngan massa komponen A F Xf = D X d + W X w 5. Ada 2 bagian dalam destilasi dengan refluks yaiyu bagian enriching dan stripping, persamaan garis operasi bagian enriching adalah Rumus

Pengertian Destilasi Destilasi merupakan proses pemisahan komponene dalam larutan berdasarkan perbedaan volalitasnya. Destilasi digunakan pada larutan dimana semua komponen bersifat volatile dan dapat menjadi fase uap seperti ammonia air, alcohol air. Operasi dilakukan dengan mendidihkan larutan, sehingga komponene yang mudah menguap akan menguap lebih dahulu. Uap yang dihasilkan mengandung komponen-komponen dari larutannya, tapi lebih kaya dengan komponene bersifat volatile. Destilasi banyak digunakan dalam indstri pangan/ hasil pertanian antara lain untuk mendapatkan minyak atsiti, menghilangkan bau dan dalam pembuatan minuman beralkohol . Ada 2 macam metode desyilasi metode pertama destilasi dilakukan tampa pengambilan kondensat yakni dengan mendidikan campuran untuk mengambil dan mengkondensasikan uap pada satu tingkat. Pada metode ini tidak ada kondensat dikembalikan dan secara seri. Metode kedua disebut destilasi fraksinasi, destilasi refluks atau rektifikasi, pada destilasi satu tingkat terdapat tiga tipe destilasi yaitu flash destilasi , destilasi deferensial dan destilasi uap.

Destilasi kilat Destilassi kilat terjadi pada satu tigkat dimana campuran cairan sebagian menguap. Uap sampai pada keseimbangan dengan cairan selanjutnya uap dan cairan dipisahkan. Destilasi ini dapat dilakukan secara batch atau kontinyu. Capuran ko,ponen A dan B menagalir dalam kecepatan F mol/ jam kedalam pemanas sehingga sebagian akan menguap. Selanjutnya campuran mencampai keseimbangan dan selanjutnya dipisahkan. Komposisi Fadalah XF komponen A. Adapun keseimbangan mas total komponen A adalah

Jika

Destilasi deferensial Didalam destilasi deferensial, cairan di mSUKKn dalam ketel pemanas , selanjutnya cairan dididihkan secara perlahan lahan dan dengan cepat uap yg terbentuk masuk kekondensor dimana uap yang terkondesasi ditapung. Bagian utama dari hasil kondesasi uap paling kayadengan komponene volatile selama destilasi, konsentrasi pada cairan dan uap mengalami perubahan. Distilasi Uap Pada tekanan atmosfer cairan dengan titik didih tinggi tidak dapat dimurnikan dengan distilasi jika komponen-komponen dalam cairan mungkin mengalami dekomposisi memerlukan suhu tinggi. Seringkali senyawa-senyawa dengan titik didih tinggi tidak larut didalam air. Sehingga pemisahan pada suhu rendah dapt dilakukan dengan destilasi uap(steam distilation). Metode ini seringkali digunakan pemisahan komponene dengan titik didih tinggi dari sejumlah senyawa kecil kotoran yang non volatile

Destilasi uap dikerjakan dengan mengalirkan uap air panas pada bahan yang didistilasi. Momponene volatile akan menguap dan selanjutnya diembunkan kembali, hasilnya komponen volatile dan air yang dapat dipisahkan dengan dekantasi. Jika jumlah tekanan uap campuran yang dipisahkan sama dengan jumlah tekanan total, maka campuran akan mendidih dan PA + PB = P Dimana PA adalah tekanan uap dari aair murni A dan PB adalah tekanan uap dari komponene B murni, sehingga komposisi uap adalah yA = PA/P dan yB = PB/P Rasio mol destilat komponen B terhadap mol destilat komponen A adalah nB / nA = PA / PB Destilasi rektifikasi Destilasi rektifikasi / desyilasi fraksinasi adalah destilasi dengan refluks. Destilasi ini dilakukan secara bertingkat dengan penguapan kilat pada tiap-tiap tingkat. Pada destilasi ini cairan dan uap mengalir berlawanan satu sama lain. Cairan mengalir kebawah ketingkat dibawahnya sedang uap mengalir keatas pada tingkat diatasnya. Pada masing-masing tingkat aliran uap (V) dan cairan (L) masuk campuran dan mengkondensasi komponen komponen yang kurang volatile, serta menguapkan kom ponen yang lebih volatile sehingga terjadi keseimbangan selanjutnya uap dan cairan mengalir kembali. Destilasi dengan steam ini menggunakan alat tipe kolom bertingkat yang berisis sejumlah plat/ tingkat yang disusun dsecara vertical. Umpan (feed) masuk dari tengah kolom. Jika umpan berupa cairan maka akan turun kebawah sadang bila uap naik keatas. Molekul cairan dan uap meninggalkan plat pada

kondisi seimbangan. Konsentrasi komponene volatile lebih banyak pada uap dibandingkan cairan. Uap yang keluar dari plat akhir (D) selanjutnya mengalir ke kondensor dan mengalami kondensasi. Cairan hasil kon densasi dikembalikan / direfluk (L) kedalam kolom destilasi pada plat paling atas. Sedangkan cairan yang meninggalkan plat paling bawah pada bagian dasar kolom (W)masuk ke boiler dimana sebagian berbentuk uap dan sebagian tetap dalam bentuk cairan. Uap yang dihasilkan masuk keplat paling bawah pada kolom bagian bawah. Komposisi daeri aliran yang meninggalkan kolom dapat ditentukan keseimbangan massa. Keseimbangan massa total F=D+W Keseimbangan massa komponen A F XF = DXC + WXV Gambar 6.10. destilasi kolom menujukkan bagian keseimbangan massa Untuk menentukan jumlah plat (tingkat destilasi) yang dibutuhkan dalam proses pemuisahan komponene (A dan B) telah dikembangkan dari Mc Cabe dan thiele. Pada metode Mc Cabe dan Thiele diasumsikan terjadi keseimbangan molar antara umpan yang masuk dan plat bagian atas dan umpan masuk dan plat bagian bawah. Dari gambar ditunjuukkan aliran cairan masuk plat seimbang dengan yang meninggalkan plat. Keseimbangan massa komponen A. RumuS Gambar 6.11. Aliran uap dan Cairan masuk dan meniggalkan plat Ada 2 bagian dalam rektifikasi yaitu

a) Bagian enriching (pengayakan) yaitu bagian atas dari kolom diatas umpan masuk b) Bagian stripping (pelucutan) yaitu bagian bawah dari kolom dibawah umpan masuk. bagian enriching (pengayakan) pada gambar 6.11 menunjukkan kolom destilasi diatas umpan masuk, uap dari plat paling atas dengan kompposisi y1 melewati kondensor dimana uap mengalami kondensarsi menjadi cairan pada titik didih. Refluks mengalir dengan kecepatan L mol/jam dan destilat D mol/jam dengan komposisi yang sama sehingga y1 = yD. jika aliran dari atas diasumsikan L1 = L2 = L3 dan V1 = Vn = V1+n maka keseimbangan massa diats garis batas adalah keseimbangan massa (komponen A) rumus persamaan garis operasio enriching adalah rumus