Anda di halaman 1dari 25

KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS JEMBER

GELOMBANG II TAHUN AKADEMIK 2012/2013

Menyegarkan Otak

Apa Kuliah Kerja Nyata?

Merupakan suatu kegiatan intrakurikuler wajib yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dan pemberdayaan masyarakat. Kuliah Kerja merupakan bagian integral dari proses pendidikan yang mempunyai ciri khusus yang memadukan antara teori dengan praktek

Apa Prinsip-Prinsip KKN?

Keterpaduan aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi artinya aspek pendidikan dan pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada penelitian digunakan sebagai landasan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi KKN Empati-partisipatif artinya bahwa KK/KKN dilaksanakan untuk menggerakkan masyarakat dalam pembangunan melalui kegiatan-kegiatan yang dapat melibatkan, mengikutsertakan, dan menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap pembangunan. Interdisipliner artinya bahwa KK/KKN di laksanakan oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Realistis, Pragmatis, artinya program-program kegiatan KK yang direncanakan didasarkan pada kebutuhan nyata/riil di lapangan. Environmental development artinya KK/KKN dilaksanakan untuk pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Prinsip-Prinsip KKN

Co-Creation, artinya bahwa kegiatan-kegiatan KK/KKN disusun berdasarkan gagasan-gagasan bersama antara Universitas, Pemerintah Daerah, mitra kerja dan masyarakat setempat. Co-Financing, artinya pendanaan KK/KKN didukung bersama antara mahasiswa, Universitas, Pemerintah Daerah, Mitra kerja dan masyarakat setempat. Flexibility, artinya bahwa program kegiatan KK/KKN dapat disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan Pemerintah Daerah, mitra kerja dan masyarakat. Sustainibility, artinya bahwa program kegiatan KK/KKN pada suatu lokasi dapat diprogramkan lebih dari satu periode sesuai dengan target. Research based Community Service, artinya bahwa program kegiatan KK/KKN dilaksankan berbasis penelitian.

Apa Tujuan KKN?


Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa Melaksanakan terapan IPTEK secara team work dan interdisipliner Menanamkan nilai kepribadian : Nasionalisme dan jiwa Pancasila, Keuletan, etos kerja dan tanggung jawab, Kemandirian, kepemimpinan dan kewirusahaan Menciptakan sinergi antara LPM dengan stakeholder dalam penyelengaraan pembangunan

SINERGI KKN
PERGURUAN TINGGI
DOSEN MAHASISWA

MASYARAKAT

PEMERINTAH

SWASTA

SASARAN UNTUK MAHASISWA

Memperdalam pemahaman dan pengalaman mahasiswa tentang cara berfikir dan bekerja interdisipliner Mendewasakan alam pikiran mahasiswa dalam penelaahan dan pemecahan masalah Membentuk sikap, rasa cinta, kepedulian, dan tanggungjawab mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat Membina Mahasiswa agar menjadi innovator, motivator, dan problem solver.

SASARAN UNTUK MASYARAKAT

Memperoleh bantuan pikiran dan tenaga merencanakan dan melaksanakan pembangunan Memperoleh pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan dalam pembangunan daerah Membentuk kader-kader pembangunan di masyarakat sehingga terjamin kesinambungan pembangunan

Sasaran untuk Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi dapat menjalin kerjasama dengan instansi pemerontah atau lembaga lain nya dalam pembangunan IPTEKS Perguruan Tinggi dapat mengembangkan IPTEKS yang lebih bermanfaat dalam pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah di masyarakat. Perguruan Tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat, dengan demikian kurikulum perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan dinamika masyarakat.

Kompetensi

1. Mampu mengumpulkan data dan informasi. 2. Mampu menganalisis. 3. Mampu mengidentifikasi maslah. 4. Mampu mengidentifikasi potensi. 5. Mampu merancang program pemberdayaan. 6. Mampu melakukan networking. 7.Mampu menggalang dan mensinergikan potensi. 8.Mampu menerapkan ilmu nya untuk menyelesaikan masalah. 9. Mampu bekerja secara interdisipliner. 10. Mampu memotivasi kelompok. 11. Mampu menggali kearifan local. 12. Menunjukkan rasa tanggung jawab. 13. Menunjukkan rasa kesetiakawanan. 14. Menunjukkan sikap disiplin dan efisien waktu. 15. Mampu mengelola keuangan secara efisien dan transparan. 16. Mampu beradaptasi dengan lingkungan. 17. Mampu mengevaluasi kinerja sendiri dan kelompok.

Tebak saudara tebak warna apa ini?

Tata Tertib Pembekalan


Mahasiswa harus hadir dalam pembekalan dan mengikuti pembekalan (100%) dan lulus ujian pembekalan (60) Hadir 5 menit sebelum materi dimulai Wajib mengikuti Post test

Pelaksanaan KKN

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa harus tetap tinggal di lokasi KK dan wajib membuat laporan kegiatan harian yang dievaluasi setiap minggu. Selama pelaksanaan KKN, dilakukan monitoring aktivitas mahasiswa oleh dosen pembimbing dan LPM UNEJ. Setelah selesai KKN, mahasiswa harus mengurus surat keterangan telah melaksanakan KKN yang disahkan oleh Kepala Desa/Petugas Pelaksana Lapangan. Contoh format surat keterangan selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata. Penarikan mahasiswa KKN dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan oleh LPM dan dilakukan oleh DPL Setelah melaksanakan KKN mahasiswa wajib membuat laporan tertulis : a. Secara kelompok yang dilampiri laporan mandiri b. Laporan kecamatan (memuat program unggulan serta kendala yang dihadapi masing-masing desa) dan solusi yang diberikan. c. Laporan dalam bentuk softcopy dan hardcopy diserahkan ke LPM dan dosen pembimbing paling lambat 1 minggu setelah KKN selesai. Ujian KK dilaksanakan setelah laporan disetujui pembimbing, selambatlambatnya 3 minggu setelah selesai KKN. Laporan yang telah diperbaiki setelah selesai ujian, diperbanyak 4 eksemplar.

Tata tertib dan sangsi


Mahasiswa peserta KKN wajib menjaga nama baik Universitas Jember dalam sikap, perilaku, tutur kata dan penampilan. Mahasiswa peserta KKN wajib melaksanakan tugas-tugas KK dengan penuh rasa tanggungjawab, berdedikasi tinggi, dan mampu melaksanakan tugas tepat pada waktunya. Mahasiswa peserta KKN wajib membina kerjasama dan komunikasi sesama anggota kelompok, dengan kelompok lain, dosen pembimbing, pengelola dan Pemerintah Kabupaten/kota, serta masyarakat. Mahasiswa peserta KKN wajib memakai atribut Universitas Jember selama kegiatan KKN. Mahasiswa peserta KKN wajib tinggal di lingkungan tempat KKN. Mahasiswa peserta KK wajib menghayati dan menyesuaikan diri dengan kehidupan dan lingkungan tempat KKN. Mahasiswa peserta KKN wajib mengisi buku harian, laporan kegiatan harian (individu) dan laporan kegiatan mingguan (kelompok).

Tata tertib dan sangsi

Mahasiswa peserta KKN tidak diperkenankan meninggalkan lokasi KKN selama melaksanakan tugas KKN. Mahasiswa peserta KKN yang meninggalkan lokasi guna keperluan KKN harus mendapatkan ijin tertulis dari lembaga tempat KKN.

Tata tertib dan sangsi

Mahasiswa peserta KK dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut : a. Bermalam dalam satu rumah pemondokan bagi mahasiswa pria dan wanita. b.Membuat stempel maupun kepala surat yang mengatasnamakan mahasiswa KK Universitas Jember. c. Melakukan kegiatan diluar acara KKN yang dapat menimbulkan kerawanan (rekreasi, membawa mobil, bergaya hidup mewah, dll.). d. Berbuat dan bertindak tidak baik yang dapat menurunkan citra Universitas Jember. e. Menjanjikan sesuatu kepada masyarakat yang sulit atau tidak mungkin dipenuhi oleh mahasiswa peserta KK/Fakultas/ Universitas. f. Menerima tamu yang hendak bermalam di lokasi KK.N g. Mencampuri urusan masyarakat, pemerintah setempat di luar program kegiatan KKN. h. Memberi komentar mengevaluasi kritik dan sejenisnya terhadap kebijakan pemerintah dan instansi setempat. i. Melakukan kegiatan politik praktis secara langsung atau tidak langsung. j. Membuat laporan atau menyampaikan informasi dalam bentuk apapun kepada wartawan atau media masa. k. Melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku (lalu lintas, ketertiban umum dsb.).

Tata tertib dan sangsi

Mahasiswa peserta KK wajib berkonsultasi terlebih dahulu kepada DPL jika akan mencari sponsor untuk menunjang program KK. Mahasiswa peserta KK yang melanggar tata tertib KK dapat ditarik dari lokasi KK oleh Ketua Pelaksana KK atas rekomendasi DPL. Pelanggaran terhadap tata tertib KK ini dapat dikenai sanksi administratif dan akademik oleh Pimpinan Fakultas masing-masing sesuai dengan tingkat kesalahannya. Jika diperlukan, hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian.

Penilaian

Ujian KKN dilaksanakan setelah laporan disetujui DPL, selambat-lambatnya 3 minggu setelah selesai KKN Nilai akhir KKN ditentukan berdasarkan penilaian dari hasil ujian pembekalan, aktivitas kerja di lapang, laporan akhir dan ujian laporan akhir KKN. Penilaian terhadap aktivitas kuliah kerja meliputi : (a) Disiplin Kerja, (b) Kerjasama Tim, (c) Pendekatan Masyarakat dan (d) Penyusunan dan Pelaksanaan Program.

Penilaian
I. Kegiatan dalam Kampus (1 SKS) Penguasaan materi Pembekalan (60%) Disiplin pembekalan (40%) II. Kegiatan di Lapangan (2 SKS) Disiplin Kerja (30%) Kerjasama Tim (15%) Pendekatan Masyarakat (25%) Penyusunan dan Pelaksanaan Program (15%) Karya Laporan Mandiri (7,5%) Karya laporan kelompok (7,5%)

Sistematika Proposal
I. Pendahuluan 1.1 Analisis Situasi 1.2 Permasalahan 1.3 Tujuan dan Manfaat II. Metode 2.1 Tempat dan Waktu 2.2 Khalayak sasaran 2.3 Jenis Kegiatan 2.4 Teknik Kegiatan III. Rencana Pelaksanaan Kegiatan 3.1 Susunan Organisasi 3.2 Jadwal kegiatan 3.3 Rencana Anggaran Biaya IV. Biodata peserta V. Penutup

Sistematika Laporan
JUDUL PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI I. Pendahuluan 1.1 Analisis Situasi 1.2 Permasalahan 1.3 Tujuan dan Manfaat II. Pelaksanaan Kegiatan 2.1 Tempat dan Waktu 2.2 Khalayak Sasaran 2.3 Jenis Kegiatan dan Metode 2.4 Kendala dan Pemecahan 2.5 Rencana Biaya dan Realisasi Biaya III. Hasil Kegiatan dan Pembahasan IV.Penutup 4.1 Kesimpulan 4.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

LAMPIRAN

Rekapitulasi kegiatan KKN (dalam bentuk matrik) Foto Kegiatan KKN Surat Tugas dari LPM Surat Keterangan sudah selesai melaksanakan KKN Monografi Potensi Desa Peta Desa Susunan Organisasi Desa Biodata Mahasiswa KKN Laporan Mandiri seluruh anggota KKN