Anda di halaman 1dari 3

Lansekap dan Prinsipnya Bayangkan mengisi sebuah mangkok besar di meja makan kalian dengan bawah mangkuk, atau

juga danau di dekat kalian. Kalian akan menemukan bahwa isi mangkuk tersebut sangat beragam, dengan sekumpulan bahan pengurai, dan tumbuhan. Perhatikan fungsinya dengan pergerakan fauna kecil, gelembung udara, dan juga pergerakan airnya. Akhirnya, setelah beberapa hari air di mangkuk tersebut berubah kehijauan dengan terdapatnya alga. Kemudian kalian meyakini bahwa alga dari suatu sistem bukan merupakan cara yang baik untuk meyelesaikan masalah kekurangan makanan di dunia. Selain itu kalian juga menyaksikan 3 karakteristik dasar dari suatu objek : struktur, fungsi, dan bagaimana perubahannya. Timbal balik yang tak pernah habis diatas menunjukkan tiga karakteristik di atas sangat berhubungan erat. Lansekap, of course, merupakan abjek yang menarik, kita akan membahas tentang tiga karakteristik tadi struktur, fungsi, dan perubahannya. Pertama, kita harus menentukan apa itu lansekap, dan gambaran konsep yang sangat detail yang berguna secara sains. Konsep tersebut akan mambantu kita dalam pemahaman teori ekologi pada tahap lansekap, dan untuk menunjang pengaplikasian teori-teori tersebut. Memang banyak dari kita dalam ekologi, geografi, kehutanan, dan lainnya bekerja untuk menciptakan teori dan prinsip tentang ekologi lansekap, memunculkan semacam interaksi yang dapat dinikmati. Mempertimbangkan kata-kata berikut, maksud dari lansekap akan terurai. landscape mirror and landscape matter, they tell us much about the values we hold and at the same time affect the quality of lives we lead (Meinig,1979a) Persepsi Sebuah Lansekap Konsep yang luas Kamus menyediakan beberapa pengertian tentang kata lansekap (Websters 1963; The Oxford Dictionary, 1933), mencakup : (a) gambar yang merepresentasikan gambaran dari bentang alam natural (termasuk padang rumput, hutan, gunung dll); (b) bentuk lahan dari suatu wilayah secara keseluruhan; (c) bagian ruang atau lahan dari suatu lembah (pemandangan) yang terlihat dari pandangan mata dari satu sudut pandang. Selanjutnya kamus mendeskripsikan arsitektur lansekap sebagai susunan dan modifikasi dari bentang alam untuk tujuan estetika. Menguji. Kebanyakan dapat dibaca dengan klasifikasi seperti estetika, professional, kultural, atau artistik-fotografi. Lebih luas, konsep lain dari

Lansekap Amerika Utara. Ahli serangga mungkin saja berpikir lansekap dari rambut beracun di permukaan daun yang terlihat kasat mata dari sebuah serangga mikroskopis mencoba bergerak sepanjang daun. Pandangan berbeda tentang lansekap dapat dijabarkan sebagai (a) alam, (b) habitat, (c) artefak, (d) sistem, (e) masalah, (f) kawasan, (g) ideology, (h) sejarah, (i) tempat, dan (j) estetika. Masyarakat juga memiliki pendapat tentang lansekap. Contohnya, apa pendapat anda tentang lansekap di lingkungan anda ? indah ? atau butuh proteksi ? Kata untuk lansekap dalam bahasa lain seperti landschaft German atau paysage French, memiliki arti yang mirip. Ahli Lansekap Lukisan bentang alam merupakan sesuatu yang tidak biasa pada masa lalu. Lukisan dengan gaya Hellenistik, yang berkembang di daeran Mediteania sekitar abad pertama, termasuk lukisan bentang alam. Lebih dari gambaran detail dari bentang alam spesifik, para ahli menciptakan gambar bentangan alam untuk menyenangkan pada penghuni kota. Pelukis oriental kuno melukiskan bentuk alami sebagai latar belakang untuk hiasan dinding rumah atau untuk keperluan militer. Di China selama abad 12 dan 13, gambaran bentang alam yang dramatis dilukiskan sebagai penghormatan, dan juga sebagai objek meditasi. Pada abad ke15, bentang alam Eropa semakin sering dijumpai pada desain permadani dinding, lukisan pada keramik, dan miniature dan para seniman mulai memasukkan yang asli seindah lukisan mereka. Selama abad 16, lukisan alam bermunculan, terkadang tidak memiliki sejarah yang berarti namun memiliki efek estetika yang mengejutkan. Pada abad 17, fokusnya adalah lukisan yang menggambarkan keindahan yang luhur dari alam. Abad selanjutnya, komposisi dari lukisan bentang alam semakin ditekankan, objeknya dapat menimbulkan ketenangan. Abad 19 dan 20 muncul beberapa perkembangan lanjutan. Pelukis bentang alam, melukiskan perubahan, dan semakin berkembang. Beberapa aspek dari gagasan artistic dari sebuas lansekap sangat berguna dalam pemahaman ekologi lansekap. Hal paling menarik adalah keragaman yang ada dalam lukisan. Dua atau lebih objek yang berbeda pasti terdapat pada suatu lukisan bentang alam seperti pepohonan dan perkebunan, padang rumput dan jurang, pedesaan atau bantaran sungai. Poin kedua dari hubungannya dengan ekologi yang ditemukan dalam banyak lukisan bentang alam adalah skala ruang yang dilukiskan oleh para seniman. Lingkup yang digambarkan mirip dengan apa yang terlihat oleh mata dari satu sudut. Rentang di lukisan bentang alam biasanya berkisar dari beberapa meter sampai kilometer.

Unsur utamanya adalah karakteristik ketiga dalam kepentingan ekologi. Lukisan bentang alam umumnya termasuk vegetasi atau fauna, namun bangunan, jalan, dan batuan mulai muncul. Akhirnya, kita dapat mnenyimpulkan bahwa para seniman banyak menggunakan istilah seascape untuk perairan. Buku ini menitikberatkan ekologi lansekap dan batasannya terhadap ketiga karakteristik yang telah dijabarkan sebelumnya. Konsep dalam Ilmu Sosial dan Ilmu Alam Ahli sejarah menggunakan istilah landscape yang mengacu kepada pengertian area lahan yang luas. Ini mungkin menjadi tempat dimana persaingan terjadi, bahan makanan tumbuh, penduduk mendirikan perkampungan, arsitek membangun monument-monumen, atau tempat masyarakat berpindah. Ahli ekologi lanskap banyak yang berlatar belakang dari geografi ataupun biologi dan memang sangat erat kaitannya ilmu-ilmu tersebut dalam memahami konsep lanskap. Pelopor ahli ekologi lanskap, C. Troll, mendefinisikan ekologi lanskap sebagai ilmu dari hubungan psiko-biologi yang menentukan perbedaan ruang dalam suatu daerah. Ia mempertimbangkan bahwa hubungannya bisa vertical (didalam unit spasial) ataupun horizontal (antara unit spasial). Beberapa decade terakhir, hubungannya terfokus pada vertical, yaitu hubungan antara tumbuhan, hesan, udara, air, dan tanah dalam unit spasial yang heterogen.

Beri Nilai