Anda di halaman 1dari 9

SISTEM NERVOSUM EKSTREMITAS INFERIOR

Sistem nervus pada anggota bawah mendapat inervasi dari tiga buah plexus yang bersifat somatik. Plexus-plexus tersebut adalah: Plexus lumbalis Plexus sacralis Plexus coccygeus,

PLEXUS LUMBALIS Plexus lumbalis dibentuk oleh gabungan rami primarii anteriores nervi lumbalis I, II, III dan sebagian lV, serta cabang kecil n.subcostalis. Nervus lumbalis makin besar ke caudal ukurannya makin besar. Plexus lumbalis dibentuk dalam substansi m. Psoas major did epan processus transversus vertebrae lumbales. Rami primarii anteriores nn. LI,IImemiliki cabang-cabang yaitu ramus superior dan ramus inferior. Ramus superior dari ramus primarius anterior n. LIberhubungan dengan n. subcostalis untuk membentuk: n. illiohypogastricus n. illioingunalis

Ramus inferior dari ramus primarius anterior n. LIberhubungan dengan ramus superior dari ramus primarius anterior n. LIIuntuk membentuk n. gentiofemoralis. Ramus inferior dari ramus primarius anterior n. LII, ramus primarius anterior n. LIII, dan bagian atas dari ramus primarius anterior n. LIVakan bejalan ke bawah dan masing-masing pecah menjadi dua bagian yaitu: Bagian yang kecil disebut pars anterior, dan saling bersatu untuk membentuk n. obturatorius Bagian yang besar disebut pars posterior, dan saling bersatu untuk membentuk n. Femoralis Dari bagian belakang pars anteriores nn. LIILIIIkeluar serabut-serabut yang bersatu membentuk n. cutaneus femoris lateralis. Selain itu juga memberikan m. psoas dan m. quadratus lumborum.

Cabang-cabang plexus lumbalis yang dipercabangkan di dekat tempat keluarnya m. Lumbales: Ramis muscularees untuk m. Qudratus lumborum (LI-IV) dan m. Psoas (LII,III) n. illiohypogastricus (ThXII LI) n illioingunalis (ThXII LI) n. genitofemoralis (LI,II) n. cutaneus femoris lateralis (LII,III,IV) n. obturatorius (LII,III,IV) n. femoralis (LII,III,IV)

n. illiohypogastricus Merupakan cabang dari n. LI dan serabut saraf n. Subcostalis. Berada di dalam substansi m.psoas major dan berjalan hingga menembus aponeurosis m.obliquus externus abodminis dan kurang lebih 4,5 cm di atas anulus inguinalis superficialis, syaraf ini menjadi saraf cutan pada dinding depan abdomen. Cabang-cabang: Rami musculares Ramis cutansi : untuk otot-oto dinding depan abdomen : ada dua macam, yaitu:

a. Ramus cutaneus lateralis (r. Iliacus), menembus m.obliquus internus abdominis dan m. Obliquus externus abdominis dan menjadi saraf cutan. Terletak di atas crista illiaca di bawah belakang ramus cutaneus lateralis nervi subcotalis. Mensarafi kulit dan fascia yang menutupi bagian tas sisi lateral regio glutealis b. Ramus cutaneus anterior (r. Hypogastricus), mensyarafi kulit dan fascia pada dinding depang abdomen n. illioingunalis Cabang dari n. LI dan serabut n. Subcostalis. N. Illiohypogastricus dan n. Illioingunalis awalnya merupakan satu batang saraf kemudian bercabang dan menjadi saraf yang terpisah. N. Illioingunalis

terletak di caudal n. Illiohypogastricus. Menjadi saraf cutan setelah keluar dari anulus inguinalis superficialis dan fascia permatica externa. Cabang-cabang: Rami musculares Rami cutanei : untuk otot-oto dinding depan abdomen : mensyarafi kulit dan fascia sebagai berikut:

Dinding depan abdomen diatas symphisis ossis pubis Bagian supermedia trigonum femorale Pada laki-laki Pada wanita : radix penis dan dorsum penis : mens pubis dan labium majus

n. genitofemoralis Berasal dari nn. LI,II berjalan dalam substansi m.psoas major. Pada lig. Ingunale pecah menjadi dua, yaitu: Ramus genitalis, berjalan di depan bagian bawah a. Illiaca externa dan sampai pada canalis ingunalis melalui angulus ingunalis profundus. Berakhir sebagai cabang-cabang kecil yang mensarafi kulit pada fascia scrotum dan kulit pada sisi medial paha (laki-laki). Pada wanita mengikuti lig. Teres uteri menuju labium majus. Ramus femoralis, lanjutan n. Genitofemoralis. Berjalan menuju paha di belakang lig. Ingunale. Menjadi saraf cutan setelah melewati hiatus saphenus atau menembus fascia lata dan mensrafai kulit dan fascia yang menututpi trigonum femorale. Memberikan serabut a. Femoralis n. cutaneus femoris lateralis Mensarafi kulit dan fascia. Cabang dari permukaan belakagn plexus lumbalis yaitu nn. LII,III. Muncul pada tepi lateral m.psoas major menyilang m.illiacus di belakang fascia illiaca dan sampai pada SIAS. Berjalan ke bawah depan paha, menembus fascia lata dan berakhir sebagai ramus anterior dan ramus posterior. a. Ramus anterior, lebih besar dan mensyarafi fascies anterolateral pada paha sampai pada daerah lutut. Berhubungan dengan plexus patellaris. b. Ramus posterior, mensyarafi kulit dan fascia pada sisi lateral regio glutealis distal trochanter major serta kulit dan fascia dua per tiga sisi lateral paha. n. obturatorius

Mensyarafi otot-otot obturator externus dan adductores paha, articulatio genu dan kadangkadang mempunyai ramus cutaneus. Berasal dari nn. LII,III dan sebagian n. LIV. Ketika berada di insicura obturatoria, syaraf ini terletak di vasanya kemudian mempercabangkan ramus anterior dan ramus posterior. n. femoralis Syaraf terbesar untuk otot paha bagian depan. Berasal dari pars posteriores rami primarii anteriores nn. LII,II,IV. Muncul pada substansia dalam m.psoas major. Di trigonum femorale pecah menjadi beberapa cabang. Rami musculares Rami articulares Rami cutanei Cabang yang mensyarafi pembuluh darah

n. obturatorius accesorius Berasal dari rami primarii anteriores n. LIIII atau n. LIII,IV. Terdapat di antara obturatorius dan n. Femoralis. Di daerah paha terletak di belakang femoralis serta berakhir sebagai tiga cabang: Menuju m. Pectineus dan berhubungan dengan cabang n. Femoralis Menuju articulatio coxae Cabang yang berhubungan dengan ramus anterior nervi obturatorii

PLEXUS SACRALIS Plexus sacralis dibentuk oleh ramii primarii anteriores dari sebagian n. LIV(n. Furcalis), n. LV, nn. SI,II,III sebagian SIV . Plexus ini terletak di bagian dorsal pelvis diantara m. piriformis dan fascianya. Di sebelah depan fascia tersebut terdapat vasa illiaca interna dan ureter. Colonsigmoid terdapat di sebelah kananya. Bagian bawah ramus primarius anterior n. LIV(bagian yang besar) sesudah muncul dari tepi medial m. Psoas major disebelah medial n. Obturatorius, di belakang vasa illiaca communis pecah menjadi pars anterior/ventralis dan pars posterior/dorsalis. Ramus primarius anterior n. LV turun melampau ala ossis sacri dan terletak di depan lig. Sacroiliaca dan pecah menjadi pars anterior dan pars posterior. Gabungan dari pars anterior n. LIV,V dan pars posterior n. LIV,Vdisebut truncus lumbosacralis.

Rami primarii anteriores nn. SI,IIberjalan ke lateral dari foramina sacrales anteriores dan di depan m. Priformis pecah menjadi pars anterior dan pars posterior. Ramus primarius anterior n. SIIIsetelah berjalan dengan arah inferolateral juga pecah menjadi pars anterior dan pars posterior. Ramus superior bersatu dengan plexus sacralis sedangkan ramus inferior bersatu dengan plexus coccygeus. Dari semua syaraf, n. LV dan n. SI adalah yang terbesar. Lainnya makin ke bawah makin kecil. Syaraf utama dari plexus sacralis ialah n. Ishiadicus yang dibentuk oleh pars anterior dan pars posterior nn. LIV,V SI,II,III dan sebagian IV. Setelah n. Ishiadicus berada pada bagian bawah foramen ischiadica major, pars posterior nn. LIV,V, SI,II bersatu membentuk n. proneus communis. Pars anterior nn. LIV,V SI,II bersatu membentuk n. tibialis.

Cabang-cabang plexus sacralis: 1. Cabang yang berasal dari pars anteriores: Syaraf yang menuju m. Quadratus femoris dan m. Gemelus inferior (LIV,V SI)

Syaraf untuk m. Obturator internus dan m. Gemelus superior (LI SI,II) n. splanchnicus pelvinus (SII,III,IV) n. pundendus (SII,III,IV) n. cutaneus femoris posterior (SII,III)

2. Cabang yang berasal dari pars posterior Serabut-serabut untuk m. Priformis (SI,II) Serabut-serabut untuk m. Coccygeus dan m. Levator ani (SIII,IV) n. gluteus superior (LIV,v SI) n. gluteus inferior (LV SI,II) n. cutaneus femoris posterior (SI,II) n. clunium inferior (SII,III) ramus perinelais nervi sacralis (SIV)

n. spanchnicus pelvicus Mengandung serabut-serabut parasymapthis peganglionair. Keluar sebagai dua filamen dari rami primarii anteriores SII,III. Mesnyarafi alat-alat urogenital dan bagian bawah usus besar. n. pudendus Mensyarafi perineum. Dipercabangkan dari pars anteriores nn. SII,III,IV. n. clunium inferior Berasal dari pars posterior plexus sacralis dengan segmentasi n. SII,III. Tertutup oleh bagian bawah n. Cutaneus femoris posterior. n. gluteus superior Berasal dari pars posterior plexus sacralis dengan segmentasi n. LIV,V SI. Menuju regio gluetalis bersama dengan vasa gluetalis superior di sebelah atas m. Piriformis. n. gluteus inferior Berasal dari pars posterior plexus sacralis yaitu dari n. LV SI,II. Memberikan beberapa cabang yang berjalan ke belakang menuju fascies profundus m. Gluteus maximus untuk mesnyarafinya. n. cutaneus femoris posterior

Berasal dari plexus sacralis yaitu dari SI,II,III atau SI,II mensyarafi kulit dan fascia yang menutupi facies posterior paha dan bagian atas cruris, pernieum dan separuh bawah regio gluetalis. n.cutaneus femoris posterior Dibentuk oleh n.spinalis Sacralis 1 3, berjalan melalui foramen infrapiriformis bersama-sama dengan vasa glutea inferior, berada di sebelah medial dari n.ischiadicus, ditutupi oleh m.gluteus maximus, meninggalkan otot tersebut pada tepi caudalnya, lalu berjalan descendens pada bagian superficial caput longum m.biceps femoris, berada di sebelah profunda fascia lata, dan mencapai regio poplitea. Selanjutnya menampakkan diri bersama-sama dengan vena saphena parva. Saraf ini bersifat sensibel untuk kulit perineum, bagian posterior regio femoris dan regio cruralis. Dari saraf ini dipercabangkan : q nn.clunium inferiores laterales q rr.perineales, yang dipercabangkan pada tepi caudal m.gluteus maximus, berjalan ke arah medial menyilang origo otot-otot hamstring menuju ke perineum, dan mempersarafi kulit pada regio femoris bagian medio-cranial serta kulit genitalia externa. n. ischiadicus Saraf ini adalah saraf yang terbesar dalam tubuh manusia yang mempersarafi kulit regio cruralis dan pedis serta otot-otot di bagian dorsal regio femoris, seluruh otot pada crus dan pedis, serta seluruh persendian pada extremitas inferior. Berasal dari medulla spinalis L 4 S 3, berjalan melalui foramen infra piriformis, berada di sebelah lateral n.cutaneus femoris posterior, berjalan descendens di sebelah dorsal m.rotator triceps, di sebelah dorsal m.quadratus femoris, di sebelah ventral caput longum m.biceps femoris, selanjutnya berada di antara m.biceps femoris dan m.semimembranosus, masuk ke dalam fossa poplitea. Lalu saraf ini bercabang dua menjadi N.TIBIALIS dan N.PERONAEUS COMMUNIS. Rami musculares dipercabangkan untuk mempersarafi m.biceps femoris caput longum, m.semitendinosus, m.semimembranosus dan m.adductor magnus.Rami musculares ini

dipercabangkan dari sisi medial n.ischiadicus sehingga bagian di sebelah medial n.ischiadicus disebut danger side dan bagian di sebelah lateral disebut safety side.

PLEXUS COCCYGEUS

Ramus priamrius anterior n. SIV bersama dengan ramus primarius anterior n. SV berjalan ke caaudal di samping os coccygis serta berhubungan dengan n. Coccygeus membentuk plexus coccygeus. Serabut-serabut yang halus keluar dari plexus ini sebagian untuk mensyarafi m. Coccygeus dan m. Levator ani sedangkan yang lain menembus m. Coccygeus dan lig. Sacrospinosum serta lig. Sacrotuberosum untuk mensyarafi kulit. Plexus coccygeus menerima ramus griceus communicans dari truncus sympathicus pars sacralis yang terletak di sebelah medialnya.