Anda di halaman 1dari 2

Progesteron atau progestin adalah nama umum semua senyawa progesteron sintetik.

Progesteron dapat dikelompokkan menjadi 3 golongan, yaitu : (i) Pregnan; (ii) Estran; (iii) Gonan Tabel 2. Kelompok progesteron Progesteron Estrogenik Progestonik Androgenik 1.Pregnan MPA (provera) ++ Didrogesteron (duphaston) ++ 2.Estran Linestrenol (endometril + ++ + Norelisteron (primolut N) ++ + 3.Gonan : Norgestrel +++ ++ Desogestrel +++ - (?) Mekanisme progesteron adalah pada poros hipofisis ovarium, dengan cara menekan pelepasan gonadotropin dan steroidogenesis ovarium, dengan akibat atropi endometrium. Komplikasi yang dikhawatirkan pada pengobatan ini adalah abdomen akut sebagai akibat pecahnya jaringan endometriosis sehingga terjadi hemoperitoneum. Pemberian progesteron yang terus menerus dapat mengakibatkan kadar estrogen yang rendah sekali dengan akibat sering terjadi breakthrough bleeding sehingga diperlukan pemberian preparat estrogen dosis rendah. Keberhasilan terapi sulit untuk dinyatakan, sebab tidak semua laporan para penelitia menyebutkan ciri-ciri subyek yang diteliti, misalnya : berat ringannya endometriosisnya, dan adanya faktor penyebab infertilitas lainnya. Menurut hasil ringkasan laporan

beberapa peneliti, kehamilan setelah terapi dengan progesteron rata-rata sebesar 26 % atau berkisar dari 5 73 % 3,11