Anda di halaman 1dari 7

Karat ( Korosi )

Karat merupakan salah satu penyebab kerugian ekonomi terbesar. Apakah Anda juga dirugikan olehnya? Demikian sebuah judul leaflet product pencegah karat. Mengingat akan pentingnya pengetahuan mengenai hal ini dalam menjalankan fungsi physical inventory (pengetahuan product berdasarkan fisik suku cadang), maka berikut ini kami berikan uraian umumnya. Sebagai distributor parts alat-alat berat, tentu saja kita akan selalu berhubungan dengan material logam. Jenis logam yang digunakan untuk suku cadang yang berada di dalam komponen (inner parts) bisa sama dengan jenis logam yang digunakan pada suku cadang di bagian luar komponen (outer parts). Namun, treatment permukaan logam yang digunakan untuk suku cadang yang berada di dalam komponen bisa (atau lebih tepat harus) berbeda dengan logam yang digunakan pada suku cadang di bagian luar komponen. Pada saat sebuah parts digunakan, terpasang, dan berada pada komponen, maka parts tersebut harus menyatu bersama dengan parts yang lain dalam komponen, membentuk kesatuan sinergi sesuai dengan struktur dan fungsi komponen tersebut. Pada saat itu, maka parts tersebut harus sesuai dengan spesifikasi teknisnya. Di sisi lain, sebagai distributor parts tugas utama kita adalah memberikan after sales service atas kebutuhan parts pelanggan, dimana kita harus menyiapkan stock mulai dari memesan, menyimpan, mengelola, handling, mendistribusikan, hingga menyerahkan parts tersebut kepada pelanggan yang membutuhkannya dalam kondisi yang baik sehingga bisa dipasang pada komponen unit pelanggan dengan sempurna. Pengertian kondisi baik adalah material parts tidak mengalami perubahan fisik akibat adanya faktor-faktor luar pada saat parts tersebut selesai dibuat, dikirim, disimpan, dan disiapkan untuk dipasang. Faktor-faktor luar selain yang bersifat mekanis (seperti benturan/impact, penumpukan berat, kelelahan bahan, dll.) juga adanya faktor organis (pengaruh alam seperti terkena udara luar, panas sinar matahari, dll.) bahkan kimiawi (timbulnya reaksi kimia akibat terkena cairan asam/basa, dll.). Dari sejumlah faktor luar tersebut di atas, berikut ini kami fokuskan pada masalah karat. Karat bisa menimbulkan banyak kerugian. Akibat parts yang kita serahkan berkarat, parts tersebut bisa ditolak oleh pelanggan. Image product kita dan perusahaan kita bisa menurun. Secara fungsi, karat juga menyebabkan menurunnya kualitas parts. Apa yang sebenarnya disebut sebagai karat/korosi? Karat/korosi digambarkan sebagai reaksi dari bahan logam dengan lingkungannya yang mengakibatkan perubahan pada bahan logam itu sendiri. Efek karat secara umum adalah perubahan karakteristik terhadap bahan logam yang dimaksud. Termasuk di dalamnya adalah perubahan permukaan, warna, kestabilan logam, konduktivitas (pemuaian dan penyaluran arus listrik), dan kelenturannya. Apa dampak karat untuk kita? Tidak bisa dipungkiri bahwa akibat karat adalah hilangnya keuntungan perusahaan akibat klaim pelanggan, pembersihan karat (kuratif), penggantian/pengadaan kembali parts yang dipesan pelanggan, atau re-do/pengerjaan kembali perbaikan komponen jika parts tersebut disuplai melalui pekerjaan service department. Namun hal ini masih belum seberapa dibandingkan dengan hilangnya waktu dan sumber daya pelanggan dan kita, menurunnya image atas product dan perusahaan, bahkan bisa menimbulkan hilangnya kepercayaan pelanggan kepada kita.

Bagaimana karat bisa terjadi? Pada saat oksigen bereaksi dengan logam, sebenarnya logam mempertahankan dirinya dengan sebuah lapisan yang disebut sebagai passive layer. Menurut penelitian, tebalnya hanya beberapa nanometer (10-9m ). Passive layer dimaksudkan untuk menahan serangan karat, namun ada beberapa penyebab lain yang mengakibatkan passive layer tersebut rusak. Gambar 1. Hancur/rusaknya passive layer

Penjelasan asam organik Contoh :

kardus pengepakan yang berbentuk corrugated box (dos berlapis yang ada rongga udaranya) bisa menimbulkan karat; adanya reaksi antara lem yang digunakan untuk membentuk struktur kardus corrugated tersebut, udara, dan bahan besi yang diwadahi bisa menimbulkan reaksi asam organik kayu palet juga bisa menimbulkan karat, yaitu dari paku/plat pengikat palet

Cara yang paling efektif dalam perlindungan logam adalah bila kita menjaga passive layer agar terhindar dari hal-hal yang tercantum pada gambar di atas. Mencegah (preventif, proaktif) jauh lebih baik dibandingkan dengan menanggulangi/ mengobati (kuratif, reaktif).

Pengertian pencegahan karat/korosi Adalah melindungi passive layer pada logam agar terhindar dari kerusakan. Ada beberapa metode untuk menghindari terjadinya karat : A. Perlindungan bersifat tetap (permanen) 1. menggunakan metalic coating/pelapisan logam, seperti chrome atau galvanis

2.

menggunakan polymer coating/pelapisan polimerisasi, seperti cat atau cor plastik (plastic sheathing)

Sebelum hal di atas, yang telah dilakukan oleh perancang/produsen adalah metode pemilihan bahan logam yang tepat. Hal ini merupakan anti korosi proaktif. B. Perlindungan bersifat sementara (temporary) 1. metode pelapisan sementara menggunakan oli atau tectyl (menutup logam dengan lapisan minyak atau lilin) 2. metode kemasan kedap udara (metode vacuum) atau menjaga kadar kelembaban di dalam kemasan (menggunakan silica gel) 3. metode/proses VCI (Volatile Corrosion Inhibitor), dimana detailnya akan diuraikan di bagian bawah ini. Bagi kita yang bekerja di Parts Division, pengetahuan mengenai perlindungan yang bersifat sementara akan lebih ditekankan sesuai dengan fungsi kita sebagai bagian antara (mediator) produsen/supplier di satu sisi dan pelanggan di sisi yang lain. Sebagai bagian antara dalam supply chain management, secara normatif sebetulnya kita telah menerima parts dari produsen/supplier yang sudah dilindungi dari karat. Namun karena ada faktor-faktor luar pada saat handling parts tersebut sampai ke warehouse kita, bisa terjadi adanya kehilangan/kerusakan material pelindung karat, sehingga kita harus selalu cek ulang untuk memastikan bahwa parts yang kita serahkan ke pelanggan adalah sesuai dengan spesifikasi asli parts tersebut dari pabrik pembuatnya.

Keuntungan dan kelemahan pada setiap metode pencegah karat 1. Metode pelapisan sementara menggunakan oli atau tectyl Metode ini dilakukan dengan cara menutup logam dengan lapisan minyak atau sejenis tectyl (lilin) agar tidak mengundang karat. Dengan cara ini, maka sebelum parts tersebut dimasukkan dalam kemasan, produsen menyemprotkan minyak ke seluruh permukaan logam. Keuntungan :

o o o

mudah dipakai, parts tinggal dicelup/disemprot dengan minyak dengan adanya lapisan minyak/lilin ini, maka persinggungan dengan parts berbahan dasar logam yang lain relatif tidak akan menyebabkan adanya reaksi karat hal ini juga sekaligus memberikan unsur pelumasan

Kelemahan :

o o o

lapisan keras lilin (tectyl) harus dibersihkan terlebih dahulu dengan pelarut sebelum parts dipasang harus secara periodik dilakukan pelapisan ulang agar tetap terlindungi oli atau lilin bisa menyebabkan tersumbatnya lubang-lubang atau bagian parts yang presisi sehingga bisa mengurangi fungsi

Metode kemasan kedap udara Metode ini dilakukan dengan cara : (1) vacuum, artinya membuang udara yang mengandung oksigen yang ada di sekitar parts di dalam kemasan, atau (2) menaruh dessicant/bahan untuk

menyerap kelembaban udara (fungsinya seperti kapur barus) di dalam kemasan. Pada metode ini, kemasan luar tetap diperlukan untuk mencegah masuknya kelembaban udara baru dari luar. Gambar 2. Silica gel yang ada dalam kemasan parts

Keuntungan :

o o o

mudah dipakai, tinggal taruh dessicant seperti silica gel yang memang ukurannya sudah standard ke dalam kemasan parts telah ada standardisasi internasional untuk menghitung kebutuhan dessicant per satuan volume parts (misal: DIN 53474) kelembaban udara bisa dicek dengan melihat warna dari silica gel tersebut; biasanya warna aslinya adalah putih, maka jika ditemukan silica gel dalam kemasan yang dibuka ternyata berwana biru artinya jenuh, kadar kelembaban udara dalam kemasan tersebut telah tinggi Kelemahan : harganya relatif mahal

2.

Metode VCI (Volatile Corrosion Inhibitor) Metode ini merupakan metode multifungsi karena pencegah karat dimasukkan/menyatu dalam media kertas/plastik yang juga berfungsi sebagai pembungkus parts yang dimaksud. Selain itu, pemilihan media pembungkus dan penanganan parts juga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan adanya reaksireaksi yang mengundang karat. VCI (Volatile Corrosion Inhibitor) adalah suatu bahan aktif yang bekerja untuk melindungi permukaan metal terhadap serangan karat/korosi. Bahan aktif VCI ini biasanya diserapkan atau disatukan ke dalam media kertas, plastik, corrugated box (karton berrongga) ataupun chips. Sehingga media material tersebut dapat berfungsi sebagai anti karat dan sekaligus sebagai kemasan. VCI memiliki variant material yang sangat lengkap sesuai dengan kebutuhan, baik material untuk kemasannya maupun kandungan bahan aktif VCI-nya. Adapun type material VCI sebagai berikut :

A. VCI-papers, bahannya terbuat dari kertas biasanya bentuknya berupa


roll/gulungan, lembaran dan kantong.

B. VCI-cellulose, bahannya terbuat dari plastik biasanya bentuknya berupa


lembaran.

C. VCI-film, bahannya terbuat dari sejenis kertas film dengan ketebalan antara
60 m sampai dengan 300 m. Biasanya bentuknya berupa roll/gulungan, lembaran, kantong dan tube. D. VCI-corrugated board, bahannya berupa kertas tebal bentuknya berupa kardus/box Gambar 3. Contoh bentuk material VCI :

E. VCI-papers.

F. VCI-cellulose

G. VCI-film

VCI bekerja dengan 3 langkah yaitu : 1. 2. 3. Menguapkan inhibitor dari material yang membawanya dan menyebar kedaerah sekitarnya secara kontinu. Inhibitor menyebar di dalam kemasan sampai seluruh sudut mencapai titik jenuh. Inhibitor menyerap dan membentuk lapisan yang tidak dapat terlihat ke seluruh permukaan metal, bahkan sampai daerah-daerah yang sulit dijangkau seperti lubang-lubang kecil ataupun sudut-sudut.

Kelebihan menggunakan VCI :

1.

2.

3.

Menghemat waktu dan biaya, karena : o Sangat mudah pemakaiannya. o Tidak memerlukan peralatan khusus dalam pemakaian o Tidak diperlukan pembersihan kembali (degreasing) o Sekali kerja untuk pengemasan dan perlindungan karat. Aman lingkungan, karena : o Materialnya seperti kertas, plastik, dan chips dapat didaur ulang o Kertas adalah material dasar yang dapat diperbarui o Aman bagi para pekerjanya, karena VCI termasuk dalam klasifikasi barang tidak berbahaya. Dapat diandalkan, karena : o Memiliki masa perlindungan sampai 3 tahun o Apabila kemasan dibuka sementara untuk pemeriksaan, tidak akan ada masalah

Gambar 4. VCI yang digunakan pada hasil machining pada industri manufaktur :

Secara keseluruhan bisa dirangkum bahwa barang yang diperdagangkan UT adalah parts yang harus dikelola dan dilindungi dari pengaruh luar akibat handling maupun faktor organik seperti karat yang telah dibahas di atas. Faktor organik dari alam adalah hal yang tidak bisa dihindari, dan sebetulnya tidak muncul serta-merta, tetapi bisa dicegah dengan pengelolaan parts sejak dari saat pertama diterima dari supplier, saat dikirimkan, disimpan, dan saat diserahkan kepada pelanggan. Parts yang terlindung dari karat merupakan jaminan kualitas yang bisa dipersembahkan kepada pelanggan. Tips

Pada saat menerima parts dari supplier maupun dari pihak internal pastikan bahwa parts yang diserahkan masih dalam kondisi yang dikemas dengan baik dan utuh (Quality Inspection). Kemasan yang baik dan utuh paling tidak sudah merupakan satu jaminan isi yang berkualitas. Jika menemukan parts yang kemasannya rusak/sobek, lapisan coating yang terkelupas, dan hal-hal lain yang potensial mengundang karat, segera

laporkanlah ke Warehouse Keeper Anda untuk dilakukan penanganan dan pengamanan. Jika menemukan ada kantong silica gel di dalam kemasan parts, maka jangan langsung dibuang karena hal itu menunjukkan jaminan kepada customer bahwa parts kita well-maintenanced dan corrosion protected Tidak hanya parts dari principal, parts product development kita juga dilakukan treatment pencegahan karat dengan cara yang sama.

Beri Nilai