Anda di halaman 1dari 18

POSISI PASIEN DI MEJA OPERASI

Oleh:

TEAM KAMAR OPERASI

PP HIPKABI Jakarta

Pengertian

Suatu posisi pasien yang aman dan nyaman tanpa menimbulkan resiko pasca bedah

Persiapan Mengatur Posisi


A.

PETUGAS
1. 2. 3.

4.
5.

Lihat kembali posisi yang dianjurkan Yakinkan pada ahli anestesi, mengenai posisi berhubungan dengan sirkulasi dan pernapasan Konsultasikan segera kepada ahli bedah bila merasa tidak yakin Susun alat yang diperlukan Harus yakin terhadap cara kerja meja operasi

Persiapan Mengatur Posisi


B.

PERALATAN
1. 2.

3.
4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

12.
13. 14.

Safety belt (Sabuk pengaman) Anesthetic Screen Wrist of Arm Board Strap Armboard Lateral armboard Elbow pads protector Shoulder bridge Kidney Rest Body restraint strap Elevating pad Hemorrhoid Strap Body restraint braces Pillow (Bantal) Towel (Handuk)

Persiapan Mengatur Posisi


C.

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN


1. 2. 3. 4. 5.

6.
7. 8.

Saat memindahkan pasien, meja operasi harus dalam keadaan terkunci Papan tangan dijaga jangan sampai hiperektensi Usia pasien Tungkai tidak saling bersilang Jenis posisi Tidak menekan slang-slang yang terpasang Tidak boleh merubah posisi tanpa izin ahli anestesi Meja mayo, meja instrumen tidak boleh menekan tubuh pasien

Persiapan Mengatur Posisi


D.

KRITERIA YANG HARUS DIPENUHI


1. 2.

3.
4. 5. 6.

Keamanan dan kenyamanan Tidak terjadi gangguan respirasi Tidak terjadi gangguan sirkulasi Tidak terjadi penekanan syaraf Pemenuhan kebutuhan individu Pandangan daerah operasi

Macam-macam Posisi Operasi


A.
B. C. D. E. F. G.

Dorsal/Suppine Trendelenburg Fowler Position Lithotomy Position Prone Position Jack Knife (Kraske) Position Lateral Position
1.
2. 3.

Kidney Position Chest Position Knee Chest Position

A. Dorsal/Suppine

Operasi: Otak, Jantung, Ekstrimitas, Abdomen Modifikasi: Thyroidectomy, Cholecystectomy

. Dorsal/Suppine
Thyroiditis Position

Posisi Cholelithiasis

Operasi liver, bladder.

Operasi daerah leher (operasi thyroidectomy, operasi Oessopogus, operasi Larynx, operasi tracheostomia).

B. Trendelenburg

Operasi perut bagian bawah atau pinggul

C. Fowler Position

Memberikan anestesi kepada pasien yang full stomach (perut penuh) Operasi: Craniotomy atau daerah wajah

D. Lithotomy Position

Operasi kebidanan, hemorrhoid Operasi urologi (TUR, Cyctoscopy)

E. Prone Position

Operasi: Kepala belakang, punggung, lutut bagian belakang

F. Jack Knife (Kraske) Position

Operasi: Hemorrhoidectomy, Sacrum

1. Kidney Position

G. Lateral Position

Operasi:

Ginjal, Pyelum Ureter pronmal, ureter 1/3 tengah

2. Chest Position

G. Lateral Position

Operasi: daerah thorax

3. Knee Chest Position

G. Lateral Position

Operasi: Vesico/Rektovaginal Fistel Tindakan: Sigmoidescopy, Endoscopy

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai