Anda di halaman 1dari 4

BAB III ANALISIS JURNAL

Berikut ini pembahasan tentang telaah kritis jurnal ditinjau dari struktur dan kelengkapan isi yang dipaparkan. Critical Apprasial Point Critical Appraisal Tidak terlalu panjang atau terlalu pendek Menggambarkan isi utama penelitian Cukup menarik Tanpa singkatan selain yang baku Ya Tidak Keterangan

Judul Penelitian

Penulis

Apakah nama penulis dicantumkan? Apakah ada institusi penulis dicantumkan? Apakah asal institusi penulis sesuai dengan topik penelitian? Apakah bidang ilmu tercantum dalam judul penelitian? Apakah latar belakang penulis (institusi tempat bekerja) sesuai dengan bidang ilmu topik penulisan?

Bidang ilmu yang terkait adalah Ilmu Kedokteran Keluarga

Bidang Ilmu

Metode Peneltian

Apakah tujuan penelitian disebutkan? Apakah desain penelitian sesuai dengan tujuan penelitian? Bagaimana level of evidence dari desain penelitian? Bagaimana sampel dalam penelitian tersebut dipilih?

Tujuan penelitiannya adalah menguji penggunaan metode pembayaran remunarasi baru pada praktek kedokteran keluarga. observational studies (including surveys and questionnaires) Teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan sehingga siapa saja yang secara kebetulan atau insidental bertemu dengan

Level 3 sampling insidental

Dalam bentuk apa hasil penelitian disajikan?

tabel

Apakah uji statistik yg digunakan? Hasil Penelitian Apakah hasil penelitian dapat dimplementasikan di kedokteran? Apakah ada rekomendasi khusus terhadap hasil penelitian? Disertakan kesimpulan utama penelitian Kesimpulan didasarkan pada data penelitian Kesimpulan tersebut sahih Disertakan saran penelitian selanjutnya Apakah daftar pustaka yg digunakan up to date? Apakah daftar pustaka yang digunakan sesuai topik penelitian? Apakah daftar pustaka yang digunakan dari sumber yang dapat dipercaya? Daftar pustaka disusun sesuai dengan aturan jurnal Semua yang tertulis pada daftar pustaka sesuai sitasi pada naskah dan sebaliknya Keseluruhan makalah ditulis dengan bahasa yang baik dan benar, lancar, enak dibaca, informnatif, hemat kata, dan efektif Makalah ditulis dengan taat azas

crosssectional

peneliti dapat digunakan sebagai sampel. Pada penelitian ini, ditampilkan 2 tabel, yakni tabel jenis praktek kedokteran keluarga dan penggunaan metode remunarasi, serta tabel kepuasan penggunaan metode remunarasi. Desain penelitiannya adalah berupa dekriptif analitik.

Kesimpulan dan saran

Daftar pustaka

Sebagian besar sumber pustaka up to date, berdasarkan tahun banyak yang tidak lebih dari 10 tahun dari tahun penelitian. Semua daftar pustaka disitasi dalam naskah. Penggunaan kata-kata dalam naskah terdapat beberapa yang tidak efektif dan menggunakan kata-kata yang tidak baku.

Perlu diketahui urutan desain studi dengan urutan kekuatan yang paling tinggi sampai yang paling rendah adalah sebagai berikut. 1. Clinical Trial

2. 3. 4. 5. 6.

Cohort Case Control Cross Sectional Case Series Case Report

a. Ciri Penelitian Kuantitatif Burns dan Grove dalam Danim (2002) mengatakan bahwa fokus penelitian kuantitatif diidentifikasikan sebagai berikut. 1. Proses kerjanya berlangsung ringkas, sempit dan reduksionistik. Reduksi berarti melakukan pembedahan atas sesuatu menjadi bagian-bagian yang bagian itu dapat diuji secara kuantitatif. 2. 3. 4. Ketat dalam objektivitas. Basis pengetahuan kausalistis, yaitu menguji hubungan antar fenomena dan menentukan kausalitas dari variabel-variabel. Menguji atau mengubah teori. Penelitian melakukan kontrol atas variabel penelitian, menerapkan kontrol yang ketat atas dasar teori, kerangka berfikir, instrumen, teknik analisis, penarikan kesimpulan, penyusunan rekomendasi, dan lain-lain. 5. 6. 7. 8. Menggunakan instrumen pengumpul data yang akan menghasilkan data numerikal. Elemen dasar analisis angka. Analisis menggunakan metode statistika. Melakukan generalisasi.

b. Desain Penelitian Disesuaikan dengan jenis penelitian kuantitatif, peneliti menyatakan desain apa yang akan dipakai dalam penelitiannya, apakah desain exploratory, descriptive, atau causal. Penelitian kuantitatif dalam rangka solusi masalah manajemen, biasanya menggunakan desain penelitian kombinasi antara deskriptif dan kausal (explanatory).

Desain deskriptif digunakan dalam rangka mendeskripsikan hasil pengolahan dan analisis dari tiap-tiap variabel penelitian dilengkapi paparan secara kualitatif terutama terhadap hasil pengolahan data yang sifatnya ekstrim. Desain kausal digunakan untuk mengukur kuat hubungan dan pengaruh antar variabel dalam penelitian.

Anda mungkin juga menyukai