Anda di halaman 1dari 4

Perawatan Kompresor AC agar bisa bertahan hingga 10 Tahun

Dizaman yang selalu di landa cuaca panas ini kehadiran AC (Air Conditioner) bak dewa penyelamat bagi para pengemudinya dan penumpangnya. Seharusnya kita berterima kasih kepada Bapak John Gorrie kelahiran tahun 1803 di Amerika Serikat. Coba anda bayangkan bila Mr. John ini tidak menciptakan AC. Mungkin anda harus selalu membawa handuk dan baju ganti setiap kali anda bepergian menggunakan mobil. Fungsi AC adalah menjadikan udara yang bersuhu panas menjadi udara bersuhu dingin, untuk menjadikan udara bersuhu dingin ini di butuhkan kompresor. Kompresor adalah alat dimana udara yang panas dapat berubah menjadi udara dingin. Tentu kita semua setuju bahwa di Dunia ini tidak ada yang abadi, termasuk kompresor ini. Tentunya kompresor memiliki umur, umur kompresor dapat menjadi sangat pendek bila kita tidak merawat komponen AC dengan benar. Umur kompresor bisa mencapai 10 tahun bila kita dapat merawatnya. Mau tahu bagaimana mencegah kerusakan kompresor pada AC mobil? 1. Jangan ragu untuk selalu mengaktifkan peranti AC, sebab bila AC tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama maka oli pada bagian dalam kompresor akan berubah reaksinya dan dapat mempercepat umur kompresor. 2. Cuci/servis AC minimal satu tahun sekali. Dengan membersihkan seluruh komponen AC maka kerja kerja kompresor tidak akan terlalu berat. 3. Ganti saringan udara pada AC. Jangan ragu untuk mengganti saringan udara dalam komponen AC, sebab bila saringan udara kotor maka kerja kompresor menjadi berat dan akan mempercepat umur kompresor
http://willycar.wordpress.com/2008/10/10/perawatan-kompresor-acagar-bisa-bertahan-hingga-10-tahun/

Energi mekanik pada motor penggerak diubah menjadi energi pneumatis oleh kompresor sehingga zat pendingin bersedar dalam instalasi sistem AC. Secara umum kompresor terdiri dua jenis yaitu sebagai berikut : 1.KOMPRESOR MODEL TORAK Kompresor model torak terdiri dari beberapa bentuk gerak torak yakni: a.tegak lurus b.memanjang c.aksial

KOMPRESOR TORAK/PISTON d.radial e.menyudut Untuk menghisap dan menekan zat pendingin dilakukan oleh gerakan torak di dalam silinder kompresor. 2.Kompresor Rotary Rotor adalah bagian yang berputar di dalam stator. Rotor terdiri dari dua balingbaling. Langkah hisap terjadi saat pintu masuk mulai terbuka dan berakhir setelah pintu masuk tertutup. Pada waktu pintu masuk sudah tertutup dimulai langkah tekan, sampai katup pengeluaran membuka, sedangkan pada pintu masuk secara bersamaan sudah terjadi langkah hisap, demikan seterusnya.

KOMPRESOR ROTTARY Keuntungan: a. Karena setiap putaran menghasilkan langkah-langkah isap dan tekan secara bersamaan, maka moment putar lebih merata akibatnya getaran/kejutan lebih kecil. b. Ukuran dimensinya dapat dibuat lebih kecil dan menghemat tempat. Kerugian: Sampai saat ini hanya dipakai untuk sistem AC yang kecil saja sebab pada volume besar, rumah dan rotornya harus besar pula dan kipas pada rotor tidak cukup kuat menahan menahan gesekan. Gerakan rotor di dalam stator kompresor akan menghisap dan menekan zat pendingin. Kompresor berfungsi untuk menaikkan tekanan refrigerant ,kompresor menghisap refrigerant bertekanan rendah dari evaporator dan memampatkannya sampai 100-250psi. Dengan bertambahnya refrigerant tersebut maka suhu refrigerant pun akan bertambah, uap refrigrant yang bertekanan tingggi dalam kompresor akan lebih cepat mengembun dengan cara melepaskan panas ke sekelilingnya. Kompresor AC perlu diberi pelumas .Fungsi utama pelumas pada kompresor adalah untuk bantalan pada komppresor dan sebagai pelumas pada bagian yang bergesekan. Oli yang digunakan pada kompresor bukan sembarang olitetapi oli khusus karena oli tersebut akan beredar dalam pendingin. Jika salah satu komponen rusak pada saat pendinginan bekerja, maka sebagian oli kompresor akan tertinggal di dalam siklus refrigerant. Apabila komponen tersebut diganti maka oli perlu ditambah untuk mengganti oli yang tertinggal dalam komponen yang rusak. Banyaknya oli tergantung dari dari komponen yang diganti. Oli pelumas dalam sistem AC sebagian keluar bersama-sama refrigerant dan bersirkulasi dalam siklus pendingin. Jika oli yang bersirkulasi bersama refrigerant cukup banyak, pelumasan oli di bak engkol berkurang sehingga dapat terjadi overheating (kelebihan panas). Sedangkan apabila oli yang bersirkulasi bersma refrigerant tidak tetap, maka oli kan terkumpul dalam evaporator. Hal ini akan mengganggu pemindahan panas dalam evaporator.
http://acmobilkita.wordpress.com/2008/01/04/kompresor/

Memeriksa Kondisi Kompresor AC Meski sifatnya adalah pelengkap pada kendaraan, tanpa perangkat penyejuk udara, tentu akan mengurangi tingkat kenyamanan saat berkendara. Namun sayangnya, kondisi AC baru ditilik jika sudah terjadi kerusakan terlebih dulu, yang biasanya disinyalir dari udara kabin yang tak lagi dingin. Jika hal ini yang terjadi, belum tentu semata-mata disebabkan oleh freon yang sudah habis. Pasalnya, perangkat AC terdiri dari beberapa komponen yang jika salah satu di antaranya rusak dapat menghambat kinerja sirkulasi AC dan akhirnya menyebabkan freon cepat habis. Salah satu penyebab umumnya adalah gangguan pada bagian kompresor AC, yang biasanya juga bisa disinyalir dari suara berisik yang terdengar saat AC dihidupkan. Menurut prinsip kerja AC, kompresor merupakan salah satu komponen utama yang diperlukan untuk proses sirkulasi AC dengan bekerja seperti pompa yang bertugas untuk menaikkan tekanan refrigerant atau gas freon. Perbaikan pada bagian kompresor ini relatif memakan banyak waktu dan bengkelbengkel biasanya menggantinya dengan menggunakan suku cadang yang baru ataupun bekas namun masih layak pakai. Kerusakan pada bagian ini bisa disebabkan karena sering menyalakan AC pada putaran tinggi dan sering menyetel suhu AC pada posisi maksimum. Alih-alih segera mendapatkan udara dingin di dalam kabin, hal tersebut justru menyiksa kompresor untuk bekerja keras tanpa henti dan akhirnya mengganggu kinerjanya, serta memperpendek usia pemakaiannya. Oleh karena itu, akan lebih baik jika temperatur kabin dikontrol pada suhu sedang dan biarkan lama kelamaan suhu berubah dingin. Di samping itu, gangguan pada komponen ini bisa juga disebabkan adanya kebocoran pada seal, kopling magnet yang melemah, atau berkurangnya oli pada kompresor. Agar tak ada masalah pada sistem pendingin saat sedang sangat dibutuhkan, dianjurkan untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin setelah 25.000-30.000 km. Selain itu, perhatikanlah tali kipas penggeraknya dan pantaulah aliran freon lewat botol drier-nya, di mana ketika AC dihidupkan pastikan tak ada buih yang terjadi pada kaca botol drier.
http://www2.kompas.com/ver1/Otomotif/0711/03/142319.htm