Anda di halaman 1dari 13

HESTI ASRI RAHAYU 0610233104 CA ANALISA LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL PADA PT TAMBANG BATU BARA BUKIT ASAM (Persero)

Tbk (PTBA) PROFIL PERUSAHAAN Sejarah singkat Sejarah penambangan batubara di Tanjung Enim bisa ditarik ke belakang hingga mulai tahun 1919. Saat itu tambang batubara pertama mulai dibuka dan beroperasi di Air Laya pada jaman kolonial Belanda dengan sistem penambangan terbuka atau open pit mining. Tambang bawah tanah atau underground mining di Tanjung Enim mulai dilakukan tahun 1923 sampai tahun 1940-an. Pada tahun 1938, produksi untuk kepentingan komersial mulai dilakukan di dua lokasi tambang yaitu di tambang Air Laya dan Suban. Tahun 1950 pemerintah menyetujui pembentukan Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit Asam (PN TABA). Pada tanggal 2 Maret 1981, PN TABA berubah status menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) yang selanjutnya disebut PTBA. Pendirian PTBA berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor: 42 Tahun 1980. Pada tahun 1990 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tanggal 30 Oktober 1990, Perum Tambang Batubara digabung ke PTBA dan pada tahun 1993 ditugaskan pemerintah untuk mengembangkan usaha briket batubara. PTBA tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya dengan kode PTBA pada tanggal 23 Desember 2002. Visi Menjadi perusahaan energi berbasis batubara yang berdaya saing dan memberikan nilai optimal bagi para pemangku kepentingan. Misi Memproduksi dan memasarkan batubara dan derivatifnya dengan cara terbaik, biaya yang kompetitif serta berkembang harmonis bersama lingkungan.

Strategi Memaksimalkan profitabilitas melalui peningkatan produksi, peningkatan volume penjualan, peningkatan produk bernilai tambah dan penekanan biaya serta pengembangan angkutan batubara. Memperluas usaha secara vertikal, antara lain, melalui PLTU mulut tambang. Sinergi akuisisi dan pengembangan perdagangan batubara.

KINERJA SOSIAL PERUSAHAAN PTBA Perseroan menyadari bahwa kinerja ekonomi tanpa didukung oleh kinerja sosial tidak akan mampu menjamin keberlanjutan keberadaan perusahaan. Oleh karena itu Perseroan berkomitmen untuk menjalankan perannya sebagai warga masyarakat, baik dalam komunitas tempatnya beroperasi maupun sebagai warga bangsa Indonesia dengan mengembangkan nilainilai good corporate citizenship. Pelaksanaan peran tersebut dilakukan oleh Perseroan dengan mengacu pada visi tanggung jawab sosialnya, yakni Berkembang harmonis bersama Lingkungan. Dengan visi yang jelas, Perseroan memahami dengan baik bahwa dinamika komunitas tempatnya beroperasi akan mempengaruhi aktivitas Perseroan itu sendiri. Menyadari pentingnya kinerja sosial, Perseroan membangun dan memelihara hubungan baik khususnya dengan komunitas tempatnya di sekitar lokasi operasional Perseroan, maupun dengan negara dan bangsa pada umumnya. Mengingat arti pentingnya hubungan baik ini, Perseroan selalu menjadikan tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/ CSR) sebagai sistem yang inheren dalam proses produksi Perseroan. Dengan menerapkan CSR tersebut, Perseroan tidak hanya mengejar kinerja ekonomi tetapi juga meraih kinerja social dengan ikut serta mengembangkan komunitas tempatnya beroperasi maupun memberi sumbangan untuk pembangunan bangsa dan negara. Selain itu, kebijakan CSR yang diterapkan Perseroan juga telah terbukti mampu mencegah timbulnya ketegangan atau konflik dengan komunitas dan masyarakat luas yang dapat mempengaruhi Perseroan. Program CSR harus dijalankan secara sistematis dan terencana dengan baik. Untuk itu Perseroan telah menyusun Pedoman CSR PTBA dengan mencantumkan enam kriteria di dalam pedoman tersebut, yakni: (1) ekonomi, (2) lingkungan, (3) hak asasi manusia, (4) praktik ketenagakerjaan dan kelaikan kerja, (5) tanggung jawab produk, dan (6)

kemasyarakatan. . Keenam fokus kegiatan tersebut sesuai dengan standar internasional mengenai keberhasilan implementasi CSR yang ditetapkan oleh Global Reporting Initiatives (GRI). Adapun strategi implementasi pedoman tersebut adalah melalui: Pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan melalui pelaksanaan Program Kemitraan dengan Usaha Kecil , Menengah dan koperasi. Pemberdayaan sosial kemasyarakatan melalui pelaksanaan Program Bina Lingkungan. Peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup, termasuk restorasi lahan pasca tambang. Penerapan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja pegawai serta berupaya meningkatkan kesejahteraan. Penerapan jaminan keamanan penggunaan produk dan kepuasan pelanggan. Komitmen dan inisiatif tanggung jawab social dan lingkungan ini telah dilaksanakan secara konsisten oleh Perseroan. Dengan ditetapkannya kewajiban bidang usaha pengelola sumber daya alam untuk melaksanakan tanggung jawab social dan lingkungan di UndangUndang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pada pasal 74, semakin memperkuat komitmen Perseroan untuk menyelenggarakan program CSR berkualitas dan berdampak ganda bagi peningkatan kesejahteraan yang meliputi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, Bina Wilayah, pengelolaan dan pemantauan lingkungan, serta program-program yang berhubungan dengan pemenuhan hak-hak karyawan. Berbagai program tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, lingkungan dan internal Perseroan. Cakupan program yang menyeluruh ini juga berhasil menciptakan keseimbangan antara operasional bisnis dan CSR Perseroan dimana setiap pihak tidak hanya cukup menjadi penerima manfaat semata, namun juga turut memegang andil dalam penerapan program-program CSR secara berkelanjutan. Guna menjamin keberlangsungan berbagai program CSR tersebut, Perseroan secara rutin menyediakan alokasi dana untuk membiayai kegiatan CSR. Dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial tersebut, Perseroan membentuk Tim Pengembangan CSR yang bertanggung jawab terhadap penyusunan rencana, implementasi, pengawasan hingga evaluasi kinerja program CSR terkait. Selain itu, Perseroan juga menjalin kerjasama dengan berbagai mitra kompeten terkait dalam pengembangan program-program CSR Perseroan, antara lain lembaga perguruan tinggi dan Pemerintah Daerah setempat.

Program Bina Lingkungan Program Bina Lingkungan Perusahaan PTBA ini dijabarkan menjadi enam fokus bidang kegiatan yang bertujuan meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyakarat. Kegiatan yang dilaksanakan Perseroan pada tahun 2008 adalah: a. Program Bantuan Bencana Alam, dengan kegiatan antara lain: Bantuan korban musibah gempa bumi di Kabupaten Pagar Alam, Sumatera Selatan dan Padang, Sumatera Barat. Bantuan korban musibah kebakaran di Kabupaten Muara Enim dan Palembang, Sumatera Selatan. b. Program Pendidikan dan Pelatihan, dengan kegiatan antara lain : Pelatihan Kewirausahaan bagi warga Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim dengan bidang pelatihan meliputi Teknik Las, Perbaikan Air Conditioner, Pembuatan Susu Kedelai, Budidaya Ikan dan Pembuatan Pupuk Bokashi. Pelatihan Pengelolaan Keuangan Mikro Pola Baitul Maal Wat Tamwil Pedesaan yang diikuti oleh warga Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Penyerahan bantuan 248 set meja dan kursi belajar untuk siswa SD dan SMP di Kabupaten Muara Enim. Penyerahan Beasiswa untuk 954 orang siswa dari keluarga kurang mampu di wilayah Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim. Penyerahan bantuan dana BUMN Peduli, Pendidikan dan dana BUMN Peduli Sigma. c. Peningkatan Kesehatan Masyarakat, dengan kegiatan antara lain: Pengobatan gratis untuk 2.500 pasien keluarga kurang mampu dari 11 desa di wilayah Ring I Perseroan. Pelaksanaan khitanan massal untuk 250 anak kurang mampu di wilayah Kecamatan Merapi, Kecamatan Muara Enim dan Kertapati, Palembang. Program pemberian makanan pendamping ASI untuk 200 balita dari keluarga kurang mampu.

d.

Bantuan paket peralatan dan perlengkapan kesehatan untuk 12 unit Posyandu di desa-desa.

Pembangunan Sarana Umum, dengan kegiatan antara lain: Pembangunan 40 petak kios di Pasar Tradisional Tanjung Enim. Renovasi gedung sekolah dasar dan balai pertemuan masyarakat. Pembangunan Posyandu, saluran air limbah dan sarana MCK bagi masyarakat.

e. Pengembangan Sarana Ibadah, dengan kegiatan antara lain: Penyerahan dana bantuan renovasi untuk 25 unit masjid dan musholla di wilayah sekitar Perseroan. Pelaksanaan kegiatan Safari Jumat di masjid-masjid untuk menjalin silahturahmi dengan warga sekitar dan menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah. f. Pelestarian Alam, dengan kegiatan antara lain: Program Jumat Bersih dan Penghijauan dengan menanam pohon di pusat kota dan lingkungan sekitar Perseroan. Penebaran benih ikan di sungai dans perairan umum wilayah Kecamatan Merapi, Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Lawang Kidul. Total dana yang telah digulirkan Perseroan untuk seluruh program tersebut di atas sepanjang tahun 2008 adalah sebesar Rp 35,6 miliar. Dalam melaksanakan berbagai program tersebut, Perseroan senantiasa melakukan koordinasi intensif dengan pihak Pemerintah Daerah setempat, agar program yang digulirkan tepat guna dan membawa manfaat terbaik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berkat pelaksanaan Program Bina Lingkungan tersebut, Perseroan selalu mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar wilayah operasional yang berdampak positif pada kelancaran aktivitas bisnis dan pencapaian target perusahaan Tanggung Jawab Terhadap Lingkungan Kegiatan pertambangan terbuka sangat berkaitan dengan membuka lahan, mengubah bentang alam sehingga mempunyai potensi merubah tatanan ekosistem suatu wilayah baik dari segi biologi dan fisik. Selain berbagai manfaat sosial & ekonomi dari suatu kegiatan pertambangan, kegiatan ini juga mendatangkan potensi resiko terhadap kelestarian alam apabila tidak ditangani secara serius. Pemahaman publik yang semakin baik mengenai kegiatan tambang

ramah lingkungan (green mining) juga menjadi alasan kuat bagi setiap pelaku industri pertambangan untuk terus memberikan perhatikan dan melakukan penanganan serius terhadap lingkungan sekitar pertambangan. Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen untuk menjadi Good Corporate Citizen, Perseroan menempatkan issue pelestarian lingkungan hidup sebagai salah satu bagian dari seluruh aktivitas operasional, mulai dari proses perencanaan, produksi hingga penjualan. Semua dilaksanakan dengan tetap memperhatikan berbagai faktor yang dapat mendukung komitmen pelestarian lingkungan Perseroan. Beberapa program tanggung jawab social Perseroan di bidang lingkungan yang dilaksanakan pada tahun 2008, meliputi antara lain: Pengelolaan lingkungan Perseroan merupakan perusahaan tambang batubara yang menerapkan metode penambangan terbuka, baik secara continues mining dengan menggunakan BWE system maupun secara konvensional dengan menggunakan Shovel & Truck. Untuk mengurangi dampak kegiatan pertambangan bagi lingkungan dan masyarakat, Perseroan melakukan kegiatan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI DI BIDANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL Perusahaan PTBA ini telah memperoleh penghargaan dan sertifikasi di bidang tanggung jawab social karena perusahaan telah peduli terhadap lingkungan sekitar. Penghargaan tersebut antara lain : 11 Januari 2007 Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) atas prestasi dalam melaksanakan program keselamatan dan kesehatan kerja dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. 14 Mei 2007 Penghargaan di bidang pengelolaan lingkungan hidup (PROPER) 2006 dengan peringkat Biru Plus dari Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan. 15 Agustus 2007 Anugerah Business Review 2007 untuk kategori Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Mutu dan Lingkungan, serta Program Kepedulian Sosial dari Majalah Business Review. 22 November 2007 Sertifikasi ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan dari AFAQ AFNOR Perancis.

30 November 2007 Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK-3) dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. 17 Desember 2007 Penghargaan Reclamation Award peringkat utama dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral RI untuk pelaksanaan pengelolaan lingkungan pada kegiatan pertambangan. 27 Desember 2007 Predikat Perusahaan Terpercaya pada Corporate Governance Perception Index dari Indonesian Institute for Corporate Governance dan Majalah SWA Sembada. Sebagai komitmen untuk menjadi warga komunitas yang baik (good corporate citizen), Perseroan mengembangkan sejumlah program untuk melaksanakan tanggung jawab sosial. Perseroan mendedikasikan sejumlah dana dari anggaran perusahaan dan pembagian laba untuk melaksanakan program corporate social responsibility (CSR). Perseroan membentuk Satuan Kerja Kemitraan dan Bina Lingkungan yang berada langsung di bawah koordinasi Direktur SDM dan Umum guna memastikan pelaksanaan tanggung jawab sosial dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Penerbitan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) ini merupakan bentuk dari penerapan prinsip tersebut. Untuk memastikan kelanjutan usaha mitra binaan, dukungan terhadap promosi dan pemasaran sangatlah diperlukan. Untuk itu PTBA mengikutsertakan para mitra pada berbagai kegiatan pameran, sebagai berikut: Mengadakan pameran dan bazar dalam rangka HUT PTBA ke 26 yang diikuti oleh mitra binaan dari Kabupaten Muara Enim, Palembang, Lampung, Sumatera Barat, Jawa Barat dan Jawa Timur. Mengikutsertakan mitra binaan Rosa Art (Palembang) dan Rossa Collection (DI Yogyakarta) pada Pameran IBBEXS BUMN Tahun 2007 di JCC Jakarta. Mengikutsertakan mitra binaan Kopi Bubuk Cap Rumah Adat (Tanjung Enim), CV. Raisya, Elegant Shoes (Bandung) dan Sinden Kupu-Kupu (Malang) pada Pameran PKBL BUMN Tahun 2007 di Bandung. Mengikutsertakan mitra binaan Elegant Shoes (Bandung), Ariesta Bordir (Tasikmalaya), Aneka Kue Untir-Untir dan Gerabah Tunas Muda (Tanjung Enim) pada Pameran Sriwijaya Expo 2007 di Palembang.

Mengikutsertakan mitra binaan Rosa Art (Palembang), Sinden Kupu-Kupu (Malang) dan ukiran Batubara (Padang) pada pameran Asean SME Expo Tahun 2007 di Batam. Mengikut sertakan mitra binaan Industri Meubel Mustika Jati (Lampung) pada pameran Inacraft Tahun 2007 di Jakarta. Mengikutsertakan mitra binaan Seni Kaligrafi Unggul Wulung pada pameran Lampung Expo Tahun 2007 di Lampung. Mengikutsertakan mitra binaan Songket Citra (Palembang), Kopi Bubuk Rumah Adat (Tanjung Enim) dan Rossa Collection (DI Yogyakarta) pada pameran Texcraft Expo tahun 2007 di Yogyakarta.

Mengikutsertakan mitra binaan Rizky Collection (Tasikmalaya), Elegant Shoes (Bandung) dan Rosa Art (Palembang) pada pameran Jawa Barat Expo Tahun 2007 di Bandung.

Mengikutsertakan mitra binaan Gerabah Tunas Muda (Tanjung Enim) dan Songket Citra (Palembang) pada pameran CSR Indonesia Tahun 2007 di Palembang. Mengikutsertakan mitra binaan Rosa Art (Palembang), Kopi Bubuk Cap Wayang (Tanjung Enim) dan Minaret Furniture (Jakarta) pada pameran Indocraft Tahun 2007 di JCC Jakarta.

Mengikutsertakan mitra binaan Songket Citra (Palembang), Ardha Kelom (Tasikmalaya) dan Kopi Bubuk Tanjung Enim (Tanjung Enim) pada pameran Fiesta Nusa Dua Tahun 2007 di Bali.

Mengikutsertakan mitra binaan Ariesta Bordir (Tasikmalaya), Sinden Kupu-Kupu (Malang) dan Koperasi Perwani Jakarta (Jakarta) pada pameran PembangunanTanggerang Tahun 2007 di Tanggerang.

Mengikutsertakan mitra binaan CV. Raisya, Elegant Shoes (Bandung), Seluang Merenim (Muara Enim) dan Rosa Art (Palembang) pada pameran PKJB Tahun 2007 di Bandung.

Bentuk kegiatan program Bina Lingkungan pada tahun 2007 meliputi sebagai berikut : a. Program Bantuan Korban Bencana Alam Di sepanjang tahun 2007, Perseroan menyalurkan dana sebesar Rp302 juta untuk membantu korban bencana alam di berbagai tempat, yakni musibah banjir di DKI Jakarta dan

Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, gempa bumi di Yogyakarta, Sumatera Barat dan Bengkulu, musibah kebakaran di Kabupaten Lahat dan Kota Palembang, Sumatera Selatan. Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan, pakaian, tenaga medis dan obat-obatan. b. Pendidikan dan Pelatihan Perseroan menyalurkan dana sebesar Rp1,1 miliar untuk mengadakan pelatihan dan pendidikan kepada masyarakat dalam upaya memberdayakan masyarakat. Berbagai pelatihan dan pendidikan serta bantuan terkait pendidikan adalah sebagai berikut : Pelatihan Ketrampilan Montir dan Las Listrik yang diikuti 40 orang peserta di Kecamatan Merapi Barat dan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Pelatihan ini dilakukan dalam kerja sama dengan instansi terkait dan pemerintah setempat. Pelatihan ESQ Peduli Pendidikan Angkatan III yang diikuti oleh 261 guru sekolah dan TPA di Kecamatan Lawang Kidul, Kecamatan Merapi,Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Tanjung Agung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam kerjasama dengan Persatuan Alumni ESQ PTBA. Bantuan satu set peralatan laboratorium tambang kepada Universitas Sriwijaya, yang terdiri dari peralatan untuk melakukan analisa proximat batubara. Membangun satu unit perpustakaan sekolah berikut penyediaan sejumlah buku bacaan untuk SD Muhammadiyah Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim. Membangun satu unit rumah baca di Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul. Menyerahkan bantuan 40 set meja/kursi belajar untuk siswa SD Kartika Candra, Tanjung Enim. Menyumbangkan sarana belajar dan bermain untuk TK Melati di Desa Merapi Barat, Kabupaten Lahat, sarana pendidikan untuk Pondok Pesantren Hidayatullah Islamiah, Bandarlampung serta sarana belajar dan\ bermain untuk Taman Pendidikan Tunas Harapan Desa Pulau Panggung Enim, Kecamatan Tanjung Agung. Memberikan beasiswa untuk 250 orang siswa dari keluarga kurang mampu di lingkungan Pelabuhan Batubara Tarahan, Lampung, serta penyerahan beasiswa kepada dua orang mahasiswa berprestasi di Kecamatan Lawang Kidul. Menyerahkan bantuan buku-buku perpustakaan untuk 13 sekolah SD dan SMP swasta di Kecamatan Lawang Kidul, Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Tanjung Agung.

Melakukan Pembinaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang diberikan kepada KUB Pupuk Bokashi Desa Darmo, Tanjung Enim, KUB Pupuk Bokashi Kelurahan Tanjung Enim, KUB Pembibitan Karet Desa Darmo, KUB Budidaya Ikan Air Tawar Desa Lingga, Tanjung Enim dan KUB Kantin PKK Kelurahan Tanjung Enim Selatan. c. Peningkatan Kesehatan Dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat, pada tahun 2007 Perseroan menyalurkan dana sebesar Rp374 juta melalui sejumlah kegiatan. Selain membangun posyandu, khitanan massal, penyediaan sarana olahraga, Perseroan juga mengadakan sejumlah kegiatan pengobatan gratis. Dalam setiap kegiatan pengobatan gratis tersebut, Perseroan melibatkan 20 orang dokter dan paramedic dari Rumah Sakit Bukit Asam. Pada tahun 2007, peserta pengobatan gratis tercatat sebanyak 2.380 pasien yang berasal dari keluarga masyarakat kurang mampu. Berikut ini adalah rangkuman kegiatan yang dilakukan oleh Perseroan dalam bidang peningkatan kesehatan masyarakat : Membangun dua unit Posyandu di Desa Tegal Rejo, Tanjung Enim, dan Desa Sirah Pulau, Merapi Timur. Melaksanakan layanan pengobatan gratis di Kelurahan Tanjung Enim, Desa Keban Agung, Kelurahan Pasar Tanjung Enim; Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul; Desa Pulau Panggung dan Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung; Desa Banjar Sari, Kecamatan Merapi Timur. Melaksanakan program pengasapan (fogging) nyamuk demam berdarah dengue di Kecamatan Lawang Kidul dan Kecamatan Kertapati bekerja sama dengan instansi terkait dan pemerintahan setempat. Melaksanakan khitanan massal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Merapi, Kecamatan Muara Enim dan di wilayah Kertapati, Palembang. Sebanyak 255 anak telah menjalani khitan secara gratis pada tahun 2007. Melakukan operasi katarak gratis yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat. Dalam kegiatan ini sebanyak 20 orang pasien berhasil dioperasi.

Membangun lapangan basket untuk Sekolah Madrasah Aliyah Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur dan pembangunan satu unit ruang kelas praktikum untuk SMK Mutiara Tanjung Enim.

Menyerahkan bantuan paket peralatan olahraga kepada Karang Taruna kelurahan/desadesa di Kecamatan Merapi, Lawang Kidul dan Muara Enim.

d. Pengembangan Sarana Umum Di sepanjang tahun 2007, Perseroan menyalurkan dana sebesar Rp929 juta untuk mengembangkan sarana umum, termasuk pengerasan jalan, pembangunan asrama, taman kota hingga pembuatan sumur bor. Berikut ini adalah rangkuman sejumlah kegiatan tersebut : Memberikan bantuan satu unit perahu karet berikut perlengkapannya kepada TIM SAR Polres Lahat. Melakukan pengerasan jalan umum sepanjang 1.500 meter di Desa Karang Raja dan Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim. Membangun satu unit asrama putra untuk Panti Asuhan Darul Falah, Kabupaten Lahat. Membangun Tahap II Lapangan Sepak Bola Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul. Membuat Taman Kota seluas 1.530 meter persegi di Kabupaten Muara Enim. Membangun instalasi air bersih untuk masyarakat di lingkungan Pelabuhan Batubara PT BA Tarahan. Membuat satu unit sarana tempat mandi umum untuk warga RW 2 Kelurahan Pasar I Muara Enim. Merenovasi balai pertemuan masyarakat Kelurahan pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul. Membangun Tahap III Pasar Tanjung Enim. Membuat empat unit sarana air bersih Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim. Membantu merenovasi Kantor Layanan Keamanan untuk masyarakat Kecamatan Merapi Timur. Membuat satu unit sumur bor dan fasilitas mandi cuci kakus (MCK) di Desa Prabumenang, Kecamatan Merapi Timur, Lahat. Melakukan perbaikan dan pengerasan jalan sepanjang enam kilometer dan perbaikan dua unit jembatan secara gotong royong bersama masyarakat di Desa Darmo.

Membantu Program Rehabilitasi Sungai Pascabanjir di Pendopo, Kabupaten Muara Enim. Program ini dilakukan bersama dengan instansi pemerintah terkait dengan menggunakan alat berat yang merupakan bantuan dari sejumlah perusahaan.

e. Sarana Ibadah Di sepanjang tahun 2007, PT BA menyalurkan dana sebesar Rp 651 juta untuk pembangunan kerohanian dan sarana ibadah di berbagai tempat. Berikut ini adalah sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh Perseroan : Safari Jumat dilakukan secara terus-menerus di masjid-masjid di wilayah Ring I dengan tujuan untuk melakukan ibadah bersama dan menjalin silaturahmi sekaligus memberikan bantuan perlengkapan ibadah berupa buku, kitab suci, sajadah, serta bantuan uang untuk kas masjid. Bantuan dana renovasi masjid/musholla yang berada di sekitar lokasi operasi dan kantor Peseroan di Tanjung Enim, Palembang, Ombilin, Lampung dan wilayah Jakarta-BogorDepok-Tangerang-Bekasi (JABODETABEK). Dalam rangka menyemarakkan syiar Ramadhan 1428 H, PT BA turut berbagi kasih dengan memberikan paket sembako kepada kaum Dhuafa di Tanjung Enim dan sekitarnya serta mengadakan Operasi Pasar Murah di Kelurahan Pasar II Muara Enim dalam kerja sama dengan Ibu-Ibu Periska Bukit Asam. Menyerahkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat yang berhak melalui masjidmasjid yang berada di sekitar lokasi operasi dan kantor Perseroan seperti tersebut di atas. Dari laporan pertanggung jawaban social yang telah dilaksanakan perusahaan, dapat dilihat bahwa Perusahaan Tambang Batu bara Bukit Asam (PTBA) ini telah melaksanakan pertanggung jawaban social dengan baik dan terbukti bantuan yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat sekitar perusahaan PTBA. Namun, ada kendala yang dihadapi dalam menjalankan program CSR ini yaitu masih adanya pemikiran sebagian anggota masyarakat bahwa CSR adalah sumbangan sehingga tidak memerlukan kesinambungan program dan akuntabilitas yang baik. Kendala ini coba diatasi dengan mengintensifkan komunikasi dan menyampaikan pemahaman kepada masyarakat tentang CSR sebagai bentuk interaksi yang sehat dan saling menguntungkan antara Perseroan dengan

pemangku kepentingannya. Hal tersebut harus dilakukan agar dapat terbangun kesepahaman antara Perseroan dengan para pemangku kepentingan sehingga progam CSR dapat berjalan dengan lebih baik lagi.