P. 1
Prinsip Demokrasi

Prinsip Demokrasi

|Views: 35|Likes:
Dipublikasikan oleh Bima Ufc

More info:

Published by: Bima Ufc on Jun 02, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/02/2013

pdf

text

original

Prinsip-Prinsip Budaya Demokrasi Prinsip – prinsip demokrasi yang telah diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

sehingga menjadi suatu budaya demokrasi. a. Robert A. Dahl berpendapat bahwa terdapat tujuh prinsip yang harus ada dalam sistem demokrasi yaitu kontrol atas keputusan presiden, pemilihan yang teliti dan jujur, hak memilih, hak dipilih, kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman, kebebasan mengakses informasi, dan kebebasan berserikat. b. Franz Magnis-Suseno berpendapat bahwa prinsip – prinsip budaya demokrasi terdiri atas negara hukum, pemerintah berbeda di bawah kontrol nyata masyarakat, pemilihan umum yang bebas, prinsip mayoritas, dan adanya jaminan terdahadap hak – hak demokratis. c. Masykuri Abdillah berpendapat bahwa prinsip – prinsip demokrasi terdiri atas prinsip persamaan, kebebasan, dan pluralisme. d. Miriam Budiardjo, seorang pakar ilmu politik berpendapat bahwa prinsip – prinsip budaya demokrasi sebagai berikut. 1) Perlindungan konstitusional, dalam arti bahwa konstitusi selain menjamin hak – hak individu, harus menentukan pula prosedur untuk memperoleh perlindungan atas hak – hak yang menjamin. 2) Badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak 3) Pemilihan umum yang bebas 4) Kebebasan umum untuk menyatakan pendapat 5) Kebebasan untuk berserikat/berorganisasi dan beroprasi 6) Pendidikan kewarganegaraan Beberapa prinsip demokrasi yang berlaku secara universal a. Keterlibatan Warga Negara dalam Pembentukan Keputusan Politik Dalam pembentukan keputusan politik, rakyat atau warga negara selalu dilibatkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam pelaksanaan prinsip ini, pemilihan umum dipercaya sebagai salah satu istrumen penting guna memungkinkan berlangsungnya suatu proses pembentukan pemerintahan yang baik (demokratis). Tingkat Persamaan (Kesetaraan) di antara warga Negara Dengan prinsip persamaan, setiap orang dianggap sama, tanpa dibeda – bedakan dan memperoleh akses serta kesempatan sama untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensinya. Pada umumnya tingkat persamaan yang dituju antara lain persamaan politik, persamaan di hadapan hukum, persamaan kesempatan, persamaan ekonomi, dan persamaan sosial atau persamaan hak.

b.

c.

Kebebasan atau Kemerdekaan yang Diakui dan Dipakai warga Negara Kebebasan dan persamaan adalah fondasi, demokrasi. Kebebasan dianggap sebagai sarana mencapai kemajuan dengan memberikan hasil maksimal dari usaha orang tanpa adanya pembatasan dari pengusaha. Demokrasi adalah sitem politik yang melindungi kebebasan warganya sekaligus memberi tugas kepada pemerintah untuk menjamin kebasan tersebut : Contoh kebebasan warga negara yang diakui oleh negara seperti berikut 1) Kebebasan untuk menyatakan pendapat, berkumpul atau berkelompok, dan berserikat 2) Kebebasan yang menyangkut hak-hak asasi manusia (seperti hak politik, ekonomi, kesetaraan di depan hukum dan pemerintah, ekspresi kebudayaan, dan dak pribadi).

keadilan dan ketaatan terhadap hukum merupakan salah satu syarat mendasar bagi terwujudnya masyarakat yang demokratis. e. tanpa kecuali. Pemilu Berkala Pemilu merupakan salah satu instrumen penting guna memungkinkan berlangsungnya suatu proses pembentukan pemerintah yang baik (demokratis). Penguasa maupun warga negara harus mengedepankan hukum. Dengan demikian. . Supremasi Hukum Prinsip supremasi hukum adalah semua masalah diselesaikan dengan hukum sebagai pedoman tertinggi. Artinya. penguasa dan rakyat pemerintah mempunyai kedudukan yang sama di hadapan hukum.d. Dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pemilu mencerminkan adanya sistem budaya demokrasi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->