Anda di halaman 1dari 7

I.

Gambar Proses GAMBAR PROSES 0.

KONDISI PEMOTONGAN

TEORITIS

PERALATAN

n = 955.41 rpm

GAMBAR PROSES 1.
10

Penggores

100,4

18

KONDISI PEMOTONGAN Pada saat akan melakukan proses penggoresan pada permukaan benda kerja, ukur terlebih dahulu jarak yang seharusnya 15 mm dari salah satu ujung benda dengan menggunakan mistar kemudian ukur jarak 10 mm dengan menggunakan penggores. Di ukur jarak 15 mm sebagai ukuran potongan karna diameter mata pahat besarnya 10mm. Lakukan penggoresan disetiap sisi batang benda kerja dengan menggunakan penitik/penggores

TEORITIS Waktu untuk melakukan proses penggoresan pada permukaan permukaan benda kerja sekitar 3 menit.

PERALATAN Penggores Mistar

GAMBAR PROSES 2.

Mesin Freis

100,4

KONDISI PEMOTONGAN 1. Kecepatan potong

TEORITIS

PERALATAN Mesin freis Bantalan

2.8 menit 2. Gerak makan per gigi

0.069 mm/gigi 3. Waktu pemotongan

4. Kecepatan penghasilan geram

GAMBAR PROSES 3.

Mesin Freis

Freis
18

100,4

KONDISI PEMOTONGAN 1. Kecepatan potong

TEORITIS

PERALATAN Mesin freis Bantalan

2.64 menit 2. Gerak makan per gigi

0.069 mm/gigi 3. Waktu pemotongan

4. Kecepatan penghasilan geram

GAMBAR PROSES 4.

Mesin Freis

100,4

KONDISI PEMOTONGAN 1. Kecepatan potong

TEORITIS

PERALATAN Mesin freis Bantalan

2.64 menit 2. Gerak makan per gigi

0.069 mm/gigi 3. Waktu pemotongan

4. Kecepatan penghasilan geram

GAMBAR PROSES 5.

Mesin Freis

18

10

100,4

KONDISI PEMOTONGAN 1. Kecepatan potong

TEORITIS

PERALATAN Mesin freis Bantalan

2.5 menit 2. Gerak makan per gigi

0.069 mm/gigi 3. Waktu pemotongan

4. Kecepatan penghasilan geram

II.

Analisa Pada proses pengerjaan mesin freis, benda kerja berbentuk batang akan dibuat alur pada batang benda kerja dengan menggunakan mesin freis. Pertama lakukan proses penggoresan pada benda kerja agar mengetahui bagian yang ingin dipotong atau dibuat alur. Proses pengerjaan mesin freis ini yaitu mengubah ketebalan dari benda kerja yang tebal awalnya 20.1 cm menjadi tebal 18.1 cm dengan mengurangi tebal setiap bagian permukaan sisi benda kerja. Benda kerja yang akan dipotong, diletakan diatas meja dengan diberi bantalan agar benda kerja dapat dipotong karena mejanya yang tinggi sedangkan tinggi dari benda kerja tidak setinggi meja mesin freis maka dibutuhkan bantalan agar permukaan benda kerja dapat dipotong. Kemampuan maksimal kedalaman potong dari mesin freis untuk melakukan proses pengerjaan potong hanya 0.5 m. Dan setiap 20 strip ukuran pada mesin freis dapat memotong kedalaman sebesar 0.5 mm, maka untuk mengurangi tebal 2mm pada batang benda kerja membutuhkan 4 kali proses pemotongan ditiap sisi. Sehingga untuk mencapai pemotongan sebesar 2mm, dibutuhkan sampai 80 strip ukuran pada mesin freis. Waktu yang dibutuhkan mesin freis untuk memotong benda kerja tiap sisinya, rata-rata sekitar 5-6 menit. Waktu pada percobaan dibandingkan dengan teori berbeda karna adanya faktor-faktor yang mempengaruhi proses pemotongan. Perbedaan letak potong tiap sisi juga dipengaruhi dari faktor kesalahan seperti tidak teliti pada saat peletakan benda kerja untuk memotong benda disisi yang berbeda

III.

Kesimpulan Setelah percobaan dilakukan maka praktikan dapat: mengetahui fungsi dari mesin freis mengetahui prinsip dari proses pengerjaan pada mesin freis mengetahui bagian-bagian mesin freis dan cara penggunaannya mengetahui jenis-jenis freis dan fungsinya.