Anda di halaman 1dari 41

ANATOMI & FISIOLOGI KULIT

dr. Ninda Sari, M.Kes, Sp.KK

PENDAHULUAN

Untuk

mengetahui

patologi

gangguan pada kulit.

Kulit

melindungi

organ

terhadap lingkungan sekitar.

Kulit : sangat kompleks, elastis dan sensitif.

Variasi bergantung: iklim, umur, jenis kelamin, ras dan lokasi di tubuh.
Karakter kulit : lembut, keras, tipis, tebal, elastis dan longgar.

Kulit tebal dan tidak meregang telapak dewasa. tangan dan kaki orang

Kulit tipis wajah, yang lembut leher dan badan, kasar kepala.

Kulit elastis dan longgar palpebra, bibir & preputium

EMBRIOLOGI KULIT
Embriologi kulit : 1. Ektoderm : epidermis 2. Mesoderm : a. Dermis b. Subkutis

Anatomi Berdasarkan Histopatologi


Kulit secara garis besar terdiri atas 3 lapisan : I . Lapisan epidermis/kutikel II . Lapisan dermis/korium/kutis vera/true skin III. Lapisan subkutis (Hipodermis)

I. LAPISAN EPIDERMIS
Epidermis terdiri atas 5 lapisan :
1.

Stratum korneum :
sel gepeng tidak mempunyai inti, protoplasma berubah menjadi keratin desquamatio insensibilis. Keratinisasi (stratum korneum)

2.Stratum

lusidum 2 3 Lapis Sel Gepeng tidak berinti Perubahan protoplasma Protein Eleidin Bagian bawah dr str.korneum yg tampak sbg zona eosinofilik homogen tipis; terutama di telapak tangan dan kaki.

3. Stratum

granulosum

2-3 lapis sel gepeng Granula sitoplasma, ada inti terdiri atas Keratohyalin Jelas ditelapak tangan dan kaki

4. Stratum spinosum Bentuk poligonal : besarnya berbedabeda Proses mitosis Protoplasma jernih,inti ditengah Terdapat jembatan antar sel (inter cellular bridges) Diantara sel spinosum tdpt sel langerhans

5.

Stratum basale
-

Sel kubus tersusun vertikal (palisade/pagar) - Sel-sel basal mitosis & fx reproduktif - Lapisan terdiri atas 2 : 1. Sel-sel kolumnar: basofilik, inti lonjong 2. Melanosit = clear sel : sel berwarna muda, sitoplasma basofilik dan inti gelap dan mempunyai melanosom

Epidermis : tidak ada pembuluh darah dan limfe

II. Lapisan Dermis


Lapisan elastis dan fibrosa dengan elemen selular dan folikel rambut terdiri atas 2 bagian : A. Pars papillare menonjol ke epidermis mengandung pembuluh darah dan pembuluh saraf B. Pars retikulare menonjol ke subkutis, lebih tebal, tdd serabut elastin, kolagen dan retikulin.

III. Lapisan Subkutis


Tdd: jar.ikat longgar yg berisi sel-sel lemak. Sel lemak: bulat, besar dgn inti terdesak ke tepi sitoplasma. Lapisan sel-sel lemak (pannikulus adiposa) cadangan makanan Trdpt jg ujung2 saraf tepi, pemb.drh dan getah bening.

Vaskularisasi Kulit

Diatur 2 pleksus: - Pleksus superfisial (bag.atas dermis) anastomosis di pars papillare dermis - Pleksus profunda (subkutis) anastomosis di pars retikulare dermis

Adneksa Kulit
Kelenjar kulit terdiri atas :

A. Glandula sudorifera (kelenjar keringat) : kelenjar ekrin: kcl2, dangkal di dermis, sekret encer. tbntk sempurna 28 mmgg kehamilan dan berfungsi 40 mgg stlh kelhran. sal. bntk spiral dan bermuara lgs di per mukaan kulit Tdpt dislrh pmukaan kulit; t tbnyk di telapak tgn dan kaki,dahi dan aksila Dipengaruhi saraf kolinergik,pns dan stres emosional

Kelenjar apokrin: lbh besar, lbh dalam & sekret lbh kental. Dipengaruhi saraf adrenergik Tdpt di aksila,areola mammae,pubis,labia minora dan sal.telinga luar Keringat mengandung : air, elektrolit, asam laktat dan glukosa. pH: 4-6,8

B. Glandula sebasea (kelenjar palit) Terletak seluruh permukaan kulit kec telapak tgn dan kaki. Disbt jg kel holokrin krn tdk berlumen Tdpt dismpg akar rmbt Muara terdapat di akar rmbt/fol.rmbt Sebum mengandung trigriserida,asam lemak bebas,skualen,wax,ester dan kolesterol. Dipengaruhi hormon adrogen Pd ank2 sdkt pubertas menjadi lbh bsr,bnyk dan berfungsi aktif

2. Rambut Terdiri dr akar rmbt dan batang rmbt 2 tipe rmbt yi : Lanugo : rmbt halus,tdk mengandung pigmen,pd bayi Terminal : rmbt yg lbh ksr,bnyk pigmen,mpnyi medula,pd org dws Dipengaruhi hormon adrogen

Siklus rambut yaitu: Anagen/ptmbhan (85%): 2-6 thn,kecepatan tmbh 0,35 mm/hr Katagen/involusi temporer Telogen/istirahat (15%): bbrp bulan. Komposisi rmbt yi : Karbon 50-60 %, Hidrogen 6,36 %,Nitrogen 17,14 %, Sulfur 5,0 %,Oksigen 20,80 %

3. Kuku Adl bag terminal lap tanduk/str.korneum Nail root (akar kuku): bag kuku yg terbenam dlm kulit jari. Nail plate (bdn kuku): bag yg terbuka diatas dsr jar.lunak lunak kulit pd ujung jari tersebut Nail groove : sisi kuku agak mencekung mbntk alur kuku. Eponikium : kulit tipis yg menutupi kuku proksimal Hiponikium : kulit yg ditutupi bag.kuku bebas

EPIDERMIS: Cell types


dead

Keratinocytes
alive

Melanocyte to
make & transfer pigment

Langerhans APC cell


immunity

Merkel cell
sensory Nerve cell
represented by its axon

EPIDERMIS: Layers & events

STRATUM CORNEUM of dead, but attached, hardened & wrapped cells , will slough off S. GRANULOSUM multiple syntheses to make cornified cells S. SPINOSUM upward migration of keratinocytes, while keratins IFs increase & change mitosis of stem cells

S. BASALE

Keratinocyte differentiation

THICK, HAIRLESS SKIN Meissners corpuscle

capillary loop

}
}

EPIDERMIS

DERMIS Papillary layer duct

}
Pacinian corpuscle

DERMIS Reticular layer Sweat gland

HYPODERMIS Fat cells

THICK, HAIRLESS SKIN sweat gland opens at top of ridge

capillary loop

EPIDERMIS no hair follicles no sebaceous glands

dermal papilla
dense thick collagen fibers + elastic fibers coiled duct of sweat gland & secretory profiles of coiled tubule

Pacinian corpuscle

THIN HAIRY SKIN

Hair shaft

Sebaceous gland
Epidermis

E
R Root sheath
Matrix

I
S Sweat gland
H Y P O D E R M I S

Papilla of Hair follicle Arrector pili muscle

PHYSIOLOGY OF SKIN

Proteksi : menjaga thd gangg.fisis/mekanis/ kimiawi/paparan panas UV/infeksi peran dr tebal lapisan kulit, melanosit, keasaman kulit serta proses keratinisasi. Absorpsi : Kemampuan absorpsi tergantung tebal tipisnya kulit, hidrasi, kelembaban dan jenis vehikulum.

PHYSIOLOGY OF SKIN

Ekskresi : sisa metabolisme NaCl, urea, asam urat dan amonia. Produksi sebum pd fetus utk proteksi thd cairan amnion vernix caseosa. Sebum mencegah evaporasi berlebihan. Persepsi : ujung2 saraf sensoris di dermis dan subkutis. Pns (bdn rufini),Dingin (bdn krause), Rabaan (bdn meissner dan Merkel),Tekanan (bdn paccini)

PHYSIOLOGY OF SKIN

Pengaturan suhu tubuh : ekskresi kel.keringat dan vasokonstriksi/ vasodilatasi pemb drh kulit. Tonus vaskuler dipengaruhi saraf simpatis/asetilkolin Pembentukan pigmen : Diperankan oleh sel melanosit Wrn kulit dipengaruhi oleh pigmen kulit, tebal tipisnya kulit, reduksi Hb, oksi Hb, karoten

MOLECULAR EPIDERMIS
CORNEUM CELLS glycolipid cadherin-P T-transglutaminase 1

BASAL CELL
HEMIDESMOSOMES LAMINA LUCIDA

keratins hemidesmosomal proteins integrin a6b4 epiligrin BM 600 laminin type IV collagen

anchoring filaments
LAMINA DENSA

{ {

ANCHORING FIBRILS

type VII collagen

HAIR FOLLICLE: LAYERS at one cross-section

1 HAIR SHAFT
Medulla Cortex 4 CT sheath Hair bulb 3 OUTER ROOT SHEATH Cuticle Huxleys layer Henles layer Before getting lost in the layering, note the 4 main 2 INNER ROOT SHEATH
parts. For the matrix & dermal papilla, see next

Cuticle

HAIR FOLLICLE: LAYERS longitudinal

OUTER ROOT SHEATH

HAIR SHAFT Medulla Cortex

1
HAIR SHAFT Medulla Cortex Cuticle

Cuticle

OUTER ROOT SHEATH

is continuous with the epidermis

Cuticle Huxleys layer Henles layer 2 INNER ROOT SHEATH

5
MATRIX

includes pigment cells for hair color

There are two cuticles, so that the hairs can separate from the follicles for the hair to move & be coated with greasy sebum

CYCLE OF HAIR GROWTH

Rate of growth

CATAGEN ANAGEN

TELOGEN

Time
ANAGEN

shedding

TELOGEN (end) ANAGEN quiescence growth CATAGEN breakdown

ANAGEN regrowth of matrix & papilla, then hair