Anda di halaman 1dari 12

BUDAYA DEMOKRASI

GRACE DUMA MAWARNI


XI-IA 2

SMA NEGERI-2 PAHANDUT


PALANGKA RAYA
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa
karena atas berkat dan rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan tugas ini
tepat pada waktunya. Saya juga berterima kasih kepada Bu Ara yang
telah membimbing saya dalam menyelesaikan tugas ini.

Tugas saya ini berisikan tentang Budaya Demokrasi,baik itu


keunggulan budaya demokrasi Pancasila dibandingkan budaya demokrasi
liberal dan komunis,prinsip-prinsip demokrasi,dan makna budaya
demokrasi Pancasila. Saya berharap informasi yang ada pada tugas saya
kami ini bisa bermanfaat bagi para pembacanya.

Saya pun menyadari bahwa tugas kami ini masih jauh dari suatu
KESEMPURNAAN . Saya berharap para pembaca dapat memaklumi
segala kekurangan yang ada pada tugas saya ini.
Semoga Bermanfaat!

Palangka Raya, September 2008

Penulis

i
DAFTAR ISI

Kata pengantar……………………………………………………………………………………………………i

Daftar Isi…………………………………………………………………………………………………………….ii

Perbedaan Demokrasi Liberal,Komunis,dan Demokrasi Pancasila……………..1

Prinsip-Prinsip Demokrasi…………………………………………………………………………………3

Makna Budaya Demokrasi………………………………………………………………………………..4

MACAM MACAM DEMOKRASI YANG PERNAH BERLAKU DI INDONESIA…………..5

Demokrasi Pancasila……………………………………………………………………………………………………………….5

PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI PANCASILA………………………………………………………………6

Ciri Pemimpin yang Ideal………………………………………………………………………………………………………..7

Daftar Pustaka…………………………………………………………………………………………………..8

ii
BUDAYA DEMOKRASI
 Perbedaan antara demokrasi liberal,komunis,dan
demokrasi Pancasila
1. Demokrasi liberal

Demokrasi liberal adalah suatu corak demokrasi yg mendasarkan diri pada paham
liberalisme (kebebasan). Dalam sistem ini kekuasaan penguasa dibatasi secara
ketat, sementara kepada setiap individu diberikan kebebasan secara istimewa,
bahkan kadang2 sampai di atas kepentingan umum. Di dalam sistem
pemerintahan, berlaku gagasan bahwa negara & pemerintahan hendaknya tidak
ikut campur tangan dalam urusan warga negaranya, kecuali dalam hal yang
menyangkut kepentingan umum seperti bencana alam, hubungan luar negeri,
pertahanan keamanan, dll. Sedangkan dalam bidang ekonomi berlaku dalil Laissez
faire laissez aller (jika manusia dibiarkan mengurus kepentingan ekonominya
masing2 maka dgn sendirinya keadaan ekonomi seluruh negara akan sehat).

2. Demokrasi komunis

Demokrasi komunis adalah suatu corak demokrasi yg mendasarkan diri pada


ajaran Karl Marx atau komunisme yg disebut ajaran Historis Materialisme.
Dalam bidang ekonomi dianut sistem yg pada prinsipnya tidak mengakui hak
milik perseorangan atas segala alat produksi, karena alat produksi harus
menjadi hak milik masyarakat atau negara. Jadi, hak perseorangan harus
dikalahkan & dijadikan hak kolektif/umum. Sistem ini juga menghendaki
pengaturan masyarakat secara keseluruhan atas dasar tertentu dgn kelompok
kecil penguasa yg memonopoli kekuasaan.

1
3. Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila adalah adalah paham demokrasi yg bersumber pada


kepribadian & filsafat hidup bangsa Indonesia, & sumber ajarannya adalah
Pancasila. Setiap hak2 & kewajiban warga negara pelaksanaan hak asasinya
bersifat horizontal maupun vertikal. Sistem ini menjaga keseimbangan antar
konflik & konsensus, mendasari pembentukan identitas bersama. Hal ini
menyebebkan berbagai bentuk pelaksanaan demokrasi dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, & bernegara harus berdasarkan Pancasila.

Tabel perbedaan sistem politik :

Aspek
N Aspek Pancasila Liberal Komunis
o

1 Paham Kerakyatan Individualisme Kerakyatan

2 Sifat Sosial/komunal Individual Komunal

3 Negara Sosialis religius Sekuler Sosialis

4 Ruang Politik, ekonomi, Politik, ekonomi Politik &


lingkup sosial sosial

5 Pengaku Hak milik diakui Hak milik diakui Hak milik


an hak dgn fungsi sosial secara mutlak tidak diakui
individu sekuler

6 Pandang Manusia sejak Manusia sejak Manusia tidak


an lahir merupakan lahir dalam mempunyai
makluk individu keadaan bebas arti sebelum
sekaligus makhluk & merdeka bersama2 dgn
sosial manusia lain

2
Prinsip-prinsip demokrasi
1.Demokrasi berdasarkan Pancasila bukan demokrasi yang diambil dari
bangsa lain yg kemudian ditetrapkan di Indonesia.
2.Dengan memakai demokrasi dari bangsa lain ternyata tidak sesuai dgn
budaya bangsa Indonesia & karenanya banyak menemui hambatan & bahkan
membawa malapetaka.
3.Dalam demokrasi berdasarkan Pancasila tidak dikenal adanya golongan
mayoritas menguasaiminoritas & sebaliknya tirani minoritas terhadap
mayoritas.
4.Demokrasi berdasarkan Pancasila tidak didasrkan pada sila keempat saja,
tetapi juga menjiwai & mengintegrasikan dgn sila2 Pancasila yg lainnya.
5.Dalam mengambil keputusan dipakai asas musyawarah mufakat, apabila dgn
cara ini tidak tercapai maka ditempuh dgnsuara terbanyak (voting).
6.Demokrasi berdasarkan Pancasila memegang teguh asa2 sbg berikut :
- Persamaan;
- Keseimbangan antara hak & kewajiban;
- Kebebasan yang bertanggung jawab;
- Pada dasarnya musyawarah untuk mufakat;
- Keadilan sosial;
- Persatuan nasional & kekeluargaan;
- Cita-cita nasional.
7.Menghargai pendapat orang lain.
8.Menghormati perbedaan pendapat.
9. Pemerintah berdasar Konstitusi (UUD)
10.Adanya Pemilu yang bebas,jujur dan adil
11.Adanya jaminan HAM
12.Persamaan kedudukan di depan hukum
13.Peradilan yang bebas dan tidak memihak
14.Kebebasan berserikat dn berorganisasi
15.Kebebasan pers atau media massa

3
Makna Budaya Demokrasi
Budaya berasal dari kata budi (akal) dan daya (kemampuan) yang berarti
kemampuan akal manusia. Jadi budaya demokrasi adalah kemampuan manusia
yang berupa sikap dan kegiatan mengharagai persamaan, kebebasan dan
peraturan Sedang demokrasi berasal dari DEMOS dan KRATOS artinya RAKYAT
DAN PEMERINTAHAN.

Para pakar politik banyak mendefenisikan apa arti dari budaya demokrasi.
Pendapat mereka berbeda-beda.tidak ada yang salah Karen setiap orang pasti
memiliki pendapat yang berbeda-beda. Pendapat para pakar tersebut dapat
diringkas sehingga kita mengetahui pengertian dari budaya demokrasi.Budaya
demokrasi adalah pola-pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai-
nilai dasar demokrasi dan yang seharusnya dimilki oleh setiap warga Negara dari
sistem politik demokrasi. Inti dari budaya demokrasi adalah kerja sama,saling
percaya,menghargai keanekaragaman,toleransi,kesamaderajatan,dan kompromi.

4
MACAM MACAM DEMOKRASI YANG PERNAH BERLAKU DI
INDONESIA

DEMOKRASI LIBERAL

Demokrasi ini sering disebut Demokrasi PARLEMENTER, dilaksanakan


setelah keluarnya Maklumat Pemerintah NO.14 Nov. 1945.Menteri
bertanggung jawab kepada parlemen

DEMOKRASI TERPIMPIN

Pada sistem ini berlaku sejak dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
Dalam demokrasi terpimpin ini menggunakan sistem presidensial.

Demokrasi Pancasila

 Demokrasi Pancasila berlaku semenjak Orde Baru. Demokrasi pancasila


dijiwai, disemangati dan didasari nilai-nilai pancasila.

 ASPEK-ASPEK DEMOKRASI PANCASILA:

 Aspek formal

 Aspek Material

 Aspek Kaidah atau normatif

 Aspek Tujuan

 Aspek Organisasi

 Aspek Semangat atau kejiwaan

5
PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI PANCASILA

 Persamaan :

Contoh Bersedia menghargai orang lain

Bersedia diajak berdialog dengan siapa saja

Bersedia memperhatikan mempertimbangkan dan menerima usul,saran,serta


pendapat orang lain.

 Keseimbangan antara Hak dan Kewajiban

 Kebebasan yang bertanggung jawab

 Kebebasan Berkumpul dan Berserikat

 Kebebasan mengeluarkan pendapat

 Bermusyawarah

 Keadilan Sosial

 Kekeluargaan dan Persatuan

 Cita-Cita Nasional

6
Ciri Pemimpin yang Ideal

 Beriman Perilaku seorang pemimpin yang percaya dan takwa pada Tuhan Yang
Maha Esa, dalam menjalankan wewenangnya tidak akan melakukan perbuatan-
perbuatan yang dilarang oleh norma agama..Pemimpin itu akan selalu berbuat
jujur,tidak sombong,dan menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan.

 Pemimpin yang bermoral: pemimpin tersebut memiliki sikap dan tingkah laku
yang terpuji , tidak melakukan peruatan tercela yang dilarang oleh norma
kesopanan dan kesusilaan.

 Pemimpin yang berilmu : pemimpin yang memilki pengetahuan luas, mempunyai


pandangan jauh kedepan untuk kemajuan bangsa dan negara.

 Pemimpin yang terampil :pemimpin yang mempunyai kecakapan untuk


menggerakkan orang-orang yang dipimpinnya agar dapat bekerja secara
optimal dan mampu memberdayakan sumber daya yang ada.

 Pemimpin yang demokratis: pemimpin yang mau mendengarkan masukan,


pendapat orang lain,bisa mengharagai perbedaan yang ada dalam
masyarakat,dan mengambil keputusan dengan musyawarah.

7
DAFTAR PUSTAKA

www.google.com

www.google.co.id

www.wikipedia.org

Suprapto.2000.PPKn Jilid 2.Jakarta:Bumi Aksara.

Suteng,Bambang.2007.Pendidikan Kewarganegaraan.Jakarta:Erlangga.

Tim Sahabat Guru.2005.Kewarganegaraan.Semarang:Aneka Ilmu.