Anda di halaman 1dari 2

KOMPOSISI DENTAL PORSELEN 1. FELDSPAR : mineral terdpt di alam berupa: alumino silikat anhidrous.

-BILA DIBAKAR: MASSA BENING (translusen) -BERFUNGSI: SEBAGAI PENGIKAT KAOLIN & QUARTZ 2. KAOLIN Material menyerupai tanah liat berwarna putih (hydrated aluminium silicate) Fungsi: sebagai pengikat + opaquer 3. QUARTZ Merupakan bentuk dari silika (Ground quartz) Fungsi : sebagai rangka, memberikan kekuatan + kekerasan pada porselen 4. Alumina Aluminium oksida (alumina) menggantikan beberapa silica pada jaringan gelas. Fungsi : - Memberikan kekuatan + opasitas - mengubah softening point - menambah viskositas porselen selama pembakaran 5. OPACIFIER Oksida dari zirconium, titanium, dan timah. Fungsi : -untuk menyamai warna gigi asli pada

-gelas feldspathic yang tidak berwarna 5. COLOR MODIFIER -Titanium oksida (coklat kekuningan), -Nikel oksida (coklat), -Tembaga oksida (hijau), -Mangan oksida (lavender), -Kobalt oksida (biru) Untuk menyamakan warna gigi asli + stain eksternal : porselen + color modifier. 6. PIGMEN (digunakan oksida logam). Pemberian warna porselen ditambahkan pd bubuk sbb: INDIUM :MEMBERI WARNA KUNING KHROM : MEMBERI WARNA MERAH MUDA KOBALT:MEMBERI WARNA KEBIRU2AN 7. FLUX FUNGSI : MENURUNKAN SUHU LEBUR PORSELEN - YANG LAZIM DIPAKAI UNTUK FLUX ADALAH KARBONAT2 KALIUM, NATRIUM, BORAX, GELAS, ATAU OKSIDA TIMAH HITAM (PbO) MANIPULASI PORSELEN 1. KONDENSASI : proses packing partikel bubuk porselen dan menghilangkan semua kelebihan air.

-BUBUK + AIR (cairan khusus) diaduk -> homogen -DIBENTUK SPT YG DIINGINKAN DAN DIPADATKAN Tujuan kondensasi: -menyatukan partikel dengan baik -menghilangkan semua kelebihan air: A. meminimalkan porositas B. me<<< shrinkage saat pembakaran Tehnik: 1. Vibrasi mengetuk/menggerakkan pinset yang memegang metal frame dengan instrumen yang bergerigi ATAU dengan vibrator ultrasonic 2. Spatulasi Spatula kecil digunakan untuk mengaplikasikan dan menghaluskan porselen yang basah 3. Bubuk kering Bubuk kering diletakkan pada bagian porselen yang basah 2. PEMBAKARAN (firing procedure) 3. GLAZING (menggelas) GUNANYA : -MENGKILAPKAN -MEMPERKUAT PORSELEN (HINGGA 2X) -MENGURANGI RETAK2

-MEMBERI PEWARNAAN / KARAKTER Tipe Glaze: 1. Over glaze Bubuk glaze + cairan khusus diaplikasikan pada restorasi. Temperatur pembakaran <<<< daripada pembakaran body porselen. 2. Self glaze temperatur fusi dikontrol lapisan permukaan meleleh dan mengalir membentuk lapisan seperti kaca yang menyerupai glaze. 4.COOLING (pendinginan) BILA PENDINGINAN LAMBAT: MENYEBABKAN KOFISIEN EKSPANSI PORSELEN BERTAMBAH ->TDK BAIK UTK METAL KERAMIK KRN AKAN TERJADI RETAK. BILA TIBA-TIBA JUGA MENGAKIBATKAN RETAK. SIFAT-SIFAT PORSELEN -40 % kondensasi baik & pembakaran vakum 3.TAHAN TERHADAP KIMIA & SUHU 4. SIFAT TERMIS -PERAMBATAN KECIL -KOEFISIEN MUAI KECIL 5. SIFAT OPTIK TRANSLUSEN DPT MENIRU GIGI LEBIH TEPAT 6. SIFAT MEKANIK RAPUH : dpt diperkuat dgn ALUMINA

KLASIFIKASI LOGAM PADUAN ALLOY BUKAN LOGAM MULIA 1. Alloy Nickel-Chromium Komposisi: - Nickel 75% - Chromium 20% - Boron & silicon 5% mempengaruhi oksidasi Sifat: - Modulus elastisitas hampir dua kali alloy emas -Persentase elongasi 30-40% (sangat tinggi) -Pinggirannya dapat diburnish (dpt ditekan) pada pinggiran preparasi -Kegunaan: untuk inlay dan crown & bridge 2. Alloy Cobalt-Chromium Komposisi: - Cobalt 35-65 % : untuk kekerasan & kekuatan - Chromium 20-35 % : untuk mencegah korosi Sifat :keras, kaku dan tahan karatan Kegunaan : - untuk rangka gigi tiruan lepasan logam - Implant denture 3. Alloy Perak Paladium Sering disebut emas putih Kegunaan : sebagai pengganti alloy emas yang berkadar tinggi

4. Aluminium Bronze (Perunggu) Merupakan alloy Cu yang mengandung Al sampai 10 % dan dalam jumlah sedikit Ni, Mn dan Fe. 5. Alloy Porselen merupakan alloy yang digabungkan dgn porselen Porselen dibakar dan dileburkan pada permukaan logam Bertujuan memadukan kekuatan dan estetik yg optimal