Anda di halaman 1dari 6

KARBOHIDRAT

Oleh : Kelompok 2A

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Ayu Putu Astiti Natih Ayu Savitri Siskayani Ni Kadek Destari Dwi Wiantari Madya Mas Cista Hwardani Komang Jatmika Luh Putu Risca Dana Paramitha Ni Luh Putu Arista Apriyanti I Wayan Sritama Satya Nugraha Ni Made Rai Novi Kartika

(P07134011002) (P07134011004) (P07134011006) (P07134011008) (P07134011010) (P07134011012) (P07134011014) (P07134011016) (P07134011018) (P07134011020)

10. I Putu Aditama Dewantara

POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR


JURUSAN DIII ANALIS KESEHATAN 2013

KARBOHIDRAT
1. Proses Metabolisme Karbohidrat Lintasan metabolisme dapat digolongkan menjadi 3 kategori: 1. Lintasan anabolik (penyatuan/pembentukan) Merupakan lintasan yang digunakan pada sintesis senyawa

pembentuk struktur dan mesin tubuh. Salah satu contoh dari kategori ini adalah sintesis protein. 2. Lintasan katabolik (pemecahan) Lintasan ini meliputi berbagai proses oksidasi yang melepaskan energi bebas, biasanya dalam bentuk fosfat energi tinggi atau unsur ekuivalen pereduksi, seperti rantai respirasi dan fosforilasi oksidatif. 3. Lintasan amfibolik (persimpangan) Lintasan ini memiliki lebih dari satu fungsi dan terdapat pada persimpangan metabolisme sehingga bekerja sebagai penghubung antara lintasan anabolik dan lintasan katabolik. Contoh dari lintasan ini adalah siklus asam sitrat (Siklus Kreb).

A. Jalur-jalur metabolisme karbohidrat Terdapat beberapa jalur metabolisme karbohidrat yaitu glikolisis, oksidasi piruvat, siklus asam sitrat, glikogenesis, glikogenolisis serta glukoneogenesis. Secara ringkas, jalur-jalur metabolisme karbohidrat dijelaskan sebagai berikut:

1. Glikolisis Glikolisis adalah katabolisme glukosa yang berlangsung di dalam sitosol semua sel, baik dalam keadaan anaerob maupun aerob, glukosa diubah menjadi piruvat melalui serangkaian reaksi glikolisis. Dalam keadaan anaerob

proses glikolisis menghasilkan asam laktat sedangkan dalam keadaan aerob menghasilkan 2 asam piruvat. Dalam tahap ini dihasilkan energi berupa ATP.

2. Oksidasi Piruvat Dalam jalur ini, piruvat dioksidasi (dekarboksilasi oksidatif) menjadi Asetil-KoA, yang terjadi di dalam mitokondria sel. Jalur ini merupakan penghubung antara glikolisis dengan siklus Krebs. Dalam tahap ini dihasilkan energi berupa ATP.

3. Siklus Asam Sitrat Siklus asam sitrat juga sering disebut sebagai siklus Krebs atau siklus asam trikarboksilat dan berlangsung di dalam mitokondria. Siklus asam sitrat merupakan jalur akhir bersama oksidasi karbohidrat, lipid dan protein. Siklus asam sitrat merupakan rangkaian reaksi katabolisme asetil KoA yang menghasilkan energi dalam bentuk ATP.

4. Glikogenesis Glikogenesis adalah poses pembentukan glikogen dari glukosa. Jika sumber glukosa berlebihan, melebihi kebutuhan energi kita maka glukosa tidak dipecah, melainkan akan dirangkai menjadi polimer glukosa (disebut glikogen). Glikogen ini disimpan di hati dan otot sebagai cadangan energi jangka pendek. Jika kapasitas penyimpanan glikogen sudah penuh, maka karbohidrat harus dikonversi menjadi jaringan lipid sebagai cadangan energi jangka panjang.

5. Glikogenolisis Glikogenolisis adalah proses penguraian Glikogen menjadi Glukosa. Proses ini terjadi apabila di dalam tubuh terjadi kekurangan glukosa dari diet sebagai sumber energi, maka glikogen dipecah menjadi glukosa. Selanjutnya

glukosa mengalami glikolisis, diikuti dengan oksidasi piruvat sampai dengan siklus asam sitrat.

6. Glukoneogenesis Glukoneogenesis terjadi jika sumber energi dari karbohidrat tidak tersedia lagi. Maka tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi. Jika lemak juga tak tersedia, barulah memecah protein untuk energi yang sesungguhnya protein berperan pokok sebagai pembangun tubuh. Jadi bisa disimpulkan bahwa glukoneogenesis adalah proses pembentukan glukosa dari senyawa-senyawa non karbohidrat, bisa dari lipid maupun protein yang diubah menjadi glukosa baru yang selanjutnya mengalami katabolisme untuk memperoleh energi.

2.

Jenis-jenis Karbohidrat Macam-macam karbohidrat dibedakan berdasarkan susunan molekulnya. Molekul karbohidrat ada yang tersusun dalam bentuk sederhana dan dalam bentuk kompleks. Berdasarkan susunan molekulnya, karbohidrat dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu monosakarida, oligosakarida dan polisakarida. Berikut ini adalah jenis-jenis atau macam-macam Karbohidrat berdasarkan susunan molekulnya. a. Monosakarida Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. Monosakarida terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu Heksosa dan Pentosa. Tata nama monosakarida tergantung dari gugus fungsional yang dimiliki dan letak gugus hidroksilnya. Yang termasuk jenis monosakarida adalah: 1. Heksosa adalah monosakarida yang memiliki enam (6) atom C (karbon). Contoh Heksosa adalah Glukosa, Fruktosa, dan Galaktosa.

Ketiganya memiliki jenis dan jumlah atom yang sama. Perbedaannya adalah terletak pada cara penyusunan atomnya. Perbedaan inilah yang menyebabkan adanya perbedaan dalam tingkat kemanisan dan daya larutnya. 2. Pentosa adalah monosakarida yang memiliki lima (5) atom C (karbon). Contoh Pentosa adalah Xilosa, arabinosa dan ribosa. b. Oligosakarida Oligosakarida adalah polimer dari 2-10 monosakarida dan biasanya bersifat larut dalam air. Jenis-jenis Oligosakarida dibedakan pada jumlah polimer dan jenis monosakarida yag menjadi penyusunnya. Yang termasuk jenis Oligosakarida adalah:

Disakarida adalah karbohidrat yang tersusun

dari dua polimer

monosakarida yang terikat satu sama lain melalui reaksi kondensasi dan dapat dipisahkan kembali menjadi monosakarida penyusunnya melalui reaksi hidrolisis. Contoh disakarida adalah Sukrosa, laktosa dan maltosa.

Triosa

adalah

karbohidrat

yang

tersusun

dari

tiga

polimer

monosakarida. Contoh Triosa adalah Maltotriosa dan Rafinosa c. Polisakarida Polisakarida adalah golongan karbohidrat kompleks yang merupakan polimer dari molekul-molekul monosakarida yang sangat banyak yang membentuk rantai panjang lurus atau bercabang dan dapat dihidrolisis menjadi karbohidrat yang lebih sederhana seperti oligosakarida. Contoh Polisakarida adalah pati, glikogen, selulosa, hemiselulosa, lignin, pektin, dll.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2012. Proses Metabolisme Karbohidrat.

http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/12/proses-metabolismekarbohidrat.html (Diakses : 26 Mei 2013) Anonim.2012. Mengenal jenis-jenis karbohidrat. http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/09/mengenal-jenis-jeniskarbohidrat.html. (Diakses : 31 Mei 2013) Ferildwi.Tt. Metabolisme Karbohidrat. http://fedrildwi.blogspot.com/p/metabolismekarbohidrat_24.html ( Diakses : 26 Mei 2013) Yulianty.2012. Metabolisme Karbohidrat,Protein dan Lipid.

http://niayulianty.blogspot.com/2012/04/metabolisme-karbohidrat-proteindan.html (Diakses : 26 Mei 2013).