Anda di halaman 1dari 1

a.

Edukasi untuk pasien dan keluarga Pasien dengan rhinitis alergik diinstruksikan untuk menghindari alergen atau iritan seperti debu, asap, bau, tepung, sprei, atau asap tembakau. Pasien diajarkan tentang penggunaan dan tehnik yang tepat dalam pemberian obat-obatan, terutama sprei atau aerosol nasal. Untuk mencapai kesembuhan maksimal, pasien diinstruksikan untuk menghebuskan hidung sebelum memberikan obat apapun ke dalam rongga hidung. Selain itu, pendidikan kesehatan yang perlu diberikan pada pasien penting dalam mencegah infeksi, penyebaran ke orang lain dan meminimalkan terjadinya komplikasi. Pencegahan infeksi pernapasan atas kebanyakan sulit karena banyak potensi penyebabnya. Patogen yang bertanggung jawab biasanya sukar diidentifikasi dan vaksin belum tentu tersedia. Kondisi alergi, perubahan cuaca, dan beberapa penyakit sistemik mungkin menjadi faktor pencentusnya. mencuci tangan masih merupakan hal penting dalam mencegah penyebaran infeksi. Perawat mengintruksikan pasien tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan baik. Mengkonsumsi makanan yang bergizi, minum cukup cairan untuk memudahkan keluarnya sekret, olahraga, istirahat di rumah selama 2-3 hari selama proses penyembuhan dan tidur yang cukup, penting untuk mendukung daya tahan tubuh dan mengurangi kerentanan terhadap infeksi pernapasan. Instruksi tentang cara pencegahan infeksi silang pada anggota yang lain dengan cara memakai sapu tangan saat bersin, menutup mulut saat batuk dan pembuangan tisu yang baik serta penggunaan masker saat terkena flu.