Anda di halaman 1dari 21

DATA SLB SATU ATAP & SMLB SELURUH INDONESIA

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 PROVINSI Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Kalimantan Barat JUMLAH SEKOLAH 10 5 16 10 4 3 8 9 5 8 50 214 30 85 43 126 5 NO 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 PROVINSI Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Bali NTB NTT Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Sulawesi Barat Gorontalo Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat JUMLAH JUMLAH SEKOLAH 4 10 10 11 9 9 4 6 9 3 3 6 4 7 4 0 730

TUJUAN DAN KELUARAN

KELUARAN:
TUJUAN:
1. Sekolah dapat melakukan Analisa Kontek dan analisa SKKD 2. Sekolah dapat menyusun KTSP Dokumen I dan Dokumen II 3. Sekolah dapat memberlakukan KTSP 4. Meningkatkan penyelenggaraan PK Tersusunnya Kurikulum Operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing Sekolah sesuai dengan Potensi/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat, dan karakteristik peserta didik.

KONDISI SAAT INI


1. SMALB Swasta dan SLB satu atap 2. 40 % belum terakreditasi 3. Pendataan Belum Akurat 4. Penegakan Aturan masihlemah 5. Sebagaian besar belum dapat menyusun KTSP

AKIBAT YANG DIHADAPI


1.Sulit mendapatkan data akurat untuk perencanaan 2.Pembelajaraanya belum memenuhi SNP 3.Kurangnya Bahan Ajar 4.ketuntasan belajar tidak tercapai

SOLUSI
1. Tingkatan bekerjasama dengan BAN SM. 2. Menyusun Standar Pelayanan Minimal, 3. Pendataan online
1

GRAND DESIGN PENDIDIKAN KHUSUS


INPUT MODEL TRANSFORMASI OUTPUT/OUTCOME

PENDIDIKAN MURNI AKADEMIK

TUNTAS BELAJAR DAN MENGIKUTI UJIAN NASIONAL ( IJAZAH)

LULUSAN SMPLB ATAU SEDERAJAT


(TUNANETRA, TUNARUNGU, TUNAGRAHITA, TUNADAKSA, TUNALARAS)

ALTER NATIF LAYAN AN

Dengan Komposisi Kurikulum (80 % akademik, 20 % lainnya)

MELANJUT KAN ATAU BEKERJA

UJIAN NASIONAL ( IJAZAH) KOMPE TENSI VOKASI (SERTIFI KAT)

PENDIDIKAN AKADEMIK TERINTEGRASI VOKASI

Dengan Komposisi Kurikulum (40 % akademik, 60% Keterampilan)

BEKERJA DI SEKTOR INFORMAL / FORMAL/ ATAU BERUSAH AMANDIRI

PENGEMBANGAN KARIR/ MELANJUTKAN JENJANG PENDIDIKAN BERIKUT (KEWIRAUSAHAAN)

PENGEMBANGAN DIRI
Kamu harus jadi dirimu sendiri ! Bakat saya harus berkembang

Guru & Peserta Didik Tunarungu

BELAJAR ITU APA SIH?


TAHU BISA TERBIASA

Sikap Keterampilan Pengetahuan


KOMPETENSI
TDK TAHU
TDK BISA TDK TERBIASA

10 % dari apa yang kita baca 20 % dari apa yang kita dengar 30 % dari apa yang kita lihat 50 % dari apa yang kita lihat dan dengar 70 % dari apa yang kita katakan 90 % dari apa yang kita katakan dan lakukan ( Vernon A.Magnesen ).

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS 1. Berpusat pada peserta didik 2. Mengembangkan kreativitas 4. Menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang 5. Kontekstual 6. Menyediakan pengalaman belajar yang beragam 7. Belajar melalui berbuat

KONDISI EMPIRIS
PBM di SMALB seringkali membuat kita kecewa, apalagi bila dikaitkan dengan pemahaman siswa terhadap materi ajar. Mengapa ?
mampu menyajikan tingkat hapalan, tetapi kenyataannya mereka tidak memahaminya. 2. Tidak kontekstual 3. Mengaplikasikan 4. Memahami konsep Abstrak disampaikan dalam metode ceramah
1.

PERMASALAHANNYA
1. KTSP 2. Metode Pembelajaran 3. Strategi Pembelajaran
Tantangan yang dihadapi oleh guru setiap hari dan merupakan tantangan bagi pengembang kurikulum.

APAKAH BELAJAR ITU PERLU DIRENCANAKAN?


Perencanaan Pembelajaran Dituangkan Dalam Silabus Dan RPP - Memiliki nilai rata-rata minimal tiap MP ditetapkan oleh BSNP Pemerintah dearah dan/atau satuan pendidikan dapat menetapkan batas kelulusan

Melaksanaan Proses Pembelajaran yang sesuai: Metde pembelajaran dan Strategi Pembelajaran

a. penilaian hasil belajar oleh pendidik; ( tes formatif & sumatif) b. penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; ( UAS ) c. penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. ( UN )

KETERKAITAN STANDAR
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN ( SKL ) SATUAN PENDIDIKAN DASAR & MENENGAH
(Permendiknas No.23/2006

STANDAR ISI SMA/SMK/SMLB/MA


(Permendiknas No.22/2006 )

STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR (KD) KELOMPOK MATA PELAJARAN & MATA PELAJARAN
STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR (KD) AKADEMIK & KETERAMPILAN

STANDAR PROSES (Permendiknas No.41/2007 ) Perencanaan Pelaksanaan Pengawasan Evaluasi

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN


( PP No.19/2005 dan Acuan Pengembangan KSTP)

SILABUS & RPP


SK KD INDIKATOR

TAHAPAN PENYUSUNANAN KTSP


IDENTIFIKASI SNP, ANALISIS KONDISI SATUAN PENDIDIKAN DAN KONDISI lINGKUNGAN ANALISIS SKKD MANA MATERI YANG PERLU PENDALAMAM DAN DIHITUNG BEBAN BELAJAR

ANALISIS KONTEKS

ANALISIS SKKD & BEBAN BELAJAR

KTSP DOKUMEN i

KTSP DOKUMEN II

NASKAH KTSP DIBERLA KUKAN

PENDAHULUAN, TUJUAN, STRUKTUR KURIKULUM, DAN KALENDER PENDIDIKAN

SKKD YG DIKEMBANGKAN PUSAT SILABUS DAN RPP YANG DIKEMBANGKAN SATUAN PENDIDIKAN

MEKANISME PENYUSUNAN KTSP


Analisis Kekuatan/ kelemahan Peluang/ tantangan Dokumen Standar isi, SKL, Panduan KTSP

14

Pembentukan Tim Penyusunan Draft Revisi dan Finalisasi

Naskah KTSP Diberlakukan

STRUKTUR KURIKULUM SMALB TUNANETRA KOMPONEN A. Mata pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional/Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal C. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas KELAS DAN ALOKASI WAKTU X XI XII 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 -

D. Pengembangan Diri
Jumlah

2**) 36

2**) 36

2**) 36

*) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paket pilihan. Jenis ketarampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah 2**) Ekuivalen 2 jam pelajaran

STRUKTUR KURIKULUM SMALB TUNARUNGU KOMPONEN A. Mata pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika KELAS DAN ALOKASI WAKTU X XI XII 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

6. Ilmu Pengetahuan Sosial


7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional/Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal C. Program Khusus Bina Komunikasi, persepsi bunyi dan irama D. Pengembangan Diri Jumlah

2
2 2 2 16 2 2**) 36

2
2 2 2 16 2 2**) 36

2
2 2 2 16 2 2**) 36

*) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paket pilihan. Jenis ketarampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah 2**) Ekuivalen 2 jam pelajaran

STRUKTUR KURIKULUM SMALB TUNADAKSA KOMPONEN A. Mata pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial KELAS DAN ALOKASI WAKTU X XI XII 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

7. Ilmu Pengetahuan Alam


8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional/Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal C. Program Khusus Bina Gerak D. Pengembangan Diri Jumlah

2
2 2 16 2 2**) 36

2
2 2 16 2 2**) 36

2
2 2 16 2 2**) 36

*) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paket pilihan. Jenis ketarampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah 2**) Ekuivalen 2 jam pelajaran

STRUKTUR KURIKULUM SMALB TUNALARAS KOMPONEN A. Mata pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional/Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal C. Program Khusus Bina Pribadi dan Sosial D. Pengembangan Diri Jumlah KELAS DAN ALOKASI WAKTU X XI XII 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36

*) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paket pilihan. Jenis ketarampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah 2**) Ekuivalen 2 jam pelajaran

JUMLAH SK-KD MAPEL YG DI UN KAN DALAM 1 TAHUN


Matematika

No
1. Matematika

Mapel Matematika Bahasa Indonesia Bahasa Inggris IPA

Jml SK 13 48 36 39
136

Jml KD 50 104 71 124


349

IPA

1. 2. 3. 4.

Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris

2. Bahasa Indonesia 3. Bahasa Inggris 4. IPA

MAPEL

Jumlah SK/KD ...../..... ......./...... ....../......

% 40% 60% 100%

AKADEMIK 40 %

AKADEMIK KETERAMPILAN JUMLAH

KETERAMP ILAN 60 %

KESIMPULAN
Keberhasilan Penerapan KTSP di lapangan sangat tergantung atas kerjasama antara berbagai pihak, oleh karena itu sosialisasi, koordinasi, sinkronisasi harus diprogramkan dan dilaksanakan secara terencana dan intensif.

Supaya hari esok lebih baik dari hari ini