Anda di halaman 1dari 5

Skenario 4

Keyword
Laki-laki, 28 th Hemipareses dextra Disartria RPD: DM selama 3th RPK: stroke VS: Tensi 160/100mmHg, N 76x/mnt, RR 18x/mnt Reflek patologis (+), Parese N VII dan XII dextra tipe sentral Kolestrol: 285mg/dl, TG250mg/dl, HDL 40 mg/dl

Klarifikasi Istilah
Hemipareses: Paresis yang mengenai satu sisi tubuh.(Dorland) Disartria: gangguan bicara yang diakibatkan cidera neuromuscular, gangguan bicara ini diakibatkan luka pada system saraf, yang pada gilirannya mempengaruhi bekerja baiknya satu atau beberapa otot yang diperlukan untuk berbicara. (Rheni Dharma Perwira, 2000. 5.) Stroke: Suatu sindroma yang ditandai dengan gangguan fungsi otak, fokal atau global yang timbul mendadak berlangsung lebih 24 jam atau berakhir dengan kematian tanpa penyebab yang jelas selain vaskuler. (Buku Ajar Neurologi)

Rumusan Masalah
1. Mengapa hemiparesis terjadi tiba-tiba setelah bangun tidur? 2. Apa hubungan DM dengan penyakit yang diderita pasien? 3. Apa hubungan tekanan darah yang tinggi dengan penyakit pasien? 4. Apa hubungan pemeriksaan lipid yang cenderung tinggi dengan pasien tersebut? 5. Mengapa pasien mengalami disartria?

Hipotesis
1. 2. 3. 4. 5. Karena terjadi stroke iskemik akut yang pada umumnya mengalami gangguan neurologik fokal secara mendadak setelah bangun tidur dan biasanya oklusi pada daerah a. Basilaris DM adalah salah satu faktor resiko dari stroke iskemik tetapi DM termasuk faktor resiko yang dapat dirubah(modifable) Hipertensi merupakan faktor resiko utama untuk terjadinya stroke karena ada hubungan linear antara tekanan darah tinggi dengan insiden primer stroke. Kolesterol yang terlalu tinggi mengakibatkan penumpukan pada a. Basilaris sehingga terjadilah hemiparesis dextra. Disartria terjadi karena adanya oklusi pada a. Cerebri media yang memvaskularisasi area Broca.